7 Fakta Penting tentang Leukemia Limfositik Kronis

Anda mungkin sudah tidak terlalu asing dengan leukemia. Umumnya orang-orang sudah mengetahui jenis kanker ini, yang terjadi akibat adanya masalah produksi sel darah putih yang berlebihan dalam tubuh. Namun, jenis-jenis leukemia ternyata ada banyak. Salah satunya adalah leukemia limfositik kronis yang diklaim merupakan jenis leukemia yang paling umum diidap oleh orang dewasa. 

Sama seperti leukemia pada umumnya, produksi sel darah putih yang berlebihan pada penderita penyakit ini menjadi masalah utama. Pasalnya walaupun jumlah produksinya banyak, sel-sel darah putih tersebut tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Di sisi lain, produksi sel darah putih yang berlebihan membuat produksi sel darah merah sampai trombosit tertekan dan berkurang. 

Banyak fakta penting terkait leukemia limfositik kronis. Mengetahui fakta-fakta penyakit tersebut seperti di bawah ini dapat menjadi gambaran bagi Anda guna menyikapi penyakit tersebut jikalau menyerang Anda ataupun orang-orang yang Anda kenal. 

Kanker Usia Tua 

Leukemia limfositik kronis merupakan jenis kanker yang umum menyerang orang dewasa, tepatnya orang tua. Sangat jarang ditemukan penyakit ini diidap oleh seseorang berusia di bawah 40 tahun. Pada kenyataannya, rata-rata usia pasien leukemia limfositik kronis saat terdiagnosis awal adalah 71 tahun. 

Gejala Awal Minim 

Leukemia limfosotik kronis merupakan jenis kanker yang berkembang dengan lambat. Karena alasan inilah, para penderita leukemia limfosotik kronis kerap tidak merasa gejala penyakit ini pada tahap-tahap awal. Gejala baru mulai terasa saat penyakit ini memasuki level B, di antaranya berupa pembengkakan kelenjar getah bening, keringat malam hari, sampai kejang. Karena gejala awal yang minim pula, hampit 95 persen penderita leukemia limfosotik baru terdeteksi mengidap penyakit ini ketika sudah masuk kategori B. 

Kelainan Sel Darah Putih 

Penderita leukemia limfosotik kronis akan mudah memar dan berdarah. Ini terjadi karena sel darah putih tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Fungsi yang tidak optimal dari sel darah putih disebabkan karena adanya kelainan bentuk di sel darah putih. Hampir 80 persen penderita leukemia limfositik kronis memiliki masalah kelainan bentuk pada sel darah putih mereka. 

Penyakit Ras Kaukasia 

Sebenarnya, siapa saja bisa terkena leukemia limfosotik kronis. Namun, orang-orang keturunan ras kaukasia akan lebih mudah mengidap jenis kanker darah yang satu ini dibandingkan jenis ras lain. 

Pria Lebih Rentan  

Kebanyakan penderita leukemia limfosofik kronis ternyata adalah pria! Sebenarnya wanita pun bisa terkena penyakit ini. Namun, memang pria lebih rentan mengalaminya. 

Harapan Hidup Tinggi 

Apakah leukemia limfosotik kronis termasuk penyakit yang berbahaya? Tentu saja. Namun dibandingkan jenis kanker lain, penderita leukemia limfositik kronis memiliki angka harapan hidup yang lebih tinggi dibandingkan penderita jenis kanker lainnya. 

Kasus Baru Tiap Tahun 

Tiap tahun selalu ada kasus baru terkait leukemia limfosotik kronis. Di Amerika Serikat saja, setidaknya ada sekitar 4,9 orang dari 1.000 orang yang didiagnosis mengalami leukemia limfosotik kronis. 

Tingkat Kematian Penderita 

Tingkat kematian adalah 1,1 per 100.000 pria dan wanita per tahun. Angka ini disesuaikan dengan usia dan berdasarkan kasus dan kematian 2014–2018. 

Beberapa Perawatan Sekaligus 

Penderita leukemia limfosotik kronis bukan hanya perlu mendapatkan perawatan kemoterapi untuk penyembuhan. Biasanya, tim medis akan langsung memberikan beberapa perawatan sekaligus untuk menangani jenis kanker darah ini. Bukan hanya kemoterapi, tetapi akan pula dilakukan perawatan berupa terapi radiasi, terapi biologis, sampai terapi transplantasi sel induk. 

*** 

Sekarang lebih paham mengenai leukemia limfositik kronis ini, bukan? Jangan lupa untuk memeriksakan diri ke dokter apabila merasakan gejala yang mengarah ke jenis kanker darah ini, seperti berkeringat di malam ini atau munculnya pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, leher, ataupun selangkangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *