Mental Block: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda mendengar mental block atau bahkan mengalaminya langsung? Mental block merupakan bentuk penolakan atau pelepasan yang tidak terkendali dari otak. Maksudnya adalah penyangkalan terhadap suatu pikiran atau emosi yang terjadi tanpa disadari.

Mental block dapat terjadi ketika seseorang tidak bisa lagi berpikir dengan baik atau mengatur pikirannya sendiri, di mana hal tersebut tidak pernah menjadi masalah sebelumnya. Contohnya adalah mental block pada seorang penulis yang  terbiasa produktif, tiba-tiba menjadi tidak mampu menulis karena otaknya buntu.

Selain itu, mental block sering juga muncul sebagai bentuk pertahanan dari sesuatu yang mungkin mengganggu. Kondisi ini dapat terjadi dalam kasus neurosis, histeria, atau bahkan tanpa patologi apa pun.

Asal mula istilah mental block

Mental block disebut juga dengan blok mental atau hambatan mental. Istilah ini digunakan oleh orang awam yang memiliki pengalaman dalam terhalangnya pemikiran yang tidak disadari sebelumnya. Istilah medisnya atau yang sering digunakan oleh profesional medis adalah kelelahan mental, yang disebabkan oleh aktivitas kognitif (otak) yang berkepanjangan. Dalam kamus Merriam Webster, istilah yang digunakan untuk menggambarkan keadaan kapasitas mental yang berkurang, termasuk brain fog, writer’s block, dan stumbling block.

Kesimpulannya adalah apapun istilah yang digunakan, mental block memiliki makna yang sama, yaitu tidak mampu berkonsentrasi, berpikir, atau bernalar dengan jelas. Akibatnya, kurang dorongan atau motivasi diri untuk melakukan sesuatu.

Gejala mental block

Gejala mental block sangat bervariasi setiap orang, bergantung pada jenis hambatan dan faktor pemicunya. Seorang pasien yang mengalami mental block mungkin akan menunjukkan tanda-tanda kehilangan energi, menjadi tegas, tegang batin, emosi berlebihan, penderitaan psikologis, atau seksualitas yang tidak memuaskan. Gejala yang muncul bisa pula berupa gejala fisik, tetapi tidak selalu berkaitan dengan kondisi mental block yang dialami.

Faktor pemicu kondisi mental block

Dilansir dari Forbes, beberapa faktor dapat memicu kondisi kelelahan mental, yaitu:

  • Berada dalam posisi harus mengambil keputusan yang dapat membebani pikiran dan emosi Anda.
  • Kekacauan yang terjadi di otak maupun lingkungan fisik Anda, sehingga menyebabkan stres dan bisa bermanifestasi menjadi kelelahan otak.
  • Overcommitting, yaitu terlalu banyak tugas yang harus dilakukan dibandingkan waktu yang Anda miliki, sehingga membebani otak Anda.
  • Menunda atau menghindari suatu pekerjaan cenderung meningkatkan kecemasan Anda akan hal tersebut.
  • Perfeksionisme yang berlebihan hingga seakan menyabotase diri sendiri.
  • Kurang tidur dan beristirahat yang dapat membuat pikiran Anda berkabut, serta berdampak buruk pada suasana hati, tingkat kefokusan, kewaspadaan, dan produktivitas Anda.
  • Pengalaman yang memancing emosional Anda, seperti perceraian atau kematian orang yang dicintai.
  • Penyebab potensial lainnya, termasuk pengobatan, depresi, fibromyalgia, dan penyakit autoimun.

Cara mengatasi mental block

Anda dapat mengatasi mental block dengan melakukan beberapa cara di bawah ini.

  1. Self control.

Penting untuk mengontrol diri Anda sendiri, karena tubuh Anda memiliki kapasitas maksimalnya. Tidak semua hal harus bisa Anda lakukan, fokuslah pada apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidup Anda.

  • Fokus pada saat ini.

Masa lalu merupakan pembelajaran, masa depan adalah hasil dari apa yang Anda lakukan saat ini. Oleh sebab itu, janganlah melihat ke belakang (masa lalu), tapi jangan pula terlalu mengkhawatirkan masa depan. Fokuslah pada apa yang Anda lakukan saat ini.

  • Kenali penyebabnya.

Saat Anda mengalami mental block, cobalah untuk merasakannya dan temukan apa yang menjadi pemicunya. Mengenali penyebab pikiran Anda kalut dan buntu dapat membantu Anda mengatasi penyebab dari mental block yang Anda alami.

  • Refreshing dan relaxing.

Mungkin Anda kurang hiburan, sehingga pikiran terasa padat, jenuh, dan tumpul. Di saat Anda mengalami mental block, cobalah melakukan kegiatan refreshing, seperti menonton film, piknik, hangout bersama teman-teman, atau sekedar curhat dengan sahabat. Ini akan membantu melepaskan beban yang ada di hati dan pikiran Anda.

Jika cara di atas masih belum ampuh juga, maka mungkin Anda membutuhkan bantuan psikolog untuk mengobatinya. Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda melakukan beberapa pengobatan atau terapi untuk mengatasi penyebab dari mental block yang dialami.