Amankah Ibu Hamil Menggunakan Salep Cendo di Mata?

Salep Cendo kerap digunakan untuk mengobati infeksi mata yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Obat salep ini biasanya mengandung beberapa bahan aktif seperti deksametason, kloramfenikol, dan tobramisin.

Masalah mata juga bisa dialami selama masa kehamilan. Namun apakah bahan-bahan aktif di dalam obat salep tersebut aman digunakan oleh ibu hamil?

Kondisi masalah mata yang bisa terjadi pada ibu hamil

Perubahan fisik dan hormon yang terjadi selama masa kehamilan juga bisa memengaruhi penglihatan, umumnya masalah kecil dan hanya sementara. Pada saat persalinan nanti, penglihatan Anda akan kembali normal.

Walaupun begitu, beberapa di antaranya juga ada yang membutuhkan penanganan medis. Masalah mata yang bisa terjadi selama hamil antara lain:

1. Mata kering

Saat hamil, biasanya Anda akan merasa mata Anda lebih kering daripada biasanya. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan obat tetes mata dengan bahan yang aman digunakan untuk ibu hamil.

2. Penglihatan buram atau kabur

Ibu hamil rentan mengalami retensi cairan yang bisa mengubah ketebalan dan bentuk kornea mata sehingga menyebabkan gangguan penglihatan. Namun masalah ini akan hilang dengan sendirinya setelah persalinan, sehingga Anda tidak perlu khawatir.

3. Pre-eklamsia

Perubahan penglihatan bisa menjadi salah satu gejala masalah serius yang terjadi di beberapa ibu hamil, yakni pre-eklamsia. Kondisi ini ditandai dengan tingginya tekanan darah dan tanda kerusakan di beberapa organ tubuh, salah satunya mata seperti penglihatan memburam.

Apabila Anda mengalami beberapa gejala tersebut, segera periksakan ke dokter karena kondisi ini bisa memburuk dengan sangat cepat, menyebabkan pendarahan dan masalah serius lainnya. 

4. Diabetes

Selain pre-eklamsia, masalah mata juga bisa menjadi gejala dari penyakit diabetes. Gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah ke retina sehingga menyebabkan diabetic retinopathy.

Salep Cendo yang aman untuk ibu hamil

Salep Cendo ada beberapa jenis dengan masing-masing kandungan bahan aktif. Tidak semua bahan aktif aman digunakan oleh ibu hamil. 

Contohnya seperti kandungan hidrokortison asetat di dalam obat salep mata Cendo Mycos. Ibu hamil dan menyusui tergolong kontraindikasi dari obat tersebut. 

Kemudian kandungan kloramfenikol yang terdapat pada produk Cendo Mycetine dan Fenicol juga tidak dianjurkan pemakaiannya selama masa kehamilan. Sebab kloramfenikol dapat diserap secara sistemik walaupun hanya digunakan pada mata.

Kloramfenikol termasuk kategori C untuk kehamilan oleh Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan Amerika Serikat (FDA), artinya penelitian terhadap hewan menunjukkan adanya efek buruk pada janin, namun karena memiliki manfaat potensial kemungkinan beberapa ibu hamil membutuhkan penggunaan obat tersebut.

Selain itu, hingga kini belum cukup penelitian yang dapat mendukung penggunaannya selama hamil. Oleh karena itu, jangan menggunakan obat tersebut tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Sementara kandungan deksametason dan tobramisin pada jenis produk salep Cendo Xitrol dan Tobroson tergolong aman digunakan oleh ibu hamil, namun dengan ketentuan manfaat yang didapat lebih besar daripada risiko pada janin. Kemudian, penggunaan harus tetap sesuai dengan anjuran dokter. 

Meskipun deksametason tergolong kategori kehamilan C, namun tobramisin tergolong obat kategori kehamilan B. Yang berarti cukup aman untuk janin karena telah melewati studi yang tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin. 

Cara pakai Salep Cendo yang aman

Baik ibu hamil dan menyusui maupun tidak, sangat penting untuk menggunakan obat salep Cendo secara aman untuk membantu mempercepat penyembuhan infeksi mata dan tidak menimbulkan risiko penyakit lainnya.

Berikut adalah cara pakai yang aman:

  • Cuci tangan, penting untuk menjaga tangan selalu bersih sebelum mengaplikasikan salep
  • Angkat kepala dan luruskan pandangan ke bagian atap
  • Pegang obat salep dengan jarak sekitar 2 cm dari mata, dalam keadaan masih tertutup
  • Setelah itu buka tutup dan pencet sedikit salep ke area mata yng terinfeksi, apabila infeksi terjadi di bagian dalam kelopak mata, sebaiknya berhati-hati agar tidak mengenai mata
  • Jangan terburu-buru menurunkan kepala, tetap tengadahkan kepala sejenak lalu perlahan tutup mata selama satu menit agar obat tersebut terserap
  • Cuci tangan kembali

Setelah menggunakan obat kemungkinan Anda akan merasa pandangan sedikit buram atau kabur. Jangan khawatir, hal ini cukup normal.

Usap sisa salep di sekitar mata dengan tisu bersih dan sebaiknya jaga ujung tempat salep agar tidak bersentuhan dengan apapun. Lebih dari 28 hari, sebaiknya segera buang obat salep mata yang diresepkan. 

Salep Cendo tergolong obat keras, sehingga untuk penggunaannya memerlukan resep dari dokter. Jangan pernah gunakan obat tersebut di luar anjuran dokter meskipun memiliki gejala yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *