Minoxidil Obat Rambut Rontok, Inilah Ragam Efek sampinya

Obat minoxidil digunakan untuk mengurangi rambut rontok, baik pada laki-laki maupun perempuan yang megalami kebotakan. Pertumbuhan rambut akan terlihat setelah obat rutin digunakan selama beberapa bulan. Obat rambut rontok ini harus dibeli menggunakan resep dokter dan tersedia dalam bentuk cair, busa, serta sampo. Sama seperti obat lainnya, minoxidil memiliki beberapa efek samping, serta gunakan dosis yan disarankan dokter. 

Efek samping

Terdapat efek samping minoxidil secara umum yang mungkin tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Akan tetapi, sebaiknya Anda segera pergi ke dokter jika berlangsung dalam waktu yang lama, bahkan semakin parah. Berikut ini efek samping minoxidil secara umum:

  • Gatal-gatal
  • Ruam kulit 

Pada dasarnya, reaksi paling umum yang terjadi pada penggunaan obat luar yaitu dermatitis kontak dan alergi kulit. Beberapa kasus alergi pada obat luar disebabkan karena kandungan nonaktif propilen glikol yang ditemukan pada obat bersifat galenik. Sifat galenik yaitu pengobatan yang mengoptimalkan daya serapnya ke tubuh. 

Sedangkan efek samping yang jarang muncul, diantaranya: 

  • Jerawat di bagian kulit yang diaplikasikan 
  • Kulit kepala terasa terbakar
  • Pertumbuhan rambut di wajah
  • Peningkatan jumlah rambut rontok
  • Peradangan atau nyeri bagian akar rambut
  • Kulit wajah memerah atau bengkak

Sebuah studi menunujukkan, peningkatan jumlah rambut rontok bisa terjadi selama penggunaan minoxidil. Hal ini disebabkan karena rambut sedang mengalami penyesuaian saat perawatan. 

Untuk mencegah timbulnya komplikasi lain, segera hubungi dokter jika muncul efek samping seperti di atas. Tubuh akan bereaksi jika jumlah minodozil digunakan dalam dosis berlebihan. Berikut ini tanda dan gejalanya:

  • Pandangan buram atau berubah
  • Sakit dada
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Pingsan
  • Detang jantung tidak beraturan atau semakin cepat
  • Kulit panas dan kemerahan
  • Kepala terasa berat
  • Mati rasa atau bahkan geli di bagian tangan, kaki, wajah
  • Peningkatan berat badan secara cepat

Anda harus mengonsumsi dosis sesuai dengan yang diberikan dokter untuk meminimalisir timbulnya efek samping. 

Dosis

Minoxidil diberikan dengan dosis yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi penderita dan perkiraan berapa lama Anda akan menggunakan obat ini. Selain mengacu saran dari dokter, sebaiknya Anda juga membaca label kemasan terlebih dahulu. Informasi berikut merupakan dosis rata-rata untuk pertumbuhan rambut:

Minoxidil bentuk cairan

  • Dewasa: oleskan 1 mL ke kulit kepala 2x sehari
  • Anak-anak: penggunaan dan dosis harus sesuai petunjuk dokter

Minoxidil bentuk busa

  • Dewasa: oleskan setengah tutup botol ke kulit kepala 2x sehari
  • Anak-anak: penggunaan dan dosis harus sesuai petunjuk dokter

Apabila Anda melwatkan penggunaanya, segera oleskan sesaat setelah mengingatnya. Akan tetapi, jika dirasa waktu dengan jadwal seharusnya terlalu jauh, maka lupakan jadwal yang terlewat dan lanjut ke jadwal setelahnya. 

Bolehkan memberikan minoxidil untuk ibu hamil? 

Food and Drug Administration (FDA) mengklasifikasikan minoxidil sebagai obat tipe C. Artinya, penelitian pernah dilakukan ke hewan dan hasilnya menunjukkan efek buruk terhadap janin hewan. Akan tetapi, belum ada penelitian ke manusia dengan metode yang terkontrol dan memadai. 

Untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, sebaiknya ibu hamil sebaiknya diberi peringatan mengenai efek sampingnya terhadap janin. Belum ada jaminan kesehatan bahwa minoxidil aman untuk janin. Pasalnya, minoxidildapat diserap ke dalam sistem peredaran darah ibu melalui kulit kepala ibu hamil. Obat tersebut kemudian dapat berpindah dan memengaruhi janin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *