Manfaat Daun Insulin untuk Diabetes

Manfaat Daun Insulin untuk Diabetes

Pernahkan Anda mendengar daun insulin? Tanaman ini berasal dari Pegunungan Andes di Argentina. Sejak dahulu, masyarakat Argentina untuk pengobatan herbal. Selain itu, terapi dengan daun insulin untuk diabetes  juga efektif. Namun, bukan penyakit diabetes yang bisa disembuhkan dengan daunnya, melainkan penyakit penyerta akibat diabetes seperti hipertensi, penyakit liver, dan asam urat. Khasiat daun insulin untuk diabetes ini juga sudah terbukti secara klinis. 

Penyebab Diabetes

Glukosa adalah sumber energi utama tubuh yang bisa Anda peroleh dari makanan. Glukosa ini kemudian bereaksi oleh insulin. Hormon insulin ini diproduksi oleh pankreas untuk mengubah glukosa menjadi energi dan disebarkan ke seluruh sel-sel tubuh. 

Selama pankreas Anda memproduksi insulin yang cukup, maka kadar gula darah akan terkontrol. Namun, beberapa faktor penyebab dapat meningkatkan risiko tingginya gula darah. Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat meningkatkan menyebabkan diabetes. Berikut beberapa faktor penyebab diabetes:

  • Diabetes tipe 1: disebabkan oleh gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang mengganggu atau menghancurkan insulin dalam tubuh (autoimun). Bisa juga disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dan genetik.
  • Diabetes tipe 2: disebabkan oleh beberapa faktor seperti kegemukan, usia, dan gaya hidup yang tidak sehat.
  • Diabetes gestasional: belum diketahui secara pasti penyebab diabetes gestasional, namun ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko ini seperti riwayat keluarga yang menderita diabetes gestasional, obesitas, sindrom ovrium polkistik. 

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko diabetes, yaitu:

  • Pankreatitis atau pancreatectomy 
  • Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)
  • Sindrom Cushing
  • Glucagonoma
  • Diabetes yang diinduksi steroid (diabetes steroid).

Diabetes tidak dapat disembuhkan namun dapat dikontrol. Bahkan diabetes dapat menyebabkan penyakit komplikasi lainnya, seperti:

  • penyakit jantung
  • penyakit ginjal
  • gangguan kesehatan mata
  • kerusakan gigi
  • kerusakan saraf

Untuk mencegah dan menurunkan risiko komplikasi pada penderita diabetes, Anda dapat mengonsumsi bahan-bahan herbal seperti daun insulin. Daun insulin terbukti efektif mampu menurunkan dan mengontrol kadar gula darah Anda. 

Kandungan Daun Insulin

Kadar gula darah yang tinggi dapat membuat beberapa organ tidak berfungsi dan sehingga mencegah nutrisi mengalir ke seluruh tubuh. Anda dapat mengonsumsi tanaman obat ini untuk mencegah dan menurunkan kadar gula darah. Berdasarkan penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) daun insulin mengandung fruktosa yang dibutuhkan oleh enzim pencernaan untuk mengontrol gula darah. 

Selain fruktosa, daun insulin juga mengandung bahan aktif lainnya, meliputi:

1. Kaya akan antioksidan

Radikal bebas terjadi akibat oksidasi atau reaksi kimia alami. Oksidasi ini dapat memicu beberapa penyakit berbahaya seperti komplikasi diabetes dan kanker akibat sel-sel tubuh yang rusak. Untuk mencegah dan melindungi tubuh dari radikal bebas, Anda membutuhkan antioksidan. 

Quercetin dan diosgenin adalah senyawa bioaktif yang ada dalam daun insulin. Kedua senyawa tersebut bersifat sebagai antioksidan. Vitamin A, C, dan E di dalamnya juga berperan sebagai antioksidan yang berguna untuk melawan radikal bebas. 

2. Anti inflamasi

Senyawa kimia terpenoid, saponin, asam corosolic, flavonoid, dan tanin bekerja menurunkan stress oksidatif dan membuangnya dari tubuh. Sehingga sel-sel tubuh Anda dapat beregenerasi dan tidak rusak akibat radikal bebas. 

3. Anti bakteri

Tanaman obat ini juga memiliki fungsi sebagai anti bakteri. Jika Anda mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan ginjal, cobalah untuk mengonsumsi tanaman herbal ini secara teratur setiap hari. Ekstrak daun insulin dapat membunuh bakteri jahat secara alami di dalam saluran kemih, sehingga membantu memperlancar proses buang air kecil. 

4. Kaya akan prebiotik 

Daun insulin memiliki banyak vitamin, serat, dan fruktosa alami yang baik untuk untuk sistem pencernaan. Oleh karena itu, dengan meminum ramuan herbal ini akan membuat proses ekskresi Anda menjadi lebih lancar dan baik setiap harinya.

Catatan SehatQ

Jika Anda sedang mengonsumsi obat dari dokter, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum meminum ramuan daun insulin. Tujuannya agar terhindar dari interaksi obat dokter dengan tanaman obat ini.

Mencoba Minyak Tropicana Slim, Minyak Kanola dengan Ragam Manfaat

Selain memasak dengan minyak goreng, Anda bisa mencoba alternatif minyak goreng dengan minyak kanola. Di Indonesia, salah satu minyak kanola yang terbukti baik untuk kesehatan adalah minyak Tropicana Slim.

Minyak ini merupakan minyak yang diolah dari 100 persen bunga kanola. Seperti minyak kanola pada umumnya, minyak dari Tropicana Slim ini mengandung kadar lemak jenuh yang sangat rendah dan kadar lemak tak jenuh yang tinggi. 

Kandungan nutrisi dalam minyak Tropicana Slim

Sebagai minyak kanola, minyak dari Tropicana Slim ini mengandung beragam nutrisi. Secara garis besar, minyak kanola memiliki nilai gizi sebagai berikut: 

  • Kalori: 124
  • Lemak: 14g
  • Natrium: 0mg
  • Karbohidrat: 0g
  • Serat: 0g
  • Gula: 0g
  • Protein: 0g

Tidak ada kandungan karbohidrat maupun protein dalam minyak kanola. Ini membuat kanola menjadi minyak yang baik untuk Anda yang sedang ingin menurunkan berat badan atau mencegah kenaikan berat badan. 

Seluruh kalori dalam minyak kanola berasal dari kandungan lemak. Ada empat gram lemak tak jenuh ganda dalam minyak kanola.

Lemak tak jenuh ganda merupakan asam lemak yang sangat esensial bagi tubuh dan memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Manfaat ini tentu berbanding terbalik dengan lemak jenuh yang umumnya ditemukan pada minyak goreng biasa. 

Oleh sebab itu, apabila Anda ingin mengonsumsi minyak dengan cara yang lebih sehat, cobalah untuk mengganti minyak goreng Anda dengan minyak kanola seperti minyak Tropicana Slim.

Apa manfaat mengonsumsi minyak kanola? 

Mengganti minyak goreng biasa dengan minyak kanola bisa mendatangkan beberapa manfaat bagi Anda, seperti: 

  • Mengendalikan berat badan

Mengonsumsi minyak goreng membuat Anda juga mengonsumsi lebih banyak kadar asam lemak jenuh. Lemak jenuh ini memberikan banyak dampak negatif bagi kesehatan, salah satunya adalah meningkatkan berat badan.

Berbeda dengan minyak goreng biasa, minyak kanola seperti minyak Tropicana Slim justru lebih banyak mengandung kadar lemak tak jenuh. Sehingga, tanpa adanya konsumsi lemak jenuh yang berlebihan, berat badan Anda menjadi lebih terkendali. 

  • Menurunkan risiko penyakit jantung

Penyakit jantung adalah salah satu jenis penyakit yang paling umum dan paling banyak menyebabkan kematian di seluruh dunia. Untuk bisa terhindar dari penyakit jantung, Anda bisa mengandalkan minyak kanola sebagai pengganti minyak goreng. 

Penelitian telah membuktikan bahwa minyak kanola berkontribusi dalam menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, serta peradangan. Seluruh hal ini akan mengacu pada kondisi jantung yang lebih sehat, sehingga Anda pun bisa terhindar dari penyakit jantung.

Bagaimana dengan risiko negatif penggunaan minyak kanola?

Meskipun mendatangkan banyak manfaat, pemakaian minyak kanola seperti minyak Tropicana Slim yang berlebihan juga bisa memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Menurut penelitian, penggunaan minyak kanola yang terlalu sering akan memengaruhi kemampuan Anda untuk mengingat. 

Paparan minyak kanola yang berlebihan akan merusak kemampuan dan cara kerja memori, khususnya pada orang dewasa. Saat fungsi memori Anda menurun, Anda pun menjadi lebih berisiko untuk terkena penyakit Alzheimer. 

Oleh sebab itu, meskipun baik untuk kesehatan, sebaiknya tetap batasi penggunaan minyak kanola Anda. Karena, bagaimanapun, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik untuk kesehatan jangka panjang Anda.Minyak kanola atau minyak Tropicana Slim sangat cocok digunakan sebagai bahan minyak untuk menumis makanan. Selain itu, minyak ini juga bisa dijadikan sebagai salad dressing bagi Anda yang menginginkannya.

Diapil 12 Kapsul untuk Diabetes, Bagaimana Efektivitasnya?

Ada banyak cara yang bisa dilakukan guna meringankan gejala diabetes. Salah satunya adalah menggunakan obat herbal tradisional seperti Dami Sariwana Diapil 12 Kapsul.

Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana obat herbal bisa mengatasi diabetes? Karena terbuat dari bahan alami, obat herbal mengobati gejala diabetes secara alami juga. Anda bisa merasakan manfaat signifikan dari menggunakan bahan-bahan herbal untuk diabetes.

Cara kerja obat herbal dalam mengobati diabetes

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, obat herbal bekerja dengan bahan-bahan alami yang ada di dalamnya. Anda bisa memilih untuk menggunakan obat herbal, suplemen, maupun keduanya di saat yang bersamaan.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa obat jenis apa pun, termasuk obat herbal sekalipun, tidak bisa menggantikan insulin. Karena itu, bagi Anda yang perlu menjalani terapi insulin untuk mengatasi diabetes, jangan bergantung sepenuhnya hanya kepada obat herbal saja. 

Jika ingin menggunakan obat herbal untuk mengatasi diabetes, perhatikan hal-hal berikut ini:

1. Bukan pengganti obat medis

Perlu diketahui juga bahwa tidak ada suplemen yang mampu memperbaiki pankreas yang berhenti memproduksi insulin. Sebaliknya, suplemen dan obat-obatan herbal seperti Diapil 12 Kapsul dimaksudkan untuk bekerja secara sinergis dengan rencana perawatan lainnya yang lebih komprehensif.

Dengan kata lain, sebagai penderita diabetes, Anda tetap memerlukan pengobatan medis dari dokter. Penggunaan obat herbal akan meningkatkan efektivitas pengobatan menjadi lebih cepat. 

2. Bekerja dengan memberikan nutrisi

Ketika seseorang mengalami diabetes, tubuhnya akan kekurangan berbagai macam nutrisi. Di sinilah obat herbal bisa memberikan bantuan. 

Obat herbal untuk diabetes bisa digunakan untuk menggantikan nutrisi yang hilang, menurunkan kadar glukosa, menurunkan resistensi insulin, serta mengurangi peradangan pada tubuh yang merupakan komplikasi dari diabetes.

Perhatian saat meminum obat herbal Diapil 12 Kapsul

Ketika akan meminum obat apapun, termasuk obat herbal Dami Sariwana Diapil 12 Kapsul, ada beberapa hal yang perlu Anda beri perhatian khusus. Berikut ini hal-hal tersebut:

1. Diminum hanya jika benar-benar menderita diabetes

Obat herbal bukan ditujukan untuk orang-orang yang ingin melakukan upaya pencegahan dari diabetes. Karena itu, Anda tidak boleh meminumnya jika belum benar-benar yakin bahwa Anda adalah penderita diabetes.

Jika Anda sudah didiagnosa oleh dokter sebagai penderita diabetes, barulah Anda boleh menggunakan obat herbal ini sebagai alternatif pengobatan tambahan. 

3. Tidak bisa menggantikan obat

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, obat herbal bekerja dengan sinergis bersamaan dengan perawatan medis. Anda tidak dianjurkan untuk bergantung sepenuhnya pada penggunaan obat herbal untuk mengatasi diabetes Anda. 

Selalu konsultasikan pada dokter sebelum menggunakan obat herbal. Dokter bisa memberikan arahan mengenai cara menggunakan obat herbal untuk diabetes yang baik dan benar. 

4. Efek samping dan risiko

Setiap jenis obat pasti memiliki efek samping. Hal ini juga berlaku pada obat herbal. Hanya saja, efek samping yang kemungkinan akan dialami oleh pengguna tentu berbeda-beda.

Salah satu efek samping yang mungkin timbul adalah reaksi alergi. Selain itu, bisa saja obat herbal melumpuhkan kemampuan obat dari dokter untuk mengobati gejala diabetes Anda. Efek samping dan risiko seperti ini harus selalu Anda waspadai.

Meskipun terbuat dari bahan alami, selalu usahakan untuk menggunakan obat herbal dengan bijak. Jika gejala diabetes yang Anda alami cenderung ringan, Anda mungkin bisa menggunakan Diapil 12 Kapsul untuk salah satu cara penyembuhan. 

Mengenal Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2

diabetes militus tipe 2 dapat menyebabkan komplikasi kesehatan

Diabetes merupakan salah satu kondisi kesehatan yang banyak dijumpai di seluruh dunia, dengan 8,5 persen populasi manusia hidup dengan kondisi ini. Diabetes melitus tipe 2 merupakan jenis diabetes yang mungkin paling sering Anda dengar. Penelitian yang terus dilakukan selama beberapa tahun belakangan ini telah meningkatkan diagnosa, perawatan, dan pengetahuan tentang diabetes melitus tipe 2. Artikel ini akan membahas hal-hal apa saja tentang kondisi ini yang perlu Anda ketahui. 

Kondisi kronis dan saat ini tidak ada obatnya

Diabetes melitus tipe 2 merupakan sebuah kondisi ketika tubuh memiliki masalah dalam mengatur kadar gula darah. Hal ini disebabkan karena ketidakmampuan tubuh dalam membuat atau menggunakan insulin, sebuah hormon yang mengatur gula darah; baik karena tubuh tidak mampu memproduksi cukup insulin, atau sel-sel tubuh menjadi resisten dan tidak dapat menggunakan insulin untuk metabolisme glukosa. Sebagai hasil dari resistensi selular, banyak sel-sel yang ada di dalam tubuh Anda tidak mampu mendapatkan energi yang mereka butuhkan untuk berfungsi dengan baik, sehingga menyebabkan gangguan kesehatan. Diabetes merupakan sebuah kondisi yang kronis, dan akan terus ada dalam waktu yang sangat lama. Saat ini, penyakit ini tidak memiliki obat. 

Jumlah penderita terus bertambah, terutama pada remaja

Jumlah orang yang menderita diabetes di seluruh dunia terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 1980, penderita diabetes mencapai 108 juta. Kini, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ada lebih dari 422 juta di seluruh dunia, dengan diabetes militus tipe 2 menjadi jenis yang paling banyak dijumpai. Yang lebih mengkhawatirkan adalah kasus diabetes militus tipe 2 dulunya hanya terlihat pada orang-orang dewasa saja. Namun, kini banyak anak muda dan remaja yang didiagnosa menderita penyakit ini. Ini disebabkan karena diabetes militus tipe 2 dihubungkan karena indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi dan obesitas, sebuah kondisi yang kini semakin umum dijumpai diderita oleh para remaja saat ini. 

Dapat tidak terdeteksi selama bertahun-tahun

Banyak kasus diabetes militus tipe 2 tidak terdiagnosa karena kurangnya gejala yang timbul serta karena orang tidak menyadari gejala yang dimiliki disebabkan karena diabetes. Penyebab gejala seperti kelelahan, rasa lapar yang meningkat, dan mudah haus terkadang sulit untuk diketahui. Gejala-gejala tersebut juga berkembang setelah beberapa tahun. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk rutin memeriksakan diri. Mereka yang berusia 45 ke atas perlu mendapatkan tes diabetes, terutama apabila memiliki berat badan berlebih. Apabila Anda gemuk dan berusia di bawah 45 tahun, Anda bisa mendapatkan tes yang serupa, mengingat obesitas dan berat badan berlebih merupakan salah satu faktor risiko diabetes tipe 2. 

Dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius

Apabila dibiarkan tidak terdiagnosa dan tidak dirawat, diabetes militus tipe 2 dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang dapat mengancam nyawa. Penyakit kardiovaskular, penyakit mata diabetes, penyakit ginjal, kerusakan saraf, gangguan pendengaran, serta meningkatnya risiko stroke dan penyakit Alzheimer merupakan jenis-jenis komplikasi yang bisa Anda miliki apabila

tidak dirawat. Guna mengurangi risiko-risiko tersebut, menjaga kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah merupakan hal yang sangat penting. Deteksi dan perawatan dini, gaya hidup yang sehat (misalnya tidak mengonsumsi alkohol dan hindari merokok atau berada di dekat orang yang aktif merokok), dan pemeriksaan teratur merupakan kunci penting dalam mencegah komplikasi diabetes militus tipe 2.