Efek Samping Daun Salam untuk Tubuhmu

Dikenal sebagai salah satu penyedap masakan, daun salam memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Meskipun tidak semua orang cocok mengonsumsi daun ini, selain itu di balik manfaat daun salam yang baik untuk kesehatan ternyata terdapat efek samping yang justru berpotensi mengganggu kesehatan.

Daun salam memiliki bau yang sedap dan sejak dahulu dipercaya memilik kandungan dengan khasiat untuk kesehatan. Beberapa manfaat yang dimiliki daun salam ini seperti menurunkan kolesterol, melancarkan pencernaan dan mencegah timbulnya kanker. Namun, penggunaannya harus hati-hati karena bisa menimbulkan efek samping tertentu.

Manfaat Daun Salam

  • Turunkan Gula Darah dan Kolesterol

Salah satu kandungan daun ini adlaah polifenol, fungsinya sebagai antioksidan yang kuat dan zat ini dipercaya mampu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol pada penderita diabetes.

  • Obati Batu Ginjal

Daun salam dipercaya mampu mengurangi jumlah enzim urease yang merupakan penyebab batu ginjal dan gangguan lambung. Namun, untuk yang satu ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

  • Cegah Kanker

Dalam sebuah penelitian menyebutkan jika ekstrak daun salam mampu mencegah pertumbuhan sel dan kanker, tak hanya itu ekstrak ini juga dianggap ampuh dalam mengatasi peradangan, nyeri sendi dan ketombe.

Efek Samping Daun Salam

Sangat tidak disarankan mengonsumsi daun salam secara utuh, daun ini tidak bisa dicerna oleh tubuh meski sudah dikunyah. Akibatnya bisa menimbulkan gangguan pada tenggorokan atau saluran pencernaan. Saat akan mengonsumsi daun ini, pastikan terlebih dahulu ika daun sudah dicuci atau dimasak hingga benar-benar matang.

Manfaat daun ini dalam bidang kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi, namun tanaman yang juga kerap dijadikan sebagai bahan pengobatan herbal ini memiliki risiko yakni menimbulkan efek samping, di antaranya seperti berikut.

  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Radang akut saluran pencernaan.
  • Reaksi alergi.
  • Infeksi kulit.
  • Asma.
  • Sesak napas.

Alasan daun salam perlu dicuci atau dimasak hingga matang terlebih dahulu adalah karena daun salam yang mentah atau kurang matang masih bisa terdapat bakteri yang bisa menyebabkan infeksi, berikut ini beberapa kondisi orang yang dilarang mengonsumsi daun salam karena efek samping yang ditimbulkan berpengaruh pada kondisi kesehatan.

  • Penderita Diabetes

Daun salam diklaim dapat menurunkan kadar gula darah, ini sangat membantu penyembuhan penyakit diabetes. Hal ini bukan tanpa risiko, daun salam bisa menyebabkan hipoglikema yang mengakibatkan penurunan kadar gula darah berlebih dan sulit untuk dikontrol, disarankan untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu.

  • Ibu Hamil dan Menyusui

Hati-hati bagi ibu hamil yang hendak mengonsumsi daun salam, hingga saat ini belum ada informasi yang akurat mengenai takaran aman dari penggunaan daun salam bagi ibu hamil dan menyusui. Ibu hamil dan menyusui sangat disarankan lebih dulu konsultasi dengan dokter kandungan sebelum nekat mengonsumsi.

  • Jelang Pembedahan

Pasien yang sudah dijadwalkan untuk menjalani proses bedah dalam waktu dekat ditegaskan dengan sangat untuk menghindari konsumsi daun salam. Hal ini minimal bisa dilakukan dua minggu sebelum menjalani operasi, daun salam memperlambat kerja sistem saraf dan otak. Sehingga kondisi ini bisa mengganggu efek obat-obatan anestesi ketika pembedahan dan setelahnya.

Pada umumnya daun salam terkenal sebagai makanan yang aman dikonsumsi, manfaat daun salam untuk kesehatan juga banyak. Seseorang bisa saja beberapa kali menambahkan daun ini sebagai pelengkap masakan. Namun, ketika dikonsumsi sebagai obat herbal sangat dianjurkan terlebih dahulu konsultasi ke dokter.

Cara Mudah Memilih Krim Wajah Sesuai Jenis dan Kebutuhan Kulit Anda

Cara Mudah Memilih Krim Wajah Sesuai Jenis dan Kebutuhan Kulit Anda

Hampir semua wanita, bahkan pria, menaruh investasi mereka pada krim wajah yang mereka gunakan sebagai perawatan. Wajah merupakan hal pertama yang akan dilihat orang lain, maka dari itu sebagian orang menganggap perlu untuk merawat wajah.

Namun, banyaknya skin care dan kosmetik yang beredar di pasaran membuat Anda sulit dalam menentukan mana yang cocok dengan kulit wajah Anda. Mencoba berbagai jenis krim atau skin care pun dapat merusak wajah. Lalu, bagaimana cara memilih krim wajah yang cocok untuk kulit Anda. Berikut penjelasannya.

Cara memilih krim wajah

Banyak hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih krim wajah. Pasalnya, jika Anda salah pilih maka wajah Anda bisa menjadi taruhannya. Alih-alih ingin mendapatkan wajah yang bersih dan sehat, malah mengalami masalah karena salah memilih krim.

Berikut beberapa cara yang perlu Anda perhatikan sebelum emilih krim untuk wajah.

  1. Pahami bahan-bahannya
  2. Baca lebel kemasan. Selalu baca kandungan bahan-bahan pada label kemasan krim wajah. Kebanyakan krim wajah memiliki bahasa yang sedikit rumit. Jadi ada baiknya untuk mencari tahu lebih dahulu apa saja kandungan pada krim yang Anda ingin beli.
  3. Iritan dan reaksi alergi. Orang dengan kulit sensitif atau alergi perlu memberi perhatian khusus pada bahan-bahan pada krim yang akan dipilih. Jika Anda memiliki kulit sensitif atau memiliki alergi, carilah produk yang secara khusus untuk alergi Anda atau menghindari bahan yang dapat membuat alergi Anda muncul.

Namun perlu diketahui, produk bebas pewangi dan hipoalergenik sudah banyak dipasarkan sebagai produk yang lebih baik untuk kulit sensitif. Tetapi banyak dari produk tersebut mengandung pewangi reaktor silang atau bahan alami tumbuhan.

  • Jangan tertipu dengan teknik pemasaran

Industri kecantikan memiliki banyak sekali merek. Pilih dengan benar dan jangan sampai tertipu dengan promo harga murah, atau strategi marketing lainnya.

  • Krim anti aging. Krim anti aging atau anti penuaan sering kali bisa menjebak Anda. beberapa produk mengatakan tretinoin adalah satu-satunya bahan kimia yang terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kolagen di kulit, dan merupakan obat rahasia daripada sebuah kosmetik.

Namun, tretinoin berkekuatan medis adalah bahan kimia terbaik dalam produk anti-penuaan dan memerlukan resep. Selain itu banyak produk mengandung retinol yang tidak sama kandungannya. Retinol sendiri memiliki khasiat yang lebih rendah daripada tretinoin karen aperlu diubah oleh enzim di kulit menjadi retinoate.

  • Mahal bukan berarti lebih baik. Kebanyakan pelembab mengandung persentase air yang besar, dan Anda seringkali hanya membayar untuk kemasan ataupun merek tertentu. Perlu Anda ingat, produk mahal belum tentu baik untuk Anda, dan pelembab murah pun belum tentu buruk untuk kulit wajah Anda.

Gunakan krim wajah dengan baik, jangan sampai sia-sia

  • Oleskan tabir surya. Saat Anda menggnakan krim wajah, seperti krim anti aging, pelembab dan lainnya, semua akan terasa sia-sia jia Anda tidak menggunakan tabir surya. Pasalnya, jika Anda keluar rumah menggunakan berbagai krim wajah maupun pelembab, tetap harus menggunakan tabir surya, karena radiasi sinar ultraviolet adalah penyebab utama dari penuaan itu sendiri.
  • Gunakan krim wajah dengan benar. Penggunaan krim wajah yang tepat adalah tentang jumlah dan waktu. Umumnya, disarankan untuk menggunakan krim muka seukuran kacang polong untuk area wajah, jangan terlalu banyak menggunakan krim untuk wajah. Pun dengan serum biasanya membutuhkan lebih sedikit dari pada itu. Sedangkan untuk waktu, biasanya telah diatur, penggunaan pada pagi hari atau malam hari, atau pun penggunaan yang dapat dipakai berulang.

Jadi, sudah jelas kan bagaimana memilih krim wajah yang tepat untuk Anda? Jangan sampai salah dalam memilih krim. Anda memilih krim untuk kulit normal seangkan kulit Anda memiliki tipe yang sensitif. Kesalahan tersebut justru dapat membuat kulit wajah Anda bermasalah.

Cara Bedakan Pusing Vertigo dan Darah Rendah

Cara Bedakan Pusing Vertigo dan Darah Rendah

Pusing menjadi salah satu kondisi yang membuat seseorang merasa tak nyaman, baik saat beraktivitas maupun dalam keadaan santai. Salah satu sensasi yang terasa ketika seseorang pusing biasanya badan terasa melayang tak karuan, kliyengan, sakit kepala hingga ingin pingsan. Banyak yang mengira pusing adalah penyakit yang bisa diatasi dengan obat.

Padahal pusing merupakan salah satu gejala dari gangguan kesehatan yang dialami seseorang, meski umum terjadi sebaiknya tidak menyepelekan jika mengalami pusing. Pusing bisa menjadi pertanda penyakit yang cukup serius dalam tubuh, seperti penyakit vertigo dan darah rendah yang kerap kali disamakan meskipun ternyata berbeda.

Beda Pusing Vertigo dan Darah Rendah

Secara umum pusing yang dialami seseorang muncul secara perlahan dan tiba-tiba, pusing bisa muncul lebih parah ketika seseorang juga melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berdiri, berjalan, berbaring hingga menggerakan kepala. Sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan sebelum mengetahui apa yang dialami sebenarnya.

Sama halnya dengan vertigo dan darah rendah, pusing yang disebabkan kedua penyakit ini sangat berbeda. Sangat penting untuk mengetahui perbedaan sensasi pusing yang disebabkan oleh kedua penyakit ini, berikut penjelasan singkatnya.

  • Vertigo

Terbagi menjadi dua yakni sentral dan perifer, vertigo sentral muncul karena adanya kelainan di otak kecil yang disebabkan karena stroke, tumor otak atau gangguan lainnya. Sementara vertigo perifer muncul karena gangguan di organ vestibular di telinga, seperti pada penyakit meniere atau gangguan pendengaran.

Secara umum pusing yang muncul karena vertigo membuat si penderita merasakan sensasi kepala berputar, badan terasa melayang. Sensasi ni bisa disertai gejala lain, seperti mual, muntah, berkeringat, pergerakan bola mata tidak sesuai hingga gangguan pendengaran.

  • Darah Rendah

Seseorang bisa dikatakan mengalami darah rendah atau hipotensi jika memiliki tekanan darah rendah di bawah 90/60 mmHg. Biasanya ditandai dengan sensasi pusing dan tentu berbeda dengan yang dirasakan penderita vertigo, pusing yang dirasakan terasa seperti kliyengan.

Kondisi ini juga disertai dengan gejala lain seperti lemas, pandangan buram, konsentrasi berkurang, tubuh terasa tidak stabil hingga mengalami sesak napas. Gejala yang muncul memang sedikit mirip dengan vertigo, tetapi tak lantas membuat keduanya sama.

Perlu diketahui jika tidak hanya diakibatkan kedua penyakit di atas, pusing yang dirasakan seseorang bisa merupakan tanda penyakit lain pada tubuh. Seperti gangguan pada telinga, masalah peredaran darah, gangguan saraf, penyakit anemia atau kekurangan darah, kekurangan gula dalam darah, gangguan kecemasan hingga dehidrasi karena cuaca panas.

Mudahnya membedakan pusing vertigo dengan darah rendah adalah orang yang mengalami vertigo cenderung merasakan sensasi badan terasa melayang dan berputar-putar karena adanya gangguan keseimbangan di dalam telinga dalam. Sementara, tekanan darah rendah bisa menyebabkan pusing tetapi bukan merupakan alasan munculnya vertigo.

Pemeriksaan untuk Memastikan

Seseorang yang mengalami beberapa gejala kedua penyakit di atas disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat. Pemeriksaan yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui penyebab pusing yang muncul, bisa dengan pemeriksaan keseimbangan, MRI  atau CT Scan hingga tes darah.

Seperti yang dijelaskan sedikit di atas bahwa pusing merupakan tanda munculnya penyakit selain vertigo atau karena tekanan darah, tentu jika seseorang sudah melakukan pemeriksaan maka akan lebih mudah untuk mengambil langkah penanganan atau pencegahan. Dalam hal ini sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh dokter spesialis saat berkonsultasi.

Vaksin Corona Oxford Diproduksi, Akankah Pandemi Segera Usai?

Vaksin Corona Oxford Diproduksi, Akankah Pandemi Segera Usai?

Pandemi Covid-19 telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Sebagai upaya mengatasi penyebaran virus, berbagai negara telah melakukan uji coba untuk mengembangkan vaksin. Salah satu vaksin yang dianggap paling menjanjikan adalah vaksin corona Oxford. 

Vaksin corona Oxford dikembangkan oleh para peneliti dari University of Oxford di Inggris, yang bekerja sama dengan perusahaan farmasi AstraZeneca. Berdasarkan hasil uji klinis, suntikan dari vaksin ini mampu membentuk antibodi dan sel T yang membantu dalam melawan virus corona. 

Cara kerja vaksin corona Oxford

Vaksin ini sebenarnya diberi nama ChAdOx1 nCoV-19. Dibandingkan dengan proses pengembangan vaksin yang pernah dilakukan sebelumnya, durasi pengembangan vaksin ini tergolong sangat cepat.

Selain itu, vaksin ini juga dikenal sebagai vaksin vektor virus. Para peneliti memanfaatkan jenis virus lain sebagai wahana untuk menghimpun data genetik Covid-19. 

Vaksin corona Oxford menggunakan adenovirus dari simpanse yang dilemahkan, menyebabkan flu biasa pada simpanse. Kode genetik pada virus tersebut diubah agar tidak berkembang biak pada manusia.

Para peneliti mengembangkan vaksin dengan mentransfer instruksi genetik untuk “protein lonjakan” virus corona, yaitu protein yang digunakan untuk menyerang sel manusia. Melalui virus yang direkayasa ini, sistem kekebalan tubuh akan dipicu untuk melawan virus corona ketika seseorang terinfeksi. 

Dengan kata lain, vaksin tersebut akan meniru virus corona, melatih sistem kekebalan tubuh untuk bereaksi dan mempelajari cara untuk menyerang virus yang masuk saat seseorang terinfeksi. 

Pembentukan antibodi dan sel T oleh vaksin corona Oxford

Vaksin corona Oxford berkontribusi dalam membentuk antibodi dan sel T untuk melawan virus corona. Antibodi merupakan protein kecil yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh yang menempel pada permukaan virus.

Sementara, sel T adalah sejenis sel darah putih yang membantu dalam mengoordinasikan sistem kekebalan dan mampu mengenali sel tubuh mana saja yang telah terinfeksi dan menghancurkannya. 

Tingkat sel T akan memuncak kira-kira 14 hari setelah menerima suntikan vaksin. Sementara, tingkat antibodi akan meningkat selama kurang lebih 28 hari setelah vaksinasi. Akan tetapi, belum ada penelitian yang bisa menunjukkan berapa lama vaksin tersebut bisa bertahan di dalam tubuh Anda. 

Berdasarkan hasil uji klinis, telah terbukti bahwa 90 persen peserta uji klinis berhasil mengalami perkembangan antibodi di dalam tubuhnya setelah satu dosis vaksinasi. 

Hanya sepuluh orang dari seluruh peserta uji klinis yang mendapatkan vaksin dengan dua dosis. Kesepuluh orang itu menunjukkan adanya perkembangan antibodi penetral yang efektif dalam menonaktifkan virus corona. 

Amankah penggunaan vaksin corona Oxford untuk semua orang?

Karena baru dikembangkan untuk pertama kalinya, banyak orang meragukan efektivitas vaksin ini. Salah satu keraguan yang umum muncul adalah adanya resiko dan efek samping setelah menerima vaksinasi.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, vaksin ini aman untuk digunakan. Secara keseluruhan, tidak ada efek samping berbahaya yang ditimbulkan. Akan tetapi, sekitar 17 persen peserta uji klinis mengalami demam dan lebih dari 6-10 peserta mengalami efek samping berupa sakit kepala.

Meski begitu, efek samping ini bisa dikelola dengan mudah melalui konsumsi parasetamol. 

Sejauh ini, berdasarkan hasil uji klinis, para peneliti dari Oxford cukup optimis terhadap keberhasilan vaksin corona Oxford dalam mengatasi penyebaran virus yang tak kunjung selesai. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk bisa benar-benar memastikan bahwa vaksin ini sepenuhnya efektif dalam mengelola pandemi

Segera Diedarkan, Segini Perkiraan Harga Vaksin Corona di Indonesia

Segera Diedarkan, Segini Perkiraan Harga Vaksin Corona di Indonesia

Vaksin menjadi satu-satunya harapan untuk menekan pandemi corona di seluruh dunia. Kabar baiknya, WHO telah menerima lebih dari 100 kandidat vaksin Covid-19 yang sedang diuji coba. 

Pemerintah sendiri akan segera menyediakan vaksin corona di Indonesia, yang direncanakan tersedia pada bulan November mendatang.

Jenis vaksin corona di Indonesia dan perkiraan harganya

Indonesia bekerja sama dengan beberapa produsen baik luar negeri maupun dalam negeri untuk membantu menekan angka penyebaran Covid-19 yang terus menanjak naik. 

Berikut ini 3 vaksin corona yang siap diedarkan di Indonesia beserta perkiraan harganya:

  1. CoronaVac

CoronaVac merupakan vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi asal China, Sinovac. Jenis vaksin ini menggunakan versi tidak aktif dari virus yang kemudian disuntikkan ke tubuh manusia.

Vaksin ini telah melewati fase I dan II yang telah dilangsungkan di China, dan ribuan orang tengah menjadi relawan uji coba vaksin CoronaVac fase III di Indonesia, Brazil, dan Indonesia.

Berita terbaru menyebutkan Brazil baru saja selesai melewati uji coba fase III dan pemerintah setempat mengatakan sejauh ini Sinovac menjadi vaksin corona teraman yang pernah diuji coba di Brazil.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, harga vaksin CoronaVac diperkirakan berkisar antara US$10-US$20 atau sekitar Rp 148 ribu hingga Rp 296 ribu rupiah.

Sinovac menjanjikan akan mengirim kurang lebih 3 juta dosis vaksin single dose hingga akhir bulan Desember 2020, dengan pengiriman pertama pada November minggu pertama sebanyak 1,5 juta dosis vaksin, dan sisanya dikirim pada Desember awal.

  1. Vaksin G42 atau Sinopharm

Vaksin G42 merupakan vaksin coronavirus yang dikembangkan oleh Grup Farmasi Nasional China, Sinopharm. Sama seperti CoronaVac, vaksin ini memanfaatkan virus corona yang sudah dilemahkan atau inactivated virus.  

Vaksin ini telah melewati dua tahap uji klinis dengan hasil yang cukup baik atau tidak ditemukan dampak negatif pada para relawan. 

Menurut Ketua China National Pharmaceutical Group (Sinopharm), Liu Jingzhen, dua kali suntikan vaksin sinopharm akan dibiayai kurang dari 1.000 yuan, atau di Indonesia sekitar Rp 2,1 juta.

Ia menambahkan, Sinopharm siap mengirim 15 juta dosis vaksin dual dose, dan pengiriman pertama pada bulan November 2020 sebanyak 5 juta dosis.

  1. Cansino (Ad5-nCoV)

Vaksin covid yang satu ini dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi spesialis vaksin di China, CanSino Biologics Inc bersama dengan tim yang dipimpin pakar penyakit menular dari militer China, Chen Wei.

Cansino merupakan jenis vaksin hasil rekayasa genetika adenovirus tipe 5 replikasi. Pada uji coba hewan, vaksin ini dapat menginduksi kekebalan tubuh hewan dan menghasilkan respon imun yang kuat.

Uji klinis vaksin Cansino dilakukan di Arab Saudi dengan menggandeng 5.000 sukarelawan. 

Cansino akan mengirimkan kurang lebih 100.000 vaksin single dose pada November 2020, dan sekitar 15 hingga 20 juta dosis pada tahun 2021. Sementara itu belum ada pengumuman resmi berapa kisaran harga vaksin ini. 

Vaksin corona buatan Indonesia

Kandidat vaksin corona di Indonesia tak hanya berasal dari produsen luar dan kerjasama internasional. Pemerintah Indonesia juga sedang menyiapkan vaksin corona hasil karya anak bangsa.

Vaksin ini dikembangkan oleh Lembaga Biomolekuler Eijkman (LBME) dan diberi nama vaksin Merah Putih. 

Berbeda dengan ketiga vaksin di atas, vaksin buatan Indonesia menggunakan metode rekombinan, dimana hanya bagian tertentu virus yang diambil kemudian direplikasi dan dijadikan antigen.

Vaksin Merah Putih diperkirakan rampung pada pertengahan tahun 2021. Adapun hingga kini belum dipastikan berapa biaya untuk suntik vaksin Merah Putih.

Selagi menunggu vaksin corona di Indonesia rampung dan diresmikan, terus terapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan virus corona.

Jika ada pertanyaan seputar virus Covid-19, Anda bisa langsung berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di aplikasi layanan kesehatan SehatQ dengan mengunduhnya secara gratis di App Store atau Google Play Store.

Minum Obat Setelah Minum Kopi Bolehkah Dilakukan?

Minum kopi telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat dunia. Kopi menjadi bagian penting dan disukai menemani rutinitas pagi bagi jutaan manusia. Bukan menjadi hal yang mengherankan apabila banyak orang mengonsumsinya sehari-hari. Bahkan, Lembaga Kopi Nasional menemukan bahwa 63% penduduk Amerika meminum kopi setiap hari. Di waktu yang sama, penelitian juga menunjukkan bahwa lebih dari 40% rakyat Amerika minum obat resep. Anda mungkin pernah mendengar bahwa kafein di dalam kopi dapat berinteraksi dengan obat-obatan dan mengubah efek yang dimilikinya. Artikel ini akan membahas mengapa minum obat setelah minum kopi tidak disarankan.

Interaksi obat dan kopi

Tidak hanya kopi saja yang mengandung kafein. Teh hijau, minuman berenergi, dan soda semuanya mengandung kafein dan dapat menstimulasi reaksi tertentu di dalam tubuh. Berikut ini adalah interaksi yang dapat terjadi apabila Anda minum obat setelah minum kopi atau minuman berkafein lainnya.

  • Sebuah studi menemukan bahwa kopi dapat mengurangi tingkat penyerapan obat hingga 60 persen, terutama untuk obat-obatan thyroid dan osteoporosis, seperti Levothyroxine dan Fosamax.
  • Salah satu efek paling ditakuti dari meminum kopi bersamaan dengan obat-obatan resep adalah kerusakan organ tubuh. Ketakutan ini dapat dipahami, faktanya mencampur obat seperti acetaminophen dengan kopi dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Kebanyakan jenis pil diformulasikan dengan kapsul kimia yang akan melepaskan zat dalam pil secara perlahan. Keasaman relatif kafein dapat memengaruhi tingkat pelepasan zat tersebut, sehingga dapat mengganggu keefektivan obat-obatan yang Anda konsumsi.
  • Kafein merupakan sebuah diuretic dan stimulant. Beberapa obat-obatan juga memiliki sifat yang sama. Mengkombinasikan keduanya dapat memperkuat efek satu sama lain. Misalnya, apabila Anda meminum obat untuk migraine, yang secara alami dapat meningkatkan detak jantung (begitu pula efek kopi), Anda akan memiliki percepatan detak jantung yang lebih kuat.
  • Apabila Anda meminum Anagrelide bersamaan dengan kopi, Anda akan mengalami pembengkakan, tekanan darah rendah, peningkatan detak jantung, dan detak jantung yang tidak teratur.
  • Apabila Anda minum ciprofloxacin dan kopi, Anda akan menderita sakit kepala, insomnia, dan tekanan darah tinggi.
  • Minum enoxacin dan kopi dapat menyebabkan gejala overdosis
  • Regadenoson merupakan obat yang diminum untuk mengatasi kondisi koroner, yang membuat obat ini sangat penting. Kafein dapat mengurangi tingkat keefektifan obat dan mengganggu perawatan Anda.
  • Obat yang biasanya digunakan untuk terapi penyakit pernapasan, seperti Theophylline, juga berpotensi menyebabkan efek samping. Kafein dapat berinteraksi dengan zat yang terkandung di dalam obat dan meningkatkan risiko menderita efek samping seperti mual, tremor, muntah, insomnia, dan kejang.

Minum obat yang diresepkan oleh dokter sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh atau untuk merawat beberapa kondisi medis tertentu. Dan berdasarkan poin di atas, kita tahu bagaimana minum obat setelah minum kopi dapat mengganggu keefektifan obat-obatan tersebut. Namun, tidak semua obat memiliki interaksi terhadap kafein. Saat ini dipercaya ada 49 jeni obat yang dapat berinteraksi dengan kafein, dengan 4 di antaranya memiliki konsekuensi interaksi yang parah.

Kopi memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun, apabila di saat yang bersamaan Anda perlu meminum obat resep, hindari sepenuhnya. Ada banyak risiko yang dihubungkan dengan minum obat setelah minum kopi. Konsekuensi yang ditimbulkan dapat bersifat ringan, namun tidak jarang efek samping yang ditimbulkan parah. Untuk itulah, selalu konsultasi dan bertanya dengan dokter Anda seputar efek samping, dosis, dan rekomendasi apapun setiap kali Anda perlu meminum obat.

Pemicu Rambut Abu-abu di Usia Muda

Pemicu Rambut Abu-abu di Usia Muda

Rambut abu-abu menjadi hal yang lumrah dimiliki oleh seseorang seiring bertambahnya usia. Umumnya, rambut abu-abu akan mulai menghiasi kepala Anda di atas usia 30 tahun. Namun, ditemukan pula kasus-kasus ketika seseorang memiliki rambut abu-abu pada usia muda bahkan remaja. 

Banyak penyebab yang dapat menimbulkan rambut abu-abu pada usia muda. Di mana penyebab tersebut berhubungan dengan tingkat stres, kondisi tubuh, sampai gaya hidup Anda. Ketika Anda mengalami rambut abu-abu sedari muda, cobalah mengoreksi diri sebentar dan mencoba mencari akar penyebabnya agar pertumbuhan rambut abu-abu bisa dikurangi. 

Berikut ini adalah beberapa pemicu rambut abu-abu. Pemicu-pemicu ini sangat mudah menimbulkan jenis rambut yang kerap disebut uban ini pada segala usia, tidak terkecuali pada anak muda sekalipun. Apakah Anda memiliki salah satu faktor risiko pemicu hadirnya rambut abu-abu di bawah ini?

  1. Stres Berlebih 

Bukan hanya orang tua atau yang sudah berumur yang bisa mengalami stres. Rasa stres nyatanya bisa dialami oleh siapa saja, termasuk oleh anak muda. Tidak ada yang salah dengan perasaan ini, namun jika tidak pintar-pintar mengelolanya, Anda akan mengalami stres berlebih yang menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Stres berlebih ternyata juga bisa menjadi pemicu munculnya rambut abu-abu menjadi lebih cepat. 

  1. Kebiasaan Merokok 

Coba perhatikan kulit dan rambut orang-orang yang memiliki kebiasaan merokok. Seseorang yang terbiasa merokok cenderung memiliki kulit yang tampak lebih tua karena mengerut. Seseorang yang rajin merokok juga umumnya memiliki rambut yang berwarna keabu-abuan. Ini terjadi karena rokok dapat merusak folikel pada rambut sehingga memengaruhi pigmen yang membentuk warna rambut Anda. 

  1. Penggunaan Produk Kimia 

Penggunaan produk kimia untuk rambut Anda, entah untuk mencuci, melembapkan, atau mewarna, bisa menjadi pemicu kuat hadirnya rambut abu-abu di usia muda. Pasalnya walaupun ditujukan untuk mencapai perawatan rambut yang ideal, produk kimia yang ada pada berbagai produk tersebut dapat menurunkan kadar melanin sehingga memengaruhi warna rambut Anda. Salah satu bahan kimia pada produk perawatan rambut yang sangat mudah memunculkan rambut abu-abus adalah hidrogen peroksida. 

  1. Faktor Genetik 

Cepat atau lamanya kehadiran rambut abu-abu di kepala Anda juga berhubungan dengan faktor genetik. Seseorang yang memiliki keturunan dengan uban yang banyak dan tumbuh dengan cepat cenderung akan lebih cepat mengalami rambut abu-abu. Sebaliknya ketika di keluarga Anda rata-rata rambut abu-abu baru muncul ketika usia di atas 40 tahun, Anda pun tidak perlu khawatir akan munculnya rambut abu-abu ketika usia Anda masih muda. 

  1. Kekurangan Vitamin 

Perhatikanlah asupan makanan yang Anda konsumsi selama ini. Apakah makanan-makanan tersebut sudah cukup menyumbang vitamin bagi tubuh Anda? Karena jika kurang, kondisi tersebut dapat menjadi alasan munculnya rambut abu-abu pada usia muda. Setidaknya jika tidak ingin mengalami rambut abu-abu di awal 20 tahunan, rutinlah memenuhi kebutuhan vitamin B12. 

  1. Masalah Kesehatan 

Rambut abu-abu juga bisa menjadi penanda masalah kesehatan yang Anda alami. Beberapa penyakit nyatanya memang kerap membuat produksi melanin menjadi berkurang dan menjadi pemicu munculnya rambut abu-abu. Beberapa masalah kesehatan yang mengarah pada pertumbuhan jenis rambut ini adalah penyakit autoimun serta masalah tiroid. 

***

Oleh sebagian orang, rambut abu-abu menjadi penghalang kepercayaan diri apalagi jika kemunculannya di usia muda. Karena itu, mengetahui penyebab munculnya rambut abu-abu yang lebih awal menjadi penting agar Anda dapat menghindari risiko terlihat lebih tua padahal usia masih muda karena maraknya rambut abu-abu yang menghiasi kepala Anda. 

Waspada, Ensefalitis Virus Bisa Sebabkan Kerusakan Otak Permanen!

Ensefalitis atau radang otak adalah peradangan yang terjadi pada jaringan otak, di mana kondisi tersebut dapat menyebabkan gangguan saraf. Sedangkan, ensefalitis virus adalah peradangan otak yang disebabkan oleh virus.

Beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti campak dan rubella juga dapat berkembang hingga menjadi radang otak. Mikro-organisme lain, seperti bakteri, jamur, dan parasit mampu memicu ensefalitis. Tetapi virus, terutama kelompok yang dikenal sebagai enterovirus adalah penyebab utamanya. Namun, apakah virus tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada otak secara permanen?

Benarkah ensefalitis virus sebabkan kerusakan otak secara permanen?

Jadi, begitu berada di dalam darah, virus tersebut akan bermigrasi ke otak tempat di mana mereka akan berkembang biak. Tubuh akan memperhatikan invasi dan meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh kita. Jika virus berkembang biak di otak, hal ini bisa menyebabkan otak membengkak. Kombinasi infeksi dan respon imun menciptakan gejala khas ensefalitis virus.

Komplikasi yang paling potensial dan paling serius dari kondisi ini adalah kerusakan otak secara permanen. Jadi, benar adanya jika esenfalitis virus bisa sebabkan kerusakan permanen pada otak. Anak-anak berusia di bawah satu tahun dan orang dewasa berusia di atas 55 tahun lebih rentan terhadap komplikasi yang mengancam jiwa ini.

Gejala ensefalitis virus

Beberapa orang yang mengalami ensefalitis virus akan mengalami beberapa gejala sebagai berikut:

  • Suhu tinggi
  • Sakit kepala
  • Kepekaan terhadap cahaya (fotofobia)
  • Malaise umum
  • Leher kaku
  • Punggung kaku
  • Muntah
  • Perubahan kepribadian
  • Kebingungan
  • Kehilangan ingatan
  • Kejang
  • Kelumpuhan
  • Koma

Beberapa jenis virus yang menyebabkan ensefalitis, diantaranya:

  • Enterovirus, seperti coxsackievirus, poliovirus, dan echovirus
  • Virus herpes simpleks
  • Virus varicella zoster
  • Virus Epstein-Barr
  • Sitomegalovirus
  • Adenovirus
  • Rubella
  • Campak
  • Virus Murray Valley encephalitis (MVE) dan virus Kunjin
  • Virus ensefalitis Jepang

Cara penularan virus

Virus tersebut dapat menyebar dengan berbagai cara, dan beberapa lebih menular daripada yang lainnya. Nah, berikut beberapa cara penularan virus, di antaranya:

  • Batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi, yang melepaskan virus ke udara, kemudian dihirup oleh orang lain
  • Serangga yang terinfeksi (seperti nyamuk atau kutu) dan hewan, yang dapat mentransfer beberapa virus langsung ke aliran darah melalui gigitannya
  • Makan makanan atau minuman yang terkontaminasi
  • Transfer beberapa virus dapat terjadi melalui sentuhan pada orang yang terinfeksi
  • Terdapat bukti yang menunjukkan bahwa beberapa kasus ensefalitis virus disebabkan oleh infeksi virus yang tidak aktif (seperti virus herpes simpleks) menjadi aktif kembali.

Komplikasi

Bayi, orang tua, dan orang dengan kekebalan tubuh yang berkurang berisiko tinggi mengalami komplikasi ensefalitis virus ini. Beberapa komplikasi tersebut antara lain:

  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Kadar oksigen rendah dalam darah (hipoksemia)
  • Perdarahan di dalam otak (perdarahan intraserebral)
  • Kerusakan otak permanen
  • Kematian

Infeksi dan respon sistem kekebalan tubuh

Begitu virus mendapatkan akses ke aliran darah, mereka dapat berkembang biak dan menyebar ke bagian tubuh lain, termasuk ke sumsum tulang belakang dan otak (sistem saraf pusat). Akses ke otak adalah melalui darah atau saraf. Setelah menembus sawar darah-otak, virus akan menyelinap ke dalam sel otak. Kondisi ini tentu akan sangat mengganggu, merusak dan pada akhirnya menghancurkan sel-sel otak yang terinfeksi.

Virus tertentu memiliki preferensi untuk area otak yang berbeda. Misalnya, virus herpes simpleks suka menargetkan lobus temporal yang treletak di dekat setiap telinga. Sel-sel sistem kekebalan bergegas ke otak dan mulai menyerang virus. Hal ini akan menyebabkan pembengkakan otak (celebral edema). Baik infeksi dan upaya tubuh untuk melawan infeksi bertanggung jawab atas gejala ensefalitis virus.

Pengobatan

Tidak seperti bakteri, virus lebih sulit untuk diobati. Obat antivirus hanya bekerja pada beberapa jenis virus saja. Perawatan bertujuan untuk mengurangi keparahan gejala dan berikut beberapa perawatan yang biasanya diberikan pada penderita ensefalitis virus:

  • Obat antivirus, diberikan secara inravena, jika virus diketahui rentan terhadap pengobatan dengan pbat antivirus (seperti virus herpes simpleks)
  • Pemberian obat intravena untuk membantu mengurangi pembengkakan otak
  • Obat pereda nyeri
  • Obat untuk mencegah muntah
  • Obat untuk mencegah kejang (antikonvulsan)
  • Obat untuk menurunkan demam, seperti paracetamol
  • Cairan untuk mencegah dehidrasi, tapi jangan terlalu banyak karena ini bisa memperburuk edema serebral (pembengkakakn otak).

Jadi, jika Anda mengalami beberapa gejala di atas atau bahkan makin memburuk, segera lakukan perawatan terkait dengan ensefalitis virus. Sakit kepala parah, demam, dan kesadaran yang berubah membutuhkan perawatan segera.

Seperti Apa Kandungan Air Kelapa?

Jika orang merasa kepanasan, salah satu cara untuk mencegah masalah tersebut adalah mengkonsumsi minuman dingin. Tidak hanya minuman dingin, sebagian orang juga ingin mengkonsumsi air kelapa karena mengandung berbagai nutrisi. Kandungan air kelapa adalah 44 kalori, 0,2 gram lemak, 10,4 gram karbohidrat, 0 gram serat, dan 0,5 gram protein.

Kandungan Air Kelapa

Berikut adalah penjelasan tentang kandungan air kelapa:

  1. Karbohidrat

Salah satu kandungan yang ada pada air kelapa adalah karbohidrat. Jumlah yang tertera di atas adalah sekitar 10 gram atau setara dengan satu cangkir minuman. Air kelapa tersedia dalam kemasan alami atau olahan. Jika Anda mengkonsumsi air kelapa olahan, kandungan karbohidrat lebih tinggi dibandingkan dengan air kelapa biasa. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk melihat informasi tentang nilai gizi yang ada pada air kelapa tersebut.

  • Lemak

Baik air kelapa alami maupun olahan, keduanya juga memiliki kandungan lemak. Namun, lemak yang ada pada air kelapa alami sangat sedikit, sedangkan lemak air kelapa olahan bisa memiliki kadar yang lebih tinggi.

  • Protein

Air kelapa alami dan olahan memiliki kandungan protein, namun kadar protein yang ada pada kedua air kelapa tersebut berbeda.

  • Vitamin

Air kelapa memiliki berbagai nutrisi, termasuk vitamin. Kandungan vitamin yang ada pada air kelapa adalah vitamin B1 dan C.

  • Mineral

Air kelapa merupakan minuman yang sangat bermanfaat bagi sebagian orang karena mengandung mineral berupa kalsium, kalium, magnesium, mangan, natrium, zat besi, fosfor, zinc, dan tembaga.

  • Antioksidan

Air kelapa juga mengandung antioksidan dimana kegunaannya dapat mencegah molekul yang tidak stabil yang disebut sebagai radikal bebas. Radikal bebas berpotensi memicu penyakit kronis.

Manfaat Air Kelapa

Karena air kelapa mengandung berbagai nutrisi, air kelapa dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh manusia. Berikut adalah manfaat yang diperoleh manusia jika mereka mengkonsumsi air kelapa:

  • Memberikan energi

Salah satu manfaat dari air kelapa adalah mampu memberikan energi. Hal tersebut akan sangat berguna jika Anda memiliki aktivitas yang padat.

  • Mencegah diabetes

Diabetes terjadi karena tingginya gula darah. Air kelapa bisa Anda konsumsi untuk mengurangi gula darah pada tubuh.

  • Mencegah batu ginjal

Sebagian orang berpikir bahwa mereka perlu mengkonsumsi air kelapa untuk mencegah batu ginjal, karena dapat memberikan efek yang lebih baik dibandingkan dengan air mineral.

  • Menjaga kesehatan jantung

Manfaat lain dari air kelapa adalah mampu menjaga kesehatan jantung. Anda bisa mengkonsumsi air kelapa setiap hari untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

  • Mengurangi tekanan darah

Air kelapa juga bisa menjadi pilihan orang untuk mengurangi tekanan darah pada tubuh karena mengandung potasium.

Efek Samping

Walaupun dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, Anda juga perlu pahami bahwa air kelapa juga dapat memicu efek samping pada tubuh berupa:

  • Hiperkalemia

Hiperkalemia merupakan tingginya kadar kalium di dalam tubuh manusia.

  • Masalah pencernaan

Air kepala dapat memperburuk masalah pencernaan seperti yang terjadi pada penderita sindrom iritasi usus karena adanya FODMAP. FODMAP merupakan karbohidrat pendek yang tidak bisa dicerna tubuh.

  • Alergi

Air kelapa juga tidak menutup kemungkinan untuk menimbulkan alergi, meskipun jarang terjadi.

Kesimpulan

Kandungan air kepala yang disebutkan di atas dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, namun juga tidak menutup kemungkinan untuk menimbulkan efek samping seperti alergi. Oleh karena itu, jika Anda ingin mengkonsumsi air kepala, Anda sebaiknya konsumsi minuman tersebut secukupnya. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan persoalan ini ke dokter.

Apa Itu Acute Necrotizing Encephalopathy? Ini Penyebabnya

Merupakan salah satu jenis penyakit langka dan berbahaya yang menyerang otak dengan cepat disebut dengan acute necrotizing encephalopathy. Penyakit ini juga dikenal dengan singkatan ANE dan lebih sering menyerang anak-anak dan remja. Meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa orang dewasa juga bisa terserang penyakit ini.

ANE adalah penyakit yang menyebabkan kerusakan luas pada otak atau ensefalopati, kondisi ini ditandai dengan kematian sel-sel otak atau nekrosis pada area tertentu. Kondisi ini juga berlangsng secara akut, artinya dalam jangka waktu yang cepat. Selain nekrosis, otak juga akan mengalami pembengkakan hingga sering ditemukan pendarahan.

Tanda Acute Necrotizing Encephalopathy

Bagian otak yang biasanya mengalami ANE adalah kedua talamis, otak bagian tengah (midbrain) dan hindbrain. Kondisi ini pada umumnya didahului oleh infeksi virus, sehingga gejala awal yang dialami penderita meliputi beberapa tahap. Di antaranya demam, gangguan pernapasan bisa seperti batuk, pilek hingga sakit tenggorokan.

Kemudian gangguan pencernaan seperti mual, muntah dan juga diare, setelah beberapa adanya kondisi ini akan muncul kerusakan otak yang luas dan berkembang dengan cepat. Sehingga membuat penderita mengalami beberapa gejala, berikut ini beberapa gejala yang dialami pasien saat terjadi kerusakan otak.

  • Lemah dan cenderung tidak dapat berkomunikasi, kebingungan hingga terjadi penurunan kesadaran sampai koma.
  • Mengalami kejang, lalu munculnya gangguan fungsi saraf baik sensorik dan motorik seperti kelemahan anggota gerak tubuh.
  • Tidak stabil saat dipaksa berjalan dan penurunan fungsi pada indera penglihatan dan pendengaran dengan cepat.

Penyebab ANE

Hingga saat ini belum diketahui penyebab dan mekanisme terjadinya ANE pada seseorang, meskipun banyak teori yang menyebutkan jika penyakit ini disebabkan karena hipersensitif tubuh karena dipicu adanya nfeksi viral. Pendapat lain menyebutkan jika ANE terjadi karena kombinasi dari faktor lingkungan dan faktor genetik.

Beberapa jenis virus yang sering berkembang menjadi ANE di antaranya seperti influenza A, influenza B dan human herpes virus 6 (HHV 6). Terbaru, terdapat laporan yang menyebutkan jika Covid-19 juga dapat menyebabkan seseorang terkena ANE. Faktor generik yang memengaruhi adalah mutasi gen Ran Binding Protein 2 (RANBP2).

Kondisi mutasi itu juga dikenal sebagai infection-induced acute encephalopathy 3 (IIAE3), karena gejala yang muncul sangat beragam dan tidak spesifik di awal fase. Maka, seseorang tidak disarankan untuk melakukan diagnosis sendiri terhadap gejala yang muncul, segera lakukan konsultasi dengan dokter.

Dokter biasanya akan bertanya mengenai riwayat infeksi virus sebelum terjadi perkembangan ANE dan riwayat mengenai konsumsi obat-obatan. Setelah itu, dokter akan melanjutkan dengan melakukan pemeriksaan fisik guna mendeteksi adanya gangguan saraf. Di tahap akhr, dibutuhkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis, di antaranya seperti berikut.

  • Pemeriksaan Darah Lengkap

Dilakukan untuk mendeteksi leukopenia atau penurunan jumlah sel darah putih yang menjadi tanda adanya infeksi virus.

  • Scan Otak

Bisa dilakukan dengan CT Scan atau MRI, pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi adanya kerusakan otak terutama dibagian talamus, batang otak area putih dekat ventrikel dan oak kecil.

  • Pungsi Lumbal

Merupakan prosedur penarikan cairan serebrospinal dari sumsum tulang belakang, hasil tes biasanya akan menunjukkan peningkatan jumlah protein yang tidak disertai peningkatan jumlah sel.

Untuk pengobatan acure necrotizing encephalopathy tergantung dari kondisi klinis pasien, hingga saat ini belum ada protokol yang dijadikan sebagai dasar pengobatan ANE. Namun, terdapat tiga jenis pengobatan dasar yang dianjurkan, di antaranya adalah terapi penunjang, terapi simptomatik da terapi hipotermia.