6 Manfaat yang Didapat Jika Kamu Menjadi Morning Person

6 Manfaat yang Didapat Jika Kamu Menjadi Morning Person

Sebagian orang pasti akan bangun telat jika begadang semalaman, tapi beberapa diantaranya akan tetap bangun pagi dan lanjut beraktivitas meski tidur selarut apapun. Jika Anda termasuk kategori yang kedua, bisa dibilang Anda merupakan morning person

Petuah “bangun telat, rezeki dipatok ayam” mungkin berlaku untuk orang yang suka bangun pagi. Pasalnya penelitian membuktikan morning person memiliki banyak manfaat mulai dari kesehatan fisik dan mental. 

Kenapa seseorang bisa menjadi morning person?

Sebenarnya tubuh manusia didesain untuk selalu bangun pagi. Jam biologis mengatur kapan tubuh harus beraktivitas dan beristirahat. Siklus ini diatur oleh hormon dan dipengaruhi oleh cahaya matahari atau cahaya terang di lingkungan sekitar Anda.

Cahaya pagi atau terang memberi sinyal tubuh untuk bangun dan beraktivitas. Sementara ketika malam hari atau tidak cukup cahaya, menandakan waktunya tubuh untuk beristirahat. Itu sebabnya kecenderungan alami manusia adalah tidur di malam hari dan terjaga di siang hari.

Meski morning person dapat bangun pagi secara otomatis meski tidur larut, mereka lebih cenderung tidur di awal waktu. 

Keuntungan menjadi morning person

Karena sifat alami tubuh adalah bangung di pagi hari, berikut beberapa manfaat yang bisa dirasakan jika menjadi morning person:

  1. Mencegah obesitas

Menurut penelitian yang dilakukan Universitas Northwestern, paparan cahaya dapat memengaruhi berat badan Anda. Dalam penelitian tersebut dikatakan bahwa orang yang lebih sering terpapar cahaya di pagi hari memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah daripada orang yang bangun di siang hari. 

Menariknya lagi, peran cahaya terhadap berat badan tidak tergantung pada seberapa aktif atau banyak kalori yang mereka makan. Tapi cahaya matahari bertugas menyinkronkan jam tubuh internal, mendukung proses metabolisme, dan mengatur keseimbangan energi. 

Ketika tubuh tidak mendapat cukup cahaya terang, proses metabolisme akan terganggu sehingga berakhir pada penambahan berat badan. 

  1. Lebih waspada

Otak dirancang untuk lebih waspada dan fokus di pagi hari. Maka itu morning person akan lebih waspada daripada orang dengan kecenderungan bangun siang. Hal ini terbukti dari sebuah penelitian di Spanyol bahwa orang tipe malam (night owl) memiliki kinerja lebih buruk dalam simulasi mengemudi di pagi hari.

Selain itu, orang tipe pagi cenderung lebih berorientasi pada detail dan teliti sehingga mereka bisa mengemudi dengan baik di pagi atau malam hari.

  1. Proaktif

Orang yang bangun pagi selalu dikaitkan dengan rajin. Hal ini benar adanya karena morning person cenderung bertanggung jawab atau kegiatan mereka di hari itu dan memikirkan tujuan jangka panjang mereka. 

Dalam hal kesuksesan, orang tipe pagi memegang kartu penting karena proaktivitas yang mereka tunjukkan berkaitan dengan kinerja kerja yang lebih baik, dan kesuksesan karier yang lebih besar. 

  1. Morning person lebih bahagia

Survei yang dilakukan oleh Universitas Toronto terhadap 700 orang dewasa menemukan bahwa morning person memiliki perasaan bahagia 25% lebih tinggi daripada night owl

Paparan cahaya pagi matahari membantu meringankan stres, meningkatkan energi, dan mengurangi risiko depresi. 

  1. Prestasi yang lebih baik

Sebuah studi tahun 2013 terhadap siswa di lima sekolah menengah di Jerman menemukan bahwa siswa night owl memiliki nilai dan prestasi akademis yang lebih rendah daripada siswa tipe pagi. 

Hasil penelitian tersebut didukung oleh penelitian lainnya, dimana orang yang bangun pagi memiliki IPK keseluruhan yang lebih tinggi dibandingkan teman-teman mereka yang suka bangun terlambat.

Daniel J. Taylor, PhD, profesor psikologi di University of North Texas di Denton, mengatakan siswa yang tidur lebih awal mungkin cenderung tidak melakukan aktivitas lain yang dapat menghambat kinerja akademis.

  1. Kadar gula darah yang sehat 

Begadang memiliki dampak buruk bagi kesehatan Anda, salah satunya kadar gula darah. Orang yang suka tidur larut malam memiliki kadar gula darah, trigliserida, dan kolesterol LDL yang lebih tinggi daripada morning person

Catatan

Karena otak morning person telah terbiasa bangun lebih awal di pagi hari, tidur larut malam atau tidak mendapat cukup waktu tidur bisa menjadi masalah. Mungkin beberapa kali tidak masalah, tapi penting untuk menjaga jadwal tidur yang konsisten. Jika Anda hendak menjadi morning person, coba sesuaikan waktu tidur dan bangun Anda secara perlahan dengan menetapkan target yang bisa Anda capai. Misalnya, mempercepat waktu tidur dan bangun satu jam dari kebiasaan tidur Anda. 

Menyeramkankah Arti Mimpi Orang Meninggal?

Menyeramkankah Arti Mimpi Orang Meninggal?

Hampir semua orang pasti sudah pernah bermimpi, dari mimpi yang indah sampai mimpi buruk. Ternyata beberapa mimpi memiliki arti tersendiri, lalu bagaimana jika Anda mimpi tentang orang tersayang meninggal? Mungkin Anda perlu telusuri arti mimpi orang meninggal.

Tidak jarang orang yang sakit parah bermimpi tentang orang yang dicintai yang telah meninggal, menurut sebuah studi tahun 2016 yang dilakukan di India. Dan sebuah survei kecil tahun 2014 menemukan bahwa bukanlah hal yang aneh untuk memimpikan seseorang yang baru saja hilang. Mimpi semacam itu mungkin merupakan bagian dari proses berkabung atau cerminan dari fakta bahwa Anda merindukan seseorang yang sudah tidak ada lagi dalam hidup Anda.

Namun, jika Anda tidak sedang tidak berduka atas orang yang Anda cintai, mimpi Anda mungkin sama sekali bukan tentang kematian. Sebaliknya, kematian mungkin mewakili perubahan atau periode transisi pada hidup Anda.

Saat mencoba menafsirkan mimpi, ada baiknya untuk mengurangi fokus pada detail spesifik dan lebih banyak pada apa yang Anda rasakan. Pertimbangkan bagaimana perasaan ini terkait dengan apa yang terjadi dalam hidup Anda.

Misalnya, jika Anda terbangun dengan perasaan takut dan cemas, Anda mungkin mempertimbangkan apakah Anda stres karena perubahan dalam hidup atau takut akan hal yang tidak diketahui. Jika Anda terbangun dengan perasaan baik-baik saja, mungkin Anda menerima bahwa sesuatu dalam hidup Anda akan berakhir dan Anda sedang merangkul awal yang baru.

Meskipun mimpi orang tercinta meninggal menjadi hal yang menjengkelkan, ingatlah bahwa mimpi bukanlah prediksi dan tidak boleh dianggap remeh. Hal-hal yang Anda impikan seringkali merupakan simbol atau arti dari hal-hal lain. Jadi, mimpi tentang orang meninggal bisa menjadi bagian dari proses kematian atau representasi dari perubahan besar dalam hidup Anda.

Apa arti mimpi orang meninggal? Kematian bisa muncul dalam berbagai jenis mimpi. Apakah itu kematian Anda sendiri atau orang lain, ada kemungkinan besar mimpi Anda berkaitan tentang masalah yang belum terselesaikan. Berikut beberapa arti mimpi mengenai orang meninggal:

  • Arti mimpi anggota keluarga meninggal

Sebuah studi tahun 2018 tentang mimpi buruk masa kanak-kanak menemukan bahwa tema umum meliputi kematian, cedera, dan ancaman bagi anggota keluarga. Ketika Anda bermimpi tentang orang yang Anda cintai meninggal, itu mungkin karena perubahan, baik yang dirasakan atau aktual  pada hubungan Anda.

  • Bermimpi tentang teman meninggal

Bermimpi tentang kematian seorang teman dapat menunjukkan kepedulian terhadap orang tersebut. Hal ini juga bisa berarti bahwa persahabatan Anda sedang mengalami perubahan atau Anda lebih suka bebas dari orang ini. Ingatlah arti di balik mimpi itu mungkin tidak ada hubungannya sama sekali dengan teman tersebut. Sebaliknya, hal itu mungkin terkait dengan apa yang diwakili teman Anda dalam hidup Anda.

Detail mimpi dapat mengartikan lebih banyak wawasan tentang apa yang sebenarnya ada di kepala Anda. Arti dari mimpi orang meninggal juga mungkin berkaitan dengan perasaan atau keadaan Anda saat ini. Namun, apapun mimpi yang Anda alami, bagian terakhir yang perlu dipertimbangkan adalah bagaimana perasaan Anda saat atau setelah bangun.

Namun jika Anda merasa mimpi yang Anda alami terlalu buruk, misalnya mimpi orang meninggal secara terus menerus atau mimpi buruk lainnya dan Anda merasa tertekan untuk mencari tahu arti mimpi tersebut, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Karena mimpi buruk secara terus menerus akan mempengaruhi kualitas tidur serta kesehatan Anda.

11 Ciri Kepribadian Plegmatis, Apakah Anda Juga?

11 Ciri Kepribadian Plegmatis, Apakah Anda Juga?

Kepribadian plegmatis adalah salah satu dari empat tipe kepribadian manusia berdasarkan Galen. Jika Anda adalah orang yang berkepribadian plegmatis, Anda akan dikenal sebagai seorang yang santai dan keras kepala. Kepribadian ini juga mungkin satu-satunya temperamen yang paling stabil dan paling keras kepala dari semua temperamen. Karena kecenderungannya untuk tidak terlibat, orang yang berkepribadian plegmatis adalah negosiator dan diplomat yang alami. 

11 Ciri orang yang memiliki kepribadian plegmatis

Santai dan keras kepala adalah beberapa ciri khas dari kepribadian plegmatis. Adapun ciri-ciri lainnya adalah:

  1. Taat pada aturan

Umumnya, orang dengan kepribadian plegmatis sangat taat pada aturan, tidak suka melanggar aturan apa pun. Anda juga tidak akan nyaman apabila melanggar aturan, bahkan sangat terganggu oleh persepsi negatif orang tentang pelanggaran Anda tersebut. 

  1. Bahagia melihat orang lain senang

Ini juga menjadi ciri khas kepribadian plegmatis, di mana Anda suka mengutamakan kebahagiaan orang lain. Anda akan senang apabila bisa memberikan kebahagiaan untuk orang lain. Bagi beberapa orang, hal ini mungkin membuatnya jadi kurang percaya diri. Kenyataannya, yang Anda inginkan hanyalah dunia yang damai. 

  1. Cerdas secara emosional

Banyak orang dengan tipe kepribadian ini memiliki kecerdasan emosional tingkat tinggi. Anda dapat bertemu dengan orang asing, memahami perasaannya, dan kemudian, bernegosiasi dengannya. Di sisi lain, Anda juga sangat sensitif dan Anda tidak menyukai jika orang lain melihat Anda terluka. Untuk mengatasi hal ini, Anda berusaha menanggung beban orang lain.

  1. Sering menyalahkan diri sendiri

Anda juga sering kali menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi di dalam hidup. Anda merasa bisa melakukan apapun dengan lebih baik sekalipun keadaannya di luar kendali. Bahkan, ketika orang lain yang melakukan kesalahan, Anda bersedia untuk disalahkan. Ini semata-mata untuk membuat segalanya menjadi lebih mudah bagi setiap orang yang terlibat.

  1. Jujur

Jujur adalah salah satu ciri orang berkepribadian plegmatis. Jika Anda tidak dapat menepati janji karena suatu alasan, maka Anda akan berusaha maksimal untuk memastikan segala sesuatunya berjalan lancar. Anda mungkin juga memandang janji sebagai aturan yang harus ditaati. Perasaan terganggu dan tidak nyaman akan muncul apabila Anda mengingkari janji yang telah dibuat.

  1. Rela menangguhkan keputusannya kepada orang lain

Saat Anda membuat keputusan, kemungkinan besar ada saja seseorang yang tidak akan setuju dengan Anda. Anda pun akan menunda proses pengambilan keputusan demi orang tersebut bila memungkinkan. Meskipun proses ini dapat membuat orang beranggapan Anda lebih suka mengikuti, kenyataannya ini adalah cara untuk menunjukkan kepemimpinan.

  1. Suka menghabiskan waktu sendiri

Tipe kepribadian plegmatis lebih suka menghabiskan waktunya sendiri dibandingkan pergi hangout, seperti menonton film di rumah dengan orang yang Anda cintai, hewan peliharaan, atau sendirian. Anda sangat menikmati bersenang-senang dengan orang-orang terdekat.

  1. Hangat dan kooperatif

Orang-orang dengan kepribadian plegmatis juga dikenal hangat, kooperatif, dan senang membantu. Bahkan, jika Anda tidak dapat membantu, Anda akan merujuk orang lain yang mungkin bisa membantunya. Hal ini terjadi karena Anda ingin melihat orang berhasil dan  merasa bangga akan hal itu.

  1. Kreatif dan imajinatif

Kepribadian ini juga sangat kreatif dan imajinatif. Tidak heran, jika orang yang sedang terjebak dalam suatu proyek, akan mencari Anda untuk meminta bantuan. Anda akan melihat masalah dengan cara yang berbeda, hingga bisa menemukan solusinya. 

  1. Suka memasak

Suka memasak juga menjadi ciri khas dari tipe kepribadian plegmatis. Ini karena Anda menyadari bahwa makanan yang enak bisa membuat seseorang bahagia. Sekalipun mungkin Anda tidak pandai memasak, Anda akan terus mengusahakannya, seperti pergi ke toko untuk membeli makanan, memesan pizza, atau mentraktir makanan.

  1. Senang berjalan-jalan sendirian.

Kepribadian plegmatis tidak suka duduk diam. Alih-alih meditasi atau sejenisnya, Anda mungkin lebih suka berjalan-jalan. Hal ini memungkinkan Anda untuk memproses pikiran tanpa perlu memberikan perhatian lebih.

Secara keseluruhan, orang dengan kepribadian plegmatis ini akan berusaha untuk menciptakan suasana yang damai dan bahagia. Apapun yang dapat menciptakan hal tersebut akan dilakukan. Hal positif lainnya adalah mereka tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga memikirkan kebahagiaan orang lain.

Catatan

Meskipun begitu, 11 ciri kepribadian plegmatis ini tidak bersifat mutlak. Dalam dunia psikologi sendiri, masih sering terdapat perbedaan di antara para ahli. Jadi, diharapkan Anda bijak dalam menilai diri sendiri dan juga orang lain.

Mental Block: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda mendengar mental block atau bahkan mengalaminya langsung? Mental block merupakan bentuk penolakan atau pelepasan yang tidak terkendali dari otak. Maksudnya adalah penyangkalan terhadap suatu pikiran atau emosi yang terjadi tanpa disadari.

Mental block dapat terjadi ketika seseorang tidak bisa lagi berpikir dengan baik atau mengatur pikirannya sendiri, di mana hal tersebut tidak pernah menjadi masalah sebelumnya. Contohnya adalah mental block pada seorang penulis yang  terbiasa produktif, tiba-tiba menjadi tidak mampu menulis karena otaknya buntu.

Selain itu, mental block sering juga muncul sebagai bentuk pertahanan dari sesuatu yang mungkin mengganggu. Kondisi ini dapat terjadi dalam kasus neurosis, histeria, atau bahkan tanpa patologi apa pun.

Asal mula istilah mental block

Mental block disebut juga dengan blok mental atau hambatan mental. Istilah ini digunakan oleh orang awam yang memiliki pengalaman dalam terhalangnya pemikiran yang tidak disadari sebelumnya. Istilah medisnya atau yang sering digunakan oleh profesional medis adalah kelelahan mental, yang disebabkan oleh aktivitas kognitif (otak) yang berkepanjangan. Dalam kamus Merriam Webster, istilah yang digunakan untuk menggambarkan keadaan kapasitas mental yang berkurang, termasuk brain fog, writer’s block, dan stumbling block.

Kesimpulannya adalah apapun istilah yang digunakan, mental block memiliki makna yang sama, yaitu tidak mampu berkonsentrasi, berpikir, atau bernalar dengan jelas. Akibatnya, kurang dorongan atau motivasi diri untuk melakukan sesuatu.

Gejala mental block

Gejala mental block sangat bervariasi setiap orang, bergantung pada jenis hambatan dan faktor pemicunya. Seorang pasien yang mengalami mental block mungkin akan menunjukkan tanda-tanda kehilangan energi, menjadi tegas, tegang batin, emosi berlebihan, penderitaan psikologis, atau seksualitas yang tidak memuaskan. Gejala yang muncul bisa pula berupa gejala fisik, tetapi tidak selalu berkaitan dengan kondisi mental block yang dialami.

Faktor pemicu kondisi mental block

Dilansir dari Forbes, beberapa faktor dapat memicu kondisi kelelahan mental, yaitu:

  • Berada dalam posisi harus mengambil keputusan yang dapat membebani pikiran dan emosi Anda.
  • Kekacauan yang terjadi di otak maupun lingkungan fisik Anda, sehingga menyebabkan stres dan bisa bermanifestasi menjadi kelelahan otak.
  • Overcommitting, yaitu terlalu banyak tugas yang harus dilakukan dibandingkan waktu yang Anda miliki, sehingga membebani otak Anda.
  • Menunda atau menghindari suatu pekerjaan cenderung meningkatkan kecemasan Anda akan hal tersebut.
  • Perfeksionisme yang berlebihan hingga seakan menyabotase diri sendiri.
  • Kurang tidur dan beristirahat yang dapat membuat pikiran Anda berkabut, serta berdampak buruk pada suasana hati, tingkat kefokusan, kewaspadaan, dan produktivitas Anda.
  • Pengalaman yang memancing emosional Anda, seperti perceraian atau kematian orang yang dicintai.
  • Penyebab potensial lainnya, termasuk pengobatan, depresi, fibromyalgia, dan penyakit autoimun.

Cara mengatasi mental block

Anda dapat mengatasi mental block dengan melakukan beberapa cara di bawah ini.

  1. Self control.

Penting untuk mengontrol diri Anda sendiri, karena tubuh Anda memiliki kapasitas maksimalnya. Tidak semua hal harus bisa Anda lakukan, fokuslah pada apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidup Anda.

  • Fokus pada saat ini.

Masa lalu merupakan pembelajaran, masa depan adalah hasil dari apa yang Anda lakukan saat ini. Oleh sebab itu, janganlah melihat ke belakang (masa lalu), tapi jangan pula terlalu mengkhawatirkan masa depan. Fokuslah pada apa yang Anda lakukan saat ini.

  • Kenali penyebabnya.

Saat Anda mengalami mental block, cobalah untuk merasakannya dan temukan apa yang menjadi pemicunya. Mengenali penyebab pikiran Anda kalut dan buntu dapat membantu Anda mengatasi penyebab dari mental block yang Anda alami.

  • Refreshing dan relaxing.

Mungkin Anda kurang hiburan, sehingga pikiran terasa padat, jenuh, dan tumpul. Di saat Anda mengalami mental block, cobalah melakukan kegiatan refreshing, seperti menonton film, piknik, hangout bersama teman-teman, atau sekedar curhat dengan sahabat. Ini akan membantu melepaskan beban yang ada di hati dan pikiran Anda.

Jika cara di atas masih belum ampuh juga, maka mungkin Anda membutuhkan bantuan psikolog untuk mengobatinya. Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda melakukan beberapa pengobatan atau terapi untuk mengatasi penyebab dari mental block yang dialami.

Pilih Mana, Sekolah Luar Biasa atau Sekolah Inklusi?

Pilih Mana, Sekolah Luar Biasa atau Sekolah Inklusi?

Setiap anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan seperti anak-anak pada umumnya. Tidak ada perbedaan, semuanya berhak menimba ilmu setinggi-tingginya. Bukan berarti, anak dengan kebutuhan khusus tidak bisa sekolah. Ya, mereka bisa menimba ilmu di sekolah manapun, termasuk sekolah luar biasa dan sekolah inklusi.

Pilihan jenis sekolah untuk anak berkebutuhan khusus ini tentu menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh para orang tua. Pasalnya, salah dalam memilih sekolah hanya akan membuat anak menderita, tidak bisa belajar dengan baik, bahkan bisa menjadi bahan bullying oleh teman-temannya. Oleh sebab itu, Anda harus memahami dengan baik, perbedaan jenis sekolah yang ada, sehingga dapat menentukan sekolah terbaik untuk anak Anda.

Mengenal sekolah luar biasa (SLB) dan kategorinya.

Sekolah luar biasa merupakan sebuah lembaga pendidikan formal untuk anak berkebutuhan khusus, agar dapat menimba ilmu sesuai dengan kekhususannya. Anak berkebutuhan khusus ini meliputi anak yang mengalami kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial, tetapi punya bakat istimewa dan potensi kecerdasan. Artinya, tidak semua anak dengan kebutuhan khusus bisa berada dalam satu sekolah luar biasa (SLB) yang sama.

Ada 6 jenis sekolah luar biasa yang disesuaikan dengan kondisi dan kelainan yang dialami oleh anak, yaitu:

SLB-A, ditujukan untuk anak-anak yang mengalami tunanetra (keterbatasan dalam indera penglihatan). Umumnya, metode pengajaran yang diterapkan para guru di sini adalah model benda, gambar timbul, huruf Braille, dan perekam suara.

SLB-B, ditujukan untuk anak-anak dengan kondisi tunarungu (keterbatasan dalam indera pendengaran). Cara berkomunikasi yang diajarkan adalah menggunakan bahasa isyarat, membaca gerakan bibir lawan bicara, atau memakai alat bantu pendengaran.

SLB-C, ditujukan untuk anak-anak yang memiliki kelainan tunagrahita (keterbelakangan mental atau retardasi mental). Mereka cenderung memiliki IQ di bawah rata-rata, sehingga kemampuan intelegensinya pun lebih rendah dibandingkan anak lainnya. Para murid diajarkan untuk membina diri dan bersosialisasi, agar punya kepercayaan diri yang tinggi di tengah masyarakat dan mampu mengurus dirinya sendiri.

SLB-D, ditujukan untuk anak-anak yang mengalami tunadeksa (keterbatasan dalam anggota gerak tubuh). Anak dengan kondisi khusus seperti ini akan diajarkan tentang cara merawat, mengembangkan potensi, dan meningkatkan kepercayaan diri sendiri.

SLB-E, ditujukan untuk anak-anak dengan kondisi tunalaras (tidak mampu mengendalikan emosi dan perilaku). Umumnya, mereka akan berlaku tidak sesuai aturan, tidak sopan, mudah marah, suka membuat keributan, dan lainnya. Para murid akan diajarkan tentang cara mengendalikan emosi dan berperilaku sesuai dengan aturan yang berlaku.

SLB-G, ditujukan untuk anak-anak yang mengalami tunaganda (punya dua kelainan atau lebih). Misalnya, seorang anak yang menderita tunanetra dan tunarungu atau tunanetra dan tunalaras.

Orang tua harus pilih yang mana?

Dilansir dari laman Siap Sekolah, selain sekolah luar biasa (SLB), ada pula pilihan sekolah inklusi untuk anak-anak dengan disabilitas (AdD). Sekolah inklusi adalah sekolah reguler yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menerima AdD sebagai muridnya.

Perlu digarisbawahi, sekolah inklusi memberikan kesempatan untuk anak berkebutuhan khusus bisa belajar bersama dengan anak-anak reguler lainnya. Sayangnya, tidak semua sekolah reguler dapat menjadi sekolah inklusi. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, termasuk lingkungan, tenaga pendidik, dan fasilitas lainnya apakah sudah memadai untuk AdD atau belum.

Namun, masih banyak para orang tua yang masih bingung dalam menentukan jenis sekolah untuk anaknya, apakah itu sekolah luar biasa atau sekolah inklusi. Agar tidak bingung, sebaiknya Anda simak perbedaan mendasarnya berikut ini.

  1. Sekolah inklusi direkomendasikan untuk anak berkebutuhan khusus dengan kemampuan kognitif yang cukup bagus. Jika ternyata kemampuan kognitifnya di bawah rata-rata, maka akan lebih baik jika belajar di sekolah luar biasa (SLB).
  2. Sekolah inklusi akan memperlakukan anak berkebutuhan khusus sama dengan anak-anak reguler, yaitu cara belajar dan lingkungan yang sama. Adapun sekolah luar biasa  (SLB) disesuaikan dengan kekhususan yang dimiliki oleh anak, mulai dari gurunya, cara berkomunikasi, hingga metode pembelajarannya.

Jadi, kembali lagi pada kemampuan dan kondisi anak Anda, apakah lebih cocok berada di sekolah luar biasa atau sekolah inklusi. Jangan sampai Anda memaksakan anak untuk belajar di tempat yang tidak sesuai dengan kemampuan dirinya, karena hanya akan membuatnya depresi. Pilihlah sekolah yang tepat untuk masa depan anak yang lebih baik.  

Pilih Mana, Quality Time atau Quantity Time?

Menikmati quality time bersama keluarga perlu untuk keharmonisan di rumah Anda

Bagi sebagian orang, waktu adalah sesuatu yang amat berharga. Pasalnya, waktu tak dapat dibeli. Ia tak dapat ditukar atau dikembalikan. Oleh karenanya, ada kredo yang berbunyi, “Orang yang tak dapat memanfaatkan waktunya dengan baik adalah orang-orang yang merugi”. Berbicara soal memanfaatkan waktu, Anda termasuk orang yang condong ke quality time atau quantity time?

Perbedaan keduanya amat mudah dideteksi. Quality time sederhananya berarti waktu yang berkualitas, tak peduli seberapa banyak jumlahnya. Sementara quantity time adalah soal jumlah; kuantitas. Orang yang memiliki banyak waktu belum tentu bisa dimanfaatkan secara dengan berkualitas. 

Kendati demikian, tetap ada dua kelompok besar terkait ihwal memanfaatkan waktu ini. Lebih jelasnya, di bawah ini ada informasi lebih terkait quality time maupun quantity time:

  • Quality Time

Quality time adalah waktu yang dialokasikan untuk keluarga dan orang yang disayangi dengan cara direncanakan untuk menghasilkan kebahagiaan bersama. Rencana ini dibuat bisa dengan pengeluaran biaya maupun tanpa biaya.

Quality time tidak dipengaruhi oleh besar kecilnya jumlah waktu tetapi dipengaruhi oleh terpenuhinya hasil sesuai rencana bersama. Biasanya, orang yang masuk ke dalam kategori ini adalah mereka yang sebagian waktunya habis untuk pekerjaan atau urusan lain di luar keluarga maupun orang tersayang.

Mereka hanya memiliki sedikit waktu sisa untuk mereka, tetapi momen itu berhasil dimanfaatkan dengan baik lantaran telah mempersiapkan segalanya dengan matang. 

Beberapa tips buat Anda yang sibuk bekerja dan hanya memiliki sedikit waktu luang di bawah ini mungkin membantu Anda mendapatkan quality time dengan baik dan efektif:

  • Mengambil cuti kerja saat selesai ujian anak atau hari libur nasional;
  • Negosiasi mendapatkan rapel hari libur selama seminggu setiap interval 4 minggu untuk menghilangkan rutinitas PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad);
  • Persiapan dana quality time.

Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan bersama keluarga atau orang-orang yang tersayang, sehingga waktu yang sedikit itu bisa dialokasikan dengan baik dan Anda mendapatkan quality time.

Jika memungkinkan, Anda dan keluarga atau pasangan bisa pergi berjalan-jalan ke tempat rekreasi. Bisa mengunjungi berbagai wisata alam, pusat perbelanjaan, atau bahkan sekadar menghabiskan waktu di rumah dengan diisi oleh berbagai kegiatan yang menyenangkan.

Yang perlu diingat adalah quality time bukan selalu soal ke mana Anda dan keluarga pergi atau seberapa banyak dana yang dikeluarkan. Namun, quality time murni bagaimana Anda bisa saling berinteraksi dengan baik dalam waktu yang sedikit tersebut. Jadi, secara sederhana indikator dari quality time adalah mendapatkan kepuasan dan kesenangan bersama keluarga atau orang yang Anda sayang.

  • Quantity Time

Quantity time adalah jumlah waktu yang dapat dialokasikan untuk keluarga atau orang yang disayang. Quantity time dinyatakan berhasil saat tercapainya target waktu untuk kebersamaan keluarga misalnya 4 jam sehari atau 74 jam setiap minggu. Quantity time di luar batasan segudang agenda keluarga, cukup dengan berada di antara keluarga saja sudah termasuk hitungan quantity time.

Quantity time berhubungan dengan rasio keseimbangan waktu antara bekerja, bersama keluarga dan istirahat. Ini disebut 3 keseimbangan hidup sosial.

  • Jadi, Pilih Quality Time atau Quantity Time?

Jika quantity time kurang mencukupi maka akan terjadi kepincangan. Katakanlah hanya quality time yang terpenuhi maka kesenangan di dapat tapi lainnya juga penting akan hilang.

Quantity time setidaknya menciptakan nuansa bimbingan orang tua terhadap keluarga walaupun kita tanpa melakukan apa pun, tetapi kita dapat mengawasi perilaku anggota keluarga terutama anak melakukan hal positif. Kita bisa mengetahui kegiatan anak saat waktu sekolah, selepas sekolah dan mengawasi serta membimbing supaya tidak masuk lingkungan kurang benar.

Gambaran di bawah ini mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda dalam memilih:

  • Quality time tanpa quantity time: Anda mungkin akan kehilangan kontrol keluarga
  • Quantity time tanpa quality time: Anda mungkin akan kehilangan makna kebersamaan