Pilih Mana, Quality Time atau Quantity Time?

Menikmati quality time bersama keluarga perlu untuk keharmonisan di rumah Anda

Bagi sebagian orang, waktu adalah sesuatu yang amat berharga. Pasalnya, waktu tak dapat dibeli. Ia tak dapat ditukar atau dikembalikan. Oleh karenanya, ada kredo yang berbunyi, “Orang yang tak dapat memanfaatkan waktunya dengan baik adalah orang-orang yang merugi”. Berbicara soal memanfaatkan waktu, Anda termasuk orang yang condong ke quality time atau quantity time?

Perbedaan keduanya amat mudah dideteksi. Quality time sederhananya berarti waktu yang berkualitas, tak peduli seberapa banyak jumlahnya. Sementara quantity time adalah soal jumlah; kuantitas. Orang yang memiliki banyak waktu belum tentu bisa dimanfaatkan secara dengan berkualitas. 

Kendati demikian, tetap ada dua kelompok besar terkait ihwal memanfaatkan waktu ini. Lebih jelasnya, di bawah ini ada informasi lebih terkait quality time maupun quantity time:

  • Quality Time

Quality time adalah waktu yang dialokasikan untuk keluarga dan orang yang disayangi dengan cara direncanakan untuk menghasilkan kebahagiaan bersama. Rencana ini dibuat bisa dengan pengeluaran biaya maupun tanpa biaya.

Quality time tidak dipengaruhi oleh besar kecilnya jumlah waktu tetapi dipengaruhi oleh terpenuhinya hasil sesuai rencana bersama. Biasanya, orang yang masuk ke dalam kategori ini adalah mereka yang sebagian waktunya habis untuk pekerjaan atau urusan lain di luar keluarga maupun orang tersayang.

Mereka hanya memiliki sedikit waktu sisa untuk mereka, tetapi momen itu berhasil dimanfaatkan dengan baik lantaran telah mempersiapkan segalanya dengan matang. 

Beberapa tips buat Anda yang sibuk bekerja dan hanya memiliki sedikit waktu luang di bawah ini mungkin membantu Anda mendapatkan quality time dengan baik dan efektif:

  • Mengambil cuti kerja saat selesai ujian anak atau hari libur nasional;
  • Negosiasi mendapatkan rapel hari libur selama seminggu setiap interval 4 minggu untuk menghilangkan rutinitas PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad);
  • Persiapan dana quality time.

Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan bersama keluarga atau orang-orang yang tersayang, sehingga waktu yang sedikit itu bisa dialokasikan dengan baik dan Anda mendapatkan quality time.

Jika memungkinkan, Anda dan keluarga atau pasangan bisa pergi berjalan-jalan ke tempat rekreasi. Bisa mengunjungi berbagai wisata alam, pusat perbelanjaan, atau bahkan sekadar menghabiskan waktu di rumah dengan diisi oleh berbagai kegiatan yang menyenangkan.

Yang perlu diingat adalah quality time bukan selalu soal ke mana Anda dan keluarga pergi atau seberapa banyak dana yang dikeluarkan. Namun, quality time murni bagaimana Anda bisa saling berinteraksi dengan baik dalam waktu yang sedikit tersebut. Jadi, secara sederhana indikator dari quality time adalah mendapatkan kepuasan dan kesenangan bersama keluarga atau orang yang Anda sayang.

  • Quantity Time

Quantity time adalah jumlah waktu yang dapat dialokasikan untuk keluarga atau orang yang disayang. Quantity time dinyatakan berhasil saat tercapainya target waktu untuk kebersamaan keluarga misalnya 4 jam sehari atau 74 jam setiap minggu. Quantity time di luar batasan segudang agenda keluarga, cukup dengan berada di antara keluarga saja sudah termasuk hitungan quantity time.

Quantity time berhubungan dengan rasio keseimbangan waktu antara bekerja, bersama keluarga dan istirahat. Ini disebut 3 keseimbangan hidup sosial.

  • Jadi, Pilih Quality Time atau Quantity Time?

Jika quantity time kurang mencukupi maka akan terjadi kepincangan. Katakanlah hanya quality time yang terpenuhi maka kesenangan di dapat tapi lainnya juga penting akan hilang.

Quantity time setidaknya menciptakan nuansa bimbingan orang tua terhadap keluarga walaupun kita tanpa melakukan apa pun, tetapi kita dapat mengawasi perilaku anggota keluarga terutama anak melakukan hal positif. Kita bisa mengetahui kegiatan anak saat waktu sekolah, selepas sekolah dan mengawasi serta membimbing supaya tidak masuk lingkungan kurang benar.

Gambaran di bawah ini mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda dalam memilih:

  • Quality time tanpa quantity time: Anda mungkin akan kehilangan kontrol keluarga
  • Quantity time tanpa quality time: Anda mungkin akan kehilangan makna kebersamaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *