Penyebab Sembelit yang Perlu Diwaspadai

penyebab sembelit

Frekuensi normal buang air besar (BAB) manusia memang tidak seragam. Kondisi tubuh dan apa yang mereka makan menjadi faktor pembeda. Namun, jika berpatokan dengan hasil studi ilmiah, normalnya orang BAB tiga kali setiap harinya. Artinya, bila frekuensi BAB seseorang di bawah itu, mereka dapat disebut mengalami sembelit. Menarik mengetahui berbagai kemungkinan penyebab sembelit.

Sembelit atau konstipasi merupakan sebuah gangguan atau masalah pada sistem pencernaan seseorang. Sebenarnya, sembelit tidak melulu soal jumlah atau frekuensi. Secara lebih luas, sembelit dapat dipahami sebagai kondisi di mana seseorang sulit untuk buang air besar. Seperti misalnya kondisi feses (kotoran) yang keras, juga dapat disebut sebagai salah satu manifestasi dari sembelit.

Biasanya, dunia medis mengkategorikan seseorang mengalami sembelit jika dalam satu pekan, dia hanya buang air besar kurang dari tiga kali. Umumnya, penyebab sembelit terjadi karena usus besar atau kolon menyerap terlalu banyak air dari feses. 

Ada banyak sekali hal yang menimbulkan kondisi tersebut. Akan tetapi, pola makan jadi salah satu penyebab utama. Tapi, Anda perlu mengetahui penyebab sembelit lain, yang mungkin, sering kali tak terdeteksi. Pasalnya, kondisi-kondisi yang akan disebut di bawah ini kerap tak disadari—makanya, kemungkinannya jadi semakin besar.

Kondisi yang dimaksud adalah kebiasaan seseorang sehari-hari, antara lain:

  • Terlalu lama dalam posisi duduk

Gaya hidup modern memungkinkan seseorang kurang bergerak. Kondisi ini disebut-sebut lebih buruk akibatnya dari penyebab sembelit lain, seperti misalnya kelebihan berat badan. Posisi duduk dalam waktu lama akan mengangkat usus besar seseorang. Lama kelamaan, kondisi ini akan menghambat BAB, dan akhirnya menyebabkan sembelit. 

Untuk menghindarinya, seseorang bisa beristirahat secara teratur untuk berdiri atau melakukan pergerakan lain. Anda bisa berjalan dan berjongkok agar kondisi pencernaan Anda tetap sehat. Sebab dua Gerakan tersebut sangat efektif untuk melancarkan buang air besar.

  • Makan dengan cepat

Banyak narasi yang menganjurkan seseorang untuk makan secara perlahan. Pasalnya, cara makan seperti itu punya banyak keuntungan, salah satunya terhindar dari sembelit. Makan terlalu cepat jadi kebiasaan yang bisa jadi penyebab sembelit karena mekanisme kerja pencernaan seseorang tak dapat mengimbangi intensitas makanan yang dimasukkan ke perut.

Mudahnya, jika seseorang makan dengan cepat, potongan makanan yang lebih besar tidak akan terurai atau diserap seluruhnya sebelum pindah ke usus besar. Selain itu, kebiasaan ini juga memicu sistem fight-or-flight Anda. Ketika Anda terburu-buru untuk menghabiskan makanan, tubuh Anda dapat mengartikannya sebagai tekanan.

  • Kerap menahan BAB

Kebelet atau perasaan ingin BAB di waktu dan situasi yang tidak tepat memang menjengkelkan. Kita kadang dipaksa untuk menunda atau menahan “panggilan alam” itu hingga mendapat kesempatan yang ideal. 

Masalahnya, kebiasaan seperti ini perlahan akan menimbulkan efek tertentu bagi kondisi pencernaan seseorang, salah satunya adalah sembelit. Pasalnya, apabila seseorang sering menahan BAB, usus besar dapat meregang sehingga seseorang tidak lagi mendapat dorongan teratur untuk buang air besar. Inilah yang pada akhirnya akan menyebabkan sembelit.

  • Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit

Obat penghilang rasa sakit, apapun jenis atau bentuknya termasuk obat-obatan yang dijual bebas seperti Tylenol dan ibuprofen, serta obat resep seperti hidrokodon dan oxycontin, berpotensi besar menjadi penyebab sembelit. Pasalnya, obat-obatan ini mengikat reseptor yang sama di perut, mengumpulkan seluruh sistem pencernaan serta rasa sakit Anda.

Obat penghilang rasa sakit sebaiknya tidak digunakan lebih dari 30 hari jika memungkinkan. Selama waktu itu, Anda harus melakukan segala upaya untuk menyelesaikan cedera yang mendasarinya atau menemukan cara lain untuk mengobati rasa sakit. Sementara itu, gunakan pelunak feses setiap hari bersama dengan obat penghilang sakit.

***

Beberapa kebiasaan tersebut bisa dihindari atau setidak-tidaknya dikurangi. Sedikit upaya dari Anda untuk mengubah kebiasaan tersebut, bisa memiliki dampak besar bagi kondisi pencernaan Anda nantinya. Ada baiknya seseorang mulai memerhatikan kebiasaan-kebiasaan penyebab sembelit di atas secara serius jika tak ingin repot dengan urusan yang sebenarnya dapat dihindari ini. Perlu diingat pula bahwa sembelit memang terkesan sepele, tetapi andai dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin ia akan berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.

5 Cara Deteksi Kondisi Tukak Duodenum

 Tukak duodenum

Tukak lambung merupakan peradangan dinding lambung yang bisa menyebabkan terjadinya luka, disebut juga tukak duodenum. Beberapa kasus kondisi ini bisa menyebabkan gangguan sistem pencernaan yang terjadi pada usus, khususnya usus halus atau kerongkongan yang letaknya berada di dekat lambung.

Keadaan ini muncul ketika dinding lambung dan usus halus terkikis sehingga ada yang mengenai jaringan lebih dalam. Jika penderita kondisi ini tidak mendapatkan perawatan yang tepat, maka lambung bisa mengalami nyeri yang berkepanjangan dan tidak diketahui akan berlangsung berapa lama, selain itu bisa menimbulkan kerusakan organ cerna.

Tes Deteksi Tukak Duodenum

Kondisi ini sering disebut dengan tukak lambung karena memang memiliki gejala yang nyaris sama, yang membedakan hanyalah kapan dan dimana gejala ini muncul. Gejala kondisi ini mengikuti pola, nyeri yang biasanya hilang pada saat bangun tidur dan muncul pada pertengahan pagi hari. Mengkonsumsi susu atau makan dan mengkonsumsi obat antasida bisa untuk meredakan sakit.

Setelah itu biasanya rasa nyeri akan muncul kembali pada 2 sampai 3 jam kemudian, rasa sakit yang muncul bisa menyebabkan penderita terbangun di malam hari. Kondisi ini memang umum dialami, biasanya rasa sakit terasa lebih dari satu kali dalam satu hari. Periode munculnya kondisi selama beberapa minggu dan sulit hilang jika tanpa melakukan perawatan dengan pemeriksaan berikut ini.

  1. Pemeriksaan Tinja

Tujuan dilakukan pemeriksaan tinja adalah untuk mengetahui adanya perdarahan pada saluran cerna, dokter kemudian akan meminta pemeriksaan darah samar dengan mengambil sampel tinja si penderita.

  1. Foto Rontgen

Foto rontgen kerongkongan, lambung dan usus 12 jari, tujuan pemeriksaan ini adalah untuk memperlihatkan kondisi beberapa organ tersebut dengan bantuan sinar-x. Ketika pemeriksaan, pasien akan diminta menelan cairan khusus yang mengandung barium agar luka terlihat jelas.

  1. Gastroskopi

Dilakukan dengan menggunakan selang kecil yang memiliki kamera, kemudian dimasukkan melalui kerongkongan hingga ke usus 12 jari. Hal ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi saluran pencernaan dan bahkan jika diperlukan dokter akan mengambil sampel jaringan untuk dianalisis.

  1. Tes Darah

Untuk menentukan kondisi ini, terutama memastikan karena infeksi bakteri H.pylori adalah dengan memeriksa antibodi. Antibodi yang muncul dalam darah karena infeksi bakteri ini, untuk itu diperlukan pemeriksaan darah.

  1. Tes Napas Urea

Selain menggunakan tes darah, memastikan kondisi ini karena infeksi bakteri juga dapat dilakukan dengan tes napas. Tujuan tes ini untuk mengetahui apakah ada gas karbondioksida tertentu pada hembusan napas, jika terdapat bakteri.

Pencegahan Tukak Duodenum

  • Melakukan aktivitas fisik secara rutin dengan membatasi mengkonsumsi alkohol dan rokok dan menerapkan pola tidur yang baik.
  • Menghindari asupan makanan setidaknya tiga jam sebelum tidur, setidaknya selama tiga jam sebelum itu.
  • Hindari asupan makanan yang bisa memicu timbulnya gejala seperti makanan pedas, makanan asam, kopi, coklat dan lainnya.
  • Konsumsi makanan dengan frekuensi yang lebih sering dan dalam porsi lebih kecil, setidaknya jika ingin mengatasi kondisi ini

Gejala yang paling umum terjadi pada tukak duodenum adalah munculnya rasa panas dan sakit di sekitar daerah pusar dan tulang dada. Penderita mungkin juga akan merasakan beberapa keluhan lain dari keadaan ini, terutama di awal kemunculannya, berikut beberapa gejala dari kondisi ini.

  • Perut terasa begah, kembung dan sering bersendawa.
  • Intoleransi makanan berlemak.
  • Terasa mual dan mengalami heartburn atau sensasi perih di ulu hati.

Kenali Penyebab dan Tanda-tanda Protanomali, Jenis Buta Warna Parsial

Buta warna merupakan kelainan karena sel-sel kerucut mata tidak mampu dalam menangkap spektrum warna tertentu akibat faktor genetis. Salah satu kelainan tersebut adalah Protanomali

Protanomali adalah salah satu jenis kelainan penglihatan karena sel kerucut L yang bertugas menangkap sinar merah di bagian retina mata seseorang bersifat abnormal. Kelainan ini menyebabkan proses penangkapan warna merah menjadi tidak sempurna.

Jadi, saat melihat warna, mata mengandalkan sel-sel pada retina. Ada dua jenis sel pada retina, yaitu sel batang dan sel kerucut. Bedanya, sel batang ini berguna melihat cara yang sedikit, sedangkan sel kerucut perannya melihat dalam cahaya terang dan membedakan warna.

Berdasarkan jenis sensitivitasnya terhadap panjang gelombang cahaya yang menentukan warna, sel kerucut dibagi menjadi 3. Yaitu sel kerucut L yang menangkap  gelombang panjang dengan sinar merah. Panjang gelombang sedang dengan sinar  hijau ditangkap oleh sel kerucut M. Sedangkan sel kerucut S menangkap panjang gelombang pendek yaitu sinar biru.

Penyebab Protanomali

Protanomali disebabkan oleh adanya kesalahan genetik yang mungkin saja diturunkan dari orangtua. Biasanya dikaitkan dengan kromosom seks X pada manusia yang sifatnya resesif alias tidak dominan. 

Wanita memiliki kromosom seks XX pada perempuan dan XY pada laki-laki. Sehingga perempuan bisa saja menderita protanomali saat kedua kromosom X membawa gen protanomali tersebut. Atau bisa juga menjadi karier gen protanomali jika hanya satu kromosom X yang membawa gen tersebut.Berbeda dengan laki-laki yang hanya memiliki satu kromosom X, sehingga kecil kemungkinan laki-laki menderita protanomali ini bahkan tidak sama sekali.

Tanda-tanda Protanomali

Gejala protanomali ini biasanya berupa kesulitan mata melihat objek yang berwarna merah, kuning, dan oranye. Warna-warna yang disebutkan itu akan terlihat berwarna hijau oleh penderita. Namun, kondisi kelainan ini tidak mengganggu aktivitas harian penderitanya.

Cara Mencegah dan Mengobati Protanomali

Sebenarnya tidak ada pengobatan yang bisa menyembuhkan penderita protanomali ini. Akan tetapi, berkat bantuan teknologi seperti adanya kacamata khusus untuk buta warna yang mampu membantu memberi penglihatan sehingga warnanya terlihat lebih baik. Untuk menggunakan kacamata khusus ini, tentu Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Sedangkan untuk mencegah kelainan ini sebenarnya hampir tidak ada. Sebab, ini merupakan kelainan bawaan gen. Namun, untuk mencegah keturunan Anda mengalami protanomali, Anda dan pasangan bisa skrining buta warna terlebih dahulu untuk melihat apakah ada gen protanomali yang Anda miliki yang dapat diturunkan pada anak nantinya.

Jenis-jenis Lain Buta Warna Parsial

Ada berbagai jenis kelainan buta warna parsial atau kesulitan mendeteksi sebagian warna tertentu dengan akurat yang umum terjadi. Selain protanomali, berikut jenis buta warna lain berdasarkan warna apa yang tidak bisa dideteksi oleh penderita.

  1. Tritanomali

Tritanomali memang jarang terjadi. Biasanya kelainan ini terjadi saat penderita melihat warna biru menjadi agak hijau atau pink menjadi merah dan kuning. 

  1. Tritanopia

Buta warna tritanopia merupakan ketidakmampuan penderita membedakan warna biru dan kuning. Biasanya penderita melihat warna biru sebagai warna hijau, sedangkan warna kuning terlihat seperti abu-abu terang. Sama seperti tritanomali, kelainan ini juga jarang terjadi.

  1. Deuteranomali

Kelainan deuteranomali ini adalah kesulitan membedakan warna biru dan ungu. Biasanya juga salah saat melihat warna kuning dan hijau yang terlihat seperti merah.

  1. Deuteranopia

Kelainan ini merupakan buta warna yang membuat penderitany amengidentifikasi warna merah terlihat seperti kuning kecokelatan dan warna hijau sebagai warna krem.

  1. Protanopia

Protanopia adalah kondisi penderita melihat warna hijau dan jingga sebagai warna kuning dan jingga sebagai warna kuning dan warna merah terlihat seperti warna hitam. 

  1. Protanomali

Buta warna protanomali adalah kondisi penderita melihat warna merah, kuning, dan oranye sebagai warna hijau.

4 Cara Mengatasi Kelumpuhan Pita Suara

4 Cara Mengatasi Kelumpuhan Pita Suara

Kelumpuhan pita suara adalah sautu kondisi kesehatan yang mempengaruhi dua lipatan jaringan di kotak suara Anda yang disebut pita suara. Nah, lipatan tersebut sangat penting untuk mempuan Anda dalam berbicara, bernapas, dan menelan.

Lalu, bagaimana jika pita suara Anda mengalami kelumpuhan? Apa yang kira-kira akan terjadi dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut beberapa cara yang bisa Anda coba untuk mengatasi kelumpuhan pita suara Anda atau kenalan Anda.

Gejala kelumpuhan pita suara

Gejala pita suara yang mengalami kelumpuhan bisa sangat bervariasi berdasarkan penyebabnya dan apakah salah satu dari kedua pita suara Anda terpengaruh. Anda mungkin akan mengalami satu atau lebih dari gejala berikut:

  • Suara serak atau kehilangan kemampuan berbicara
  • Kesulitan menelan
  • Kesulitan bernapas
  • Ketidakmampuan untuk menaikkan volume suara Anda
  • Perubahan suara Anda
  • Sering tersendak saat makan atau minum
  • Napas berisik

Jika Anda melihat gejala-gejala tersebut atau Anda mendeteksi adanya perubahan signifikan pada pola bicara dan kualitas suara Anda, hubungi dokter THT untuk evaluasi.

Penyebab kelumpuhan pita suara

Kelumpuhan pita suara biasanya dipicu oleh kejadian medis atau kondisi kesehatan lainnya. seperti:

  • Cedera dada atau leher
  • Stroke
  • Tumor, baik jinak atau ganas
  • Peradangan atau jaringan parut pada sendi pita suara karena ketegangan atau infeksi
  • Kondisi neurologis, seperti MS, penyakit Parkinson, atau miastenia gravis

Cara mengatasi kelumpuhan pita suara

Kelumpuhan pita suara perlu didiagnosis dan dirawat oleh seorang profesional medis. Tidak ada perawatan di rumah yang bisa Anda lakukan untuk kondisi ini. Berikut beberapa perawatan yang bisa Anda lakukan.

  1. Terapi suara

Terkadang kelumpuhan pada pita suara sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu tahun. Untuk alasan ini, dokter mungkin merekomendasikan terapi suara untuk mencoba memulihkan komunikasi saraf otak dan laring Anda sebelum merekomendasikan operasi.

Ahli patologi wicara bahasa bersertifikat membantu dalam perawatan ini. Terapi suara bertujuan untuk meningakatkan fungsi pita suara Anda melalui latihan berulang sederhana yang melatih kembali pita suara. Latihan bertujuan untuk mengubah cara Anda menggunakan suara dan intsruksi tentang berbagai cara bernapas.

Jika gejala kelumpuhan pita suara tidak sepenuhnya pulih dengan sendirinya, maka perawatan bedah mungkin ditawarkan untuk meningkatkan kemampuan Anda berbicara dan menelan. Pilihan pembedahan meliputi

  • Injeksi massal

Kelumpuhan saraf ke pita suara Anda mungkin akan membuat otot pita suara Anda tipis dan lemah. Untuk menambah masa pita suara yang lumpuh, ahli laringologi dapat menyuntikkan pita suara Anda dengan zat seperti lemak tubuh, kolagen, atau bahan pengisi lain yang disetujui.

Massa tambahan ini membawa pita suara yang terpengaruh lebih dekat ke tengah kota suara Anda sehingga pita suara yang berfungsi dan bergerak dapat membuat kontak lebih dekat dengan pita suara yang lumpuh saat Anda berbicara, menelan atau batuk.

  • Reposisi pita suara

Dlaam prosedur ini, seorang ahli bedah memindahkan jendela jaringan Anda dari luar kotak suara Anda ke dalam, mendorong pita suara yang lumpuh ke tengah kotak suara Anda. Hal ini memungkinkan pita suara Anda yang tidak rusak bergetar lebih baik terhadap pasangannya yang lumpuh.

  • Trakeotomi

Jika kedua pita suara Anda lumpuh dan diposisikan berdekatan, aliran udara Anda akan berkurang. Dalam situasi ini, Anda akan mengalami banyak kesulitan bernapas dan memerlukan prosedur pembedahan yang disebut trakeotomi.

Dalam trakeotomi, sayatan dibuat di depan leher Anda dan lubang dibuat langsung ke pipa angina (trakea). Sebuah tabung pernapasan dimasukkan, memungkinkan udara melewati pita suara yang tidak bisa bergerak.

Mengobati kelumpuhan pita suara tidak selalu membuat pita suara Anda kembali seperti sebelumnya. Karena penyebab kelumpuhan melibatkan kerusakan saraf atau kondisi kesehatan yang progresif mengoreksi kelumpuan itu sendiri mungkin sulit dilakukan. Namun, gejala kelumpuhan biasanya dapat diobati meski tidak bisa cepat. Segera buat janji dengan dokter jika gejala kelumpuhan Anda alami.

Komplikasi Ini Mengintai Penderita Ketoasidosis Alkoholik

Komplikasi Ini Mengintai Penderita Ketoasidosis Alkoholik

Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang bisa menyebabkan Anda terkena ketoasidosis alkoholik. Ini merupakan kondisi ketika terjadi penumpukan zat asam atau keton dalam darah sehingga penyerapan glukosa menjadi tidak maksimal. Penyerapan glukosa yang minim akan membuat Anda lemas karena tidak terjadi produksi energi yang memadai bagi tubuh Anda. 

Namun, bahaya mengalami tidak hanya tubuh yang kehilangan energinya. Jika tidak ditangani dengan tepat dan terlalu lama didiamkan, ketoasidosis alkoholik bisa mengancam nyawa Anda. Berbagai komplikasi penyakit serius siap mengancam 

Berikut ini adalah beberapa komplikasi yang umum dialami oleh para penderita ketoasidosis yang mengabaikan penanganan awal. Tentu Anda tidak tertarik mengalami salah satu masalah kesehatan di bawah ini, bukan?

  1. Pendarahan Gastrointestinal 

Pendarahan gastrointestinal dikenal juga sebagai pendarahan saluran cerna. Pendarahan dapat terjadi mulai dari bagian kerongkongan Anda, lambung, usus, sampai dubur. Ketika mengalami pendarahan gastrointestinal, tekanan darah tiba-tiba bisa menurun dengan drastis diikuti dengan kondisi jantung berdebar lebih dari 100 kali per menit. Pada saat itu, Anda sangat rentan mengalami penurunan kesadaran sehingga harus segera ditangani oleh tim medis. 

  1. Psikosis 

Pernahkan Anda mengalami halusinasi sesaat setelah mengonsumsi alkohol terlalu banyak? Orang mengenalnya dengan istilah mabuk. Bahkan efek halusinasi ini sangat mungkin menimpa Anda, meskipun sedang tidak meminum alkohol. Efek alkohol berupa ketoasidosis alkoholik sangat rentan menimbulkan komplikasi masalah mental berupa halusinasi. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai psikosis di mana Anda akan kesulitan membedakan kenyataan dan imajinasi. Ketika mengalami komplikasi ini, Anda tidak membutuhkan terapi obat, melainkan juga psikoterapi dari tenaga medis yang tepat.

  1. Pankreatitis 

Pankreatitis dapat terjadi pada penderita ketoasidosis alkoholik apabila membiarkan masalah kesehatannya tersebut tidak tertangani bertahun-tahun. Pankreatitis merupakan kondisi peradangan dalam pankreas. Peradangan tersebut membuat pankreas tidak mampu memproduksi dan menyalurkan enzim saluran pencernaan maupun hormone insulin. Dampak lanjutannya, penderita pankreatitis akan sangat rentan mengalami gangguan pencernaan maupun diabetes. Gejala awal dari pankreatitis kerap tidak disadari penderitanya karena hanya rasa sakit tiba-tiba di perut bagian tengah sehingga kebanyakan penyakit ini baru tertangani ketika masuk tahap akut. 

  1. Radang Paru-paru 

Kebanyakan penyebab radang paru-paru adalah infeksi bakteri Streptococcus dan Haemophilus influenzae. Namun, ketoasidosis alkoholik ternyata juga dapat menjadi pemicu munculnya masalah ini. Radang paru-paru sendiri merupakan infeksi yang menyerang alveoli atau kantong udara paru-paru, sehingga alveoli dipenuhi cairan. Kondisi tersebut membuat persediaan oksigen menjadi berkurang dan membuat penderitanya mengalami gangguan pernapasan. Batuk yang disertai dahak dan lendir berwarna kuning atau hijau menjadi gejala yang paling sering dijumpai pada penderita radang paru-paru. 

  1. Ensefalopati 

Komplikasi yang tak kalah seriusnya dari ketoasidosis alkoholik adalah kondisi ensefalopati. Ini merupakan kondisi ketika fungsi dan struktur otak mengalami kelainan sehingga berpengaruh pada kondisi mental penderitanya. Tidak jarang pula, penderita ensefalopati akan mengalami gangguan koordinasi gerak serta ketidakmampuan berkonsentrasi. Beberapa kondisi ensefalopati bersifat sementara, namun tidak jarang pula yang bersifat permanen. 

  1. Koma 

Tingkat tidak sadarkan diri ada bermacam-macam, mulai dari pingsan sampai koma. Koma merupakan tingkatan tidak sadarkan diri paling berbahaya karena sangat mudah merenggut nyawa penderitanya. Penderita koma akan mengalami kondisi tidak sadar di mana ia tidak akan mampu mengeluarkan suara, membuat gerakan, bahkan sekadar membuka mata. Umumnya, kondisi koma akan dialami dalam jangka waktu agak lama bagi penderitanya. Meskipun demikian, orang yang mengalami koma masih bisa bernapas dan jantungnya masih berdetak, meskipun kerap mesti diberi alat bantu.

*** 

Supaya tidak mengalami berbagai komplikasi di atas, segera konsultasikan keadaan Anda apabila mendapati gejala ketoasidosis alkoholik. Sebagai upaya pencegahan agar tidak terkena ketoasidosis alkoholik, mulai sekarang kurangi pengonsumsian minuman dan makanan beralkohol Anda, ya!

Minoxidil Obat Rambut Rontok, Inilah Ragam Efek sampinya

Obat minoxidil digunakan untuk mengurangi rambut rontok, baik pada laki-laki maupun perempuan yang megalami kebotakan. Pertumbuhan rambut akan terlihat setelah obat rutin digunakan selama beberapa bulan. Obat rambut rontok ini harus dibeli menggunakan resep dokter dan tersedia dalam bentuk cair, busa, serta sampo. Sama seperti obat lainnya, minoxidil memiliki beberapa efek samping, serta gunakan dosis yan disarankan dokter. 

Efek samping

Terdapat efek samping minoxidil secara umum yang mungkin tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Akan tetapi, sebaiknya Anda segera pergi ke dokter jika berlangsung dalam waktu yang lama, bahkan semakin parah. Berikut ini efek samping minoxidil secara umum:

  • Gatal-gatal
  • Ruam kulit 

Pada dasarnya, reaksi paling umum yang terjadi pada penggunaan obat luar yaitu dermatitis kontak dan alergi kulit. Beberapa kasus alergi pada obat luar disebabkan karena kandungan nonaktif propilen glikol yang ditemukan pada obat bersifat galenik. Sifat galenik yaitu pengobatan yang mengoptimalkan daya serapnya ke tubuh. 

Sedangkan efek samping yang jarang muncul, diantaranya: 

  • Jerawat di bagian kulit yang diaplikasikan 
  • Kulit kepala terasa terbakar
  • Pertumbuhan rambut di wajah
  • Peningkatan jumlah rambut rontok
  • Peradangan atau nyeri bagian akar rambut
  • Kulit wajah memerah atau bengkak

Sebuah studi menunujukkan, peningkatan jumlah rambut rontok bisa terjadi selama penggunaan minoxidil. Hal ini disebabkan karena rambut sedang mengalami penyesuaian saat perawatan. 

Untuk mencegah timbulnya komplikasi lain, segera hubungi dokter jika muncul efek samping seperti di atas. Tubuh akan bereaksi jika jumlah minodozil digunakan dalam dosis berlebihan. Berikut ini tanda dan gejalanya:

  • Pandangan buram atau berubah
  • Sakit dada
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Pingsan
  • Detang jantung tidak beraturan atau semakin cepat
  • Kulit panas dan kemerahan
  • Kepala terasa berat
  • Mati rasa atau bahkan geli di bagian tangan, kaki, wajah
  • Peningkatan berat badan secara cepat

Anda harus mengonsumsi dosis sesuai dengan yang diberikan dokter untuk meminimalisir timbulnya efek samping. 

Dosis

Minoxidil diberikan dengan dosis yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi penderita dan perkiraan berapa lama Anda akan menggunakan obat ini. Selain mengacu saran dari dokter, sebaiknya Anda juga membaca label kemasan terlebih dahulu. Informasi berikut merupakan dosis rata-rata untuk pertumbuhan rambut:

Minoxidil bentuk cairan

  • Dewasa: oleskan 1 mL ke kulit kepala 2x sehari
  • Anak-anak: penggunaan dan dosis harus sesuai petunjuk dokter

Minoxidil bentuk busa

  • Dewasa: oleskan setengah tutup botol ke kulit kepala 2x sehari
  • Anak-anak: penggunaan dan dosis harus sesuai petunjuk dokter

Apabila Anda melwatkan penggunaanya, segera oleskan sesaat setelah mengingatnya. Akan tetapi, jika dirasa waktu dengan jadwal seharusnya terlalu jauh, maka lupakan jadwal yang terlewat dan lanjut ke jadwal setelahnya. 

Bolehkan memberikan minoxidil untuk ibu hamil? 

Food and Drug Administration (FDA) mengklasifikasikan minoxidil sebagai obat tipe C. Artinya, penelitian pernah dilakukan ke hewan dan hasilnya menunjukkan efek buruk terhadap janin hewan. Akan tetapi, belum ada penelitian ke manusia dengan metode yang terkontrol dan memadai. 

Untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, sebaiknya ibu hamil sebaiknya diberi peringatan mengenai efek sampingnya terhadap janin. Belum ada jaminan kesehatan bahwa minoxidil aman untuk janin. Pasalnya, minoxidildapat diserap ke dalam sistem peredaran darah ibu melalui kulit kepala ibu hamil. Obat tersebut kemudian dapat berpindah dan memengaruhi janin.

Attapulgite

Attapulgite

Attapulgite merupakan jenis obat yang dapat digunakan untuk mengatasi diare. Obat tersebut dapat bekerja dengan menyerap air sehingga tinja akan tampak padat.

Obat attapulgite dikategorikan sebagai obat bebas dimana obat tersebut tidak membutuhkan resep dokter. Obat attapulgite tersedia dalam

kemasan tablet dan dapat digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak yang berusia di atas 6 tahun.

Dosis Obat Attapulgite

Jika Anda ingin menggunakan obat attapulgite untuk mengatasi diare, Anda dapat melakukannya. Namun, dosis yang diberikan harus sesuai anjuran dokter, karena kondisi yang dialami setiap pasien berbeda. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Berikut adalah dosis yang digunakan pasien yang mengalami diare:

  • Dewasa dan anak yang berusia di atas 12 tahun

Jika pasien berada di usia tersebut, maka dosisnya adalah sebanyak 2 tablet setelah buang air besar. Jumlah maksimal tablet yang dapat digunakan adalah 12 tablet dalam 24 jam.

  • Anak yang berusia di antara 6 hingga 12 tahun

Jika pasien berada di usia tersebut, maka dosisnya adalah sebanyak 1 tablet setelah buang air besar. Jumlah maksimal tablet yang dapat digunakan adalah 6 tablet dalam 24 jam.

Efek Samping Obat Attapulgite

Sama seperti obat lain, obat attapulgite dapat menimbulkan efek samping pada tubuh. Efek samping yang bisa terjadi adalah sebagai berikut: sakit kepala, kembung, nyeri perut, sembelit, dan mual. Jika kondisi pasien memburuk, pasien dihimbau untuk menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Hal-hal Lain Tentang Obat Attapulgite

Selain efek samping di atas, jika kondisi Anda memburuk dan ingin bertemu dengan dokter, Anda perlu beritahu dokter jika Anda pernah mengalami kondisi berikut:

  • Asma.
  • Gangguan ginjal.
  • Obstruksi usus.
  • Hipersensitivitas.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kondisi apa saja yang tidak dapat diatasi dengan obat attapulgite, Anda dapat melihatnya di kemasan obat tersebut.

Kondisi lain bisa terjadi pada pasien jika mereka mengkonsumsi obat attapulgite dengan obat lain. Jika pasien ingin menggunakan obat attapulgite dengan obat lain, pasien dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter mungkin akan menggantikan dosis obat attapulgite jika pasien perlu menggunakannya secara bersamaan dengan obat lain.

Jika pasien mengkonsumsi obat attapulgite dengan obat lain, pasien bisa mengalami kondisi seperti menimbulkan efek antikolinergik karena menggunakan obat attapulgite dengan obat antihistamin, antipsikotik, antidepresan, dan obat anti Parkinson.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter dapat menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan yang lebih cocok terhadap kondisi Anda.

Cara-cara untuk Mencegah Diare

Selain menentukan pengobatan yang lebih cocok, Anda juga dianjurkan untuk melakukan hal-hal di bawah untuk mencegah diare:

  • Mencegah dehidrasi

Salah satu cara untuk mengatasi diare adalah mengkonsumsi air putih secara rutin. Dehidrasi tidak hanya menyebabkan kekurangan cairan di dalam tubuh, namun juga dapat menimbulkan risiko yang lebih besar terhadap diare.

  • Mengkonsumsi makanan yang sehat

Anda juga sebaiknya mengkonsumsi makanan yang sehat, namun tidak mengkonsumsi makanan yang dapat membuat Anda mengalami diare seperti makanan pedas. Anda bisa mengkonsumsi makanan-makanan probiotik seperti sup miso, tempe, dan yogurt.

Kesimpulan

Obat attapulgite dapat mengatasi diare. Meskipun demikian, obat tersebut dapat memicu efek samping. Oleh karena itu, jika Anda ingin menggunakan obat attapulgite atau memperoleh informasi lebih lanjut tentang obat tersebut atau diare, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Apa Itu Miom? Ini Penjelasannya

Apa Itu Miom? Ini Penjelasannya

Uterine fibroid atau juga miom merupakan benjolan tumor jinak yang tumbuh di dalam rahim, benjolan uterus ini dapat tumbuh di dinding rahim bagian dalam maupun bagian luar. Tanda miom keluar bergantung pada ukuran, lokasi dan berapa jumlah yang muncul pada rahim. Miom ini dapat tumbuh besar dan menyebabkan nyeri dan perdarahan hebat pada saat menstruasi.

Penyakit miom atau tumor jinak ini terdiri dari jaringan otot, kondisi ini terbentuk di dalam rahim pada bagian bawah. Kondisi ini disebut juga dengan fibroid, leiomioma, leiomiomata atau fibromioma. Miom dapat muncul sebagai satu miom atau sekelompok berbentuk kecil, ukuran fibroid yang muncul berkisar mulai 1 mm hingga 20 cm.

Tanda Miom Keluar

Penyakit miom merupakan kondisi yang umum terjadi, sekitar 75 persen perempuan akan mengalami fibroid pada saat tertentu. Perempuan yang lebih mungkin mengalami gejala miom pada usia produktif yakni berusia 16 hingga 50 tahun. Pada kebanyakan kasus, penyakit ini tidak memunculkan gejala, namun terdapat beberapa tanda yang harus diwaspadai seperti berikut.

  • Periode menstruasi sangat panjang dan berat, tidak seperti biasanya.
  • Merasakan nyeri pada bagian belakang kaki.
  • Muncul rasa nyeri atau tekanan pada panggul.
  • Merasakan nyeri selama berhubungan intim.
  • Sering buang air kecil karena tekanan miom pada kantung kemih.
  • Sembelit, kembung hingga perut membesar.

Jangan merasa cemas atau khawatir jika mengalami beberapa kondisi di atas, sebalikya disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Tak perlu malu menanyakan ke dokter terkait apa yang harus dilakukan, karena setiap tubuh berfungsi berbeda satu sama lain. Sangat disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter guna mendapat solusi terbaik.

Penyebab Miom

Kondisi yang menyebabkan munculnya miom belum diketahui dengan pasti, meskipun terdapat beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko munculnya miom. Salah satunya adanya peningkatan hormon estrogen, misalnya siklus menstruasi atau kehamilan. 

Sementara itu faktor yang bisa menurunkan risiko terjadinya miom adalah riwayat melahirkan, perempuan yang pernah menjalani persalinan memiliki risiko lebih rendah untuk menderita miom. Selain itu, penyakit ini diduga terkait dengan kadar estrogen di dalam tubuh wanita, estrogen merupakan hormon reproduksi perempuan yang diproduksi indung telur.

Fibroid berkembang dari usia sekitar 16 tahun hingga 50 tahun, pada tingkat estrogen dalam tubuh perempuan sedang berada pada titik tertinggi. Meski demikian, biasanya pertumbuhan fibroid akan mengalami penurunan ketika tingkat estrogen rendah, bisa seperti menopause. Menurut dugaan berbagai peneliti, berikut beberapa penyebab penyakit miom.

  • Kelebihan Berat Badan

Perempuan dengan kelebihan berat badan atau obesitas kerap kali mengalami penyakit miom, inilah yang membuat para ahli menduga jika obesitas merupakan salah satu faktor penyebab miom.

  • Faktor Genetik

Faktor genetik juga disebut sebagai penyebab munculnya miom, perlu diwaspadai jika seseorang memiliki kakek nenek, orang tua dan saudara kandung dengan riwayat penyakit ini. Maka, seseorang itu berisiko tinggi terkena penyakit miom di kemudian hari.

  • Kelainan Menstruasi

Menstruasi juga bisa menjadi penyebab, munculnya tanda miom keluar dapat dilihat dari pola pertumbuhan penyakit miom yang sangat bervariasi pada pasien. Penyakit ini bisa tumbuh dengan lambat atau cepat, bisa juga tetap berukuran sama sejak kali pertama kali muncul.

Beberapa fibroid bisa mengalami tumbuhan yang cepat dan beberapa mungkin menyusut dengan sendirinya. Banyak juga fibroid yang muncul selama kehamilan menyusut atau hilang dengan sendirinya setelah kehamilan karena rahim kembali ke ukuran normal.

Penis Bengkok, Perlukah Diluruskan? Simak Penjelasan Berikut Ini!

Penis bengkok mungkin dialami oleh beberapa pria terutama ketika sedang ereksi. Bengkok yang dialami ini sebenarnya tergolong normal dan tidak akan menyebabkan bahaya bagi kesehatan tubuh. Meski demikian, beberapa orang merasa kurang percaya diri dengan kondisi penis bengkok sehingga mencari cara untuk meluruskannya. Apakah bisa penis bengkok diluruskan? Sebaiknya simak penjelasan lebih lengkap berikut ini.

Berbahayakah penis bengkok?

Penis bengkok merupakan kondisi yang tidak berbahaya selama tidak muncul rasa sakit atau mengganggu aktivitas seksual Anda. Pasalnya, terdapat penyakit bernama peyronie yang menyebabkan penis bengkok perlu diatasi. Orang yang menderita peyronie akan mengalami beberapa gejala, di antaranya: 

  • Penis bengkok ke atas, bawah, atau samping
  • Rasa sakit saat pertama kali berhubungan seksual
  • Rasa sakit ketika ereksi terjadi
  • Bentuk penis menyerupai jam pasir dan terlihat cacat
  • Ukuran dan ketebalan penis berkurang
  • Area tertentu mengalami penebalan atau plak

Apabila Anda mengalami berbagai tanda tersebut, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter guna memastikan apakah memang mengalami peyronie atau adanya gangguan medis lainnya. Penyakit peyronie perlu ditangani segera dan dengan tepat sebab bisa mengganggu keseharian akibat rasa sakit yang dimunculkan. 

Cara meluruskan penis bengkok

Kondisi penis bengkok akibat penyakit peyronie tentu perlu untuk diluruskan sebagai tindakan pengobatan. Cara meluruskan penis bengok ada bermacam-macam. Berikut beberapa cara yang bisa diusahakan untuk mengatasi peyronie. 

  1. Lithrotipsy

Tindakan pertama yang bisa dilakukan untuk meluruskan penis adalah lithrotipsy. Cara ini tidak membutuhkan pembedahan berupa operasi. Prosedur lithrotipsy akan menggunakan gelombang kejut untuk membuat penis bengkok menjadi lurus. Sayangnya, cara ini memiliki tingkat efektivitas yang rendah sehingga hanya sedikit saja yang berhasil menggunakan lithrotipsy untuk meluruskan penisnya. 

  1. Penggunaan obat tertentu

Untuk penyakit peyronie tahap awal (belum terlalu parah), penyembuhan menggunakan obat-obatan dapat dilakukan. Cara meluruskan penis bengkok menggunakan obat bisa menjadi efektif jika penggunaannya tepat guna dan tepat waktu. Pada fase awal peyronie, pembengkokan penis belum sepenuhnya stabil sehingga dapat diluruskan menggunakan pemberian obat. 

  1. Pompa sedot penis

Cara meluruskan penis bengkok lainnya yang dapat dicoba yaitu menggunakan perawatan pompa sedot penis. Prosedur yang dilakukan yaitu menggunakan tabung khusus. Penis akan dimasukan melalui cincin dasar tabung yang di dalamnya terdapat ruang vakum untuk memompa penis. Sayangnya, cara ini ckup berisiko sebab tekanan yang dihasilkan ketika proses peregangan di dalam tabung dapat menyebabkan terjadinya fibrosis. Hal tersebut dapat memperparah kondisi penis yang bengkok. 

  1. Tindakan bedah

Apabila berbagai cara telah dilakukan namun tetap belum berhasil, dokter biasanya akan menyarankan tindakan berupa pembedahan atau operasi. Cara ini akan digunakan untuk meluruskan penis karena peyronie yang tergolong parah. Tindakan operasi ini bisa berupa penanaman alat tertentu untuk meluruskan penis. Selain itu, operasi bisa juga membantu menghilangkan area penis yang berseberangan dengan plak sehingga pembengkakan penis dapat diatasi. Ada juga metode operasi berupa pemotongan plak dan memasang sebagian kecil kulit atau pembuluh darah sehingga penis dapat diluruskan. 

Tindakan berupa cara meluruskan penis bengkok sebaiknya dilakukan dengan pengawasan dokter. Hindari menggunakan berbagai cara tradisional yang belum terbukti secara medis sebab bisa menimbulkan risiko tertentu seperti kerusakan penis atau cedera. Anda dapat mengonsultasikan masalah  penis dan kesehatan medis lainnya melalui aplikasi SehatQ. Konsultasi dapat dilakukan secara online dan tentunya akan ditangani oleh dokter terpercaya.  

Cara Bedakan Pusing Vertigo dan Darah Rendah

Cara Bedakan Pusing Vertigo dan Darah Rendah

Pusing menjadi salah satu kondisi yang membuat seseorang merasa tak nyaman, baik saat beraktivitas maupun dalam keadaan santai. Salah satu sensasi yang terasa ketika seseorang pusing biasanya badan terasa melayang tak karuan, kliyengan, sakit kepala hingga ingin pingsan. Banyak yang mengira pusing adalah penyakit yang bisa diatasi dengan obat.

Padahal pusing merupakan salah satu gejala dari gangguan kesehatan yang dialami seseorang, meski umum terjadi sebaiknya tidak menyepelekan jika mengalami pusing. Pusing bisa menjadi pertanda penyakit yang cukup serius dalam tubuh, seperti penyakit vertigo dan darah rendah yang kerap kali disamakan meskipun ternyata berbeda.

Beda Pusing Vertigo dan Darah Rendah

Secara umum pusing yang dialami seseorang muncul secara perlahan dan tiba-tiba, pusing bisa muncul lebih parah ketika seseorang juga melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berdiri, berjalan, berbaring hingga menggerakan kepala. Sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan sebelum mengetahui apa yang dialami sebenarnya.

Sama halnya dengan vertigo dan darah rendah, pusing yang disebabkan kedua penyakit ini sangat berbeda. Sangat penting untuk mengetahui perbedaan sensasi pusing yang disebabkan oleh kedua penyakit ini, berikut penjelasan singkatnya.

  • Vertigo

Terbagi menjadi dua yakni sentral dan perifer, vertigo sentral muncul karena adanya kelainan di otak kecil yang disebabkan karena stroke, tumor otak atau gangguan lainnya. Sementara vertigo perifer muncul karena gangguan di organ vestibular di telinga, seperti pada penyakit meniere atau gangguan pendengaran.

Secara umum pusing yang muncul karena vertigo membuat si penderita merasakan sensasi kepala berputar, badan terasa melayang. Sensasi ni bisa disertai gejala lain, seperti mual, muntah, berkeringat, pergerakan bola mata tidak sesuai hingga gangguan pendengaran.

  • Darah Rendah

Seseorang bisa dikatakan mengalami darah rendah atau hipotensi jika memiliki tekanan darah rendah di bawah 90/60 mmHg. Biasanya ditandai dengan sensasi pusing dan tentu berbeda dengan yang dirasakan penderita vertigo, pusing yang dirasakan terasa seperti kliyengan.

Kondisi ini juga disertai dengan gejala lain seperti lemas, pandangan buram, konsentrasi berkurang, tubuh terasa tidak stabil hingga mengalami sesak napas. Gejala yang muncul memang sedikit mirip dengan vertigo, tetapi tak lantas membuat keduanya sama.

Perlu diketahui jika tidak hanya diakibatkan kedua penyakit di atas, pusing yang dirasakan seseorang bisa merupakan tanda penyakit lain pada tubuh. Seperti gangguan pada telinga, masalah peredaran darah, gangguan saraf, penyakit anemia atau kekurangan darah, kekurangan gula dalam darah, gangguan kecemasan hingga dehidrasi karena cuaca panas.

Mudahnya membedakan pusing vertigo dengan darah rendah adalah orang yang mengalami vertigo cenderung merasakan sensasi badan terasa melayang dan berputar-putar karena adanya gangguan keseimbangan di dalam telinga dalam. Sementara, tekanan darah rendah bisa menyebabkan pusing tetapi bukan merupakan alasan munculnya vertigo.

Pemeriksaan untuk Memastikan

Seseorang yang mengalami beberapa gejala kedua penyakit di atas disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat. Pemeriksaan yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui penyebab pusing yang muncul, bisa dengan pemeriksaan keseimbangan, MRI  atau CT Scan hingga tes darah.

Seperti yang dijelaskan sedikit di atas bahwa pusing merupakan tanda munculnya penyakit selain vertigo atau karena tekanan darah, tentu jika seseorang sudah melakukan pemeriksaan maka akan lebih mudah untuk mengambil langkah penanganan atau pencegahan. Dalam hal ini sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh dokter spesialis saat berkonsultasi.