Manfaat Vaksin BCG bagi Tubuh yang Tak Boleh Dilewatkan

Penemuan vaksin BCG dimulai pada tahun 1905 yang diinisiasi oleh dua peneliti asal Prancis, Albert Calmette dan Camille Guerin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan vaksin yang dapat bekerja secara efektif dalam mengatasi tuberkulosis (TBC). Hasil dari penelitian tersebut ditemukan fakta bahwa infeksi bakteri bacillus dalam dosis yang kecil dan yang telah dilemahkan, memiliki efek yang protektif terhadap infeksi TB. Pada akhirnya, penelitian tersebut menghasilkan temuan vaksin BCG. Nama tersebut diambil dari nama kedua peneliti vaksin, yaitu Bacilli of Calmette and Guerin (BCG).

Apa saja manfaat atau kegunaan dari vaksin BCG?

Penggunaan vaksin BCG ditujukan baik untuk orang dewasa maupun anak-anak yang belum pernah terinfeksi TB. Vaksin ini sangat dianjurkan untuk mereka yang memiliki kontak dekat dengan penderita TB.

Pemberian vaksin BCG dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara intradermal dan intravesikal. Penggunaan vaksin ini tentu disesuaikan dengan tujuannya. Walaupun pada dasarnya vaksin BCG memiliki fungsi utama untuk mengatasi TB, namun vaksin ini juga dapat mengatasi dan mencegah gangguan pada kandung kemih.

Sebagai vaksin untuk mencegah TB, BCG akan diberikan secara intradermal dengan dosis 0.1 mL untuk orang dewasa dan 0.05 mL untuk anak yang berusia kurang dari 12 bulan dengan diinjeksikan secara perlahan pada otot deltoid. Pemberian dosis vaksin ini berbeda-beda untuk tiap orangnya. Maka dari itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan vaksin BCG.

Sementara itu, vaksin BCG berguna sebagai profilaksis atau pencegah dan sekaligus terapi dari karsinoma in situ kandung kemih. Vaksin BCG akan diberikan sekali dalam seminggu dengan durasi enam minggu berturut-turut.

Apakah ibu hamil boleh mendapatkan vaksin BCG?

Vaksin BCG termasuk ke dalam kategori C. kategori ini digunakan untuk mendeskripsikan vaksin yang diujicobakan pada hewan dan menunjukkan efek buruk terhadap janin. Namun, hingga saat ini belum ada informasi lebih jelas tentang indikasinya terhadap janin manusia. Dengan begitu, penggunaan vaksin ini untuk ibu hamil membutuhkan pertimbangan matang-matang.

Beberapa efek dari penggunaan vaksin BCG yang telah diketahui yaitu, nyeri perut, mual, demam ringan, nyeri otot, dan diare. Pemberian vaksin BCG di dalam kandung kemih dapat meningkatkan risiko cedera dinding kemih, anemia, infeksi saluran kemih, dan inkontinensia urin.

Jika Anda mengalami gejala seperti yang disebutkan, segera hubungi dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat secara lebih dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *