Senam Sehat Gembira

Senam Sehat Gembira

Jika Anda ingin berolahraga untuk menjaga berat badan, maka Anda dapat melakukan berbagai jenis olahraga di rumah. Salah satu olahraga yang ringan adalah senam. Ada beberapa jenis senam yang dapat Anda lakukan di rumah, salah satunya adalah senam sehat gembira.

Mengapa Senam Diperlukan?

Senam merupakan aktivitas yang melibatkan pergerakan tubuh secara sistematis dimana gerakan tersebut bertujuan untuk membuat manusia merasa sehat secara fisik dan mental. Senam sehat gembira merupakan senam irama atau senam ritmik dimana jenis senam tersebut diiringi dengan musik atau latihan bebas melalui gerakan berirama.

Pada umumnya, senam sehat gembira diterapkan di setiap sekolah, terutama pada pendidikan anak usia dini (PAUD) dan sekolah dasar. Senam sehat gembira juga merupakan senam alternatif senam kesegaran jasmani (SKJ). Meskipun demikian, senam sehat gembira dapat dilakukan oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Cara Melakukan Senam Sehat Gembira

Jika Anda ingin melakukan senam sehat gembira, Anda dapat melakukannya. Anda dapat melakukan gerakan apapun dan yang sesuai dengan irama musik. Untuk melakukan gerakan senam sehat gembira, pada dasarnya senam ini memiliki gerakan dasar, antara lain koordinasi mata dengan tangan dan kaki, keterampilan, kekuatan, kelincahan, keseimbangan, dan fleksibilitas.

Berikut adalah beberapa gerakan yang direkomendasikan untuk senam sehat gembira yang dapat Anda coba:

  • Jalan di tempat dan mengangkat kedua tangan.
  • Jalan di tempat dan menghadap ke kiri dan kanan.
  • Melangkah ke depan satu langkah dan meletakkan tangan di pinggang, kemudian tangan diletakkan di kepala.
  • Menggerakan bahu ke atas dan bawah, dan bergerak ke kiri dan kanan sekaligus.
  • Mengangkat tangan ke kiri dan kanan, kemudian tangan digerakkan ke bawah.
  • Jalan di tempat dan menghadap ke kiri dan kanan, dan disertai dengan tangan ke atas.
  • Maju ke depan satu langkah dan mengangkat tangan ke kepala.
  • Putar tangan ke kiri dan kanan.
  • Mendorong tangan ke kiri dan kanan.

Manfaat Senam Sehat Gembira

Senam sehat gembira dapat dilakukan sendiri atau bersama-sama. Pada umumnya, senam sehat gembira dapat membuat tubuh menjadi sehat dan membuat seseorang merasa gembira. Tidak hanya itu, senam sehat gembira juga dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Merangsang keterampilan motorik kasar anak

Senam sehat gembira diklaim dapat merangsang keterampilan motorik kasar anak. Motorik kasar merupakan kemampuan tubuh untuk melakukan gerakan yang membutuhkan kemampuan otot besar, baik pada sebagian maupun seluruh anggota tubuh.

  • Meningkatkan kecerdasan kinestetik anak

Manfaat lain yang diperoleh adalah meningkatkan kecerdasan kinestetik anak. Kecerdasan kinestetik merupakan kemampuan untuk menggabungkan kemampuan fisik dengan pikiran sehingga dapat memberikan kecerdasan pada manusia. Kecerdasan tersebut meliputi keterampilan, kekuatan, koordinasi, kecepatan, kelenturan, keseimbangan, dan keakuratan untuk mendapatkan rangsangan.

Sebuah penelitian yang melibatkan anak-anak yang berusia antara 5 sampai 6 tahun, yang melakukan senam sehat gembira, mampu meningkatkan kecerdasan kinestetik mereka. Oleh karena itu, setiap sekolah menerapkan gerakan seperti ini agar dapat membantu murid mencapai potensi maksimal.

Kesimpulan

Senam sehat gembira merupakan salah satu cara yang efektif dan menyenangkan untuk menjaga berat badan manusia, karena gerakan tersebut melibatkan musik. Selain itu, cara seperti ini dapat membantu manusia membakar kalori hingga 250 kalori, atau kurang lebih sama seperti jogging. Setiap orang sangat dianjurkan untuk bergerak secara aktif, dan Anda dapat melakukan gerakan seperti ini. Meskipun demikian Anda perlu melakukannya secara rutin demi menjaga kesehatan dan membentuk tubuh yang ideal.

Banyak Dicari, Ini 5 Manfaat Minyak Kutus-Kutus

Manfaat minyak kutus-kutus dianggap dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan

Dalam beberapa tahun terakhir, merek minyak kutus-kutus menjadi kian terpopuler. Minyak yang diproduksi oleh PT Tamba Waras di Bali ini menjadi pilihan banyak masyarakat untuk menangani berbagai keluhan kesehatan. 

Dibuat dari 69 jenis tanaman, manfaat minyak kutus kutus disebut sangat banyak bahkan bisa mengatasi permasalahan kesehatan yang sulit disembuhkan dengan tindakan medis. Manfaat minyak kutus kutus tersebut muncul karena obat herbal yang cara pakainya lebih banyak dengan dioles ini secara garis besar mampu memperbaiki metabolisme tubuh para penggunanya. 

Secara lebih rinci, berikut ini adalah beberapa manfaat minyak kutus kutus yang menjadi incaran banyak orang. Manfaat-manfaat di bawah ini bahkan dianggap sangat mujarab dan tidak perlu diragukan lagi. 

  • Redakan Kulit Kering

Manfaat minyak kutus kutus yang tidak perlu diragukan adalah kemampuannya melembapkan kulit. Ini karena minyak kutus kutus terbuat dari asam lemak tinggi yang berasal dari salah satu bahan dasarnya, yakni minyak kelapa. 

Berbagai masalah kulit pun bisa dipulihkan dengan penggunaan minyak kutus kutus. Salah satunya adalah meredakan kulit kering yang bisa menimbulkan iritasi. Tak heran dengan kemampuan ini pula, minyak kutus kutus sering digunakan sebagai penangkal selulit bagi ibu hamil. 

  • Obat Flu 

Salah satu bahan dasar minyak kutus kutus adalah bunga lawang. Rempah-rempah yang satu ini memiliki kemampuan antivirus yang dapat mengusir berbagai jenis penyakit flu. Karena itu, minyak kutus kutus kerap digunakan kepada anak ataupun lansia yang rentan terserang flu. 

Di samping bunga lawang, manfaat minyak kutus kutus sebagai obat flu juga karena adanya kandungan minyak kayu putih. Sama seperti minyak lawang, minyak kayu putih mampu menjadi antivirus sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh. 

  • Tingkatkan Nafsu Makan

Bagi Anda yang punya masalah menangani anak yang sulit makan, minyak kutus kutus dapat menjadi solusinya. Soalnya, minyak kutus kutus mengandung temulawak yang berfungsi meningkatkan nafsu makan dan menjaga stamina tubuh. 

Dengan manfaat kutus kutus ini, Anda tak perlu khawatir lagi anak Anda kekurangan gizi sebab sulit makan. Cukup oleskan minyak kutus kutus secara rutin di dekat hidung dan perut anak. Dijamin napsu anak Anda akan membaik dari hari ke hari. 

  • Sebagai Pereda Asma

Berbagai masalah pernapasan bisa ditangani oleh penggunaan minyak kutus kutus yang teratur, tidak terkecuali jika Anda merupakan orang yang menderita asma. Asma Anda bisa mereda dengan minyak kutus kutus yang memiliki kandungan minyak gaharu. 

Sedari dulu, minyak gaharu memang sudah dipakai sebagai alternatif pengobatan untuk berbagai masalah pernapasan. Asma pun diyakini bisa mereda dengan jenis minyak yang satu ini. 

  • Atasi Masalah Pencernaan

Manfaat minyak kutus kutus yang tidak kalah penting adalah mengatasi berbagai masalah pencernaan. Mulai dari sakit perut, maag, sampai GERD dapat diatasi dengan pengolesan minyak herbal ini di bagian yang terasa sakit sesering mungkin. 

Kemampuan minyak kutus kutus dalam mengatasi masalah pencernaan karena adanya kandungan daun ashitaba. Daun dari Jepang ini bahkan dikenal juga sebagai obat mujarab untuk masalah sembelit hingga diare. 

***

Manfaat kutus kutus yang beragam membuat harga minyak herbal ini memang cukup tinggi. Tapi jika membandingkannya jika harus berobat ke dokter secara rutin, tentu penggunaan obat ini bisa lebih menghemat isi dompet Anda, bukan?

Antraks

Antraks adalah penyakit hewan ternak yang juga dapat menyerang hewan liar.

Antraks merupakan penyakit langka dimana penyakit tersebut terjadi akibat bakteri pembentuk spora Bacillus anthracis. Hewan ternak adalah sumber yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan seperti ini. Tidak hanya terjadi pada manusia, antraks juga bisa menyerang hewan liar.

Antraks bisa menular ke manusia melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan hewan yang sakit. Penularan biasanya terjadi dengan bakteri antraks masuk ke dalam tubuh melalui luka di bagian kulit, mengkonsumsi daging yang terkontaminasi dan kurang matang, atau menghirup spora antraks.

Gejala

Jika manusia terkena antraks melalui luka kulit (antraks kutaneus), maka gejala yang akan dialami adalah:

  • Timbul lecet, benjolan, atau gatal yang terlihat seperti gigitan serangga sehingga berubah menjadi luka yang tidak menimbulkan rasa nyeri.
  • Pembengkakan di sekitar luka.

Jika manusia terkena antraks akibat mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung spora seperti daging setengah matang yang terinfeksi (antraks gastrointestinal), maka gejala yang akan dialami adalah sebagai berikut:

  • Pembengkakan di bagian leher atau kelenjar sehingga menimbulkan rasa nyeri ketika menelan.
  • Demam.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Sakit kepala.
  • Sakit perut.
  • Mual
  • Muntah.
  • Diare berdarah berat.
  • Kemerahan di bagian wajah, termasuk bagian mata.
  • Pingsan.
  • Nyeri dan pembengkakan pada bagian perut.

Jika manusia menghirup spora antraks, maka gejala yang akan dialami adalah sebagai berikut:

  • Demam.
  • Merasa lelah.
  • Pegal.
  • Sakit tenggorokan.
  • Sesak nafas.
  • Batuk dengan mengeluarkan darah.
  • Mual.
  • Nyeri ketika menelan.
  • Perasaan tidak nyaman di bagian dada.
  • Merasa bingung.
  • Pusing.
  • Berkeringat.
  • Meningitis.
  • Mengalami syok atau penurunan tekanan darah yang berpotensi fatal.

Penyebab

Antraks terjadi akibat bakteri Bacillus anthracis. Bakteri tersebut membuat spora yang merupakan bentuk bakteri hidup dengan menggunakan cangkang pelindung. Spora tersebut bisa bertahan dalam waktu yang lama hingga bertahun-tahun.

Seseorang bisa terkena infeksi antraks jika spora masuk ke dalam tubuh dan melepaskan bakteri yang menimbulkan racun sehingga berpotensi mengalami gejala seperti di atas. Berikut adalah beberapa cara orang bisa terpapar:

  • Tidak sengaja menghirup spora.
  • Mengkonsumsi sesuatu yang tercemar spora antraks.
  • Kontak fisik dengan sesuatu yang sudah terkena spora sehingga dapat menyebar melalui kulit.
  • Menggunakan obat terlarang yang disebut sebagai injection anthrax.

Diagnosis

Jika Anda terkena antraks, Anda sebaiknya periksa diri ke dokter. Berikut adalah tes yang dapat dilakukan:

  • Tes darah

Tes darah dapat dilakukan untuk mengetahui jika terdapat bakteri di dalam darah pasien.

  • Sampel kulit

Sampel kulit dapat dilakukan jika pasien memiliki gejala kulit.

  • Tes pencitraan

Tes pencitraan berupa CT scan dan X-ray dapat dilakukan jika pasien menghirup antraks.

  • Pemeriksaan feses

Pemeriksaan feses dapat dilakukan jika terdapat bakteri antraks gastrointestinal.

  • Pemeriksaan cairan tulang belakang

Pemeriksaan cairan tulang belakang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi meningitis yang disebabkan oleh antraks.

Pengobatan

Untuk mengobati antraks, Anda dapat menggunakan obat antibiotik seperti Penicilin G, amoksilin, ciprofloxacin, atau doxycycline.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Jika Anda ingin berkonsultasi dengan dokter, ada baiknya jika Anda mempersiapkan diri melalui beberapa hal sebagai berikut:

  • Menuliskan gejala yang telah Anda alami.
  • Menuliskan obat yang telah Anda konsumsi.
  • Menuliskan pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.

Selama Anda berkonsultasi, dokter akan menanyakan kepada Anda terkait dengan kondisi yang Anda alami seperti:

  • Kapan Anda mengalami gejala tersebut?
  • Apa yang membuat Anda mengalami gejala ini?
  • Apakah kondisi yang dialami membaik atau memburuk?

Kesimpulan

Itulah informasi mengenai antraks. Antraks merupakan penyakit yang serius dimana kondisi tersebut perlu segera ditangani. Jika Anda mengalami gangguan seperti ini, Anda dapat tanyakan masalah ini dengan dokter dan ikuti arahan dokter untuk membantu memulihkan diri.

Kuku Rapuh dan Kekuningan? Waspada Infeksi Jamur Kuku

Kuku Rapuh dan Kekuningan? Waspada Infeksi Jamur Kuku

Sebenarnya, jamur ada di tubuh bersama beberapa jenis bakteri yang disebut mikroflora normal tubuh. Ketika jamur tumbuh tidak terkendali, saat itulah jamur dapat memicu infeksi.

Jamur dapat menginfeksi bagian tubuh mana pun. Tidak terkecuali kuku. Ochomycosis merupakan jamur yang biasanya dapat menginfeksi kuku tangan atau kaki. Infeksi ini biasanya terjadi dalam waktu yang panjang. Di tahap awal terjadinya infeksi jamur kuku, Anda mungkin tidak akan menyadari perubahannya sama sekali.

Dari waktu ke waktu, Anda mungkin mulai melihat perubahan pada kuku yang terinfeksi. Kuku mulai terangkat dari dasar kuku, menimbulkan bau, serta menjadi lebih rapuh. Kadang, warna kuku pun berubah menjadi putih, kuning, coklat, bahkan hitam.

Infeksi jamur kuku ini dapat terjadi pada sebagian kuku, seluruh kuku, atau beberapa bagian kuku.

Inilah penyebab jamur berkembang di kuku

Terjadinya infeksi jamur kuku karena ada pertumbuhan jamur berlebihan di bawah kuku.  Jenis jamur yang banyak menyebabkan infeksi kuku biasanya dari kelompok dermatofita.

Jamur mudah berkembang di lingkungan yang hangat dan lembab. Jika kondisi kuku Anda demikian, jamur dapat berkembang dengan cepat hingga terjadi kelebihan populasi dan memicu infeksi.

Itulah sebabnya, infeksi jamur kuku lebih banyak terjadi pada kuku kaki daripada jari tangan. Sebab kaki sering berada dalam lingkungan yang hangat dan lembab, seperti saat memakai sepatu.

Infeksi ini juga dapat menular. Bila Anda kontak dengan mereka yang memiliki infeksi jamur kuku, Anda juga dapat mengalaminya. Ini juga alasan Anda perlu berhati-hati saat ingin melakukan manicure dan pedicure di salon. Tanyakanlah bagaimana proses disinfeksi untuk alat-alat yang digunakan.

Kondisi ini membuat Anda lebih berisiko terkena jamur kuku

Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya infeksi jamur kuku. Setiap penyebab tentu memiliki solusi masing-masing. Meski rata-rata faktor penyebab infeksi tersebut dapat dihindari, namun beberapa faktor meningkatkan risiko seseorang mengalami infeksi jamur kuku.

Ada faktor-faktor risiko yang sulit dihindari, seperti usia. Mereka yang berusia lebih dari 65 tahun cenderung lebih mudah terinfeksi jamur kuku. Begitu juga orang-orang dengan sistem imun yang lemah.

Tapi, ada juga faktor risiko yang sifatnya sebetulnya eksternal dan sangat bisa dihindari. Sebagai contoh, kebiasaan memakai kuku palsu, berenang di kolam renang umum, serta kebiasaan menggunakan sepatu tertutup.

Di samping itu, penyakit atau cedera juga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena jamur kuku. Penderita diabetes atau penyakit lain yang menyebabkan sirkulasi darah kurang baik misalnya, berisiko lebih tinggi mengalami infeksi ini. Cedera pada kuku atau pada kulit di sekitar kuku juga berisiko.

Jamur ini biasanya lebih banyak menginfeksi orang dewasa dibanding anak-anak. Sebab semakin bertambahnya usia, performa sistem sirkulasi semakin menurun. Kuku juga tumbuh lebih lambat dan cenderung menebal seiring berjalannya waktu.

Riwayat keluarga yang sering mengalami infeksi jamur kuku juga membuat seseorang lebih berisiko mengalami hal serupa. Tidak hanya itu, tampaknya gender juga memegang peranan di sini. Dari banyak kasus yang terjadi, infeksi ini lebih banyak ditemukan pada laki-laki daripada perempuan.

Lalu, bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa Anda sedang mengalami infeksi jamur kuku?

Karena reaksinya yang kadang menyerupai infeksi lain, maka untuk memastikan ada atau tidaknya infeksi jamur kuku, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter. Dokter biasanya akan mengirim sampel kuku ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan. Jika terkonfirmasi adanya infeksi jamur pada kuku, maka dokter akan memberikan perawatan yang sesuai.

Menghilangkan Tahi Lalat Melalui Operasi

Tahi lalat adalah sekelompok sel kulit yang biasanya berwarna coklat atau hitam, yang dapat muncul di mana saja di tubuh Anda.  Kebanyakan tahi lalat adalah jinak, berarti mereka tidak bersifat kanker. Namun jika tidak suka dengan tampilannya atau rasanya, Anda dapat menghapus tahi lalat melalui operasi.

Tahi lalat pada umumnya muncul sebelum Anda menginjak usia 20 tahun. Anda disarankan untuk menemui dokter jika tahi lalat muncul kemudian dalam hidup Anda, atau jika tahi lalat mulai berubah ukuran, warna, atau bentuk. 

Operasi menghilangkan tahi lalat, baik untuk alasan kosmetik atau karena tahi lalat bersifat kanker, akan menghasilkan bekas luka. Namun, bekas luka yang dihasilkan dapat menghilang dengan sendirinya tergantung pada faktor-faktor seperti usia, jenis operasi dan lokasi tahi lalat Anda.

Tahi lalat biasanya dapat dihilangkan oleh dokter kulit dalam kunjungan biasa. Terdapat dua prosedur operasi utama yang digunakan untuk menghilangkan tahi lalat, yaitu:

  • Cukur eksisi

Untuk prosedur ini, dokter kulit Anda menggunakan alat tipis seperti pisau cukur untuk mengiris tahi lalat dengan hati-hati.  Perangkat dengan elektroda mungil di ujungnya dapat digunakan untuk melakukan bulu bedah elektro.

Bulu-bulu membantu meminimalkan penampilan eksisi dengan memadukan tepi luka dengan kulit di sekitarnya. Jahitan tidak diperlukan setelah prosedur ini dan tahi lalat biasanya diperiksa di bawah mikroskop setelah itu untuk memeriksa mengenai tanda-tanda kanker kulit.

  • Eksisi bedah

Prosedur ini lebih dalam daripada eksisi mencukur dan lebih mirip operasi tradisional.  Dokter kulit Anda akan memotong seluruh tahi lalat dan di bawahnya ke lapisan lemak subkutan, dan menjahit sayatan dengan tertutup. Tahi lalat kemudian akan diperiksa untuk sel kanker.

Waktu penyembuhan setelah pengangkatan atau operasi tahi lalat tergantung pada setiap individu. Orang yang lebih muda cenderung sembuh lebih cepat daripada orang dewasa yang lebih tua. Begitu juga, sayatan yang lebih besar akan membutuhkan waktu lebih lama untuk ditutup daripada yang lebih kecil.  Secara umum, bekas luka operasi tahi lalat membutuhkan setidaknya dua hingga tiga minggu untuk sembuh.

Pengangkatan tahi lalat adalah jenis operasi sederhana. Biasanya dokter Anda akan melakukannya di kantor, klinik, atau pusat rawat jalan rumah sakit.

Operasi tahi lalat pada umumnya akan meninggalkan bekas luka. Resiko terbesar setelah operasi adalah bahwa situs tahi lalat Anda dapat terinfeksi. Anda disarankan untuk mengikuti instruksi dokter dengan hati-hati untuk merawat luka sampai sembuh. Hal ini berarti menjaganya agar tetap bersih, lembab, dan tertutup.

Tahi lalat biasa tidak akan kembali setelah dihilangkan dan dioperasi sepenuhnya. Namun, mungkin terjadi dengan tahi lalat yang memiliki sel kanker. Sel-sel dapat menyebar jika tidak segera diobati. Awasi area tahi lalat setelah dihilangkan dan beritahu dokter jika Anda melihat adanya perubahan.

Cakaran Kucing & “Serangan” Hewan Lain yang Harus Diwaspadai

Ada tiga jenis hewan mamalia yang kerap hidup berdampingan dengan manusia, yakni kucing, anjing, dan tikus. Jika kucing dan anjing merupakan hewan peliharaan yang populer, tikus ada di sekitar kita lantaran lingkungan hidup tersebut ideal bagi mereka. Ketiganya bisa jadi “musuh dalam selimut” bagi kita. Contohnya kucing, meski lucu, cakaran kucing bisa jadi masalah, lho.

Terlebih jika kucing itu dikategorikan liar, dalam artian bukan hewan yang dipelihara manusia. Kemungkinannya untuk menularkan penyakit semakin besar. Jadi, kita tetap harus waspada terhadap kucing. Begitu pula dengan anjing dan tikus.

Berikut beberapa bahaya di balik tiga hewan yang ada di sekitar manusia tersebut:

  • Gigitan Anjing

Sudah bukan rahasia umum jika gigitan anjing harus selalu dihindari lantaran kemungkinan buruk yang bisa dialami oleh orang yang malang tersebut. Ya, hal itu lantaran anjing berpotensi besar menularkan virus rabies kepada manusia melalui gigitannya.

Rabis dan anjing ini sudah begitu melekat. Bahkan, rabies disebut pula sebagai penyakit anjing gila. Rabies merupakan virus akut yang menyerang sistem saraf pusat manusia atau mamalia.

Ketika seseorang tergigit anjing yang telah terinfeksi rabies, virus akan masuk ke pembuluh darah dan menyebar di dalam tubuh. Saat sudah mencapai otak, virus rabies akan menggandakan diri dengan cepat. Hal ini kemudian dapat menyebabkan peradangan berat pada otak dan saraf tulang belakang yang membahayakan kondisi pasien dan berpotensi besar menyebabkan kematian.

Penyebaran akan terjadi lebih cepat apabila pasien mengalami gigitan atau cakaran pada area leher atau kepala. Setelah virus rabies ini masuk melalui luka gigitan, maka selama 2 minggu virus tersebut tetap tinggal di tempat masuk dan di dekatnya, yang kemudian bergerak mencapai ujung-ujung serabut saraf posterior tanpa menunjukkan adanya perubahan fungsi saraf.

Umumnya, masa inkubasi virus rabies adalah sekitar 4 hingga 12 minggu setelah gigitan anjing yang terinfeksi virus. Ada beberapa faktor yang menyebabkan waktu munculnya gejala berlangsung lebih cepat atau lebih lambat. Orang yang terinfeksi virus rabies biasanya akan mengalami gejala berupa: linu dan kesemutan; gelisah; linglung; dan gejala umum seperti flu.

  • Cakaran Kucing

Meskipun terlihat sederhana, jika tidak ditangani dengan baik, cakaran kucing dapat menyebabkan infeksi yang disebabkan bakteri Bartonella henselae, Staphylococcus, Streptococcus, dan Pasteurella. Perawatan luka cakaran kucing harus dilakukan dengan benar untuk meminimalisir risikonya.

Di dalam dunia medis, penyakit akibat cakaran kucing dikenal sebagai “demam cakaran kucing”. Orang yang baru saja tercakar kucing, apalagi kucing liar, harus segera datang ke rumah sakit. Kalau bisa, sebelum cakaran kucing itu “berumur” 8 jam. Langkah ini diperlukan untuk mencegah datangnya infeksi.

Sama seperti penyakit pada umumnya, cakaran kucing akan menimbulkan berbagai macam gejala pada tubuh sang penderita. Beberapa gejala itu bahkan membutuhkan penanganan medis yang serius dan segera.

Tanda paling mudah untuk mendeteksi adanya infeksi setelah menerima cakaran kucing adalah demam. Kondisi itu memang sebuah mekanisme alami tubuh untuk mempertahankan diri dari serangan bakteri. Selain itu, gejala-gejala seperti pusing atau sakit kepala, kelelahan, benjolan merah, dan menurunnya nafsu makan juga mungkin dirasakan.

Untuk memperkecil risiko munculnya infeksi, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menekan bagian luka cakaran kucing, hingga darahnya keluar. Hal ini dilakukan agar bakteri bisa dikeluarkan lewat darah.

Kemudian, bersihkan luka cakaran kucing dengan air bersih yang mengalir. Hentikan perdarahannya dengan kain bersih dan oleskan salep untuk luka, jika ada. Setelah itu, tutuplah luka dengan perban sampai Anda datang ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

  • Kencing Tikus

Hampir semua orang sepakat bahwa tikus adalah hewan kotor dan menjijikan. Dia bisa membawa berbagai penyakit bagi manusia. Air kencingnya bahkan diklasifikasikan sebagai penyakit tersendiri. Kencing tikus atau dalam istlah medis disebut leptospirosis tidak bisa disepelekan, pada tahap atau kondisi tertentu, penyakit itu bisa mematikan.

Gejala awal dari leptospirosis ini menyerupai flu, yaitu demam tinggi, sakit kepala, menggigil, dan nyeri. Pada tahap lebih lanjut, muncul gejala berupa muntah, sakit kuning, nyeri perut, diare, dan ruam.

Gejala umumnya terjadi selama sepekan. Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, meningitis, gangguan pernapasan hingga kematian. Kuman penyebab leptospira dapat hidup di air tawar selama lebih kurang 1 bulan. Bahkan leptospira juga bisa bertahan di tanah yang lembap, tanaman, maupun lumpur dalam waktu lama.

Kuman leptospira ini dapat ‘berenang’ di air sehingga bisa menginfeksi kaki manusia yang sedang terluka. Leptospira juga bisa menginfeksi seseorang melalui makanan atau minuman. Umumnya laporan orang yang terkena leptospirosis terjadi setelah banjir.

***

Itulah beberapa bahaya yang bisa diterima manusia jika tidak waspada terhadap hewan-hewan yang ada di sekitar kita. Menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, serta memastikan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dalam kondisi baik menjadi suatu keharusan.

Jangan sampai anggota keluarga harus menderita lantaran cakaran kucing, gigitan anjing, maupun kencing tikus yang sebenarnya dapat dihindari jika kita peduli dengan lingkungan kita.

Kenali Jenis Vitamin K dan Manfaat Vitalnya bagi Kesehatan

Kenali Jenis Vitamin K dan Manfaat Vitalnya bagi Kesehatan

Apakah Anda familier dengan vitamin K? Seperti yang diketahui, terdapat berbagai macam vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin A, B, C, D, K, dan lain sebagainya. Anda mungkin sudah paham betul peran beberapa vitamin yang telah disebutkan. Namun, bagaimana dengan manfaat dari vitamin K untuk kesehatan?

Secara garis besar, peran utama vitamin K adalah membantu proses pembekuan darah agar dapat dilakukan dengan cepat dan mencegah terjadinya pendarahan secara berlebihan.

Mencukupi kebutuhan tubuh akan vitamin K

Vitamin K pada dasarnya terdiri atas beberapa kelompok senyawa, yaitu vitamin K1 dan K2. Beberapa jenis makanan yang kaya akan vitamin K1, antara lain, sayur-sayuran hijau. Sementara itu, Anda bisa mendapatkan kandungan vitamin K2 dari daging, keju, atau telur.

Selain dari beberapa contoh makanan yang kaya akan vitamin K, Anda juga dapat mengonsumsi sayuran dan buah tertentu, seperti bayam, brokoli, asparagus, dan kacang-kacangan. Sebagai variasi pilihan, Anda dapat mengonsumsi stroberi, hati ampela, atau telur.

Apa saja jenis vitamin K?

  • Vitamin K1

Vitamin K1 memiliki peran untuk mencegah pendarahan dan membantu proses pembekuan darah. Bagi beberapa orang yang memiliki risiko terkena cedera tinggi, seperti atlet, tentu kandungan vitamin K1 berperan penting untuk mencegah pendarahan berlebih yang berakibat kehabisan darah.

  • Vitamin K2 MK-4

Vitamin K2 jenis ini merupakan vitamin yang paling mudah diserap oleh tubuh. Salah satu fungsinya adalah untuk mencegah adanya penumpukan kalsium di seluruh organ tubuh dan pembuluh darah manusia. tidak hanya itu, vitamin ini memiliki sifat antioksidan yang berperan untuk mencegah pemicu terjadinya kanker.

  • Vitamin K2 MK-7

Jika vitamin K2 MK-4 memiliki sifat yang mudah diserap oleh tubuh, vitamin K2 MK-7 ini mudah diserap ke dalam tulang. Tidak heran jika vitamin ini memiliki peran utama untuk melindungi dan mencegah tulang dari keropos atau kelainan tulang lainnya.

Manfaat dan peran vitamin K di atas, hanyalah segelintir contoh dari beragam manfaat yang tidak disebutkan. Penting bagi Anda untuk tetap menjaga keseimbangan jumlah vitamin K agar kondisi tubuh selalu prima.

Sering Mengalami Migrain? Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin B2

Sering Mengalami Migrain? Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin B2

Apakah Anda sering mengalami sakit kepala sebelah? Sakit kepala sebelah atau yang dikenal dengan migrain ini umumnya disebabkan karena kekurangan vitamin dalam tubuh. Salah satu vitamin yang tidak boleh dianggap sepele adalah vitamin B2.

Seperti apa sebenarnya migrain itu dan bagaimana memenuhi kebutuhan vitamin B2 untuk tubuh dapat mencegah gejala migrain? Mari simak penjelasannya lebih lanjut di bawah ini!

Mengenal migrain atau sakit kepala sebelah

Sakit kepala yang dirasa sangat berat, seperti berdenyut di salah satu sisi kepala merupakan gejala dari migrain. Migrain biasanya diikuti dengan gejala lain, seperti mual, muntah, dan lebih sensitif terhadap cahaya terang.

Dalam beberapa kasus tertentu, seseorang yang menderita migrain akan merasa sangat kesakitan, sehingga mengganggu aktivitas sehari-sehari. Rasa sakit ini dapat berlangsung dalam waktu yang cukup lama, sekitar beberapa jam dan dapat terjadi secara berulang dalam beberapa hari ke depan.

Memang terdengar sederhana, hanya sakit kepala. Tetapi, jika dibiarkan dan tidak ditangani sesegera mungkin, migrain dapat memicu komplikasi lain yang lebih serius, seperti stroke. Seseorang yang menderita migrain memiliki risiko dua kali lebih tinggi terkena stroke. Tidak hanya itu, migrain juga berdampak pada kesehatan mental orang yang bersangkutan. Beberapa gangguan mental yang mungkin dapat terjadi, antara lain depresi, bipolar, gangguan panik, hingga kecemasan.

Hingga saat ini, penyebab migrain sebenarnya belum diketahui secara jelas. Namun, beberapa ahli memperkirakan bahwa terdapat faktor keturunan dan lingkungan yang berkontribusi memicu seseorang menderita migrain.

Cegah migrain dengan penuhi kebutuhan vitamin B2

Sebuah hasil studi menyebutkan bahwa dengan mengonsumsi suplemen 400 mg vitamin B2 setiap hari bagi penderita migrain, dapat mencegah serangan migrain selanjutnya. Konsumsi vitamin ini perlu dilakukan setidaknya selama tiga bulan berturut-turut secara rutin.

Fungsi vitamin B2 selain untuk mencegah migrain, ia juga berperan dalam mencegah penyakit mata, seperti katarak dan glaukoma.

Anda dapat memenuhi kebutuhan vitamin B2 dengan mengonsumsi makanan berikut:

  • Daging sapi
  • Produk kacang-kacangan, seperti tahu, tempe, susu kedelai
  • Susu rendah lemak dan produk sejenisnya, seperti yoghurt
  • Ikan salmon
  • Jamur
  • Bayam
  • Kacang almond
  • Alpukat
  • Telur
Manfaat Vaksin BCG bagi Tubuh yang Tak Boleh Dilewatkan

Manfaat Vaksin BCG bagi Tubuh yang Tak Boleh Dilewatkan

Penemuan vaksin BCG dimulai pada tahun 1905 yang diinisiasi oleh dua peneliti asal Prancis, Albert Calmette dan Camille Guerin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan vaksin yang dapat bekerja secara efektif dalam mengatasi tuberkulosis (TBC). Hasil dari penelitian tersebut ditemukan fakta bahwa infeksi bakteri bacillus dalam dosis yang kecil dan yang telah dilemahkan, memiliki efek yang protektif terhadap infeksi TB. Pada akhirnya, penelitian tersebut menghasilkan temuan vaksin BCG. Nama tersebut diambil dari nama kedua peneliti vaksin, yaitu Bacilli of Calmette and Guerin (BCG).

Apa saja manfaat atau kegunaan dari vaksin BCG?

Penggunaan vaksin BCG ditujukan baik untuk orang dewasa maupun anak-anak yang belum pernah terinfeksi TB. Vaksin ini sangat dianjurkan untuk mereka yang memiliki kontak dekat dengan penderita TB.

Pemberian vaksin BCG dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara intradermal dan intravesikal. Penggunaan vaksin ini tentu disesuaikan dengan tujuannya. Walaupun pada dasarnya vaksin BCG memiliki fungsi utama untuk mengatasi TB, namun vaksin ini juga dapat mengatasi dan mencegah gangguan pada kandung kemih.

Sebagai vaksin untuk mencegah TB, BCG akan diberikan secara intradermal dengan dosis 0.1 mL untuk orang dewasa dan 0.05 mL untuk anak yang berusia kurang dari 12 bulan dengan diinjeksikan secara perlahan pada otot deltoid. Pemberian dosis vaksin ini berbeda-beda untuk tiap orangnya. Maka dari itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan vaksin BCG.

Sementara itu, vaksin BCG berguna sebagai profilaksis atau pencegah dan sekaligus terapi dari karsinoma in situ kandung kemih. Vaksin BCG akan diberikan sekali dalam seminggu dengan durasi enam minggu berturut-turut.

Apakah ibu hamil boleh mendapatkan vaksin BCG?

Vaksin BCG termasuk ke dalam kategori C. kategori ini digunakan untuk mendeskripsikan vaksin yang diujicobakan pada hewan dan menunjukkan efek buruk terhadap janin. Namun, hingga saat ini belum ada informasi lebih jelas tentang indikasinya terhadap janin manusia. Dengan begitu, penggunaan vaksin ini untuk ibu hamil membutuhkan pertimbangan matang-matang.

Beberapa efek dari penggunaan vaksin BCG yang telah diketahui yaitu, nyeri perut, mual, demam ringan, nyeri otot, dan diare. Pemberian vaksin BCG di dalam kandung kemih dapat meningkatkan risiko cedera dinding kemih, anemia, infeksi saluran kemih, dan inkontinensia urin.

Jika Anda mengalami gejala seperti yang disebutkan, segera hubungi dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat secara lebih dini.

Dampak Terapi Okupasi Bagi Perkembangan Anak dengan Autisme

Dampak Terapi Okupasi Bagi Perkembangan Anak dengan Autisme

Kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari sering ditemui oleh anak-anak dengan gangguan spektrum autisme. Gangguan ini dapat menyebabkan anak mengalami kesulitan dalam memahami peraturan sosial, ketidakpatuhan terhadap peraturan sosial yang berlaku, kurang fleksibel terhadap hal-hal baru, ketertarikan pada hal yang dikenal saja sehingga sulit untuk mendapatkan hal baru, perilaku repetitif, hingga gangguan aktivitas (hipo atau hiperaktif).

Terapi okupasi dan autisme

Meskipun hingga saat ini penyebab gangguan spektrum autisme belum diketahui, tetapi pada umumnya anak dengan gangguan autisme membutuhkan beberapa terapi seperti, terapi okupasi. Terapi okupasi bukanlah terapi yang berhubungan dengan pekerjaan, terapi ini bertujuan untuk membantu orang-orang dengan disabilitas fisik, sensorik atau kognitif dapat hidup dengan mandiri dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Diharapkan anak-anak dengan gangguan spektrum autisme dapat bermain, bersekolah, dan melakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri, sehingga kualitas hidup baik di sekolah dan di rumah meningkat. Berikut kemampuan yang dapat dicapai dengan terapi okupasi:

  • Merawat diri sendiri, seperti toilet training, memakai baju secara mandiri, menggosok gigi, dan menyisir rambut.
  • Kemampuan motorik halus seperti kemampuan memegang pensil untuk menulis
  • Kemampuan motorik kasar seperti berjalan atau mengendarai sepeda
  • Kemampuan persepsi dengan harapan anak dengan gangguan spektrum autisme dapat membedakan warna, bentuk, dan ukuran
  • Kepekaan terhadap tubuh sendiri dan hubungan antar anggota tubuh yang lain
  • Kemampuan visual untuk membantu dalam membaca dan menulis
  • Kemampuan untuk beradaptasi, bersosialisasi, menyelesaikan masalah, dan berkomunikasi.

Meningkatkan kemampuan anak dengan autisme melalui terapi okupasi

Meskipun terlihat sepele, ternyata dengan meningkatnya kemampuan tersebut pada anak dengan gangguan spektrum autisme dapat membantu mereka untuk membangun hubungan dengan orang lain, melatih konsentrasi, mengungkapkan perasaan dengan cara yang lebih tepat, bermain, dan dapat mengontrol diri sendiri. Sangat penting bagi para orang tua untuk memahami bahwa gangguan spektrum autisme memiliki variasi gejala yang berbeda mulai dari ringan hingga berat. Kebutuhan dan efek terapi okupasi juga akan berbeda-beda sesuai dengan spektrum gejala autisme yang timbul pada anak