Bagaimana Cara Menyendawakan Bayi yang Benar dan Aman?

Bagaimana Cara Menyendawakan Bayi yang Benar dan Aman?

Anda adalah orang tua baru dan sudah membantu si kecil bersendawa sejak bulan pertama. Lalu, kapan Anda bisa berhenti membantu menyendawakan bayi? Apakah ada cara menyendawakan bayi yang perlu diperhatikan?

Pertanyaan ini wajar, banyak orang merasakan hal yang sama. Anda mungkin mengamati si kecil sudah mulai bersendawa dengan lebih mudah.

Masalahnya, sendawa pada setiap bayi berbeda-beda. Bahkan ada bayi yang tidak perlu bersendawa sama sekali, ada pula yang kesulitan bersendawa.

Nah jika sejak awal bayi Anda bisa bersendawa dengan lancar, seharusnya Anda tidak perlu menghadapi banyak masalah.

Lalu jika sendawa si kecil sudah lancar, kapan bisa berhenti menyendawakan bayi?

Apakah perlu menyendawakan si kecil?

Sendawa adalah salah satu dari banyak tugas orang tua sampai anak tumbuh jadi lebih mandiri. Orang dewasa dapat dengan mudah bersendawa sendiri, tapi bayi masih membutuhkan bantuan dari orang tua.

Anda seharusnya dapat mengenali apakah si kecil adalah tipe yang bisa makan tanpa sendawa atau harus bersendawa setiap kali selesai makan.

Perhatikan juga reaksi si kecil yang terlalu sering muntah atau kentut. Ada kemungkinan penyakit asam lambung, konsultasikan ke dokter.

Jika bayi Anda mengalami kondisi kolik dan tidak bisa bersendawa, fokuslah membantu bayi mendapatkan kenyamanan, jangan terlalu khawatir dengan sendawa si kecil.

Katakanlah bayi Anda cukup banyak bersendawa di siang hari, Anda tetap harus membantunya bersendawa setiap selesai makan malam. 

Usahakan membantu bayi bersendawa semaksimal mungkin, hal ini mungkin berdampak pada tidur yang lebih lelap.

Memang risiko tersedak saat gumoh cukup kecil, tapi coba tidak memberi makan si kecil secara berlebihan.

Berapa lama sekali sendawa bayi?

Sendawa bayi biasanya butuh waktu sampai satu atau dua menit. Terkadang sendawa terjadi setelah Anda mengangkat bayi ke atas dan terkadang Anda harus menunggu sebentar dan membantunya dengan tepukan lembut.

Selain itu, Anda juga bisa membiasakan si kecil untuk tertidur di tempat tidurnya, bukan saat menyusu. Jika Anda mengamati si kecil mulai mengantuk saat menyusu, hentikan proses makan, sendawakan selama satu menit, lalu tidurkan mereka.

Semakin awal Anda membentuk kebiasaan ini, akan semakin mudah Anda melakukannya lagi di kemudian hari.

Kapan bisa berhenti menyendawakan bayi?

Salah satu alasan Anda tidak bisa menemukan jawaban terbaik soal sendawa bayi adalah karena setiap anak kecil berbeda-beda. Setiap bayi unik dan kebutuhan pribadinya berbeda-beda.

Ketika si kecil makan, udara juga masuk ke saluran kerongkongan mereka. Udara ini bisa membuat si kecil merasa tidak nyaman karena gas yang tidak bisa keluar.

Kebutuhan sendawa disesuaikan dengan kondisi si kecil. Standarnya, si kecil dapat bersendawa setelah minum ASI atau susu formula sebanyak 2-3 ons, tapi angka ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan bayi.

Secara umum, Anda dapat berhenti menyendawakan bayi ketika dia mencapai usia 4-6 bulan.

Sendawa pada bayi

Cara menyendawakan bayi dapat dilakukan pada berbagai posisi gendong. Jika Anda merasa si kecil butuh bersendawa, coba ubah posisi gendongnya beberapa kali.

Anda juga tidak perlu khawatir dalam membantu bayi bersendawa. Beberapa bayi terbukti bisa bersendawa sendiri dengan mudah, ada juga kasus bayi yang tidak memproduksi banyak gas.

Anda juga tidak perlu khawatir jika si kecil terlalu sering bersendawa. Faktanya, sendawa justru meningkatkan jumlah gumoh yang sehat untuk si kecil.

Selain itu, jika si kecil tampak kesulitan bersendawa meski Anda sudah mencobanya, sebaiknya jangan terlalu dipaksa. Ada kemungkinan bayi Anda tidak perlu bersendawa saat itu juga.

Alih-alih, coba perhatikan tanda-tanda ketidaknyamanan pada si kecil. Seharusnya Anda dapat mengetahui kapan dia membutuhkan bantuan untuk sendawa.

Catatan

Bersendawa tampak sederhana, tapi sebenarnya penting bagi tubuh si kecil. Perhatikan cara menyendawakan bayi saat Anda ingin membantu si kecil. 

Jika bayi Anda dalam kondisi tertidur, sendawa mungkin membantu mereka melepas gas supaya bisa tidur lebih nyenyak. Catatan tambahan, Anda juga tidak perlu menyendawakan bayi yang sudah bisa sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *