10 Penyebab Benjolan di Kepala Penis Serta Cara Mengatasinya

Benjolan di penis sangat ditakuti sebagai gejala kanker atau infeksi menular seksual. Tapi seringkali benjolan di area tersebut bukanlah kondisi yang berbahaya. 

Benjolan kecil di alat kelamin adalah hal yang sangat umum terjadi dan disebabkan oleh banyak hal, misalnya papula penis mutiara. Benjolan di kepala penis juga bisa jadi bagian dari anatomi normal penis Anda.  

Kenali penyebab benjolan di penis, mulai dari dari jerawat, kutil, kista, hingga kanker.

  

Artikel berikut akan menjelaskan berbagai penyebab benjolan di penis.

Penyebab timbulnya benjolan di penis

  1. Kelenjar Tyson

Kelenjar Tyson adalah kelenjar sebaceous kecil yang terbentuk di kedua sisi frenulum (lipatan jaringan ikat di bawah penis). Mereka muncul sebagai benjolan kecil berwarna kuning atau putih di kulup.

Kelenjar Tyson merupakan struktur normal pada penis pria dan tidak berbahaya, sehingga tidak diperlukan perawatan medis.

  1. Bintik Fordyce

Bintik Fordyce adalah benjolan kecil berwarna putih kekuningan yang terbentuk di kepala, batang, atau kulup penis. Kondisi ini terjadi akibat kelenjar sebaceous yang membesar. 

Bintik Fordyce tidak berbahaya dan tidak perlu perawatan medis. Tapi Anda bisa menghilangkannya dengan terapi laser serta perawatan topikal dan oral.

  1. Papula penis mutiara

Papula penis mutiara (PPP) merupakan kondisi yang sangat umum dan bukan masalah medis. PPP akan menyebabkan benjolan di penis yang sekilas terlihat seperti kutil kelamin dan moluskum kontagiosum.

PPP tidak perlu ditangani, tapi Anda bisa menghilangkannya melalui operasi.

  1. Kutil kelamin

Infeksi menular seksual yang paling umum adalah kutil kelamin, yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Kutil kelamin bisa muncul sebagai kutil tunggal atau kumpulan kutil yang terlihat seperti kembang kol.

Kutil kelamin bisa hilang dengan sendirinya, namun virus akan menetap sehingga dapat menyebabkan kekambuhan di masa mendatang. Dokter akan meresepkan obat topikal untuk meredakan gejala. Jika kutil tidak kunjung sembuh, maka diperlukan operasi pengangkatan.

  1. Moluskum kontagiosum

Moluskum kontagiosum merupakan penyakit menular yang tidak berbahaya. Kondisi ini ditandai dengan terbentuknya benjolan bulat di kulit tubuh manapun (alat kelamin, wajah, leher, atau lainnya) yang terkadang gatal namun tidak menyebabkan sakit.

Penyakit ini disebabkan oleh virus dan paling sering terjadi pada anak-anak akibat berbagi handuk dengan orang yang terinfeksi. Pada remaja dan dewasa, moluskum kontagiosum dapat ditularkan melalui kontak seksual, sehingga termasuk ke dalam penyakit infeksi menular seksual.

Dalam waktu 6-12 bulan, virus biasanya hilang dengan sendirinya. Namun dokter lebih menganjurkan mendapat perawatan, seperti cryosurgery dan topikal, karena mudah menular. 

  1. Psoriasis

Sepertiga hingga dua pertiga penderita psoriasis juga mengalami psoriasis genital. Terdapat dua jenis psoriasis genital, yaitu psoriasis terbalik dan psoriasis plak. 

Psoriasis terbalik menyebabkan kulit di area genital memerah dan kencang, disertai sakit dan gatal. Sedangkan psoriasis plak ditandai dengan benjolan merah kecil di penis.

Psoriasis genital dapat diobati dengan krim kortikosteroid, penggunaan pelembab OTC ringan dan bebas pewangi, atau obat oral dan suntik. 

  1. Lichen sclerosus

Pria yang tidak disunat rentan terkena lichen sclerosus. Dan penderita lichen sclerosus berisiko tinggi mengembangkan kanker kulit di area yang terkena. 

Lichen sclerosus ditandai dengan bercak tipis di daerah genital atau anus. Bercak bisa datar atau berupa benjolan serta terasa nyeri dan gatal, terutama saat berhubungan intim.

Steroid topikal atau obat pengatur kekebalan digunakan untuk mengatasi kondisi tersebut. Pasien dengan kasus yang parah dan belum disunat dianjurkan untuk operasi pengangkatan kulup (sunat).

  1. Herpes genital

Seseorang yang terinfeksi mulanya akan merasa sakit atau gatal di penis, dan diikuti terbentuknya benjolan kecil di penis yang berwarna kemerahan atau lepuh putih. Benjolan yang pecah akan meninggalkan bekas keropeng. Gejala seperti flu dan pembengkakan kelenjar getah bening juga sering terjadi.

Dokter akan memberikan obat antivirus untuk mengurangi gejala dan keparahan serta mempercepat penyembuhan luka. Anda juga dianjurkan untuk menjaga area genital tetap bersih dan kering.

  1. Kanker penis

Kanker penis sangat jarang terjadi terutama pada anak-anak. Kondisi ini ditandai dengan perubahan kulit penis, biasanya di ujung atau kulup. Gejala lainnya meliputi:

  • Benjolan di penis atau kulup
  • Perubahan warna atau ketebalan kulit
  • Pertumbuhan datar berwarna coklat kebiruan
  • Ruam kemerahan di bawah kulup
  • Keluarnya cairan berbau atau berdarah

Semakin cepat penyakit terdeteksi, maka semakin mudah pula pengobatan yang diterima. Pengobatan utama kanker penis adalah pembedahan, atau bisa juga diganti atau dikombinasikan dengan terapi radiasi. 

Kemoterapi dan perawatan lokal juga umum dianjurkan dokter. 

  1. Sifilis

Sifilis adalah infeksi bakteri yang didapat melalui aktivitas seksual. Gejala awalnya adalah terdapat luka kecil yang disebut chancre yang sekitar 3 minggu setelah terpapar. Penderita bisa mengembangkan satu chancre atau lebih.

Sifilis terjadi secara bertahap dan apabila tidak segera diobati akan menyebabkan komplikasi serius. Biasanya dokter akan menyuntikkan antibiotik penicilin untuk menghentikan perkembangannya.

Sebagian besar benjolan di penis tidak berbahaya. Tapi jika Anda ragu, Anda bisa menanyakannya kepada dokter melalui aplikasi SehatQ.

5 Penyebab Kencing Berbusa, Salah Satunya Akibat Dehidrasi

Pernahkah Anda mengalami kencing berbusa? Biasanya urine berbusa ini terjadi ketika ketika kencangnya kecepatan semburan aliran buang air kecil tersebut. Jika diibaratkan, sama halnya ketika air dari keran yang dibuka maksimal, maka air yang turun akan berbusa. 

Kencing berbusa tanda gangguan ginjal

Jika kondisi ini terjadi, sebenarnya hal yang normal dan Anda tidak perlu khawatir. Namun, jika kencing Anda berbusa padahal semburan buang air kecil perlahan-lahan dan seringkali terjadi, maka bisa jadi ini adalah tanda masalah kesehatan tertentu.

Kencing Berbusa Jadi Tanda Masalah 

Tentu jika Anda mengalami kondisi urine yang berbusa terus-menerus, bahkan kondisinya semakin memburuk dari waktu ke waktu, maka hal ini tentu menjadi hal yang perlu diwaspadai.

Anda juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan tertentu yang berisiko menyebabkan kencing berbusa. Ada pula gejala-gejala atau keluhan lain yang juga terjadi secara bersamaan, seperti:

  • Merasakan mual dan muntah
  • Terjadi pembengkakan tangan, kaki, wajah, serta perut. Ini merupakan tanda kerusakan ginjal
  • Merasa lesu dan lemas
  • Hilangnya nafsu makan
  • Kesulitan untuk tidur
  • Pada pria biasanya mengalami orgasme namun tidak mengeluarkan air mani
  • Warna urine berubah menjadi lebih gelap
  • Mengalami masalah ketidaksuburan

Jika gejala atau keluhan di atas menyertai kondisi urine berbusa yang dialami, maka perlu diwaspadai.

Penyebab Kencing Berbusa

Urine yang memiliki masalah biasanya berkaitan dengan proses pembuangan oleh ginjal yang juga bermasalah. Oleh karena itu, ada beberapa penyebab kencing berbusa ini, yaitu:

  1. Gangguan Ginjal

Salah satu yang bisa menyebabkan kencing berbusa adalah karena adanya kandungan protein di dalam air seni. Harusnya, ginjal dapat menyaring kelebihan air dan juga zat sisa dari darah menjadi urine. Akan tetapi, substansi seperti protein ini tidak ikut tersaring di ginjal. 

Namun, jika ginjal mengalami masalah, protein akan bocor dan masuk ke urine yang disebut proteinuria. Orang yang menderita masalah proteinuria ini adalah orang yang mengalami gangguan ginjal kronis. Gejala seseorang mengalami gangguan ginjal ini yaitu kulit gatal, mual, berkeringat, napas pendek, sering buang air kecil, serta mengalami kelelahan tanpa sebab.

  1. Dehidrasi

Jika urine berwarna pekat dan gelap, akan terlihat buih daru kencing yang dikeluarkan, Hal ini biasanya terjadi apabila seseorang mengalami dehidrasi atau kurang cairan. 

  1. Diabetes

Penderita diabetes juga akan mengalami gejala kencing berbusa ini. Diabetes yang tak terkontrol lagi akan menyebabkan molekul glukosa di tubuh. Glukosa ini seperti kandungan protein.

Saat ginjal gagal menyaring substansi ini, maka glukosa akan ikut keluar bersama urine sebagai buah. Tidak hanya ditandai dengan kencing berbuih, biasanya penderita diabetes juga mengalami mulut kering dan merasa haus, pandangan buram, kelelahan, sering buang air kecil, dan akan muncul rasa lapar tiba-tiba.

  1. Mengonsumsi Obat Tertentu

Seseorang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti phenazopyridine juga mengalami kencing berbusa. Obat-obatan tersebut umumnya digunakan untuk meredakan nyeri yang terjadi karena infeksi saluran kemih. Kandungan dalam obat-obatan tersebut menyebabkan urine berubah warna menjadi oranye. Kadang, kandungan obat ini juga bereaksi menjadi busa saat terkena air.

  1. Ejakulasi Retrograde

Meski jarang terjadi, ejakulasi retrograde ini bisa memicu terjadinya kencing berbuih. Air mani pada penderita ini akan kembali ke kandung kemih dan tidak dikeluarkan oleh penis. 

Kondisi ejakulasi retrograde ini juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, pernah menjalani prosedur operasi di area uretra atau prostat, atau mengonsumsi obat untuk mengatasi pembesaran prostat.

Apapun yang menjadi penyebab kencing berbusa yang dialami, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Tapi, seharusnya Anda tidak perlu khawatir jika urine berbusa memudar sendiri sebelum terkena air. Karena hal tersebut tidak masalah yang perlu dikhawatirkan.

10 Rekomendasi Produk Kantong ASI

10 Rekomendasi Produk Kantong ASI

Air Susu Ibu (ASI) menjadi asupan nutrisi yang paling penting untuk anak terutama anak yang berusia 0 hingga 6 bulan. ASI merupakan asupan nutrisi yang membantu anak untuk mendapatkan tumbuh kembang dengan baik, karena fungsinya penting dan dibutuhkan oleh bayi setiap saat, maka biasanya para ibu menyusui membutuhkan kantong ASI.

Kantong untuk ASI dan botol ASI memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, botol ASI dikatakan lebih melindungi ASI perah dari kontaminasi bakteri. Sementara itu, kantong untuk ASI memudahkan ibu menyusui dalam menyimpan ASI karena ukurannya yang relatif kecil dan fleksibel, terlepas dari itu keduanya merupakan barang yang wajib dimiliki oleh ibu yang berencana memerah ASI.

Rekomendasi Kantong Asi

  1. Baabaa Breastmilk Storage

Produk yang satu ini bisa berdiri tegak setelah diisi ASI, memudahkan untuk disimpan di dalam cooler bag. Kantong ini juga tidak mudah bocor dan cukup kaki, dilengkapi dengan double ziplock yang mudah ditekan. Membuat kantong ini aman dan terkunci rapat, plastiknya juga mudah disobek sehingga ibu tidak perlu repot menggunting.

  1. Gabag Kolibri Classic

Terbuat dari bahan food-grade yang aman dan sudah memiliki izin edar dari Kementrian Kesehatan, selain sudah aman produk berkapasitas 120 ml ini dijual dengan harga murah. Cocok digunakan untuk harian, selain itu juga didesain bening sehingga akan lebih mudah memeriksa kondisi ASI, produk ini juga memiliki double zipper sebagai penutupnya.

  1. Little Baby Breastmilk Bag with Thermal Sensor

Memiliki desain corong yang mencegah tumpah ketika dituangkan, kantong untuk ASI ini juga telah lulus inspeksi SGS dan bebas BPA sehingga aman untuk bayi. Kantong ini memiliki kapasitas 200 ml, cocok dipakai ketika bayi sudah mulai membutuhkan banyak ASI. Disarankan untuk mengeluarkan udara dalam plastik saat akan menutupnya agar higienis tetap terjaga.

  1. Philips Avent Kantong Penyimpanan ASI

Menyediakan kantong dengan kapasitas 180 ml dengan isi 25 lembar setiap pack-nya, bagian mulut kantong dibuat lebar agar memudahkan ibu dalam mengisi maupun menuangkan. Produk ini memiliki desain kokoh sehingga dapat disimpan dalam posisi berdiri. Dilengkapi dengan segel antirusak, memastikan jika kantong ini belum pernah disentuh sebelum digunakan pertama kali.

  1. BKA Kantong untuk ASI

Keunggulan produk ini adalah memiliki teknologi thermal sensor yang berfungsi mengetahui suhu ideal ASI. Apabila emotikan warna biru saja yang berubah menjadi putih ketika dihangatkan maka ASI berada dalam kondisi hangat sempurna, jika kedua emotikon berubah menjadi putih maka ASI masih terlalu panas.

  1. Malish Breast Milk Bags Indicator Transparent

Memiliki desain lucu dan berbeda setiap kemasannya, produk ini memiliki kapasitas 100 ml dan telah teruji aman serta bebas BPA. Apabila bayi masih belum membutuhkan ASI terlalu banyak, produk ini cocok untuk dimiliki. Dilengkapi dengan double track zipper yang menjadikannya kedap udara dalam menjaga ASI tetap segar.

  1. Momo Breastmilk Storage Bags

Memerlukan produk dengan kapasitas besar, merek ini tepat dijadikan pilihan dengan kapasitasnya 230 ml. Skala ukuran yang terdapat dalam kantong ASI ini sangat detail dan dijamin akurat, ibu tidak akan kebingungan dengan jumlah ASI meskipun tidak terisi secara maksimal di dalam kantong.

  1. Lansinoh Breastmilk Storage Bags

Produk ini diklaim terbuat dari bahan paling kuat, ibu menyusui bisa memilih jumlah isi dalam setiap pack-nya. Seperti 25 pcs, 50 pcs hingga 100 pcs. Kantong ini dapat dipipihkan sehingga hemat tempat dan memudahkan ibu menyusui menyimpan di dalam freezer.

  1. Pigeon Breast Milk Storage Bags

Menjadi merek yang sudah tak asing lagi di Indonesia, produk ini memiliki keunggulan pada corong yang ujungnya mempermudah ibu ketika mengisi atau menuangkan dalam kantong. Juga memiliki double zipper yang menjaga ASI tetap aman dan higienis.

  1. Tomme Tippe Express and Go Breast Milk Pouch

Menjadi produk yang diklaim memiliki fungsi paling lengkap, selain memompa dan menyimpan, ibu juga bisa meminumkan ASI langsung ke bayi menggunakan produk ini. Jadi tak perlu lagi merasa ASI akan mubazir.

Benarkah Primary Aldosteronism Menjadi Penyebab Hipertensi?

Tekanan darah tinggi atau yang juga disebut hipertensi adalah kondisi di mana darah di dalam tubuh meningkat. Hipertensi seringkali menjadi penyebab utama penyakit jantung, stroke, dan gagal jantung. Pun, tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer atau pembunuh senyap. 

Banyak hal yang menyebabkan hipertensi. Primary aldosteronism pun disebut sebagai salah satu penyebab dari tekanan darah tinggi. Apa sih sebenarnya kondisi primary aldosteronism. Yuk, kenal lebih jelas apa itu Primary aldosteronism!  

Apa itu primary aldosteronism?

Primary aldosteronism adalah kondisi di mana terjadi kelainan hormon yang menyebabkan peningkatan tekanan darah. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar adrenal menghasilkan terlalu banyak hormon aldosterone, yang disebabkan oleh gangguan pada kelenjar adrenal. Aldosterone adalah hormon yang mengontrol kadar garam dan kalium dalam darah. 

Karena kelainan hormon tersebutlah yang membuat terjadinya hipertensi, jadi memang benar bahwa primary aldosteronism mempengaruhi terjadinya tekanan darah tinggi. Meskipun begitu, hanya 1 dari 100 orang atau kurang dari semua kasus tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh primary aldosteronism.

Apa gejala yang sering terjadi pada primary aldosteronism?

Gejala yang paling sering terjadi adalah, pasien memiliki tekanan darah lebih tinggi dari biasanya. Tes darah membantu untuk mengetahui apakah tekanan darah tinggi berasal dari primary aldosteronism atau sesuatu yang lainnya. Pengobatan biasa untuk tekanan darah tinggi umumnya tidak membantu mengobati primary aldosteronism.

Kadar elektrolit abnormal yang sering terlihat dengan terlalu banyak aldosterone menyebabkan tanda-tanda seperti:

  • Kekurangan kekuatan otot
  • Sering buang air kecil
  • Pengosongan malam hari
  • Sakit kepala
  • Meningkatkan rasa haus
  • Masalah penglihatan
  • Kelumpuhan yang datang dan pergi
  • Otot berkedut dan kram

Tingkat keparahan mungkin tergantung pada derajat kelainan elektrolit. 

Penyebab terjadinya primary aldosteronism

Pada kebanyakan kasus, primary aldosteronism penyebab terjadinya karena turunan. Primary aldosteronism disebabkan oleh tumor pada kelenjar adrenal (adenoma kortikal jinak). Ini mungkin disebabkan oleh pertumbuhan yang aneh di kedua kelenjar adrenal (dikenal sebagai hyperplasia adrenal bilateral). Kedua, masalah kesehatan tersebut menyebabkan terlalu banyak aldosterone yang dilepaskan. 

Terkadang kelebihan aldosterone disebabkan oleh masalah kesehatan lain yang menurunkan aliran darah ke ginjal. Sebagai contoh:

  • Kehilangan cairan 
  • Penyempitan arteri ginjal
  • Gagal jantung
  • Syok
  • Penyakit hati
  • Kehamilan 
  • Beberapa tumor ginjal

Lalu bagaimana dengan pengobatannya?

Perawatan yang tepat utuk primary aldosteronism akan tergantung pada penyebabnya. Meskipun hipertensi sering kambuh setelah adrenalektomi unilateral pada pasien dengan aldosteronisme primer sekunder akibat aldosteronoma adrenal, angka kesembuhan hipertensi rata-rata 19% setelah adrenalektomi unilateral atau bahkan bilateral pada pasien medis dengan hiperplasia adrenal idiopatik. 

Hiperaldosteronisme primer yang disebabkan oleh tumor paling sering diobati dengan pengangkatan kelenjar adrenal. Ingatlah bahwa pengambilan sampel vena adrenal adalah wajib sebelum kelenjar adrenal dengan massa diangkat, karena pada sepertiga pasien, masalah ini dapat berasal dari kedua atau sebaliknya kelenjar adrenal. Operasi hampir selalu dilakukan laparoskopi. 

  • Hiperplasia bilateral diobati dengan diuretik yang membantu mengelola penumpukan cairan di dalam tubuh. 
  • Hiperaldosteronisme sekunder paling sering diobati dengan obat-obatan. 

Penting untuk diketahui bahwa operasi adrenal itu sangat kompleks. Ini membantu untuk memilih seorang ahli bedah yang memiliki pengalaman signifikan dengan operasi di area sekitar ginjal dan kelenjar adrenal. Bicaralah dengan beberapa ahli bedah sebelum Anda memilih satu untuk diajak bekerjasama. 

Setelah perawatan

Kebanyakan pasien akan mengalami pemulihan yang cepat dan lancar dari operasi. Tekanan darah tinggi meningkat pesat pada 80 dari 100 menjadi 90 dari 100 kasus. Tetapi bahkan setelah operasi, Anda mungkin masih memiliki tekanan darah Anda kembali normal. Alasan tersebut tidak sepenuhnya diketahui mengapa, mungkin akibat kerusakan ginjal dari hiperaldosteronisme primer.

RS Adhyaksa Bisa Daftar Online, Begini Caranya

RS Adhyaksa Bisa Daftar Online, Begini Caranya

RS Adhyaksa sekarang sudah membuka pendaftaran online melalui website. Untuk pasien yang sudah pernah mendaftar dan melakukan pemeriksaan di RS Adhyaksa sebelumnya, bisa langsung login menggunakan nomor rekam medis dan tanggal lahir untuk pendaftaran pemeriksaan selanjutnya. Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan tentang identitas diri pasien, dokumen riwayat pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang diberikan pada pasien. Nomor rekam medis bisa ditemukan pada label data pasien surat kontrol.

Cara Daftar Online RS Adhyaksa

  1. Buka link untuk pendaftaran online RS Adhyaksa di https://portal.rsuadhyaksa.co.id/daftar/
  2. Masukan Nomor Rekam Medis dan Tanggal Lahir. Selanjutnya klik Login
  3. Kemudian Anda bisa memilih Tanggal Kunjungan, Poli Tujuan, Dokter yang menangani, dan Jam Kunjungan. Selanjutnya klik Daftar Sekarang
  4. Akan muncul kotak dialog yang berisi konfirmasi untuk memastikan data yang Anda masukkan sudah benar, selanjutnya klik Lanjut
  5. Pendaftaran sudah berhasil dilakukan
  6. Simpan bukti pendaftaran online untuk ditunjukkan ke loket pendaftaran sebagai konfirmasi kedatangan

Sedangkan jika pasien belum pernah melakukan pemeriksaan dan pendaftaran online di RS Adhyaksa, pasien harus mengisi formulir data diri terlebih dahulu di website. RS Adhyaksa menyediakan dua pilihan pembayaran, yaitu Umum dan BPJS. Jika Anda sudah terdaftar di BPJS Kesehatan, silakan pilih menu BPJS. Jika Anda tidak ingin menggunakan atau tidak terdaftar di BPJS Kesehatan, Anda bisa memilih menu Umum.

Cara Daftar Online RS Adhyaksa Jenis Umum

  1. Buka link untuk pendaftaran online RS Adhyaksa di https://portal.rsuadhyaksa.co.id/daftar/daftarbaru/cekumum
  2. Kemudian pilih menu Umum
  3. Anda akan diminta untuk mengisi kolom Validasi Data Sosial yang berupa Nomor Induk Kependudukan, Nama Lengkap Sesuai KTP, dan Tanggal Lahir. Selanjutnya klik Lanjut
  4. Pada tab Syarat & Ketentuan, Anda diminta untuk membaca dan mengisi pernyataan yang diberikan untuk memastikan kebenaran data diri yang diisi pada pendaftaran online RS Adhyaksa. Ada 5 pernyataan yang harus dicheck antara lain:
  • Pasien bertanggung    jawab penuh atas kebenaran data yang diisikan ke dalam aplikasi Edolapoli
  • Pihak RSU Adhyaksa berhak menolak pendaftaran pasien apabila pasien tidak mengisi data dengan benar/mengada-ada
  • Pasien wajib membaca, memahami serta tunduk pada syarat dan ketentuan ini
  • Pendaftaran ini hanya digunakan untuk pasien yang baru pertama kali berobat dan mendaftar di RSU Adhyaksa
  • Aplikasi Edolapoli tidak boleh disalahgunakan untuk menipu, merugikan dan/atau menimbulkan ketidaknyamanan
  1. JIka sudah yakin data yang Anda isi semuanya benar, selanjutnya klik Setuju
  2. Kemudian Anda diminta untuk mengisi Form Data Diri yang lebih lengkap seperti Nomor Handphone, E-mail, Tempat Lahir, Alamat Tinggal, Pekerjaan, dan lainnya. Selain itu ada juga kolom untuk mengisi data Penanggung Jawab Pasien berupa Hubungan dengan Pasien, Nama Lengkap Jenis Kelamin serta Alamat Tinggal. Terakhir, Anda diminta mengisi Kelengkapan Dokumen dengan mengunggah Foto KTP/KIA/KK.
  3. Jika sudah yakin data yang Anda isi semuanya benar, selanjutnya klik Daftar Sekarang

Cara Daftar Online RS Adhyaksa Jenis BPJS

  1. Buka link untuk pendaftaran online RS Adhyaksa di https://portal.rsuadhyaksa.co.id/daftar/daftarbaru/cekbpjs
  1. Kemudian pilih menu BPJS
  2. Anda akan diminta untuk mengisi kolom Validasi Nomor BPJS. Selanjutnya klik Lanjut
  3. Langkah selanjutnya sama dengan pengisian data diri jenis Umum

Syarat dan Ketentuan

  • Pasien wajib membawa bukti pendaftaran online dan ditunjukkan ke loket Pendaftaran untuk melakukan konfirmasi
  • Pasien yang sudah memiliki bukti pendaftaran online bisa datang sesuai jam kunjungan yang dipilih
  • Pasien dianggap membatalkan kunjungan apabila tidak mengkonfirmasi kedatangan sesuai jam yang telah dipilih
  • Bila dokter yang dipilih berhalangan hadir/praktik maka akan dialihkan ke dokter lain sesuai poli tujuan

Pendaftaran online RS Adhyaksa tentunya mempermudah pasien untuk melakukan pemeriksaan karena bisa menghemat waktu antrian dan lebih praktis. Pasien bisa langsung datang sesuai dengan tanggal dan jam kunjungan yang telah dipilih tanpa perlu mendaftar dan mengantri secara manual.

Perbedaan Stillbirth dengan Keguguran

Sudah menjadi harapan semua calon orang tua, khususnya para ibu untuk memiliki kehamilan yang sehat. Meski begitu dalam masa kehamilan, ada beragam masalah yang dapat timbul seperti risiko terjadinya keguguran dan stillbirth. Bisa dibilang terdengar asing, stillbirth adalah kematian bayi yang masih di dalam kandungan biasanya muncul pada minggu ke-20 masa kehamilan.

Tidak semua kematian janin yang ada di dalam kandungan disebut dengan keguguran, hal ini tak lepas dari adanya dua kemungkinan buruk yang bisa terjadi selama masa-masa kehamilan, bisa itu keguguran dan IUFD atau Intrauterine Fetal Death. Banyak orang yang masih salah mengartikan kedua kemungkinan ini pada saat janin mendadak tidak bernyawa.

Beda Stillbirth dan Keguguran

Stillbirth adalah kematian janin sebelum dilahirkan, janin yang meninggal di dalam kandungan terjadi ketika usia kehamilan sudah berada di atas 20 minggu. Pada umumnya dalam kasus ini tidak bisa dicegah karena terjadi di dalam kandungan. Meski begitu risikonya masih bisa dikurangi dengan memahami berbagai faktor pemicu dan langkah pencegahan yang tepat.

Perlu diketahui bahwa stillbirth bisa terjadi pada ibu hamil yang usia kandungannya sudah memasuki trimester kedua akhir hingga trimester ketiga. Pada fase ini biasanya organ tubuh pada janin sedang tumbuh ke arah yang lebih sempurna, kondisi ini juga termasuk salah satu masalah kehamilan yang cukup menakutkan karena menyebabkan kematian pada janin dalam kandungan.

Sementara itu keguguran merupakan kematian janin dalam kandungan sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu. Kondisi ini bisa terjadi pada trimester pertama hingga pertengahan trimester kedua kehamilan. Kondisi ini disebut juga abortus spontan, sering terjadi karena janin di dalam kandungan tidak berkembang secara normal.

Pada umumnya keguguran bisa terjadi pada ibu hamil dengan memperlihatkan tanda-tanda atau juga gejala yang berupa munculnya cairan, darah atau jaringan yang keluar dari vagina. Selama fase ini berlangsung, perempuan akan mengalami nyeri pada bagian perut hingga area punggung bawah ibu hamil.

Faktor Pemicu Stillbirth dan Keguguran

Stillbirth dapat terjadi ketika ibu hamil memiliki riwayat yang sama pada kehamilan sebelumnya atau pernah melahirkan secara prematur. Selain itu, kondisi ini bisa muncul sewaktu-waktu di usia kehamilan 20 minggu ke atas karena berbagai faktor. Berikut beberapa faktor yang bisa memengaruhi seseorang mengalami stillbirth.

  • Fungsi plasenta tidak bekerja dengan baik dan seperti seharusnya.
  • Usia kehamilan yang telah melewati batas waktu normal pada umumnya.
  • Muncul masalah pada kondisi kesehatan selama masa kehamilan.
  • Memiliki gaya hidup yang kurang sehat saat masa-masa kehamilan.
  • Mengalami gawat janin yang bisa terjadi karena tidak ada pasokan oksigen cukup.
  • Adanya kelainan kromosom pada janin, sehingga pertumbuhan terhenti.

Faktor lain yang bisa menyebabkan stillbirth adalah janin di dalam kandungan terlilit oleh tali pusar, gerakan bayi yang aktif bisa berpotensi menimbulkan permasalahan ini sehingga menyebabkan asupan nutrisi dan oksigen menjadi terhenti. Selama masa kehamilan, ibu sangat disarankan memiliki waktu istirahat yang cukup dan berkualitas dan jangan sampai tubuh merasa kelelahan.

Sama halnya seperti keguguran yang menjadi momok menakutkan bagi para ibu hamil, sehingga membuat mereka berusaha terus menjaga janin di dalam kandungan. Berikut ini terdapat beberapa faktor pemicu keguguran yang bisa muncul selama masa kehamilan.

  • Pola hidup yang tidak sehat.
  • Mengalami stres atau depresi saat hamil.
  • Berada di lingkungan yang tercemar terhadap asap rokok.
  • Munculnya masalah yang terjadi pada perkembangan janin, termasuk gangguan terkait plasenta.

Lichen sclerosus, Penyakit yang Menyerang Wanita Setelah Menopause

Lichen sclerosus adalah salah satu gangguan kulit yang menyebabkan timbulnya bercak-bercak putih, paling sering terjadi pada area kelamin. Kulit pada bagian bercak ini biasanya terlihat lebih tipis dibandingkan kulit normal. Semua orang berisiko mengalami Lichen sclerosus. Lichen sclerosus mungkin juga muncul di  bagian atas tubuh, seperti dada dan lengan. Penyakit ini umumnya menjangkiti wanita. Namun, laki-laki dan anak-anak juga bisa terkena penyakit ini. Namun kalangan orang yang paling berisiko tinggi adalah wanita setelah menopause. Lichen sclerosus bersifat kambuhan. Oleh karena itu, penderitanya dianjurkan untuk telaten merawat dan rutin memeriksakan kondisi kulitnya ke dokter.

image Lichen Sclerosus

Lichen sclerosus ini merupakan penyakit yang tidak dapat ditularkan melalui kontak fisik, termasuk hubungan seksual. Penyebab lichen sclerosus belum dapat dipastikan, namun diduga berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon. Pada kasus lichen sclerosus (LS) yang ringan, terkadang tidak terlihat tanda atau gejala yang jelas. Berdasarkan gejalanya, lichen sclerosus dibagi menjadi tiga jenis, yaitu

  1. Lichen sclerosus vulva (LS Vulva)

Pada wanita, kondisi ini muncul pada area vulva, yaitu bagian genital wanita. LS vulva bisa terjadi pada satu area kecil atau menyebar hingga perineum (area lubang anus dan vagina). Pada sebagian penderita, lichen  sclerosus dapat menyebar hingga ke kulit di sekitar anus. Kendati demikian, ini tidak berpengaruh ke dalam mukosa vagina.  Gejala lain yang menyertai LS vulva adalah rasa gatal, yang biasanya akan bertambah parah pada malam hari, sampai mengganggu tidur. Gejala berikutnya adalah kulit semakin tipis, berkeriput, muncul memar, luka lepuh, dan borok, terutama setelah digaruk. Jika kondisi ini tidak diobati, vulva dapat secara bertahap menjadi jaringan parut dan menyusut, sehingga pintu vagina semakin sempit dan mengeras. Hal ini dapat membuat rasa tidak nyaman dan nyeri saat berhubungan seksual. Selain gejala-gejala tersebut, LS juga dapat membuat urine menjadi bau.

  1. Lichen sclerosus extragenital 

Kondisi ini juga menyerang wanita. Biasanya ditemukan satu atau beberapa bercak pada paha dalam, bokong, punggung bawah, perut, di bawah payudara, leher, bahu, dan ketiak. Bercak tersebut menyerupai kertas Gejala lainnya adalah folikel rambut yang terlihat jelas, kulit kering, memar, luka lepuh, dan borok.

  1. Lichen sclerosus penis

Pada pria, lichen sclerosus cenderung berkembang pada kulup atau ujung penis, dan jarang menyerang kulit di sekitar anus. Selanjutnya, daerah yang terkena lichen sclerosus akan berwarna putih, mengeras, dan terdapat jaringan parut Kondisi ini membuat uretra menyempit, sehingga aliran urine menjadi bengkok dan kulup sulit untuk ditarik (fimosis). Akibatnya, penderita akan kesulitan buang air kecil dan merasakan nyeri saat ereksi. 

Pada kasus di mana lichen sclerosus lebih banyak dialami oleh wanita pasca menopause, diduga penyebabnya adalah akibat kekurangan hormon estrogen. Selain itu, kerusakan kulit yang telah ada sebelumnya juga diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini. Sedangkan pada pria, lichen sclerosus diduga terjadi akibat kerusakan berkala yang dipicu oleh penyumbatan urine di bawah kulup penis. Lichen sclerosus belum ditemukan cara untuk pencegahan dari penyakit ini. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala dari lichen sclerosus segeralah periksa ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Jika tidak, penyakit ini dapat menyebabkan jaringan parut alat kelamin menyempit dan mengganggu saat buang air kecil atau berhubungan seks. Jadi, segeralah konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala dari lichen sclerosus agar kondisi tidak semakin parah dan memburuk.

Alami Masalah Gigi? Coba Berobat ke Pixel Dental

Alami Masalah Gigi? Coba Berobat ke Pixel Dental

Bagi Anda yang tinggal di kawasan Tangerang, Anda bisa mengunjungi Pixel Dental untuk mendapatkan perawatan masalah gigi. Secara khusus, klinik gigi ini berada di area Karawaci, Tangerang. 

Sebenarnya, berobat ke klinik gigi tidak harus menunggu sampai Anda mengalami masalah gigi. Terkadang, Anda juga perlu melakukan konsultasi sekedar untuk mengecek kondisi kesehatan gigi dan mulut Anda secara keseluruhan.

Mengapa perlu berobat ke Pixel Dental?

Sadarkah Anda bahwa masalah kesehatan gigi merupakan masalah yang sangat umum diderita oleh semua orang di seluruh dunia? 

Menurut penelitian, sekitar 60-90 persen anak-anak pasti pernah mengalami setidaknya satu gigi yang berlubang. Sementara, pada orang dewasa, persentase ini meningkat sampai 100 persen.

Selain itu, penelitian juga telah menunjukkan bahwa 15-20 persen orang dewasa usia 35-44 tahun mengalami penyakit gusi yang parah. Lalu, hanya 30 persen orang dewasa usia di atas 65 tahun yang masih memiliki gigi natural. 

Bukti-bukti tersebut menunjukkan bahwa masalah kesehatan gigi adalah masalah yang dialami semua orang. Karena itu, kehadiran klinik gigi juga diperlukan agar bisa mengatasi berbagai permasalahan tersebut. 

Di sinilah peran Pixel Dental, untuk menghadirkan layanan kesehatan gigi bagi Anda. Anda bisa mengunjungi klinik gigi ini untuk melakukan perawatan terhadap kondisi gigi dan mulut.

Kapan perlu berobat ke Pixel Dental?

Karena Pixel Dental adalah sebuah klinik gigi, maka Anda bisa mengunjunginya ketika mengalami masalah pada gigi dan mulut. Bahkan, akan lebih baik lagi jika Anda datang berobat sebagai upaya pencegahan, tanpa harus menunggu sampai merasakan adanya gejala.

Secara khusus, segera kunjungi klinik gigi ketika merasakan gejala yang parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Buat jadwal konsultasi dengan dokter gigi bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini: 

  • Bau mulut yang kronis
  • Bisul, luka, atau nyeri di area mulut yang tak kunjung membaik setelah dua minggu
  • Gusi berdarah atau bengkak ketika menyikat gigi
  • Gigi surut atau gigi lepas
  • Sakit gigi
  • Sensitivitas mendadak terhadap suhu panas atau suhu dingin yang mengenai gigi

Gejala-gejala di atas bisa menjadi tanda dari adanya masalah pada kesehatan gigi dan mulut Anda. Terkadang, penyebabnya bisa berasal dari kondisi medis tertentu yang Anda derita. 

Hal ini bisa terdeteksi ketika Anda berkunjung ke klinik gigi untuk melakukan konsultasi. Nantinya, dokter gigi akan membantu mencari tahu penyebab serta menentukan upaya pengobatan yang paling tepat. 

Hal yang perlu dipersiapkan sebelum ke Pixel Dental

Saat berkunjung ke klinik gigi, supaya prosedur konsultasi menjadi lebih maksimal, usahakan untuk mempersiapkan diri Anda terlebih dahulu. Pertama-tama, Anda perlu membersihkan gigi Anda terlebih dahulu.

Datang ke pemeriksaan gigi dalam kondisi gigi yang sudah dibersihkan akan membantu dokter dalam memeriksa mulut secara keseluruhan. Selain itu, siapkan juga daftar gejala yang Anda alami untuk dilaporkan ke dokter.

Setelah itu, ketika melakukan konsultasi, siapkan catatan untuk merekam semua anjuran dari dokter. Umumnya, selain memberikan solusi perawatan, dokter juga akan menganjurkan perubahan gaya hidup.

Beberapa perawatan di klinik gigi yang paling umum dilakukan adalah tambal gigi, pencabutan gigi, pengangkatan plak atau karang gigi, dan membersihkan mulut secara keseluruhan. Prosedur ini mungkin juga akan Anda temui ketika berkunjung ke Pixel Dental untuk menerima pengobatan.

Cara RSUD Kota Tangerang Melakukan Transparansi

Transparansi dalam pelayanan publik merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Hal ini berlaku untuk semua bidang, tak terkecuali kesehatan. Merujuk argumentasi itu, artikel ini akan membahas lebih jauh mengenai transparansi yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang atau RSUD Kota Tangerang.

RSUD Kota Tangerang di Tangerang

Sebelum membahas lebih jauh mengenai transparansi, sebagai informasi, RSUD Kota Tangerang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah atau Perda Kota Tangerang Nomor 12 Tahun 2012. Regulasi itu dikeluarkan sebagai bentuk upaya menindaklanjuti keinginan pemerintah daerah atau pemda untuk memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna.

Dalam memberikan pelayanannya, rumah sakit yang terletak di Jalan Pulau Putri Raya Perumahan Modernland, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Tangerang, Banten, ini mengusung semangat CINTA. Kata itu, merupakan kepanjangan dari Cepat, Inovatif, Nyaman, Tepat dan Akurat.

Kembali lagi ke transparansi, RSUD Kota Tangerang dalam laman resminya, memiliki kolom yang bertajuk informasi publik. Di menu itu, masyarakat dapat melihat berbagai informasi yang berkelindan dengan standar pelayanan, laporan, statistik, grafik, event dan penelitian.

Standar Pelayanan

Jika kita mengklik standar pelayanan, maka publik akan disajikan berbagai informasi yang berkaitan dengan hal yang paling mendasar mengenai pelayanan di RSUD Kota Tangerang. Sebab, paling tidak tertuang sebelas informasi yang dapat diakses.

Informasi yang dimaksud, rinciannya adalah standar pelayanan publik rawat jalan, standar pelayanan publik instalasi gawat darurat atau IGD, standar pelayanan publik rawat inap, standar pelayanan publik instalasi rehab medik dan standar pelayanan publik instalasi kebidanan.

Berikutnya, ada pula informasi standar pelayanan publik bedah sentral, standar pelayanan publik hemodialisa, standar pelayanan publik instalasi radiologi, standar pelayanan publik instalasi laboratorium, standar pelayanan publik instalasi intensif dan standar pelayanan publik instalasi farmasi.

Informasi-informasi tersebut, sudah barang tentu memudahkan publik. Sebab, masyarakat yang ingin datang ke RSUD Kota Tangerang dapat mencari tahu lebih dulu apa-apa saja yang harus disiapkan dan dilakukan. 

Hal tersebut dikarenakan dari setiap informasi standar pelayanan publik, masyarakat dapat mengetahui berbagai hal, seperti produk layanan, persyaratan pelayanan, prosedur yang harus dilakukan, waktu pelayanan, jenis tarif yang dapat digunakan, sampai informasi mengenai pelayanan pengaduan dan cara untuk memberikan saran serta masukan.

Laporan

Dalam tautan laporan di laman resmi RSUD Kota Tangerang, pihak rumah sakit secara transparan memberikan informasi mengenai berbagai hal yang dapat diakses. Adapun laporan yang dimaksud, rencana strategis atau renstra, rencana kerja perubahan atau renja, laporan kinerja instansi pemerintah atau LKIP, Indikator Mutu, perjanjian kerja atau Jankin dan indikator kinerja utama atau IKU.

Statistik dan Grafik

Untuk statistik sendiri, publik dapat melihat secara langsung bagaimana hasil survei yang dilakukan pihak rumah sakit. Adapun survei yang dimaksud adalah mengenai kepuasan pasien dan kepuasan masyarakat terhadap RSUD Kota Tangerang. Demi mempermudah publik membaca statistik, pihak rumah sakit juga memberikan informasi dalam bentuk grafik.

Dari penjelasan di atas, transparansi pelayanan publik yang dilakukan RSUD Kota Tangerang sudah terbilang baik. Sebab, selain memberikan informasi terkait layanan yang diberikan, pihak rumah sakit juga menambahkan informasi mengenai hasil penelitian yang pernah dilakukan. 

Tentu saja, hal tersebut merupakan upaya yang patut didorong karena penelitian bukan hanya dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga bentuk nyata RSUD Kota Tangerang ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Adapun salah satu contoh penelitian yang dikerjakan tertuang dalam judul Manifestasi Neurologi Pada Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang Sebagai Pusat Rujukan Covid-19 Provinsi Banten, Indonesia.

Xanthoma Akibat Kolesterol Tinggi, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Xanthelasma atau nama lainnya Xanthoma merupakan penyakit pada kulit yang ditandai dengan adanya plak berwarna kekuningan, yang umumnya timbul di sudut mata bagian tengah kelopak mata. Plak tersebut muncul akibat penumpukan lemak di bawah kulit. Bentuknya seperti gumpalan lembut dan agak padat. Sedangkan ukurannya bervariasi, mulai dari kecil hingga besar dan bisa tersebar maupun berkelompok.

Selain di area kelopak mata, Xanthoma juga bisa muncul di siku, kaki, tangan, lutut, dan pantat. Xanthoma biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau nyeri, namun bisa terasa gatal, tidak nyaman, dan tentunya mengganggu penampilan. Kelainan kulit ini bisa terjadi pada orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Biasanya terjadi pada usia paruh baya sekitar 30-50 tahun ke atas dan lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria.

Xanthoma adalah kelainan kulit yang ditandai dengan plak atau benjolan lemak kekuningan

Penyebab

  • Kolesterol Tinggi. Kolesterol adalah lemak yang berguna untuk tubuh, tetapi bisa membahayakan kesehatan apabila kadarnya terlalu tinggi, termasuk menimbulkan xanthoma. Kolesterol tinggi jika dihitung angkanya mencapai 240 mg/dL atau lebih.
  • Diabetes. Diabetes adalah kondisi dimana kadar gula darah di dalam tubuh terlalu tinggi hingga 200 mg/dL. Pankreas tidak menghasilkan insulin yang digunakan tubuh untuk menyimpan serta menggunakan gula dan lemak.
  • Hipotiroidisme. Hipotiroidisme adalah kondisi di mana rendahnya hormon tiroid dalam tubuh karena kelenjar tiroid tidak bisa memproduksi hormon tiroid yang cukup. Gejalanya berupa penambahan berat badan, sehingga bisa menimbulkan xanthoma.
  • Sirosis Bilier Primer. Ketika saluran empedu mengalami kerusakan secara perlahan, maka proses pencernaan lemak dan pengeluaran zat sisa metabolisme juga terganggu. Penyakit ini termasuk autoimun, yaitu ketika sistem kekebalan tubuh malah balik menyerang sel-sel sehat.
  • Kolestasis. Kolestasis adalah penyakit pada hati yang disebabkan aliran empedu dari hati melambat atau tersumbat. Penyebab lain dari kolestasis yaitu kadar kolesterol yang tinggi sehingga xanthoma juga timbul pada tubuh.
  • Sindrom Nefrotik. Gangguan pada ginjal yang menyebabkan tubuh mengeluarkan terlalu banyak protein (albumin) lewat urine sehingga tubuh memiliki banyak cairan ekstra. Umumnya disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah di ginjal yang berfungsi menyaring limbah pada darah.
  • Efek Samping Obat-Obatan. Obat-obatan seperti tamoxifen, prednisone, dan siklosporin dapat menimbulkan efek samping berupa xanthoma atau muncul benjolan lemak berwarna kekuningan pada area tengah kelopak mata atau bagian tubuh tertentu.

Gejala

Xanthoma kutaneus atau xanthoma yang timbul pada kulit biasanya ditemukan di sekitar kelopak mata, terutama pada sudut mata bagian dalam. Plak atau gumpalan tersebut berwarna kekuningan, terlihat berkerut, memiliki tekstur lunak karena bentuk dari kumpulan lemak, dan kadang terdapat bintik-bintik kecil di atasnya. Gumpalan yang timbul lama kelamaan bisa bertambah besar dan menimbulkan rasa tidak nyaman karena akan terasa mengganjal.

Jenis xanthoma lainnya adalah xanthoma diseminata. Tumpukan lemak bukan hanya terjadi di kulit melainkan juga di organ dalam tubuh seperti jantung dan paru-paru. Penderita xanthoma diseminata akan mengalami gejala sesak napas, sulit menelan, dan kehilangan penglihatan tiba-tiba. Jenis ini lebih berbahaya karena jika dibiarkan lama bisa mengganggu kinerja jantung dan paru-paru sehingga bisa menyebabkan kematian.Meski benjolan yang timbul pada kulit tidak berbahaya, xanthoma tetap menjadi pertanda bahwa kadar kolesterol di dalam tubuh Anda tinggi dan bisa menyebabkan penyakit lain yang lebih berat. Kolesterol tinggi menyebabkan akumulasi kolesterol dan endapan lain di dinding arteri dan menghambat aliran darah. Penumpukan tersebut bisa menyebabkan komplikasi seperti sakit dada, serangan jantung, hingga stroke.