Kenali Gejala Hepatitis B dengan Saksama Sebelum Bertambah Parah

Kenali Gejala Hepatitis B dengan Saksama Sebelum Bertambah Parah

Di antara beberapa jenis penyakit hepatitis, tipe hepatitis B dianggap paling berbahaya bagi kesehatan. Pasalnya, penyakit ini dapat menyebabkan infeksi kronis yang berujung pada risiko terkena kanker hati. Sayangnya, tidak semua orang dapat menyadari dan mendeteksi gejala hepatitis B, walau ternyata mereka telah terinfeksi. Memang, gejala penyakit ini cenderung dapat dikenali ketika penyakit sudah memasuki fase parah.

Penyakit hepatitis pada dasarnya adalah kondisi peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus. Namun, jenis hepatitis tertentu ada yang diakibatkan oleh faktor autoimun, yaitu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang sel-sel pada organ hati yang sehat.

Tipe hepatitis tertentu dapat sembuh tanpa perlu melakukan prosedur medis tertentu. Namun, untuk kasus tertentu, hepatitis dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan parut di organ hati, sehingga memicu kondisi gagal hati atau bahkan kanker hati.

Penyakit hepatitis B yang disebabkan oleh virus hepatitis B ditularkan melalui darah dari penderita. Contoh umum dari proses penularan ini terjadi ketika ibu yang sedang mengandung dan terinfeksi hepatitis B yang kemudian dapat menularkan penyakit tersebut pada janin yang dikandung.

Cara penularan lain dari penyakit hepatitis B adalah melalui hubungan seksual lebih dari satu pasangan dan penggunaan jarum suntik secara berulang dan bersamaan. Bagi orang dewasa yang terinfeksi hepatitis B, sistem pertahanan tubuh akan membantu untuk melawan infeksi dan memulihkan kondisi kesehatan tubuh secara perlahan. Namun, jika penyakit ini menyerang anak-anak, kemungkinan terburuk adalah penyakit hepatitis B tersebut dapat berkembang menjadi sirosis hati dan kanker hati.

Gejala hepatitis B sulit untuk dideteksi jika tingkat infeksi masih dikatakan ringan. Beberapa gejala baru akan muncul ketika telah memasuki fase parah, seperti terganggunya fungsi organ tubuh tertentu atau bahkan baru muncul ketika dilakukan pemeriksaan kesehatan. Gejala hepatitis B tahap lanjut yang telah diketahui sejauh ini, yaitu perubahan warna pada kulit dan mata menjadi kekuningan, pembengkakan pada pergelangan kaki, dan adanya darah pada feses atau ketika muntah. Selain itu, penderita hepatitis B akan merasakan sakit pada otot dan persendian, hilangnya nafsu makan, dan cenderung merasa lelah dan lesu.

Hingga saat ini penyakit hepatitis telah merenggut 1.4 juta nyawa di seluruh dunia setiap tahunnya. Kondisi ini menjadikan penyakit hepatitis sebagai penyebab kematian terbanyak di dunia, setelah tuberkulosis.