Mengenal Sindrom Putri Duyung, Cacat Lahir Langka pada Bayi

Mengenal Sindrom Putri Duyung, Cacat Lahir Langka pada Bayi

Sindrom putri duyung merupakan cacat lahir yang tergolong langka. Ciri-ciri utamanya adalah bagian kaki yang menyatu dari pada hingga ke tumit, persis seperti putri duyung.

Penyakit yang memiliki nama lain sirenomelia ini juga dapat mempengaruhi fungsi sistem organ lainnya, seperti gagal ginjal dan saluran kemih. Biasanya bayi yang lahir dengan mermaid syndrome ini tidak memiliki tulang ekor dan sakrum.

Pengaruh cacat ini juga bisa berdampak pada komplikasi paru-paru dan juga jantung.

Penyebab Sindrom Putri Duyung

Hingga kini, penyebab pasti sindrom putri duyung ini tidak diketahui pasti. Namun, peneliti meyakini bahwa lingkungan dan faktor genetik mempengaruhi kondisi ini.

Sindrom putri duyung biasanya sering terjadi pada bayi laki-laki dibanding perempuan. Namun, kemungkinan terjadinya penyakit ini sekitar 1 : 60.000-100.000 kelahiran. Sirenomelia juga 100-150 kali lebih rentan terjadi pada bayi yang lahir kembar identik dibanding kembar non identik atau hamil tunggal.

Cacat bawaan ini terjadi secara acak dan mengindikasikan adanya mutasi genetik. Bisa saja bayi yang mengalami sirenomelia karena salah satu orangtuanya carrier penyakit mermaid syndrome ini. Apalagi jika faktor lingkungan yang juga mempengaruhinya. Pada beberapa kasus, sirenomelia ini dikarenakan perkembangan sistem sirkulasi darah yang tidak optimal pada embrio. Sehingga aliran darah tidak tersalurkan dengan cukup hingga ke plasenta. Sehingga aliran nutrisi tidak menjangkau hingga ke bagian kaki dan membuatnya tidak berkembang maksimal. Ada juga yang menyebut sirenomelia ini berkaitan erat dengan diabetes yang terjadi pada ibu hamil (diabetes pre-gestasional).

Gejala Bayi Lahir dengan Sindrom Putri Duyung

Jenis cacat sirenomelia yang terjadi pada satu individu dengan yang lainnya berbeda. Biasanya, di tahun pertama kehidupan anak yang terlahir dengan sindrom putri duyung cukup berisiko mengancam nyawa.

Berikut gejala-gejala dari mermaid syndrome ini.

  • Sebagian atau kedua kaki menyatu dari paha hingga bagian tumit
  • Arah kaki mungkin saja terbalik, bagian belakang kaki ke depan
  • Terjadi kelainan pada tulang paha panjang
  • Lordosis
  • Tidak memiliki ginjal
  • Alat kelamin bayi tidak terdeteksi
  • Rektum gagal berkembang
  • Tidak memiliki lubang anus
  • Bagian usus menonjol hingga ke dekat pusar
  • Mengalami cacat jantung bawaan
  • Komplikasi pernapasan seperti hipoplasia paru
  • Tidak memiliki limpa dan atau kantong empedu

Bayi yang terlahir dengan sindrom putri duyung sebagian besar tidak bisa bertahan hidup lama. Biasanya bertahan dalam rentang usia 24 – 48 jam setelah dilahirkan ke dunia.

Hanya ada satu kasus yang dengan sindrom putri duyung yang bertahan hidup hingga 27 tahun. Dia adalah Tiffany York, yang disebut sebagai orang dengan mermaid syndrome paling lama bertahan hidup.

Tiffany York hidup dengan tulang kaki yang sangat rapuh. Sepanjang hidupnya membuat Tiffany membutuhkan tongkat dan kursi roda. Dia juga sempat menjalani beberapa kali operasi.

Dan pada 2016 lalu, salah satu orang dengan sindrom putri duyung ini meninggal dunia. Diduga Tiffany meninggal akibat komplikasi karena sirenomelia ini.

Penting Melakukan Pemeriksaan Antenatal

Saat menjalani masa kehamilan, penting bagi ibu untuk melakukan pemeriksaan USG agar bisa segera mendeteksi jika janin mengalami cacat bawaan.

Antenatal care penting sekali dilakukan semasa kehamilan karena sirenomelia sudah bisa didiagnosis sejak trimester kedua ketika terdeteksi ada perkembangan pada janin yang tidak optimal, terutama di bagian kaki.

Sehingga, dokter spesialis bisa segera membentuk tim dengan dokter spesialis kandungan untuk menentukan langkah dan rencana penanganan. Biasanya kedua kaki pada penderita sindrom putri duyung cukup efektif dipisahkan dengan operasi.

Terdapat Efek Samping Habbatussauda di Balik Manfaatnya

Terlepas dari berbagai manfaat jintan hitam atau habbatussauda, kita juga perlu mencari tahu apa efek samping habbatussauda. Dampak negatif bagi tubuh kita memang bisa saja terjadi apabila di antara pembaca mengkonsumsinya dalam jangka panjang dan terbilang berlebihan.

Memang, tumbuhan yang banyak ditemukan di Timur Tengah dan Eropa Timur ini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Hal itu seperti bisa mengatasi jerawat karena minyak jintan hitam mengandung antimikroba dan antiinflamasi.

Manfaat lainnya dari habbatussauda adalah bisa digunakan untuk membunuh bakteri jahat, mengurangi peradangan, membantu mengatur kadar gula darah, mencegah radang perut, dan berbagai khasiat lainnya. Hanya saja, sebagaimana disinggung di awal, terdapat pula efek samping habbatussauda yang perlu kita ketahui.

Oleh sebab itulah, agar kita bisa merasakan manfaat jintan hitam, tetapi bisa menghindari dampak negatifnya, artikel ini ditulis. Meski begitu, untuk orang-orang yang mengalami penyakit tertentu obat herbal dari tanaman biji-bijian tersebut malah disarankan untuk tak dikonsumsi.

  • Gangguan pendarahan

Jika di antara pembaca ada yang mengalami gangguan pendarahan, mengkonsumsi jintan hitam malah bisa meningkatkan risiko pendarahan. Hal itu dikarenakan efek samping habbatussauda bisa memperlambat proses pembekuan darah.

Mengingat hal tersebut, bagi pembaca sekalian yang memiliki gangguan pada pendarahan disarankan tidak mengkonsumsi jintan hitam karena malah meningkatkan risiko memperburuk keadaan.

  • Tekanan darah rendah

Dampak tidak baik lainnya dari penggunaan jintan hitam adalah bisa menurunkan tekanan darah. Bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, mengkonsumsi jintan hitam mungkin baik-baik saja. Namun apabila pembaca mengalami darah rendah, maka sangat dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi habbatussauda.

  • Baru operasi

Efek samping habbatussauda bisa dialami bagi seseorang yang baru saja melakukan operasi. Hal ini mengingat, apabila mengkonsumsi jintan hitam malah bisa meningkatkan risiko gangguan pada proses pembekuan darah dan meningkatkan risiko terjadinya pendarahan.

Di sisi lain, jika di antara pembaca saat ini sedang mengkonsumsi jintan hitam dan ingin melakukan operasi, dianjurkan berhenti mengkonsumsi habbatussauda paling tidak dua minggu sebelum menjalani operasi.

  • Diabetes

Pada sebagian orang, jintan hitam bisa saja menurunkan kadar gula darah. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah tanda-tanda gula darah rendah dan memonitor gula darah anda. Oleh sebab itu, jika anda memiliki diabetes, disarankan agar berhati-hati dalam mengkonsumsi jintan hitam.

Paling tidak, dari penjelasan di atas kita dapat mengetahui ada beberapa efek samping habbatussauda. Di sisi lain, mengkonsumsinya dalam jangka panjang dan berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan. Sebab, jintan hitam terbilang aman dikonsumsi ketika digunakan dalam jangka pendek.

Di sisi lain, yang dapat diperhatikan adalah penggunaan jintan hitam yang juga berpotensi memberikan dampak tidak bagus bagi ibu hamil atau sedang dalam masa menyusui. Walau belum ada penelitian yang pasti mengenai efek sampingnya, untuk berjaga-jaga lebih baik para ibu hamil dan menyusui berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsinya.

Lebih lanjut, efek samping habbatussauda bisa saja dialami oleh orang-orang yang memiliki alergi. Hal ini terutama dalam penggunaan minyak jintan hitam dengan dioleskan pada kulit. Sementara untuk anak-anak sendiri, jintan hitam mungkin saja aman untuk dikonsumsi. Kendati demikian, hal itu hanya berlaku untuk durasi jangka pendek dan dengan jumlah yang direkomendasikan, serta dalam pengawasan ketat.

Oleh sebab itu, agar kita tidak terkena efek samping habbatussauda, alangkah sangat baik dan bijak jika sebelum mengkonsumsinya berkonsultasi dulu dengan dokter terkait perihal durasi dan seberapa banyak yang perlu dikonsumsi. Selain itu, jangan sungkan untuk menanyakan lebih lanjut dampak apa yang bisa dialami jika mengkonsumsi dalam jangka panjang.

Jangan Panik, Lakukan Ini ketika Kepala Bayi Terbentur!

Kepala bayi usia di bawah satu tahun masih sangat rentan. Tentunya ketika kepala bayi terbentur, Anda akan sangat khawatir karena hal tersebut bisa memengaruhi kondisi kesehatan si kecil secara signifikan. Namun, panik saja tidak akan menyelesaikan masalah. Perlu langkah pertolongan yang tepat guna bisa membuat kondisi bayi tetap baik-baik saja, walaupun kepalanya terbentur.

Kepanikan yang berlebihan justru akan mempersulit Anda melakukan pertolongan pada kepala bayi yan terbentur. Ini karena bayi cenderung menanggapi reaksi orang yang dilihatnya dengan reaksi yang sama. Karena itu ketika kepala bayi terbentur, tetap tenang dan lakukan langkah-langkah pertolongan ini dengan saksama.

Tenangkan Bayi

Bayi akan sangat kaget ketika mendapat benturan di kepalanya yang masih ringkih. Mungkin ia akan menangis kencang karena kejadian terbentur. Cobalah untuk menenangkannya. Karena ketika ia terus menangis, Anda akan sulit memeriksa kondisinya secara lebih teliti.

Anda bisa menenangkan bayi dengan memberinya sedikit air minum. Tepuk-tepuk bagian punggungnya secara perlahan dan katakan bahwa semua baik-baik saja. Kuncinya ada di sikap Anda. Selama Anda mencoba tenang, tangis bayi akan lebih cepat mereda.

Cek Kondisi

Ketika kepala bayi terbentur, besar kemungkinan dia akan mengalami cedera. Setidaknya ada tiga jenis cedera yang akan dirasakan bayi ketika mengalami benturan di kepalanya. Dengan mengetahui cedera tersebut, Anda bisa mengambil langkah yang lebih tepat. Berikut ini adalah tiga cedera yang kerap menimpa kepala bayi yang terbentur.

  • Benjolan

Benjolan merupakan tanda lumrah ketika bagian tubuh terlibat benturan, tidak terkecuali untuk kepala bayi. Benjolan muncul sebagai buah pembengkakan. Benjolan ini akan membuat bayi merasa tidak nyaman dan cenderung rewel karena sakit. Benjolan sendiri dapat mengempis dengan begitu saja ataupun sampai menimbulkan gejala lebih lanjut.

  • Pendarahan

Apabila kepala bayi terbentur dengan cukup keras, ada risiko ia mengalami pendarahan akibat luka dari kejadian tersebut. Tidak perlu khawatir berlebihan ketika ada pendarahan kecil, Anda bisa membersihkannya dengan hati-hati untuk kemudian melakukan evaluasi guna memutuskan perlu perawatan medis atau tidak.

  • Masalah Fraktur

Selain benjolan dan pendarahan, perhatikan juga apakah ada masalah fraktur di tengkorak kepala bayi atau tidak. Jika Anda, jangan ragu untuk segera membawa si kecil menjumpai dokter. Ini karena masalah fraktur menandakan cedera yang dialami bayi cukup berat.

Kompres Air Dingin

Jika Anda melihat kondisi bayi tidak terlalu mengkhawatirkan setelah terbentur, lakukan penanganan darurat menggunakan kompres air dingin. Tujuan pengompresan ini guna mengurangi rasa nyeri yang dirasakan si kecil.

Karena baik ringan hingga berat, kepala bayi terbentur akan menimbulkan rasa tidak nyaman yang membuat bayi rewel. Lakukan pengompresan air dingin tiap 3—4 jam sekali. Durasi masing-masing waktu pengompresan sekitar 20 menit.

Biarkan Bayi Istirahat

Jika bayi sudah agak tenang, Anda bisa bernapas lebih lega. Artinya, rasa nyeri yang ia rasakan sudah mulai berkurang. Biarkan ia beristirahat untuk memulihkan kondisinya setelah terbentur.

Namun ingat, selalu cek kondisi bayi Anda secara berkala ketika ia sedang beristirahat. Pastikan ia tetap responsif dan tidak mengalami perubahan gejala yang mengkhawatirkan.

Tetap Pantau Gejala

Walau bayi sudah tidak menangis dan lebih tenang setelah berisitrahat, tetap pantau gejala si kecil guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pemantauan secara intensif mesti Anda lakukan setidaknya 2×24 jam dari kejadian kepala bayi terbentur.

Kalau tidak ada gejala aneh selama pemantauan, Anda bisa berlega karena kondisi si kecil berarti baik-baik saja. Akan tetapi, apabila ia justru menampilkan gejala-gejala yang tidak wajar, seperti semakin rewel, sulit bernapas ketika tidur, sampai keluar cairan bening dari telinga, hidung, atau mulut; Anda harus tanggap dan membawanya langsung ke rumah sakit.

***

Kepala bayi yang terbentur parah akan membuat risiko besar di kemudian hari. Jangan sampai hal itu terjadi. Penanganan yang tepat sedari awal sampai pemantauan hingga jangka waktu tertentu menjadi kunci agar kejadian terbenturnya kepala bayi tidak berubah menjadi malapetaka yang besar.

Mental Block: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda mendengar mental block atau bahkan mengalaminya langsung? Mental block merupakan bentuk penolakan atau pelepasan yang tidak terkendali dari otak. Maksudnya adalah penyangkalan terhadap suatu pikiran atau emosi yang terjadi tanpa disadari.

Mental block dapat terjadi ketika seseorang tidak bisa lagi berpikir dengan baik atau mengatur pikirannya sendiri, di mana hal tersebut tidak pernah menjadi masalah sebelumnya. Contohnya adalah mental block pada seorang penulis yang  terbiasa produktif, tiba-tiba menjadi tidak mampu menulis karena otaknya buntu.

Selain itu, mental block sering juga muncul sebagai bentuk pertahanan dari sesuatu yang mungkin mengganggu. Kondisi ini dapat terjadi dalam kasus neurosis, histeria, atau bahkan tanpa patologi apa pun.

Asal mula istilah mental block

Mental block disebut juga dengan blok mental atau hambatan mental. Istilah ini digunakan oleh orang awam yang memiliki pengalaman dalam terhalangnya pemikiran yang tidak disadari sebelumnya. Istilah medisnya atau yang sering digunakan oleh profesional medis adalah kelelahan mental, yang disebabkan oleh aktivitas kognitif (otak) yang berkepanjangan. Dalam kamus Merriam Webster, istilah yang digunakan untuk menggambarkan keadaan kapasitas mental yang berkurang, termasuk brain fog, writer’s block, dan stumbling block.

Kesimpulannya adalah apapun istilah yang digunakan, mental block memiliki makna yang sama, yaitu tidak mampu berkonsentrasi, berpikir, atau bernalar dengan jelas. Akibatnya, kurang dorongan atau motivasi diri untuk melakukan sesuatu.

Gejala mental block

Gejala mental block sangat bervariasi setiap orang, bergantung pada jenis hambatan dan faktor pemicunya. Seorang pasien yang mengalami mental block mungkin akan menunjukkan tanda-tanda kehilangan energi, menjadi tegas, tegang batin, emosi berlebihan, penderitaan psikologis, atau seksualitas yang tidak memuaskan. Gejala yang muncul bisa pula berupa gejala fisik, tetapi tidak selalu berkaitan dengan kondisi mental block yang dialami.

Faktor pemicu kondisi mental block

Dilansir dari Forbes, beberapa faktor dapat memicu kondisi kelelahan mental, yaitu:

  • Berada dalam posisi harus mengambil keputusan yang dapat membebani pikiran dan emosi Anda.
  • Kekacauan yang terjadi di otak maupun lingkungan fisik Anda, sehingga menyebabkan stres dan bisa bermanifestasi menjadi kelelahan otak.
  • Overcommitting, yaitu terlalu banyak tugas yang harus dilakukan dibandingkan waktu yang Anda miliki, sehingga membebani otak Anda.
  • Menunda atau menghindari suatu pekerjaan cenderung meningkatkan kecemasan Anda akan hal tersebut.
  • Perfeksionisme yang berlebihan hingga seakan menyabotase diri sendiri.
  • Kurang tidur dan beristirahat yang dapat membuat pikiran Anda berkabut, serta berdampak buruk pada suasana hati, tingkat kefokusan, kewaspadaan, dan produktivitas Anda.
  • Pengalaman yang memancing emosional Anda, seperti perceraian atau kematian orang yang dicintai.
  • Penyebab potensial lainnya, termasuk pengobatan, depresi, fibromyalgia, dan penyakit autoimun.

Cara mengatasi mental block

Anda dapat mengatasi mental block dengan melakukan beberapa cara di bawah ini.

  1. Self control.

Penting untuk mengontrol diri Anda sendiri, karena tubuh Anda memiliki kapasitas maksimalnya. Tidak semua hal harus bisa Anda lakukan, fokuslah pada apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidup Anda.

  • Fokus pada saat ini.

Masa lalu merupakan pembelajaran, masa depan adalah hasil dari apa yang Anda lakukan saat ini. Oleh sebab itu, janganlah melihat ke belakang (masa lalu), tapi jangan pula terlalu mengkhawatirkan masa depan. Fokuslah pada apa yang Anda lakukan saat ini.

  • Kenali penyebabnya.

Saat Anda mengalami mental block, cobalah untuk merasakannya dan temukan apa yang menjadi pemicunya. Mengenali penyebab pikiran Anda kalut dan buntu dapat membantu Anda mengatasi penyebab dari mental block yang Anda alami.

  • Refreshing dan relaxing.

Mungkin Anda kurang hiburan, sehingga pikiran terasa padat, jenuh, dan tumpul. Di saat Anda mengalami mental block, cobalah melakukan kegiatan refreshing, seperti menonton film, piknik, hangout bersama teman-teman, atau sekedar curhat dengan sahabat. Ini akan membantu melepaskan beban yang ada di hati dan pikiran Anda.

Jika cara di atas masih belum ampuh juga, maka mungkin Anda membutuhkan bantuan psikolog untuk mengobatinya. Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda melakukan beberapa pengobatan atau terapi untuk mengatasi penyebab dari mental block yang dialami.

Obat Gangguan Pencernaan Alami dan Aman

Obat Gangguan Pencernaan Alami dan Aman

Hampir setiap orang mungkin pernah mengalami sakit perut atau gangguan pencernaan setelah makan dan minum. Kondisi ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan, dan kondisi ini dapat diatasi dengan minum obat gangguan pencernaan alami atau disebut “home remedies”. Beberapa gejala yang dapat dirasakan apabila Anda menderita sakit perut dan gangguan pencernaan di antaranya adalah refluks asam, mual, kembung, gas, kentut, bau napas tidak sedap, dan batuk. Artikel ini akan membahas obat gangguan pencernaan alami yang bisa Anda gunakan untuk merawat masalah sakit perut dan gangguan pencernaan.

Home remedies

Beberapa obat gangguan pencernaan alami atau “home remedies” di antaranya adalah:

  • Minum air

Tubuh manusia membutuhkan air untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan dan minuman dengan efisien. Saat seseorang dehidrasi, hal ini akan membuat proses pencernaan sulit dilakukan dan tidak efektif, sehingga dapat meningkatkan kemungkinan menderita sakit perut atau gangguan pencernaan. Pada umumnya, direkomendasikan untuk wanita mendapatkan 2,7 liter air setiap harinya, dan pria sekitar 3,7 liter. Sekitar 20 persen dari angka tersebut akan didapatkan dari makanan, dengan sisanya datang dari minuman. Bagi kebanyakan orang, untuk memenuhi kebutuhan air harian tersebut, mereka perlu meminum sekitar 8 gelas per hari, dengan anak-anak memerlukan lebih sedikit air dibandingkan dengan orang dewasa. Bagi orang yang memiliki gangguan pencernaan, sangat penting untuk selalu terhidrasi. Muntah dan diare dapat menyebabkan dehidrasi dengan cepat sehingga apabila Anda menderita gejala mual dan muntah perlu banyak minum air.

  • Jahe

Jahe merupakan obat gangguan pencernaan alami yang umum digunakan. Jahe mengandung senyawa kimia yang bernama gingerol dan shogaol yang dapat membantu mempercepat kontraksi perut, menggerakkan makanan yang menyebabkan gangguan pnecernaan melewati lambung dengan lebih cepat. Zat kimia yang ada di dalam jahe juga dapat membantu mengurangi mual dan muntah, serta diare. Orang-orang dengan kondisi sakit perut dan gangguan pencernaan dapat menambahkan jahe ke dalam makanan atau minuman.

  • Daun mint

Selain dapat menyegarkan mulut, menthol di dalam daun mint juga dapat membantu mencegah muntah dan diare, mengurangi kejang otot di usus, dan meredakan rasa sakit. Penelitian juga menemukan bahwa daun mint merupakan obat gangguan pencernaan, gas, dan diare alami di India, Iran, dan Pakistan. Daun mint segar ataupun dimasak cocok untuk dikonsumsi. Umumya, banyak orang akan merebus daun mint dan kapulaga dan dijadikan teh.

  • Diet BRAT

Dokter dapat merekomendasikan diet BRAT bagi mereka yang menderita diare. Diet ini terdiri dari pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang. Semua makanan ini mengandung zat tepung, sehingga dapat mengikat makanan dan membuat kotoran lebih keras. Hal ini akan membantu mengatasi kondisi diare. Selain itu, karena makanan tersebut hambar, makanan diet BRAT tidak mengandung zat yang dapat mengiritasi lambung, tenggorokan, dan usus. Sehingga, diet ini dapat membantu menenangkan iritasi jaringan akibat asam di muntahan. Banyak makanan dalam menu diet BRAT juga mengandung nutrisi yang tinggi, seperti magnesium dan potassium, sehingga dapat mengganti nutrisi yang hilang akibat muntah dan diare.

Sakit perut dan gangguan pencernaan umumnya merupakan kondisi yang ringan, dan tidak perlu dikhawatirkan. Bagi kebanyakan orang, gejala akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa jam. Namun, bagi orang tua dan anak, ada kemungkinan mereka dapat dehidrasi dengan cepat akibat kondisi ini. Apabila hal tersebut terjadi, carilah bantuan medis terutama apabila diare dan muntah terjadi selama beberapa hari. Dokter akan mendiagnosa dan memberikan resep obat gangguan pencernaan.

Sering Dijadikan Penyegar, Ini Daftar Kandungan Jeruk Nipis

Jeruk nipis adalah salah satu buah yang sering digunakan sebagai bahan dasar pada minuman dan juga produk-produk perawatan tubuh. Kandungan jeruk nipis mampu memberikan sensasi rasa segar yang serupa dengan buah jeruk biasa. Meski ukurannya kecil, buah ini kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Banyak orang mengenal jeruk nipis sebagai buah yang kaya akan vitamin C. Akan tetapi, selain vitamin C, sebenarnya masih ada banyak nutrisi lainnya yang terdapta dalam sebuah jeruk nipis.

Daftar kandungan jeruk nipis

Jeruk nipis memiliki rasa asam yang menyengat, bahkan terkadang lebih menyengat dibanding buah jeruk biasa. Akan tetapi, di balik rasa menyengat itu, ada kandungan-kandungan sehat di dalamnya.

Secara garis besar, satu buah jeruk nipis memiliki kandungan nutrisi berupa:

  • Vitamin C

Kandungan vitamin C di dalam jeruk nipis sudah tidak diragukan lagi. Kandungan ini termasuk kandungan yang paling populer pada buah ini. Satu buah jeruk nipis mampu menyediakan vitamin C sebesar 20% dari kebutuhan harian Anda.

Vitamin C mampu membantu proses pertumbuhan dan perbaikan sel-sel dalam tubuh, seperti mempercepat penyembuhan luka dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

  • Karbohidrat

Kandungan jeruk nipis lainnya adalah karbohidrat yang juga bermanfaat bagi tubuh. Dalam satu buah jeruk nipis, hanya terdapat 7 gram karbohidrat, sehingga jumlahnya tidak terlalu berlebihan.

Karena kadar karbohidratnya yang sedikit, mengonsumsi jeruk nipis tidak akan berdampak pada kadar gula darah Anda. Di antara 7 gram karbohidrat pada jeruk nipis, 2 gram di antaranya adalah serat.

  • Serat

Di dalam satu buah jeruk nipis terdapat kurang lebih 1,9 gram serat. Serat berfungsi untuk menyehatkan pencernaan dan menurunkan berat badan. Selain itu, kandungan ini juga membantu mengontrol kadar gula darah dan kolesterol.

Kandungan serat di dalam jeruk nipis berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Menurut penelitian, serat dan vitamin C dalam jeruk nipis mampu menurunkan resiko penyakit jantung yang berdampak pada kematian.

  • Protein

Terdapat 0,5 gram protein di dalam satu buah jeruk nipis. Protein ini berkontribusi dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh melalui kolagen.

Kolagen adalah protein yang juga berperan dalam mendukung elastisitas dan kekuatan kulit. Karena itu, kandungan ini juga bisa membantu membawa dampak positif pada kesehatan kulit Anda. Hal ini jugalah yang membuat jeruk nipis banyak digunakan sebagai bahan dasar produk kecantikan dan perawatan kulit.

  • Zat besi

Jeruk nipis juga memiliki kandungan zat besi sebesar 2% di dalamnya. Sebagai buah dengan kandungan zat besi yang tinggi, jeruk nipis cocok dikonsumsi untuk menurunkan resiko penyakit kekurangan zat besi.

Kandungan zat besi sebenarnya lebih banyak ditemukan pada daging. Karena itu, banyak orang-orang vegetarian yang kekurangan zat besi. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa meningkatkan konsumsi jeruk nipis sebagai pengganti sumber zat besi.

  • Kalsium

Kalsium merupakan kandungan jeruk nipis yang berkontribusi dalam mengatasi masalah pada ginjal. Gangguan pada organ ginjal, salah satunya batu ginjal, bisa dihindari dengan asupan kalsium yang didapat dari jeruk nipis.

Jeruk nipis memiliki kandungan kalsium sebesar 2%. Menurut penelitian, orang yang lebih banyak mengonsumsi jeruk nipis memiliki resiko terkena batu ginjal yang lebih rendah secara signifikan.

Itulah kandungan jeruk nipis yang membawa berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Anda bisa menjadikan jeruk nipis sebagai salah satu buah yang dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari makanan atau minuman Anda.

Pilih Mana, Sekolah Luar Biasa atau Sekolah Inklusi?

Pilih Mana, Sekolah Luar Biasa atau Sekolah Inklusi?

Setiap anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan seperti anak-anak pada umumnya. Tidak ada perbedaan, semuanya berhak menimba ilmu setinggi-tingginya. Bukan berarti, anak dengan kebutuhan khusus tidak bisa sekolah. Ya, mereka bisa menimba ilmu di sekolah manapun, termasuk sekolah luar biasa dan sekolah inklusi.

Pilihan jenis sekolah untuk anak berkebutuhan khusus ini tentu menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh para orang tua. Pasalnya, salah dalam memilih sekolah hanya akan membuat anak menderita, tidak bisa belajar dengan baik, bahkan bisa menjadi bahan bullying oleh teman-temannya. Oleh sebab itu, Anda harus memahami dengan baik, perbedaan jenis sekolah yang ada, sehingga dapat menentukan sekolah terbaik untuk anak Anda.

Mengenal sekolah luar biasa (SLB) dan kategorinya.

Sekolah luar biasa merupakan sebuah lembaga pendidikan formal untuk anak berkebutuhan khusus, agar dapat menimba ilmu sesuai dengan kekhususannya. Anak berkebutuhan khusus ini meliputi anak yang mengalami kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial, tetapi punya bakat istimewa dan potensi kecerdasan. Artinya, tidak semua anak dengan kebutuhan khusus bisa berada dalam satu sekolah luar biasa (SLB) yang sama.

Ada 6 jenis sekolah luar biasa yang disesuaikan dengan kondisi dan kelainan yang dialami oleh anak, yaitu:

SLB-A, ditujukan untuk anak-anak yang mengalami tunanetra (keterbatasan dalam indera penglihatan). Umumnya, metode pengajaran yang diterapkan para guru di sini adalah model benda, gambar timbul, huruf Braille, dan perekam suara.

SLB-B, ditujukan untuk anak-anak dengan kondisi tunarungu (keterbatasan dalam indera pendengaran). Cara berkomunikasi yang diajarkan adalah menggunakan bahasa isyarat, membaca gerakan bibir lawan bicara, atau memakai alat bantu pendengaran.

SLB-C, ditujukan untuk anak-anak yang memiliki kelainan tunagrahita (keterbelakangan mental atau retardasi mental). Mereka cenderung memiliki IQ di bawah rata-rata, sehingga kemampuan intelegensinya pun lebih rendah dibandingkan anak lainnya. Para murid diajarkan untuk membina diri dan bersosialisasi, agar punya kepercayaan diri yang tinggi di tengah masyarakat dan mampu mengurus dirinya sendiri.

SLB-D, ditujukan untuk anak-anak yang mengalami tunadeksa (keterbatasan dalam anggota gerak tubuh). Anak dengan kondisi khusus seperti ini akan diajarkan tentang cara merawat, mengembangkan potensi, dan meningkatkan kepercayaan diri sendiri.

SLB-E, ditujukan untuk anak-anak dengan kondisi tunalaras (tidak mampu mengendalikan emosi dan perilaku). Umumnya, mereka akan berlaku tidak sesuai aturan, tidak sopan, mudah marah, suka membuat keributan, dan lainnya. Para murid akan diajarkan tentang cara mengendalikan emosi dan berperilaku sesuai dengan aturan yang berlaku.

SLB-G, ditujukan untuk anak-anak yang mengalami tunaganda (punya dua kelainan atau lebih). Misalnya, seorang anak yang menderita tunanetra dan tunarungu atau tunanetra dan tunalaras.

Orang tua harus pilih yang mana?

Dilansir dari laman Siap Sekolah, selain sekolah luar biasa (SLB), ada pula pilihan sekolah inklusi untuk anak-anak dengan disabilitas (AdD). Sekolah inklusi adalah sekolah reguler yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menerima AdD sebagai muridnya.

Perlu digarisbawahi, sekolah inklusi memberikan kesempatan untuk anak berkebutuhan khusus bisa belajar bersama dengan anak-anak reguler lainnya. Sayangnya, tidak semua sekolah reguler dapat menjadi sekolah inklusi. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, termasuk lingkungan, tenaga pendidik, dan fasilitas lainnya apakah sudah memadai untuk AdD atau belum.

Namun, masih banyak para orang tua yang masih bingung dalam menentukan jenis sekolah untuk anaknya, apakah itu sekolah luar biasa atau sekolah inklusi. Agar tidak bingung, sebaiknya Anda simak perbedaan mendasarnya berikut ini.

  1. Sekolah inklusi direkomendasikan untuk anak berkebutuhan khusus dengan kemampuan kognitif yang cukup bagus. Jika ternyata kemampuan kognitifnya di bawah rata-rata, maka akan lebih baik jika belajar di sekolah luar biasa (SLB).
  2. Sekolah inklusi akan memperlakukan anak berkebutuhan khusus sama dengan anak-anak reguler, yaitu cara belajar dan lingkungan yang sama. Adapun sekolah luar biasa  (SLB) disesuaikan dengan kekhususan yang dimiliki oleh anak, mulai dari gurunya, cara berkomunikasi, hingga metode pembelajarannya.

Jadi, kembali lagi pada kemampuan dan kondisi anak Anda, apakah lebih cocok berada di sekolah luar biasa atau sekolah inklusi. Jangan sampai Anda memaksakan anak untuk belajar di tempat yang tidak sesuai dengan kemampuan dirinya, karena hanya akan membuatnya depresi. Pilihlah sekolah yang tepat untuk masa depan anak yang lebih baik.  

Pilih Mana, Quality Time atau Quantity Time?

Menikmati quality time bersama keluarga perlu untuk keharmonisan di rumah Anda

Bagi sebagian orang, waktu adalah sesuatu yang amat berharga. Pasalnya, waktu tak dapat dibeli. Ia tak dapat ditukar atau dikembalikan. Oleh karenanya, ada kredo yang berbunyi, “Orang yang tak dapat memanfaatkan waktunya dengan baik adalah orang-orang yang merugi”. Berbicara soal memanfaatkan waktu, Anda termasuk orang yang condong ke quality time atau quantity time?

Perbedaan keduanya amat mudah dideteksi. Quality time sederhananya berarti waktu yang berkualitas, tak peduli seberapa banyak jumlahnya. Sementara quantity time adalah soal jumlah; kuantitas. Orang yang memiliki banyak waktu belum tentu bisa dimanfaatkan secara dengan berkualitas. 

Kendati demikian, tetap ada dua kelompok besar terkait ihwal memanfaatkan waktu ini. Lebih jelasnya, di bawah ini ada informasi lebih terkait quality time maupun quantity time:

  • Quality Time

Quality time adalah waktu yang dialokasikan untuk keluarga dan orang yang disayangi dengan cara direncanakan untuk menghasilkan kebahagiaan bersama. Rencana ini dibuat bisa dengan pengeluaran biaya maupun tanpa biaya.

Quality time tidak dipengaruhi oleh besar kecilnya jumlah waktu tetapi dipengaruhi oleh terpenuhinya hasil sesuai rencana bersama. Biasanya, orang yang masuk ke dalam kategori ini adalah mereka yang sebagian waktunya habis untuk pekerjaan atau urusan lain di luar keluarga maupun orang tersayang.

Mereka hanya memiliki sedikit waktu sisa untuk mereka, tetapi momen itu berhasil dimanfaatkan dengan baik lantaran telah mempersiapkan segalanya dengan matang. 

Beberapa tips buat Anda yang sibuk bekerja dan hanya memiliki sedikit waktu luang di bawah ini mungkin membantu Anda mendapatkan quality time dengan baik dan efektif:

  • Mengambil cuti kerja saat selesai ujian anak atau hari libur nasional;
  • Negosiasi mendapatkan rapel hari libur selama seminggu setiap interval 4 minggu untuk menghilangkan rutinitas PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad);
  • Persiapan dana quality time.

Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan bersama keluarga atau orang-orang yang tersayang, sehingga waktu yang sedikit itu bisa dialokasikan dengan baik dan Anda mendapatkan quality time.

Jika memungkinkan, Anda dan keluarga atau pasangan bisa pergi berjalan-jalan ke tempat rekreasi. Bisa mengunjungi berbagai wisata alam, pusat perbelanjaan, atau bahkan sekadar menghabiskan waktu di rumah dengan diisi oleh berbagai kegiatan yang menyenangkan.

Yang perlu diingat adalah quality time bukan selalu soal ke mana Anda dan keluarga pergi atau seberapa banyak dana yang dikeluarkan. Namun, quality time murni bagaimana Anda bisa saling berinteraksi dengan baik dalam waktu yang sedikit tersebut. Jadi, secara sederhana indikator dari quality time adalah mendapatkan kepuasan dan kesenangan bersama keluarga atau orang yang Anda sayang.

  • Quantity Time

Quantity time adalah jumlah waktu yang dapat dialokasikan untuk keluarga atau orang yang disayang. Quantity time dinyatakan berhasil saat tercapainya target waktu untuk kebersamaan keluarga misalnya 4 jam sehari atau 74 jam setiap minggu. Quantity time di luar batasan segudang agenda keluarga, cukup dengan berada di antara keluarga saja sudah termasuk hitungan quantity time.

Quantity time berhubungan dengan rasio keseimbangan waktu antara bekerja, bersama keluarga dan istirahat. Ini disebut 3 keseimbangan hidup sosial.

  • Jadi, Pilih Quality Time atau Quantity Time?

Jika quantity time kurang mencukupi maka akan terjadi kepincangan. Katakanlah hanya quality time yang terpenuhi maka kesenangan di dapat tapi lainnya juga penting akan hilang.

Quantity time setidaknya menciptakan nuansa bimbingan orang tua terhadap keluarga walaupun kita tanpa melakukan apa pun, tetapi kita dapat mengawasi perilaku anggota keluarga terutama anak melakukan hal positif. Kita bisa mengetahui kegiatan anak saat waktu sekolah, selepas sekolah dan mengawasi serta membimbing supaya tidak masuk lingkungan kurang benar.

Gambaran di bawah ini mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda dalam memilih:

  • Quality time tanpa quantity time: Anda mungkin akan kehilangan kontrol keluarga
  • Quantity time tanpa quality time: Anda mungkin akan kehilangan makna kebersamaan
Mengenal Hepatitis Alkoholik, Penyakit yang Rentan Dialami Pecandu Alkohol

Mengenal Hepatitis Alkoholik, Penyakit yang Rentan Dialami Pecandu Alkohol

Kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol dalam waktu lama dan berlebihan dapat menyebabkan terjadinya peradangan hati atau dikenal dengan istilah hepatitis alkoholik. Alkohol yang diproses di hati akan menghasilkan zat kimia beracun yang dapat melukai hati dan membuat peradangan.

Bukan berarti semua peminum berat pasti menderita hepatitis alkoholik ini, karena orang yang minum secukupnya saja juga bisa terkena peradangan hati.

Gejala Mengalami Hepatitis Alkoholik

Penderita hepatitis alkoholik ini akan mengalami gejala utama yang paling terlihat adalah mata dan kulit menjadi kuning. Sebenarnya gejala yang muncul tergantung pada kerusakan organ hati yang dialami. Berikut beberapa gejala lain yang juga muncul, yakni:

  • Mulut terasa kering
  • Nafsu makan berkurang dan berat badan menurun
  • Perut terasa nyeri
  • Mual dan muntah
  • Mudah lelah dan letih
  • Demam dengan suhu tidak terlalu tinggi atau subfebris
  • Malnutrisi
  • Mudah mengalami pembengkakan dan perdarahan

Pada kasus yang lebih serius, gejala yang muncul bisa berupa gagal ginjal dan hati, perut membesar karena menumpukan cairan dalam rongga perut, hingga perubahan perilaku akibat penumpukan toksin di hati.

Penyebab Hepatitis Alkoholik

Hepatitis alkoholik ini disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan dalam jangka waktu yang lama. Namun, belum diketahui apa penyebab tidak semua pecandu alkohol terserang penyakit ini. Berikut beberapa penyebab lain seseorang dapat mengidap penyakit ini, yaitu:

  • Adanya penumpukan lemak di tubuh
  • Kekurangan nutrisi (malnutrisi) karena alkohol membatasi pemecahan protein, penyerapan nutrisi, lemak tak jenuh, dan vitamin. Sehingga malnutrisi ini dapat menyebabkan kerusakan sel hati.
  • Memeiliki semua jenis hepatitis, terlebih hepatitis C dan kecanduan alkohol yang meningkatkan risiko terjangkit sirosis.
  • Adanya mutasi gen tertentu yang dapat mempengaruhi metabolisme alkohol dan meningkatkan risiko penyakit hati, kanker, dan komplikasi akibat alkohol.

Faktor yang Meningkatkan Risiko Terkena Hepatitis Alkoholik

Faktor utama yang dapat meningkatkan. risiko seseorang terkena hepatitis alkoholik adalah sebagai berikut:

  • Konsumsi Alkohol

Faktor pemicu utama seseorang terjangkit hepatitis alkoholik adalah konsumsi minuman beralkohol. Seseorang berisiko terjangkit sirosis saat mengkonsumsi alkohol lebih dari 60-80 ml per hari selama lebih dari 10 tahun.

  • Faktor Genetik

Proses penguraian alkohol di dalam tubuh juga dipengaruhi oleh mutasi genetik. Terjadinya mutasi genetik dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit lain.

  • Jenis Kelamin

Penyakit hepatitis alkoholik rentan terjadi pada wanita dibanding pria. Hal ini dikarenakan proses pencernaan alkohol berbeda antara pria dan wanita.

  • Obesitas

Konsumsi alkohol dan memiliki berat tubuh yang berlebihan dapat mempengaruhi hati. Kombinasi keduanya akan menyebabkan penyakit semakin fatal.

  • Tipe Minuman yang Dikonsumsi

Ternyata bir atau minuman beralkohol lebih berbahaya dibanding wine.

Pengobatan Hepatitis Alkoholik

Cara yang paling utama untuk mengobati hepatitis alkoholik adalah dengan berhenti minum alkohol.

Hingga sekarang, penyakit ini belum ditemukan obatnya. Pengobatan yang dilakukan hanya sebatas menghilangkan gejala dan menghentikan agar penyakit tidak berkembang menjadi lebih parah.

Berikut pilihan pengobatan yang dapat dilakukan.

  • Perubahan diet

Bagi penderita penyakit hepatitis alkoholik ini, dokter akan menyarankan untuk merubah diet. Rencana diet ini akan membantu memperbaiki keseimbangan nutrisi dalam tubuh ketika terjadi kekurangan gizi setelah hepatitis alkoholik ini.

  • Transplantasi hati

Transplantasi hati mungkin dilakukan pada kasus yang sudah parah. Hal ini dilakukan agar penderita dapat bertahan hidup. Hanya saja akan butuh waktu lama untuk menemukan donor hati dan proses yang dilalui pun cukup rumit.

  • Obat-obatan

Dokter juga bisa merekomendasikan berbagai jenis obat-obatan untuk mengurangi peradangan hati atau hepatitis alkoholik.

Sering Alami Halusinasi Penciuman? Penyakit Ini Penyebabnya

Pernahkah Anda merasa seperti mencium bau ban terbakar ataupun merokok, tapi sebenarnya tidak ada sumber bau-bau tersebut di sekitar Anda? Jika pernah, artinya Anda tengah mengalami phantosmia. Phantosmia merupakan kondisi saat Anda mengalami halusinasi penciuman yang berakibat pada perasaan mencium beberapa bau tertentu yang sebenarnya tidak ada.

Kondisi halusinasi penciuman umumnya terjadi ketika tubuh Anda hendak memberitahukan kondisi kesehatan yang tengah Anda alami. Pasalnya, sinyal kesehatan beberapa orang memang lemah. Kerap suatu penyakit tidak disadari oleh penderitanya. Pada saat itulah, tubuh seakan memberi alarm lewat berbagai cara. Salah satunya dengan phantosmia.

Karena itulah ketika mengalami halusinasi penciuman, jangan pandang remeh. Bisa jadi penyakit-penyakit di bawah ini yang menjadi penyebabnya!

  1. Sinusitis

Munculnya peradangan atau pembengkakan di area rongga sinus bisa memicu timbulnya halusinasi penciuman bagi Anda. Kondisi ini tidak mengherankan sebab sinusitis akan sangat berpengaruh pada indra penciuman Anda. Melakukan terapi sinusitis, seperti mencuci hidung dengan air garam ataupun minum air putih lebih banyak, sekaligus bisa menghilangkan gejala phantosmia yang Anda alami.

  • Polip Hidung

Masih berhubungan dengan indra penciuman, adanya polip hidung juga dapat menjadi penyebab Anda mengalami halusinasi penciuman. Polip hidup sendiri merupakan kondisi tumbuhan jaringan daging yang menggantung di bagian dalam hidung. Dalam tahap parah, polip hidung sendiri sebenarnya membuat Anda sulit mencium bau dengan baik.

  • Stroke

Penyakit yang disebabkan oleh tersumbat atau pecahnya pembuluh darah di otak ini amat rentan menimbulkan phantosmia. Ini karena otak pada penderita stroke tidak mampu menerima sinyal bau secara baik. Adanya kerusakan di pembuluh darah otak akan mengganggu kinerja otak dalam menganalisis bau yang diterima oleh saluran pernapasan. Karena itu, penderita stroke umumnya kerap tidak mencium bau yang ada atau sebaliknya mengalami halusinasi penciuman terhadap bau-bau yang sebenarnya tidak ada.

  • Epilepsi

Epilepsi merupakan merupakan kondisi saat sistem saraf pusat atau otak mengalami kejang sehingga kinerjanya menjadi terganggu. Penderita epilepsi umumnya akan mengalami gejala tangan yang mendadak lunglai ataupun tatapan yang tiba-tiba kosong. Namun, ditemukan pula gejala munculnya halusinasi penciuman sebelum penderita terserang kejang akibat epilepsi.

  • Alergi

Alergi tidak selalu membuat Anda merasa gatal-gatal atau masalah kulit lainnya. Alergi bahkan bisa tidak disadari, namun langsung berakibat pada timbulnya peradangan di berbagai area tubuh, termasuk pula otak. Jika alergi tersebut menyerang bagian kepala dan juga otak, halusinasi penciuman kerap menjadi gejala awal yang mesti Anda waspadai.

  • Masalah Gigi

Rasanya memang kurang masuk akal ketika phantosmia yang Anda alami merupakan alarm tubuh yang hendak mengisyaratkan adanya masalah pada gigi Anda. Akan tetapi pada kenyataannya, berbagai masalah gigi kerap menghadirkan sensasi bau-bauan yang sebenarnya tidak ada di sekeliling Anda. Jadi ketika tiba-tiba mencium bau yang tidak ada, cobalah lakukan pemeriksaan gigi ke dokter.

  • Skizofrenia

Skizofrenia merupakan salah satu masalah kejiwaan yang membuat penderitanya mengalami berbagai halusinasi dan kekacauan pikiran yang berdampak pada berubahnya perilaku. Halusinasi yang dialami oleh penderita skizofrenia bukan hanya berupa gambaran kegiatan, tetapi juga berupa halusinasi penciuman yang dikenal dengan istilah phantosmia.

Jangan pandang remeh keanehan apapun yang Anda alami, walaupun sekadar halusinasi penciuman. Sebab pada kenyataannya, hal yang diremehkan tersebut bisa menjadi penanda tubuh Anda tengah mencoba memberitahukan adanya penyakit yang Anda idap. Melakukan pengecekan kesehatan secara menyeluruh secara rutin bisa menjadi jalan keluar untuk memahami dengan baik kondisi apa yang sedang dirasakan oleh tubuh Anda.