10 Penyebab Benjolan di Kepala Penis Serta Cara Mengatasinya

Benjolan di penis sangat ditakuti sebagai gejala kanker atau infeksi menular seksual. Tapi seringkali benjolan di area tersebut bukanlah kondisi yang berbahaya. 

Benjolan kecil di alat kelamin adalah hal yang sangat umum terjadi dan disebabkan oleh banyak hal, misalnya papula penis mutiara. Benjolan di kepala penis juga bisa jadi bagian dari anatomi normal penis Anda.  

Kenali penyebab benjolan di penis, mulai dari dari jerawat, kutil, kista, hingga kanker.

  

Artikel berikut akan menjelaskan berbagai penyebab benjolan di penis.

Penyebab timbulnya benjolan di penis

  1. Kelenjar Tyson

Kelenjar Tyson adalah kelenjar sebaceous kecil yang terbentuk di kedua sisi frenulum (lipatan jaringan ikat di bawah penis). Mereka muncul sebagai benjolan kecil berwarna kuning atau putih di kulup.

Kelenjar Tyson merupakan struktur normal pada penis pria dan tidak berbahaya, sehingga tidak diperlukan perawatan medis.

  1. Bintik Fordyce

Bintik Fordyce adalah benjolan kecil berwarna putih kekuningan yang terbentuk di kepala, batang, atau kulup penis. Kondisi ini terjadi akibat kelenjar sebaceous yang membesar. 

Bintik Fordyce tidak berbahaya dan tidak perlu perawatan medis. Tapi Anda bisa menghilangkannya dengan terapi laser serta perawatan topikal dan oral.

  1. Papula penis mutiara

Papula penis mutiara (PPP) merupakan kondisi yang sangat umum dan bukan masalah medis. PPP akan menyebabkan benjolan di penis yang sekilas terlihat seperti kutil kelamin dan moluskum kontagiosum.

PPP tidak perlu ditangani, tapi Anda bisa menghilangkannya melalui operasi.

  1. Kutil kelamin

Infeksi menular seksual yang paling umum adalah kutil kelamin, yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Kutil kelamin bisa muncul sebagai kutil tunggal atau kumpulan kutil yang terlihat seperti kembang kol.

Kutil kelamin bisa hilang dengan sendirinya, namun virus akan menetap sehingga dapat menyebabkan kekambuhan di masa mendatang. Dokter akan meresepkan obat topikal untuk meredakan gejala. Jika kutil tidak kunjung sembuh, maka diperlukan operasi pengangkatan.

  1. Moluskum kontagiosum

Moluskum kontagiosum merupakan penyakit menular yang tidak berbahaya. Kondisi ini ditandai dengan terbentuknya benjolan bulat di kulit tubuh manapun (alat kelamin, wajah, leher, atau lainnya) yang terkadang gatal namun tidak menyebabkan sakit.

Penyakit ini disebabkan oleh virus dan paling sering terjadi pada anak-anak akibat berbagi handuk dengan orang yang terinfeksi. Pada remaja dan dewasa, moluskum kontagiosum dapat ditularkan melalui kontak seksual, sehingga termasuk ke dalam penyakit infeksi menular seksual.

Dalam waktu 6-12 bulan, virus biasanya hilang dengan sendirinya. Namun dokter lebih menganjurkan mendapat perawatan, seperti cryosurgery dan topikal, karena mudah menular. 

  1. Psoriasis

Sepertiga hingga dua pertiga penderita psoriasis juga mengalami psoriasis genital. Terdapat dua jenis psoriasis genital, yaitu psoriasis terbalik dan psoriasis plak. 

Psoriasis terbalik menyebabkan kulit di area genital memerah dan kencang, disertai sakit dan gatal. Sedangkan psoriasis plak ditandai dengan benjolan merah kecil di penis.

Psoriasis genital dapat diobati dengan krim kortikosteroid, penggunaan pelembab OTC ringan dan bebas pewangi, atau obat oral dan suntik. 

  1. Lichen sclerosus

Pria yang tidak disunat rentan terkena lichen sclerosus. Dan penderita lichen sclerosus berisiko tinggi mengembangkan kanker kulit di area yang terkena. 

Lichen sclerosus ditandai dengan bercak tipis di daerah genital atau anus. Bercak bisa datar atau berupa benjolan serta terasa nyeri dan gatal, terutama saat berhubungan intim.

Steroid topikal atau obat pengatur kekebalan digunakan untuk mengatasi kondisi tersebut. Pasien dengan kasus yang parah dan belum disunat dianjurkan untuk operasi pengangkatan kulup (sunat).

  1. Herpes genital

Seseorang yang terinfeksi mulanya akan merasa sakit atau gatal di penis, dan diikuti terbentuknya benjolan kecil di penis yang berwarna kemerahan atau lepuh putih. Benjolan yang pecah akan meninggalkan bekas keropeng. Gejala seperti flu dan pembengkakan kelenjar getah bening juga sering terjadi.

Dokter akan memberikan obat antivirus untuk mengurangi gejala dan keparahan serta mempercepat penyembuhan luka. Anda juga dianjurkan untuk menjaga area genital tetap bersih dan kering.

  1. Kanker penis

Kanker penis sangat jarang terjadi terutama pada anak-anak. Kondisi ini ditandai dengan perubahan kulit penis, biasanya di ujung atau kulup. Gejala lainnya meliputi:

  • Benjolan di penis atau kulup
  • Perubahan warna atau ketebalan kulit
  • Pertumbuhan datar berwarna coklat kebiruan
  • Ruam kemerahan di bawah kulup
  • Keluarnya cairan berbau atau berdarah

Semakin cepat penyakit terdeteksi, maka semakin mudah pula pengobatan yang diterima. Pengobatan utama kanker penis adalah pembedahan, atau bisa juga diganti atau dikombinasikan dengan terapi radiasi. 

Kemoterapi dan perawatan lokal juga umum dianjurkan dokter. 

  1. Sifilis

Sifilis adalah infeksi bakteri yang didapat melalui aktivitas seksual. Gejala awalnya adalah terdapat luka kecil yang disebut chancre yang sekitar 3 minggu setelah terpapar. Penderita bisa mengembangkan satu chancre atau lebih.

Sifilis terjadi secara bertahap dan apabila tidak segera diobati akan menyebabkan komplikasi serius. Biasanya dokter akan menyuntikkan antibiotik penicilin untuk menghentikan perkembangannya.

Sebagian besar benjolan di penis tidak berbahaya. Tapi jika Anda ragu, Anda bisa menanyakannya kepada dokter melalui aplikasi SehatQ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *