Anak Menderita Meckel Diverticulum, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Meckel Diverticulum merupakan kondisi terbentuknya kantong kecil yang abnormal di dinding usus halus. Sebagian besar penderita kondisi ini adalah bayi dan anak-anak, meskipun orang dewasa juga bisa mengalaminya.

Bisa dibilang, kondisi ini adalah kelainan yang terbawa sejak lahir. Karena, pembentukan kantong abnormal terjadi saat bayi masih di dalam kandungan, khususnya saat janin berusia lima sampai tujuh minggu. 

Pengobatan untuk penderita Meckel Diverticulum

Upaya pengobatan untuk kondisi ini perlu disesuaikan dengan masing-masing pasien. Tingkat keparahan gejala serta usia pasien akan menentukan bagaimana cara pengobatannya. 

  • Tanpa pengobatan

Dalam banyak kasus, kondisi ini tidak terdeteksi hingga bertahun-tahun. Biasanya karena kelainan ini tidak menimbulkan gejala khusus yang menganggu. Apabila kondisi ini tidak menimbulkan gejala, biasanya tidak diperlukan upaya pengobatan khusus untuk mengatasinya.

  • Operasi

Akan tetapi, apabila gejalanya cukup parah, bisa saja anak Anda akan diminta untuk menjalani operasi sebagai upaya penyembuhan. Operasi biasanya dilakukan untuk mengangkat kantong diverticulum yang abnormal dan memperbaiki kondisi saluran pencernaan agar menjadi lebih sehat. 

Jika usus juga mengalami kerusakan parah akibat Meckel Diverticulum, maka kemungkinan besar anak juga harus menjalani operasi untuk mengangkat usus yang rusak tersebut. 

  • Terapi atau transfusi darah

Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa membuat seseorang mengalami kehilangan darah yang cukup banyak. Jika ini terjadi pada anak Anda, maka kemungkinan besar anak Anda juga harus menjalani terapi pemulihan berupa terapi zat besi atau transfusi darah untuk menggantikan darah yang hilang. 

Kemungkinan penyebab dan faktor risiko

Perlu diketahui, kondisi ini terbentuk selama masa kehamilan, ketika bayi masih ada di dalam kandungan. Di tengah masa perkembangan janin, ada proses pembentukan saluran omphalomesenteric, yaitu saluran penghubung kantong kuning telur embrio ke saluran pencernaan.

Pada minggu kelima hingga minggu ketujuh kehamilan, saluran ini akan digantikan dengan plasenta. Tetapi, dalam beberapa kasus, saluran ini bisa juga tidak hilang dan tidak digantikan oleh plasenta. Sebaliknya, saluran tetap tertinggal hingga bayi berkembang dan dilahirkan. Inilah yang menjadi penyebab Meckel Diverticulum

Selain pada bayi dan anak-anak, kondisi ini lebih mungkin terjadi pada golongan faktor risiko dengan ciri-ciri sebagai berikut: 

  • Pria dewasa
  • Berusia di bawah 50 tahun
  • Memiliki jaringan ektopik 
  • Memiliki diverticulum yang lebih besar 2 cm dari normal
  • Memiliki diverticulum yang lebih panjang dair normal

Mengenal ciri-ciri gejala

Gejala yang dialami oleh setiap penderita Meckel Diverticulum berbeda-beda, tergantung usia penderita. Biasanya, gejala yang dialami hampir serupa dengan gejala kelainan saluran pencernaan lainnya, seperti: 

  • Pendarahan saluran pencernaan yang menyebabkan feses berdarah saat buang air besar
  • Kram dan nyeri pada perut, khususnya di area sekitar pusar
  • Tesktur perut di sekitar pusar terasa lembut
  • Obstruksi usus atau penyumbatan yang menyebabkan kembung, diare, sembelit, dan muntah
  • Pembengkakan di dinding usus

Pada bayi dan anak-anak, gejala yang paling umum dialami adalah pendarahan pada feses. Hal ini mungkin bisa datang dan pergi. Dengan kata lain, gejalanya tidak muncul terus-menerus.

Feses berdarah merupakan ciri-ciri dari banyak sekali kondisi medis. Oleh sebab itu, dokter mungkin perlu waktu untuk bisa memastikan bahwa pendarahan yang dialami anak Anda memang benar-benar disebabkan oleh kondisi ini.

Anak Anda akan diminta untuk menjalani berbagai rangkaian pemeriksaan untuk memastikan bahwa kondisi yang dialami anak Anda memang merupakan Meckel Diverticulum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *