Cara Menggunakan Bedak untuk Kulit Berminyak yang Benar

Loose powder  atau sering disebut juga bedak tabur. Merupakan jenis bedak yang teksturnya lebih ringan dan lembut daripada bedak padat. Formulanya dapat membantu menyerap minyak berlebih dengan baik, sehingga bedak tabur cocok digunakan oleh pemilik kulit berminyak. Bedak untuk kulit berminyak ini banyak dikemas dalam bentuk jar, dan kurang travel-friendly karena tidak begitu praktis dan mudah tumpah.

Ada berbagai macam merek bedak untuk kulit berminyak yang bisa dipilih

Bedak tabur merupakan berkah terselubung bagi setiap wanita yang memiliki jenis kulit berminyak. Ini mengatur riasan Anda pada tempatnya dan memberikan tampilan matte pada wajah Anda yang selamanya licin. Namun, jika Anda menggunakan bedak tabur dan masih mengandalkan blotting sheets atau kertas minyak wajah untuk mengontrol minyak di wajah Anda maka Anda belum tahu ada cara yang benar untuk mengatasi sifat berminyak. 

Bedak tabur juga digunakan untuk mengatur alas bedak cair atau concealer agar riasan tahan lama dan tidak berpindah-pindah, atau luntur dari kulit Anda. Biasanya digunakan dalam metode “memanggang” untuk mengatur alas bedak Anda.

Bedak tabur juga digunakan untuk membantu menentukan garis kontur. Bedak tabur juga bisa digunakan untuk mengatur tampilan riasan tebal, untuk jenis bedak tabur yang terlihat ini diaplikasikan dengan bedak tabur.

Bedak tabur digiling lebih halus sehingga mengandung lebih sedikit minyak, dan biasanya digunakan pada jenis kulit berminyak untuk mengontrol minyak yang terbentuk di wajah Anda sepanjang hari. Bedak tabur perlu disapu setelah menempel di kulit Anda  menyapu produk tambahan akan membantu alas bedak Anda tidak terlihat “berbedak”.

Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda dan perlu perawatan yang berbeda pula. Terkadang dengan perawatan atau pemakaian produk yang tidak sesuai bisa menyebabkan gangguan pada kulit Anda. Terkadang, fitur khusus Anda dapat menyebabkan gangguan pada Anda. Misalnya, jenis kulit berminyak menuntut pemilihan produk penutup wajah yang lebih cermat. Bedak untuk kulit berminyak menjadi pilihan terbaik, selain itu harus bebas pewangi, hipoalergenik, dan sudah teruji oleh dokter kulit. 

Pilih warna yang lebih terang

Sama seperti bedak padat, bedak tabur juga tersedia dalam berbagai warna. Saat memilih satu untuk kulit berminyak Anda, pilih warna yang sedikit lebih cerah dari warna kulit Anda. Ketika bedak bersentuhan dengan minyak di wajah Anda bisa teroksidasi dan terlihat gelap. Oleh karena itu, hal cerdas yang harus dilakukan di sini adalah memilih warna bedak tabur yang lebih cerah dari warna kulit alami Anda.

Gunakan kuas bedak untuk hasil akhir matte

Alih-alih mengandalkan kuas makeup atau spons, gunakan bedak tabur yang disertakan dengan bedak tabur. Jika milik Anda tidak memilikinya, keluar dan beli satu. Oleskan kuas dengan lembut ke seluruh wajah Anda untuk mendapatkan hasil matte. Hindari menggosok kuas karena dapat mengotori riasan Anda dan Anda pasti tidak menginginkannya. Lipat kuas menjadi dua untuk menjangkau area sempit di wajah Anda seperti mata dan sudut hidung.

Konsentrasi di tengah wajah Anda

Mulailah dengan mengoleskan bedak tabur yang merupakan bedak untuk kulit berminyak, di bagian tengah wajah Anda, karena zona-T cenderung lebih berminyak daripada bagian wajah Anda yang lain. Kemudian, gosok ke arah luar, ke arah pipi dan sudut wajah Anda. Bedak padat umumnya mengendap menjadi garis-garis halus tetapi bedak tabur memiliki tekstur yang sangat halus, oleh karena itu, meskipun Anda terlalu berlebihan, tidak akan membuat perbedaan besar.

8 Cara Merawat Kulit Setelah Krim Dokter

cara merawat kulit setelah krim dokter

Melepaskan ketergantungan kulit wajah terhadap krim dokter tentu saja bukan perkara mudah. Banyak tahapan yang perlu Anda lewati terlebih dahulu sehingga kulit tidak meradang dan rusak. 

Dalam tahapan tersebut, pastikan Anda melakukannya secara bertahap seperti mengurangi dosis, menurunkan frekuensi pemakaian, dan melakukan pergantian menggunakan perawatan wajah tanpa resep. 

Anda juga masih perlu untuk tetap berkonsultasi dengan dokter hingga kulit wajah benar-benar telah terlepas dari ketergantungannya. Setelah itu, Anda perlu secara teratur merawat kulit wajah sehingga tetap sehat dan tidak membutuhkan krim dokter lagi. 

Berikut ini merupakan 8 cara merawat kulit setelah krim dokter yang dapat Anda coba. 

  1. Perbanyak minum air putih

Asupan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas kulit wajah. Untuk itu Anda perlu mengonsumsi air minum secara rutin sebanyak minimal 8 gelas/hari. Jika kekurangan asupan cairan maka sel kulit wajah tidak terjaga serta kulit menjadi cenderung lebih kering. 

  1. Jaga pola makan sehat

Makanan yang dikonsumsi berpengaruh terhadap kesehatan tubuh termasuk kulit. Untuk mendapat kulit sehat, Anda perlu mengonsumsi berbagai makanan bergizi sebagai ara merawat kulit setelah lepas krim dokter. Penuhi nutrisi seimbang harian agar kulit senantiasa terawat. Anda dapat mengonsumsi berbagai jenis makanan sehat seperti buah, sayur, biji-bijian, serta berbagai ikan yang mengandung protein. 

  1. Jaga kebersihan kulit wajah

Menjaga kebersihan kulit wajah merupakan kunci utama dalam merawat kulit setelah lepas dari krim dokter. Anda perlu secara teratur mencuci muka, sebaiknya sebanyak 2 kali sehari. Gunakan sabun cuci muka sesuai tipe kulit untuk membantu membersihkan sisa make up yang menempel, debu, atau berbagai kotoran yang masih tertinggal di wajah. 

  1. Gunakan pelembab agar kulit segar

Tidak hanya kebersihan wajah, menjaga kelembapan wajah juga menjadi bagian dari cara merawat kulit setelah lepas krim dokter. Anda dapat minum air yang cukup untuk membuat kulit terhidrasi dari dalam. Untuk perawatan dari luar, gunakan pelembab secara teratur setiap setelah mandi. Hal tersebut juga bermanfaat membuat kulit wajah semakin lembut. 

  1. Lindungi menggunakan sunscreen

Kulit wajah membutuhkan perlindungan ekstra dari sinar UV. Untuk itu, gunakan sunscreen secara rutin. Pilih sunscreen yang mengandung SPF 30 untuk hasil terbaik. Manfaat sunscreen lainnya yaitu dapat mencegah risiko seseorang terkena kanker kulit.

  1. Perhatikan pemilihan skincare

Cara merawat kulit setelah lepas krim dokter selanjutnya adalah dengan menggunakan produk perawatan pengganti. Kulit Anda bisa mulai menggunakan produk skincare tanpa resep untuk menunjang kesehatannya. Untuk memilih skincare, Anda perlu memperhatikan komposisi bahan yang terkandung serta kegunaannya. Lakukan tes ke area kulit lain seperti belakang telinga atau bawah dagu dan cek reaksinya setelah 24 jam. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari risiko alergi akibat produk skincare tertentu. 

  1. Hindari memencet jerawat

Apabila jerawat muncul, coba atasi dengan sabar. Hindari memencet atau memecah jerawat sendiri sebab dapat membuat bakteri menyebar dan jerawat semakin meradang. Selain itu, memencet jerawat berisiko membuat proses penyembuhan terganggu serta seringkali meninggalkan bekas luka di wajah. 

  1. Olahraga teratur dan istirahat yang cukup

Selain berbagai cara sebelumnya, Anda dapat menambahkan olahraga yang teratur di keseharian. Olahraga rutin membantu memperlancar sirkulasi darah ke wajah sehingga akan tampak lebih cerah. Selain itu, istirahat di malam hari secara cukup dan berkualitas sangat dianjurkan agar membantu proses regenerasi kulit wajah menjadi lebih maksimal. 

Itulah berbagai tahapan dan cara merawat kulit setelah lepas krim dokter. Anda memang membutuhkan kesabaran ekstra untuk bisa mendapatkan kulit sehat dan cerah tanpa menggunakan krim dokter. 

Namun, hal tersebut dijamin worth to try sebab kulit Anda tidak akan ketergantungan lagi pada produk tertentu yang perlu dibeli menggunakan resep. Agar hasil maksimal, pastikan lakukan segala sesuatunya secara teratur dan bertahap. 

Apabila Anda masih ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai cara merawat kulit setelah krim dokter, tanyakan langsung pada dokter secara gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store atau Google Play.