Kalmetashone: Obat Tablet untuk Atasi Peradangan

Anda mengalami peradangan di kulit berupa iritasi dan gatal-gatal? Segera saja minum Kalmethasone.

Ini adalah obat berbentuk tablet yang mampu mengatasi peradangan di kulit. Tak hanya itu obat produksi Kalbe Farma ini juga dapat mengatasi peradangan lainnya yang terjadi pada sendi, darah, alergi, mata, kanker, gangguan pada sistem kekebalan, gangguan pada sistem pernapasan, dan gangguan pada usus.

Kandungan dan komposisi

Obat ini mengandung deksametason sebesar 0,5 mg. Deksametason adalah zat aktif utama berupa kortikosteroid yang mampu mengatasi peradangan yang terjadi di seluruh tubuh. Obat ini mengandung steroid yang diproduksi oleh kelenjar adrenal yang terletak di atas ginjal.

Golongan obat

Obat kortikosteroid ini merupakan obat keras. Itu artinya obat merupakan obat yang tidak bisa diperjualbelikan secara bebas di toko-toko obat atau minimarket karena bahannya yang dapat memberikan efek samping cukup parah sehingga tidak boleh sembarangan dikonsumsi.

Apabila Anda ingin mengonsumsi obat ini untuk mengatasi peradangan, sebaiknya Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, dan dokter akan memberikan resep yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Untuk bisa mengetahui obat keras atau tidak saat membeli, Anda bisa melihat pada lingkaran kecil warna merah dengan huruf K di tengahnya pada kemasan.

Yang dapat mengonsumsi

Yang dapat mengonsumsi adalah mereka yang mengalami peradangan dan ingin segera mengatasinya terutama orang-orang dewasa.

Yang tidak dapat mengonsumsi

Karena Kalmethasone merupakan obat keras, sebaiknya obat ini jangan dikonsumsi oleh anak-anak, ibu hamil dan menyusui, serta mereka yang menderita infeksi jamur dan ocular herpes simpleks, penderita hipertensi dan diabetes.

Cara mengonsumsi dan dosisnya

Cara mengonsumsi tablet ini adalah dengan diminum bersama air putih sesudah makan supaya tidak menganggu pencernaan.

Untuk dosis yang disarankan adalah 0,75 mg sampai 9 mg per hari. Pemberian dosis ini juga harus sesuai dengan arahan dokter dan sesuai dengan kondisi tubuh Anda sehingga tidak sembarangan.

Efek samping

Mengingat ini adalah obat keras efek samping yang dihasilkan pun ada. Karena itu, obat tidak bisa sembarangan dikonsumsi.

Adapun efek samping yang dihasilkan adalah retensi garam dan air, lemah otot, ulkus peptikum, pusing, mual, sakit kepala, gelisah, penglihatan kabur, detak jantung tidak beraturan, depresi, mood berubah, kesemutan, dan berat badan melonjak naik secara cepat.

Apabila Anda mengalami efek samping di atas konsultasikan terlebih dahulu pada dokter apakah obat terus digunakan atau tidak lalu mintalah saran dan tindakan medis terbaik.

Yang perlu diperhatikan saat konsumsi obat

Perhatikan interaksi obat dengan obat-obatan lainnya. Interaksi ini akan menyebabkan obat menjadi tidak efektif atau malah dapat menyebabkan efek samping. Adapun obat berinteraksi dengan Aspirin, siproflosaksin, furosemid, Ibuprofen, dan naproxen.

Jika Anda melewati waktu pemberian obat, namun belum lama waktunya, segera minum. Namun jika sudah sangat lama terlewati, segera ganti dengan dosis yang baru. Ingat! Jangan sekali-kali menggandakan dosis yang dapat menyebabkan efek samping parah karena ini obat keras.

Apabila obat sudah memasuki kedaluwarsa dan sudah habis terpakai, segera buang obat ke tempat sampah khusus supaya tidak terjadi penyalahgunaan mencemari lingkungan.

Simpanlah obat ini di ruang yang sejuk dan kering, tidak terpapar sinar matahari langsung, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Harga

Kalmethasone dibanderol di kisaran Rp 14.000-an, dan dijual di toko-toko obat khusus. Sebelum membeli pastikan dulu konsultasi pada dokter mengenai resep dan dosis yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *