Cara Memperbesar Penis Secara Alami Melalui Pijat, Ketahui Bahayanya

Cara Memperbesar Penis Secara Alami Melalui Pijat, Ketahui Bahayanya

Bagi sebagian orang, penis besar adalah dambaan. Penis dengan ukuran yang cukup besar di gadang-gadang dapat menunjukan sisi kejantanan seorang pria. Banyak cara untuk memperbesar ukuran Mr P. Sebagian pria memilih cara memperbesar penis secara alami karena dianggap lebih minim risiko. Selain itu, ukuran penis juga bisa mempengaruhi kenikmatan pasangan. Inilah yang akhirnya menyebabkan banyak pria menginginkan hal tersebut terjadi pada dirinya. 

Saat ini, sudah sangat banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat tampilan penis menjadi lebih besar. Mulai dari rutin memijat penis, rutin mengkonsumsi makanan tertentu, olahraga, penggunaan salep atau krim pembesar penis, atau bahkan pembedahan melalui operasi. Mungkin salah satu cara yang terlihat paling simpel namun efektif adalah dengan rutin memijat penis. Mengapa rutin memijat penis dinilai mampu menjadi salah satu cara memperbesar penis secara alami yang efektif? Bagaimana akhirnya hal tersebut mampu mempengaruhi ukuran penis? Simak penjelasan berikut ini.

Efek samping cara memperbesar penis secara alami dengan pijat

Pemijatan penis yang dikatakan dapat memperbesar penis secara alami memang benar adanya. Gerakan berulang yang dilakukan saat pijat dapat membuat sirkulasi darah pada penis menjadi lebih lancar sehingga bisa mempengaruhi ukuran penis. namun diluar itu, sebenarnya ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan saat ingin mencoba membesarkan penis melalui metode ini, di antaranya adalah

Mampu meningkatkan resiko cedera

Memijat penis terus menerus apalagi dengan cara yang kasar mampu meningkatkan terjadinya resiko cedera pada penis. akibat hal ini, bukan malah ukuran penis yang dapat berubah melainkan menurunnya fungsi seksualitas seseorang.

Timbul rasa ngilu

Akibat pemijatan yang dilakukan secara terus menerus, rasa ngilu bisa saja timbul dan dapat dengan mudah mengganggu kenyamanan organ vital. Bahkan pada kasus yang parah, hal ini bisa menyebabkan rasa kaku dan kebas pada penis.

Rusaknya pembuluh darah

Penis yang terlalu sering mendapat tekanan bisa mengalami  yang namanya kerusakan pembuluh darah. Tekanan agresif yang dilakukan secara terus menerus pada penis bisa memicu terjadinya penyempitan pembuluh darah yang jika dibiarkan dapat mengakibatkan penis bengkak.

Itulah beberapa hal negatif yang bisa saja timbul akibat terlalu sering memijat penis. kegiatan memijat penis memang dapat mempengaruhi ukuran penis seseorang. Namun perlu diketahui, bahwa penis adalah salah satu organ vital yang kompleks dengan banyak sekali pembuluh darah di dalamnya. Untuk itu, jangan pernah melakukan pemijatan asal-asalan dengan bayangan dapat merubah ukuran penis menjadi ukuran yang Anda idamkan. Berikut adalah beberapa hal dapat diperhatikan agar proses pemijatan penis terhindar dari resiko-resiko buruk yang dapat terjadi:

  • Pijat saat penis sedang dalam keadaan tidak ereksi
  • Lebih baik lakukan pemijatan saat sedang duduk atau berdiri
  • Jika dirasa perlu, gunakan minyak untuk meminimalisir gesekan (bisa menggunakan coconut oil ataupun olive oil)
  • Saat memijat penis, pegang kepala penis dengan perlahan
  • Jangan melakukan dengan gerakan yang kasar hingga membuat penis ngilu
  • Jangan lakukan hal ini lebih dari dua kali sehari
  • Segera hentikan pemijatan jika terdapat rasa tidak nyaman serta ngilu yang timbul

Saat rasa tidak nyaman dan ngilu akibat pemijatan penis terasa sangat mengganggu, konsultasikan segera keluhan tersebut pada dokter agar langsung mendapat pengobatan. Dokter mungkin juga akan memberikan saran terkait bagaimana cara memperbesar penis secara alami yang lebih aman dapat dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *