Cara Bedakan Pusing Vertigo dan Darah Rendah

Cara Bedakan Pusing Vertigo dan Darah Rendah

Pusing menjadi salah satu kondisi yang membuat seseorang merasa tak nyaman, baik saat beraktivitas maupun dalam keadaan santai. Salah satu sensasi yang terasa ketika seseorang pusing biasanya badan terasa melayang tak karuan, kliyengan, sakit kepala hingga ingin pingsan. Banyak yang mengira pusing adalah penyakit yang bisa diatasi dengan obat.

Padahal pusing merupakan salah satu gejala dari gangguan kesehatan yang dialami seseorang, meski umum terjadi sebaiknya tidak menyepelekan jika mengalami pusing. Pusing bisa menjadi pertanda penyakit yang cukup serius dalam tubuh, seperti penyakit vertigo dan darah rendah yang kerap kali disamakan meskipun ternyata berbeda.

Beda Pusing Vertigo dan Darah Rendah

Secara umum pusing yang dialami seseorang muncul secara perlahan dan tiba-tiba, pusing bisa muncul lebih parah ketika seseorang juga melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berdiri, berjalan, berbaring hingga menggerakan kepala. Sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan sebelum mengetahui apa yang dialami sebenarnya.

Sama halnya dengan vertigo dan darah rendah, pusing yang disebabkan kedua penyakit ini sangat berbeda. Sangat penting untuk mengetahui perbedaan sensasi pusing yang disebabkan oleh kedua penyakit ini, berikut penjelasan singkatnya.

  • Vertigo

Terbagi menjadi dua yakni sentral dan perifer, vertigo sentral muncul karena adanya kelainan di otak kecil yang disebabkan karena stroke, tumor otak atau gangguan lainnya. Sementara vertigo perifer muncul karena gangguan di organ vestibular di telinga, seperti pada penyakit meniere atau gangguan pendengaran.

Secara umum pusing yang muncul karena vertigo membuat si penderita merasakan sensasi kepala berputar, badan terasa melayang. Sensasi ni bisa disertai gejala lain, seperti mual, muntah, berkeringat, pergerakan bola mata tidak sesuai hingga gangguan pendengaran.

  • Darah Rendah

Seseorang bisa dikatakan mengalami darah rendah atau hipotensi jika memiliki tekanan darah rendah di bawah 90/60 mmHg. Biasanya ditandai dengan sensasi pusing dan tentu berbeda dengan yang dirasakan penderita vertigo, pusing yang dirasakan terasa seperti kliyengan.

Kondisi ini juga disertai dengan gejala lain seperti lemas, pandangan buram, konsentrasi berkurang, tubuh terasa tidak stabil hingga mengalami sesak napas. Gejala yang muncul memang sedikit mirip dengan vertigo, tetapi tak lantas membuat keduanya sama.

Perlu diketahui jika tidak hanya diakibatkan kedua penyakit di atas, pusing yang dirasakan seseorang bisa merupakan tanda penyakit lain pada tubuh. Seperti gangguan pada telinga, masalah peredaran darah, gangguan saraf, penyakit anemia atau kekurangan darah, kekurangan gula dalam darah, gangguan kecemasan hingga dehidrasi karena cuaca panas.

Mudahnya membedakan pusing vertigo dengan darah rendah adalah orang yang mengalami vertigo cenderung merasakan sensasi badan terasa melayang dan berputar-putar karena adanya gangguan keseimbangan di dalam telinga dalam. Sementara, tekanan darah rendah bisa menyebabkan pusing tetapi bukan merupakan alasan munculnya vertigo.

Pemeriksaan untuk Memastikan

Seseorang yang mengalami beberapa gejala kedua penyakit di atas disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat. Pemeriksaan yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui penyebab pusing yang muncul, bisa dengan pemeriksaan keseimbangan, MRI  atau CT Scan hingga tes darah.

Seperti yang dijelaskan sedikit di atas bahwa pusing merupakan tanda munculnya penyakit selain vertigo atau karena tekanan darah, tentu jika seseorang sudah melakukan pemeriksaan maka akan lebih mudah untuk mengambil langkah penanganan atau pencegahan. Dalam hal ini sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh dokter spesialis saat berkonsultasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *