Pahami Apa Itu Olahraga Lari dan Seluk Beluknya

Olahraga lari merupakan latihan tubuh yang paling banyak diminati. Lari Lari tergolong mudah dan hemat sehingga tidak membutuhkan modal apapun. Hal ini disebabkan karena lari tidak membutuhkan alat khusus dan ruangan tertentu untuk melakukannya.

Lari bisa Anda lakukan dimana saja, baik di gelanggang olahraga, maupun di tepi jalan yang sepi. Anda juga bisa melakukannya kapan saja. Berlari memiliki gerakan yang mirip dengan jogging, namun keduanya tidak sama. Agar Anda tidak salah kaprah, simak pengertian olahraga lari berikut ini. 

Apa itu Olahraga Lari

Secara mudah bisa dijelaskan bahwa olahraga lari adalah aktivitas menggerakkan kaki dengan  cepat. Karena langkahnya yang sangat cepat, tubuh orang yang berlari tampak melayang. Dalam olahraga lari hanya ada satu kaki yang menjejak tanah secara bergantian.

Banyak orang yang salah dengan menyamakan antara olahraga lari dan jogging. Walaupun keduanya sama-sama berasal dari cabang olahraga atletik, akan tetapi keduanya tidaklah sama. Apakah perbedaannya?

Beda Olahraga Lari dengan Jogging

Perbedaan antara olahraga lari dan jogging terletak pada intensitasnya. Berlari memiliki intensitas yang lebih cepat dan menggunakan lebih banyak energi. Berlari memacu jantung, paru-paru, dan otot untuk bekerja lebih berat.

Secara keseluruhan, berlari membutuhkan kebugaran dan daya tahan tubuh yang lebih tinggi dibandingkan jogging. Hal yang menjadi persamaan dari kedua jenis olahraga ini adalah sama-sama merupakan sebuah bentuk latihan aerobik.

Walaupun olahraga lari yang baik tergolong mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja, namun Anda tidak boleh menyepelekannya. Ada hal yang harus Anda perhatikan ketika melakukan olahraga ini. 

Hal-hal yang Harus Dilakukan Saat Berlari

Berlari dapat membantu tubuh menjadi lebih bugar dan sehat. Gerakannya juga sederhana karena hanya membutuhkan kaki yang bergerak cepat. Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dan lakukan saat berlari.

1. Kenakan Sepatu yang Tepat

Jika Anda mengenakan sepatu yang tidak tepat untuk berlari kemudian melakukan gerakan lari yang salah, kaki atau anggota tubuh yang lain bisa cedera. Agar terhindar dari cedera lari, mintalah saran ke penjual untuk menemukan sepatu yang tepat.

Pilihlah sepatu lari satu nomor lebih besar daripada ukuran yang biasa Anda pakai. Saat berlari, kaki Anda pasti akan membengkak. Itulah sebabnya lebih baik menggunakan sepatu yang lari yang lebih besar untuk menghindari kaki menjadi lecet dan luka.

2. Perhatikan Rasa Sakit yang Timbul

Perhatikan jika kaki atau anggota tubuh yang lain terasa sakit saat berlari. Rasa sakit yang timbul sebenarnya merupakan pertanda bahwa ada yang salah pada tubuh Anda, oleh karena itu berhentilah sejenak.

Jangan paksakan diri untuk terus berlari dan lakukan istirahat. Hal ini dapat mencegah kaki mengalami cedera yang lebih parah. 

3. Selalu Lakukan Pemanasan Sebelum Mulai Berlari

Jangan pernah melewatkan pemanasan sebelum memulai jenis olahraga apapun, termasuk berlari. Anda bisa berjalan cepat selama 5 menit, melompat, mengangkat lutut, atau menendang ke depan dan ke belakang.

Pemanasan sangat bermanfaat untuk mengendurkan dan melemaskan otot, tulang, dan sendi. Denyut jantung tidak akan naik secara tiba-tiba, melainkan secara perlahan mengikuti irama lari yang Anda lakukan.

4. Tetap Minum

Jangan abaikan pentingnya air bagi tubuh. Minum air putih sambil berlari dapat menghindari tubuh mengalami dehidrasi. Minumlah air saat melakukan olahraga lari minimal setengah jam sekali, agar tubuh tetap terhidrasi.

Melakukan olahraga lari memiliki banyak manfaat. Selain dapat memperkuat otot, tulang, dan sendi, olahraga ini juga dianggap mampu menurunkan berat badan. Namun, Anda harus memulai dengan cara yang tepat agar tidak mengalami cedera.

8 Manfaat Yoga agar Wajah Tampak Cantik Berseri

8 Manfaat Yoga agar Wajah Tampak Cantik Berseri

Yoga merupakan olahraga yang cukup populer di dunia. Olahraga ini berasal dari India, kemudian dikenalkan melalui buku Yoga Sutras karya Maharsi Patanjali. Yoga banyak digemari kaum hawa karena memiliki segudang manfaat bagi kecantikan dan kesehatan kulit.

Gerakan yoga mampu memperlancar sirkulasi darah yang menyebar ke seluruh tubuh dengan baik. Hal itu juga dapat mengurangi hormon stres dan inflamasi dalam tubuh yang baik untuk kondisi kulit Anda. Tidak hanya itu, yoga juga dapat membantu membenahi kualitas tidur, mengencangkan otot, dan detoksifikasi.

Banyak jenis yoga yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah Tadasana, Padahastasana, Adho Mukha Svanasana, Vrikshasana, Bhujangasana, dan Balasana. Saat melakukan yoga sebaiknya dalam keadaan sepi dan hening sehingga dapat membantu konsentrasi serta kefokusan Anda untuk diri sendiri. Lalu, apa saja manfaat yoga untuk kecantikan kulit wajah? Yuk simak info selengkapnya di bawah ini.

1. Mengurangi Racun Tubuh

Adanya racun dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai efek negatif, salah satunya dapat membuat kulit terlihat lebih kusam, timbulnya jerawat, dan noda hitam di wajah. Bagi wanita efek tersebut merupakan masalah yang harus diselesaikan segera, karena hal itu bisa mempengaruhi kepercayaan diri seseorang.

2. Memberikan Nutrisi Pada Wajah

Siapa sangka dengan melakukan yoga dengan benar mampu memberikan nutrisi baik pada kulit wajah. Claire Grieve Spesialis Yoga Internasional, mengatakan yoga dapat membuat jantung memompa darah sehingga membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh termasuk bagian wajah. Banyaknya nutrisi yang mengalir pada wajah bisa membuat kulit lebih bercahaya.

3. Memperbaiki Sel Kulit Rusak

Latihan pernapasan yoga merupakan rutinitas yang bagus untuk menghilangkan stres. Selain itu, melakukan latihan pernapasan dengan benar bisa meningkatkan aliran oksigen yang membantu penyembuhan sel-sel kulit rusak dalam tubuh.

4. Meminimalisir Penuaan Dini

Kerutan pada wajah membuat penampilan seseorang tampak tidak percaya diri dengan umur yang masih tergolong muda. Adanya kerutan merupakan efek dari debu, polusi, dan sinar matahari langsung. Namun kerutan bisa diatasi dengan melakukan gerakan headstand saat yoga, gerakan tersebut baik untuk memperlancar aliran darah ke otak dan meminimalisir garis halus di wajah.

5. Wajah Merona

Lakukan dengan rutin gerakan yoga seperti shoulder stand, fish pose, child’s pose, triangle pose, dan plough pose. Kelima gerakan itu mampu memperlancar sirkulasi darah ke seluruh tubuh sehingga kulit dapat terhindar dari berbagai macam penyakit kulit.

6. Menyeimbangkan Hormon

Wanita memiliki hormon naik turun yang diakibatkan oleh pola makan buruk dan siklus menstruasi tidak teratur. Ketidakseimbangan hormon dapat memicu munculnya jerawat ataupun eksim di wajah. Yoga mampu mengatasi masalah di atas dengan melakukan latihan yang dapat merangsang kelenjar hormon menjadi seimbang.

7. Menyeimbangkan Emosional

Sering kali emosi berlebih bisa berakibat buruk terhadap kesehatan seseorang. Oleh karena itu, lakukanlah olahraga yoga agar letak emosional di dalam tubuh menjadi seimbang dan membantu menghilangkan jerawat serta pigmentasi kulit.

8. Memberi Energi Positif

Memiliki suasana hati yang baik dan bahagia adalah impian semua orang. Dengan rutin berolahraga yoga Anda bisa mendapatkan kebahagiaan dari dalam yang akan terpancar dari raut wajah cerah berseri.

Nah, itu tadi 8 manfaat yoga untuk kulit wajah cantik berseri. Sudah siap yoga hari ini?

Tips Memilih Knee Support yang Tepat

Knee support menjadi pertolongan pertama yang diberikan saat Anda mengalami nyeri maupun cedera lutut. Alat ini berfungsi menekan bagian lutut dan sekitarnya sehingga dapat mengurangi bengkak dan nyeri pada lutut. Namun, Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan serta rekomendasi knee support yang tepat.

Knee support dapat menopang lutut saat olahraga maupun saat nyeri

Banyaknya knee support yang tersedia di pasaran pasti membuat Anda bingung harus pilih yang mana. Sekarang Anda tidak perlu bingung lagi karena tulisan ini akan membantu Anda memilih knee support yang tepat lewat 3 tips berikut ini.

  1. Pilih Sesuai dengan Kondisi Lutut Anda

Beda kondisi lutut, beda pula knee support yang digunakan. Berikut ini beberapa knee support berdasarkan tujuannya, yakni :

  • Knee sleeves

Dari semua jenis pelindung lutut, knee sleves adalah pelindung lutut yang paling banyak dijual di pasaran. Penyangga lutut ini dapat menyokong lutut untuk kegiatan sehari-hari. 

Apakah penggunaan knee sleves ini akan membuat sulit beraktivitas? Tentu tidak. Knee sleeves ini berbahan elastis sehingga tidak akan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Alih-alih merasa tidak nyaman, penyangga lutut ini justru membuat Anda nyaman untuk bergerak karena alat ini akan menekan bagian lutut yang bengkak sehingga dapat meredakan rasa nyeri selama Anda beraktivitas. 

  • Pelindung lutut fungsional

Knee support ini banyak digunakan oleh atlet yang sedang dalam masa rehabilitasi setelah mengalami cedera parah. Alat ini akan menstabilkan dan mengontrol pergerakan tempurung lutut dan mencegah cedera terjadi pada bagian yang sama. 

  • Pelindung lutut rehabilitatif

Selain pelindung lutut fungsional, pelindung lutut ini juga sering digunakan oleh atlet yang baru saja menjalankan operasi akibat cedera parah. Alat ini akan menstabilkan pergerakan tempurung lutut untuk mencegah terjadinya cedera yang lebih parah dalam waktu dekat.

  1. Pilih Bahan yang Sesuai

    Untuk Anda yang suka olahraga seperti lari, sebaiknya memilih bahan stretch 

tights.  Bahan ini lentur, ketat, dan tidak terlalu tebal sehingga nyaman ketika dipakai 

untuk berlari. Namun bahan stretch tights ini tidak disarankan untuk Anda yang sedang 

mengalami cedera lutut parah seperti cedera ACL.

Nah, untuk Anda yang tinggal di daerah dingin atau sedang  musim hujan, carilah knee support yang mampu menyimpan hawa panas. Ini untuk mengurangi  rasa nyeri akibat 

otot yang kaku saat udara dingin. Selain itu, pilihlah knee support  yang memiliki bahan 

breathable untuk kulit agar tidak terjadi iritasi pada kulit.

  1. Pilih Ukuran yang Cocok

Sebelum membeli knee support, sebaiknya Anda sudah mengetahui berapa ukuran lingkar lutut Anda. Untuk mengukurnya Anda bisa menggunakan meteran yang lentur, misalnya meteran yang biasa digunakan tukang jahit dan usahakan kaki Anda lurus pada saat mengukur agar mendapatkan ukuran yang tepat. Selain itu, pilihlah ukuran yang pas. Ukuran yang kebesaran membuat fungsi penggunaan penyangga lutut jadi kurang maksimal, sementara ukuran yang kekecilan akan membuat lutut Anda sakit dan sulit bergerak. 

Cara Mencuci Knee Support

Memilih knee support yang tepat memang penting, namun menjaga kebersihannya juga penting, apalagi penyangga lutut ini bersentuhan langsung dengan kulit. Knee support yang kotor justru dapat menyebabkan masalah pada kulit. Anda tentu tidak ingin masalah itu terjadi bukan?
Pastikan knee support Anda memiliki bahan yang bisa dicuci seperti knee sleeves. Namun, jika knee support yang tidak bisa dicuci seperti berbahan logam, cukup bersihkan dengan tisu basah setiap hari.