Inilah 4 Vitamin untuk Mata yang Sering Terabaikan!

Mata adalah salah satu organ di tubuh yang juga membutuhkan vitamin tertentu agar bisa bekerja dengan baik. Beberapa penyakit akibat kekurangan nutrisi penting yang dapat menyerang mata adalah retinopati diabetik, degenerasi makula terkait usia (AMD), glaukoma, dan katarak. Memang, banyak faktor yang memengaruhi kondisi organ mata. Namun, vitamin  untuk mata berperan penting dalam meminimalisir potensi masalah penglihatan dan menjaga mata tetap sehat.

Vitamin untuk mata yang sering terabaikan.

Sayangnya, banyak orang yang masih belum sadar akan pentingnya kebutuhan vitamin untuk mata. Vitamin-vitamin ini juga memiliki aktvitas antioksidan kuat yang bisa melindungi mata dan bagian tubuh lainnya dari kerusakan oksidatif dan peradangan. Berikut adalah 4 vitamin penting yang dapat memelihara dan meningkatkan kesehatan mata.

  • Vitamin A.

Vitamin A berperan penting untuk penglihatan dengan cara mempertahankan lapisan kornea tetap bening dan jelas. Vitamin ini juga merupakan komponen rhodopsin, yaitu protein di mata yang memungkinkan Anda melihat dalam kondisi sedikit cahaya. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan gangguan serius yang disebut xerophthalmia atau mata kering. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa diet tinggi vitamin A dapat berkaitan dengan penurunan risiko katarak dan degenerasi makula terkait usia. Sumber makanan yang tinggi vitamin A adalah hati sapi, minyak hati ikan kod, wortel, ubi jalar, paprika merah, dan lain-lain.

  • Vitamin E.

Salah satu penyebab gangguan mata yang paling sering terjadi adalah stres oksidatif. Stres oksidatif merupakan kondisi banyaknya radikal bebas yang tidak diimbangi dengan jumlah antioksidan di dalam tubuh. Vitamin E mampu menetralisir radikal bebas, sehingga melindungi sel-sel mata Anda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi vitamin E dapat membantu mencegah katarak yang berkaitan dengan usia. Beberapa pilihan makanan kaya vitamin E adalah kacang-kacangan, biji-bijian, salmon, alpukat, dan sayuran hijau.

  • Vitamin C.

Selain vitamin E, vitamin C juga merupakan antioksidan kuat yang mampu melindungi mata dari kerusakan oksidatif, seperti katarak. Kerusakan oksidatif adalah faktor penyebab umum katarak terkait usia. Dikutip dari Nvision, vitamin C dapat menurunkan risiko terkena katarak sebanyak 64 persen bila dikonsumsi sebagai suplemen reguler. Selain itu, vitamin untuk mata ini dapat mendukung kesehatan pembuluh darah dan membantu penyerapan zat besi dengan lebih baik di dalam tubuh. Sumber makanan yang kaya vitamin C adalah jeruk, pepaya, stroberi, cabai merah, kembang kol, brokoli, bayam, dan lainnya.

  • Ragam vitamin B.

Hasil penelitian yang dilakukan William et al. (2009) menunjukkan bahwa suplementasi harian dengan kombinasi vitamin B6, B9, dan B12 dapat mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia. Kombinasi vitamin tersebut dapat menurunkan kadar homosistein. Ini merupakan asam amino alami yang apabila kadarnya tinggi di dalam darah, dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah, termasuk di area mata, sehingga mengganggu penglihatan.

Vitamin B1 (thiamin) juga efektif mengurangi risiko katarak. Sebuah studi yang dilakukan di Australia menunjukkan bahwa diet tinggi thiamin dapat mengurangi risiko katarak hingga 40%. Di sisi lain, vitamin untuk mata ini telah diusulkan sebagai pengobatan potensial untuk tahap awal pengobatan retinopati diabetik. Studi klinis menemukan bahwa 100 mg thiamin yang dikonsumsi 3 kali sehari dapat menurunkan kadar albumin dalam urin yang merupakan indikasi retinopati diabetik pada penderita diabetes mellitus tipe 2.

Selain itu, vitamin B lainnya, seperti B2 (riboflavin) dan B3 (niacin) efektif menurunkan risiko katarak, glaukoma, kerusakan makula, dan peradangan pada lapisan kornea. Sumber vitamin B ini dapat Anda peroleh dari daging, unggas, ikan, jamur, kacang-kacangan, biji-bijian, sereal, roti, dan pasta.  

Catatan

Itulah 4 vitamin untuk mata yang dapat Anda peroleh dari berbagai makanan sehat. Anda juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin tertentu untuk mendukung kesehatan mata bila diperlukan. Konsultasikan ke dokter untuk menentukan jenis dan dosis suplemen terbaik sesuai dengan kondisi mata Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *