Langkah Pengobatan untuk Mengatasi Telinga Berdarah

Pernahkah Anda mengalami telinga berdarah? Pendarahan yang terjadi di telinga bukanlah hal yang umum. Ini bisa saja menjadi tanda adanya kondisi medis tertentu yang terjadi pada telinga Anda.

Telinga sakit bisa disebabkan oleh penyakit telinga maupun efek dari kondisi lainnya

Untuk mengatasinya, Anda perlu terlebih dahulu mengetahui faktor penyebab pendarahan. Anda bisa melakukan pemeriksaan ke dokter, dan dokter bisa membantu memberikan diagnosa untuk penyebab kondisi Anda. 

Bagaimana telinga berdarah diobati? 

Pengobatan untuk pendarahan di telinga mungkin akan berbeda-beda untuk setiap pasien. Semuanya tergantung pada penyebab serta bagaimana tingkat keparahan kondisi Anda. 

Setelah dokter melakukan diagnosa, dokter bisa mengajukan metode pengobatan sesuai dengan penyebab. Berikut  ini beberapa upaya pengobatan untuk telinga berdarah: 

  • Antibiotik

Pengobatan dengan antibiotik merupakan salah satu cara pengobatan yang paling umum. Ini biasanya diberikan pada penderita pendarahan telinga yang disebabkan oleh infeksi. 

Antibiotik memang bisa bekerja dengan baik untuk menyembuhkan infeksi, baik itu infeksi bakteri maupun infeksi jamur. Akan tetapi, beberapa infeksi virus mungkin tidak mempan diobati hanya dengan antibiotik saja, sehingga memerlukan cara pengobatan yang lain. 

  • Obat pereda nyeri

Bagi sebagian orang, pendarahan di telinga juga bisa disertai dengan gejala lain berupa rasa tertekan dan nyeri di telinga. Jika hal ini terjadi, maka dokter bisa juga meresepkan obat pereda nyeri bagi Anda. 

Obat pereda nyeri bisa bekerja dengan efektif untuk mengatasi rasa sakit di telinga, kerusakan telinga, serta masalah tekanan pada telinga. Anda juga bisa menggunakan obat pereda nyeri yang dijual dengan bebas di apotek tanpa memerlukan resep dokter.

  • Kompres hangat

Jika Anda mengalami pendarahan telinga yang disertai dengan rasa sakit, salah satu cara untuk mengatasinya adalah menggunakan kompres hangat. Ini adalah cara pengobatan yang paling efektif jika Anda tidak bisa langsung mendapatkan perawatan dari dokter.

Gunakan kain lap khusus yang direndam ke dalam air hangat, kemudian tempelkan pada telinga yang sakit, berdarah, dan membengkak. Suhu panas dari kain hangat tersebut akan secara perlahan melegakan rasa nyeri dan ketidaknyamanan. 

Dalam beberapa kasus, telinga berdarah bisa sembuh tanpa memerlukan pengobatan tertentu. Akan tetapi, Anda tetap perlu memantau kondisi telinga Anda secara berkala dengan seksama.

Dokter mungkin akan meminta Anda untuk melaporkan perkembangan kondisi telinga secara rutin. Ini adalah cara pengobatan yang paling umum untuk pendarahan telinga akibat cedera di kepala. 

Apakah telinga berdarah berbahaya?

Cobalah untuk mengenali gejala dari pendarahan yang Anda alami. Beberapa gejala tambahan bisa mengindikasikan adanya kondisi medis tertentu yang lebih berbahaya. 

Umumnya, pendarahan yang Anda alami di telinga akan menimbulkan gejala tambahan yang cukup ringan. Gejala ini meliputi kelemahan wajah, demam, sakit kepala, kehilangan pendengaran, dan dengungan di telinga. Anda juga akan merasakan sakit atau nyeri pada telinga.

Namun, gejala-gejala tersebut biasanya bersifat sementara dan bisa membaik setelah diobati. Gejala tersebut juga cenderung tidak berbahaya selama dirawat dengan tepat. 

Akan tetapi, ada juga gejala lain yang lebih serius. Gejala-gejala berikut ini mungkin menandakan adanya kondisi medis yang mengancam jiwa:

  • Hidung berdarah
  • Kehilangan kesadaran
  • Pusing dan lesu
  • Tidak mampu melacak gerakan mata
  • Ukuran pupil tidak beraturan
  • Muntah-muntah

Jika mengalami gejala telinga berdarah di atas, sebaiknya segera kunjungi unit gawat darurat di rumah sakit terdekat. Anda perlu mendapatkan pertolongan medis sesegera mungkin.