Bukan Milna goodmil Beras Merah Ayam, Tapi 6 Makanan Ini Harus Dihindari Untuk MPASI

Meski siap untuk mengonsumsi makanan padat, tentu saja makanan bayi 6 bulan berbeda dengan makanan untuk orang dewasa. Anda disarankan untuk mengolah makanan pendamping air susu ibu (MPASI) sendiri, agar dapat disesuaikan dengan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Jika tidak sempat membuat sendiri, Anda bisa menggunakan makanan instan seperti milna goodmil beras merah ayam

Milna Goodmil Bubur Khusus Beras Merah Ayam 6+ - 120 g harga terbaik

Milna goodmil beras merah ayam ini meskipun merupakan makanan instan, kandungan nutrisi dan gizinya lengkap dan sesuai dengan kebutuhan kecil sesuai usianya. Milan goodmil beras merah ayam bebas kasein (protein susu), proteinnya berasal dari daging ayam murni atau protein soya (kedelai), mengandung 15 vitamin dan 8 mineral. Jadi, jangan khawatir untuk memberikan milna goodmil beras merah ayam ini untuk si kecil.

Pada usia 6 bulan, bayi sudah dapat menyangga kepalanya sendiri dan mulai tertarik dengan makanan yang dikonsumsi orang di dekatnya. Inilah saat yang direkomendasikan untuk memberikan makanan pendamping atau MPASI.

Selain buah dan sayuran, makanan bayi 6 bulan juga dapat dibuat dari beragam jenis makanan sehat lainnya. Beberapa pilihan makanan bayi 6 bulan.

  • Sereal, disarankan untuk memilih yang bebas gluten.
  • Buah dan sayuran yang dihaluskan, seperti alpukat, pisang, pir, kentang, wortel, brokoli, kol, bayam, apel, stroberi, wortel, anggur, tomat dan timun.
  • Daging yang dihaluskan, seperti ayam atau sapi.
  • Tahu yang dibuat menjadi bubur.
  • Kacang-kacangan yang dihaluskan, seperti edamame, kacang merah dan kacang hijau.

Bayi yang sedang tumbuh akan menunjukkan minat untuk mencoba makanan baru, dan wajar jika Anda ingin mengenalkan mereka pada rasa dan tekstur baru. Namun tidak semua makanan aman untuk bayi. Dikutip dari Family Education, berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari selama tahun pertama kehidupan bayi.

  1. Susu sapi

Anda sebaiknya tetap memberikan ASI atau susu formula sampai usianya 1 tahun. Anak di usia 1 tahun tidak bisa mencerna enzim, dan protein dalam susu sapi, dan mineral tertentu di dalamnya bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal bayi. Selain itu, tidak seperti ASI atau susu formula, susu sapi tidak memberikan semua nutrisi yang tepat untuk bayi yang sedang tumbuh.

  1. Jeruk

Hindari memberi jeruk dan jus jeruk pada bayi selama beberapa bulan pertama kehidupannya. Jeruk tinggi vitamin C dan asam, yang bisa menyebabkan sakit perut dan atau refluks asam pada bayi.

  1. Seafood

Alergen potensial lain bagi bayi adalah seafood, terutama kerang-kerangan. Oleh karena itu, jika Anda ingin memberi makan bayi dengan ikan, konsultasikan dahulu ke dokter. Sebaiknya hindari kerang-kerangan, seperti udang, kerang, atau kepiting kepada bayi.

  1. Gandum

Gandum bisa memicu alergi, sehingga sebaiknya tunggu sampai anak berusia satu, dua, atau tiga tahun sebelum memberikan gandum. Jika bayi sudah diperiksakan ke dokter dan yakin tidak akan mengalami reaksi alergi terhadap nasi, gandum, atau barley, Anda bisa mencoba mengenalkan gandum pada usia delapan atau sembilan bulan.

  1. Makanan dalam potongan besar

Bayi yang baru mulai MPASI sebaiknya diberikan makanan seukuran kacang polong untuk mencegah tersedak. Pastikan sayuran dipotong dadu dan dimasak dengan lembut. Selain itu, potong buah menjadi empat bagian agar tidak tersangkut di tenggorokan. Daging dan keju harus dipotong kecil-kecil atau diparut.

  1. Makanan lunak

Makanan seperti jelly, marshmallow, dan jenis makanan lunak lainnya tidak boleh diberikan ke bayi. Makanan ini bisa dengan mudah masuk ke tenggorokan bayi.

Itulah beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari di masa awal MPASI. Jika Anda tidak sempat membuat makanan untuk si kecil, Milna goodmil beras merah ayam bisa Anda pilih sebagai alternatif makanan untuk si kecil jika tidak sempat mengolah makanan sendiri. Selain itu, sebagai tahap pengenalan pertama pada bayi, milna goodmil beras merah ayam bisa menjadi solusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *