Cara Mengatasi Katarak Sekunder di SMEC Bekasi

SMEC Bekasi klinik spesialis mata yang memiliki teknologi laser yaitu Zeiss Visulas YAG III yang berfungsi membersihkan PCO (Posterior Capsule Opacification) atau juga disebut dengan katarak sekunder.

Katarak sekunder sendiri adalah katarak yang muncul setelah operasi. Lalu, bagaimana katarak sekunder bisa muncul? Baca selengkapnya di bawah ini!

Apa itu katarak sekunder?

Katarak sekunder adalah katarak yang muncul kembali setelah operasi katarak primer yang sebelumnya. Hal ini terjadi disebabkan adanya partikel kecil atau sel yang tertinggal ketika operasi.

Sehingga menyebabkan penglihatan kembali kabur atau lensa buatan yang dimasukan menjadi keruh. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena kejadian ini hanya sekitar 20% muncul sesudah operasi katarak.

Kondisi katarak sekunder biasanya muncul antara 1 hingga 5 tahun setelah operasi. Biasanya ini terjadi pada pasien usia muda.

Tanda dan gejala

Katarak sekunder dapat terjadi setelah kamu melakukan operasi katarak. Biasanya gejala yang muncul dari katarak sekunder antara lain:

  • Pandangan yang buram atau kabur hal ini biasanya terjadi secara bertahap, seperti katarak pada umumnya
  • Sensitif terhadap cahaya atau silau saat melihat cahaya
  • Ketajaman penglihatan yang kurang, baik saat melihat jauh maupun juga saat melihat dekat. 
  • Kesulitan dalam menentukan presisi warna
  • Adanya penglihatan ganda

Penyebab katarak sekunder

Sama seperti katarak pada umumnya, penyebab katarak sekunder adalah kekeruhan pada mata. Ini terjadi ketika sisa-sisa sel katarak yang tidak terangkat ketika operasi tumbuh di dalam kapsul dan menyebabkan pandangan kabur setelah operasi.

Kondisi ini dapat timbul beberapa minggu, bulan, atau bahkan tahun setelah operasi katarak. Ketika proses operasi, dokter akan mengeluarkan lensa alami yang terkena katarak dari mata kemudian menggantinya dengan lensa buatan.

Lensa ini ditempatkan dalam sebuah “kantong” yang begitu tipis yang disebut kapsul. Bagian depan dari kapsul tersebut harus dibuka untuk melepas dan memasang lensa baru.

Sedangkan bagian belakang dari kapsul dibiarkan tertutup dengan tujuan untuk menopang lensa yang baru. Tidak semua pasien operasi katarak akan mengalami katarak sekunder.

Tidak semua pasien dapat mengalami kejadian yang membuat sel lensa lama yang mengalami katarak masih tersisa. 

Faktor risiko 

Ada beberapa faktor risiko yang diyakini dapat meningkatkan timbulnya kondisi katarak sekunder pasca operasi, beberapa di antaranya:

  • Usia penderita katarak yang masih muda
  • Menderita diabetes
  • Mengidap retinitis pigmentosa, 
  • Penderita uveitis 

Risiko juga bisa timbul bila katarak yang diderita sebelumnya terjadi akibat adanya trauma pada kepala maupun mata, ini dapat dengan tinggi meningkatkan risiko katarak sekunder. 

Diagnosis 

Untuk memastikan, dokter spesialis mata akan memeriksa dengan seksama. Mulai dari melihat gejala, melihat riwayat pasien, hingga melihat bagaimana ketajaman penglihatan 

Cara mengatasi katarak sekunder

Tidak seperti katarak primer, jika mengalami katarak sekunder tidak perlu dilakukan operasi untuk penangannya. Katarak sekunder bisa ditangani dengan Laser ND-Yag kapsultomi. 

Laser Nd-Yag digunakan untuk membuka kapsul posterior dan menghilangkan keluhannya. Tindakan laser ini termasuk rawat jalan dan hanya membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit untuk penangannya.

Persiapan yang dilakukan sebelum tindakan ini adalah pemberian obat tetes yang bertujuan untuk pelebaran pupil serta bius lokal yang berbentuk obat tetes. Tindakan laser ini termasuk aman, dan tidak menyebabkan komplikasi serius pasca tindakan.

Di SMEC Bekasi, tindakan ini dilakukan dengan menggunakan teknologi Zeiss Visulas YAG III, alat teknologi canggih dan terbaru. Jadi segera datang ke SMEC Bekasi yang buka setiap hari mulai pukul 8 pagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *