Waspada! Konsumsi Alkohol Berlebihan Bisa Terkena Avaskular Nekrosis

Waspada! Konsumsi Alkohol Berlebihan Bisa Terkena Avaskular Nekrosis

Avaskular nekrosis atau nekrosis tulang adalah terjadinya kematian sel-sel tulang akibat kurangnya suplai darah. Sama seperti sel-sel dan jaringan tubuh lainnya, tulang juga perlu suplai darah yang mengantarkan oksigen dan nutrisi supaya bisa tetap sehat. Jika suplai darah ke tulang terhambat atau berkurang, lama-lama sel-sel tulang akan mati dan tulang jadi keropos alias terjadi nekrosis.

Pada sebuah wawancara yang dimuat di ETHealthWorld, dr. Ameet Pispati, seorang ahli bedah ortopedi di sebuah rumah sakit di Mumbai, India, menyatakan keprihatinan soal pasien-pasien dengan usia di bawah 40 tahun yang datang dengan keluhan sakit di tulang panggul, sulit berjalan dan keterbatasan gerak untuk aktivitas sehari-hari. Pasien-pasien tersebut menderita avaskular nekrosis yang kebanyakan disebabkan oleh alkohol.

Sedangkan menurut dr. Ameet Pispati, banyak dari pasien usia mudanya yang memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan, dan kebiasaan itulah yang jadi pangkal timbulnya penyakit pada tulang. Masuknya alkohol yang berlebihan ke dalam tubuh lama-lama akan meningkatkan kadar lemak dalam darah, lemak tersebut dapat menumpuk dan menghambat suplai darah ke tulang sehingga terjadi nekrosis tulang.

Selain konsumsi alkohol yang berlebihan, penyebab lainnya dari nekrosis tulang adalah penggunaan steroid dosis tinggi dalam jangka panjang, cedera tulang yang tidak ditangani dengan tepat, kebiasaan merokok, penyakit tertentu dan pengobatan medis tertentu seperti radiasi dan kemoterapi.

Oleh karena itu, tanpa perawatan medis mungkin saja kerusakan pembuluh darah tidak tertangani sehingga mengganggu suplai darah ke tulang dan menyebabkan nekrosis. Penyebab loan dari nekrosis tulang adalah penggunaan kortikosteroid dalam jangka panjang atau dengan dosis yang tinggi, konsumsi alkohol yang berlebihan, kondisi medis tertentu seperti mengidap penyakit anemia sel sabit, dan pengobatan medis misalnya kemoterapi dan radiasi. Gejala-gejala nekrosis tulang yang biasa terjadi adalah rasa sakit di tulang atau sendi.

Awalnya rasa sakit akan muncul saat ada tekanan pada tulang, lama kelamaan rasa sakit akan semakin parah dan muncul secara konstan sehingga mengganggu kemampuan gerak. Penanganan avaskular nekrosis juga ditentukan oleh dokter berdasarkan usia penderita, kondisi kesehatannya secara umum dan riwayat kesehatannya. Tingkat keparahan penyakit serta lokasi dan jumlah tulang yang terkena nekrosis juga menjadi pertimbangan dalam menentukan pengobatan nekrosis tulang. Tujuan pengobatan nekrosis tulang adalah untuk mencegah kerusakan yang lebih jauh pada tulang dan sendi.