Cara Mengonsumsi Mie Sehat dengan Mie Lemonilo Kuah

Cara Mengonsumsi Mie Sehat dengan Mie Lemonilo Kuah

Memakan mie instan ini memang sangat nikmat terutama di tanggal-tanggal tua apalagi jika yang dimakan adalah mie Lemonilo kuah.

Tidak hanya di tanggal-tanggal tua, menyantap mie instan juga terasa nikmat di saat musim hujan atau Anda dalam keadaan lapar berat namun ingin yang praktis dan tidak repot.

Namun, Anda pun pasti sudah tahu kalau menyantap mie instan sebenarnya tidak baik bagi tubuh. 

Tetapi hal itu bisa Anda minimalisasi dengan melakukan cara-cara berikut yang membuat mie instan tetap enak namun juga sehat saat disantap.

Masaklah hingga matang sempurna

Salah satu hal yang membuat mie instan tetap bisa menyehatkan saat disantap walaupun mengandung bahan-bahan pengawet adalah masaklah mie tersebut hingga matang sempurna.

Itu berarti Anda tidak boleh mengonsumsi mie dalam mentah atau setengah matang. Hal itu bisa membuat usus di perut bakal bekerja ekstra keras untuk mencerna mie.

Hal ini pun akan berakibat panjang pada kondisi tersebut tubuh seperti mual-mual, cepat merasa lapar, dan nafsu makan berkurang.

Kurangi bumbunya

Apa penyebab mie instan sangat digemari? Selain praktis dibuat ternyata mie juga enak rasanya. Hal itu ternyata berasal dari bumbu mie yang terdiri dari penyedap, saus sambal, minyak, dan kecap.

Namun penyebab bumbu ini menjadi sedap adalah karena kandungan MSG atau micin yang sebenarnya tidak baik jika dikonsumsi terus menerus karena bisa berpengaruh ke fisik dan mental.

Karena itu, sebaiknya dikurangi saja bumbu-bumbu mie yang ada atau menggantinya dengan kaldu. Namun, Anda tidak perlu khawatir jika mengonsumsi mie Lemonilo kuah yang ternyata menggunakan bumbu-bumbu alami tanpa pengawet sehingga tidak perlu dikurangi.

Jangan Mencampur bumbu saat Memasak Mie

Ini yang sering dilakukan banyak orang dengan alasan kepraktisan alias tidak mau mengaduk lagi bumbu dengan mie setelah mie direbus.

Padahal mencampur langsung bumbu saat mie direbus berpotensi buruk pada kesehatan tubuh dan memicu kanker.

Karena itu, Anda sebaiknya ikuti petunjuk cara membuat mie dengan benar yang sudah ada dalam kemasan demi kesehatan.

Tambahkan Pelengkap yang Bergizi

Karena mie instan merupakan makanan yang lebih banyak mengandung karbohidrat, lemak, sedikit protein, serat, mineral, dan vitamin, Anda harus mengonsumsinya dengan menambahkan menu lainnya supaya gizi seimbang dan menyehatkan.

Anda bisa menambahkan daging cincang, sarden, sayuran seperti sawi putih dan hijau, serta telur.

Jika Anda menambahkan telur pada hidangan mie instan, Anda akan mendapatkan protein. Sedangkan jika menambahkan sawi, Anda akan mendapatkan kalori, vitamin, kalium, fosfor, dan zat besi yang bagus untuk tubuh.

Jangan Makan Mie Terlalu Sering

Hal terakhir yang perlu Anda lakukan supaya mie instan tetap sehat saat disantap adalah jangan mengonsumsinya terlalu sering atau hampir tiap hari.

Memang Anda sudah menyajikannya dalam keadaan yang bisa membuat sehat tetapi yang perlu Anda ingat mie instan terbuat dari gandum yang dapat berguna sebagai pengganti nasi karena kandungan karbohidratnya.

Namun jika hal itu tidak dibarengi dengan aktivitas fisik seperti olahraga, malah bisa menyebabkan obesitas dan diabetes.

Selain itu, mie instan minim serat sehingga jika tidak dibarengi dengan konsumsi makanan-makanan berserat akan membuat Anda mudah lapar, sembelit, serta obesitas. Prinsipnya adalah tetap jangan dikonsumsi secara berlebihan dan sering.

Itulah cara mengolah dan mengonsumsi mie instan supaya tetap menyehatkan. Untuk bisa mendapatkan mie yang sehat, Anda cukup mengonsumsi mie Lemonilo kuah yang sudah terbukti sebagai mie kuah sehat tanpa pengawet.

Nufit dan Berbagai Cara Tingkatkan Imunitas Tubuh

Nufit dan Berbagai Cara Tingkatkan Imunitas Tubuh

Pada musim pandemi Covid-19, menjaga imunitas tubuh sangatlah penting. Jadi, tidak usah heran jika banyak orang memiliki andalan vitamin dan suplemen untuk menjaga dan menunjang daya tahan tubuhnya, seperti Nufit, vitamin C, ataupun vitamin lainnya. Pengonsumsian berbagai vitamin tersebut tidak lain sebagai upaya untuk terhindar dari infeksi virus. 

Sebenarnya, banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga imunitas tubuh. Cara-cara tersebut pun nyatanya sangat simpel dan bisa dilakukan tiap hari. Yang Anda perlukan hanya niat dan konsistensi yang terjaga. 

Berikut ini adalah berbagai cara yang bisa Anda tempuh untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh. Dengan imunitas yang kuat, infeksi virus maupun bakteri yang bisa merugikan dapat diminimalkan. Jadi, mulai kapan Anda akan menjalankan berbagai cara peningkatan imunitas di bawah ini? 

Tips Meningkatkan Imun Tubuh

Makan Enak dan Bergizi 

Tidak sulit bukan untuk mengonsumsi makanan enak yang menjadi favoritmu? Syaratnya, makanan tersebut sebaiknya bukanlah makanan cepat saji. Pastikan pula dalam menu yang kamu makan, asupan protein dan vitamin tersedia semua. Makanan dengan protein tinggi, seperti daging maupun protein nabati yang difermentasi sangat dianjurkan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Sementara itu, makanan-makanan nabati, seperti sayuran, buah-buahan, juga rempah-rempah tidak boleh dilewatkan karena mengandung banyak vitamin yang diperlukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh Anda. Jenis menunya bagaimana? Terserah asal lengkap, mulai dari opor ayam sampai gado-gado pun bisa Anda nikmati untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh. 

Tidur Cukup dan Berkualitas 

Tidur sangat erat berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh. Faktanya, orang-orang dengan kualitas tidur yang buruk dan waktu yang tidak memadai lebih rentan mengalami berbagai penyakit. Ini karena imunitasnya menjadi lebih rendah. Sebaliknya jika ingin imunitas meningkat dan kuat, pastikan tidur Anda cukup dan berkualitas. Pastikan waktu tidur untuk orang dewasa lebih berkisar 6–8 jam untuk malam hari. Sementara untuk remaja dan bayi, pastikan waktu tidurnya berkisar 8—10 jam dan 14 jam dalam sehari. Jauhkan pula paparan layar minimal satu jam sebelum tidur agar Anda tidak terbangun-bangun saat tidur sehingga kualitas tidur menjadi mumpuni. 

Pertimbangkan Suplemen Nufit

Harus diakui, kadang-kadang jumlah kebutuhan vitamin dari makanan yang Anda asup belum mampu memenuhi kebutuhan tubuh yang dianjurkan. Anda bisa membantu melengkapinya dengan mengonsumsi suplemen yang sesuai. Nufit bisa menjadi salah satu andalan bagi Anda yang sedang berusaha meningkatkan imunitas. Ini merupakan suplemen dengan kandungan Echinacea purpureapink rock rose, zinc pikolinat, dan selenium. Kombinasi kandungan dari Nufit berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan sistem metabolisme. Serta bekerja efektif sebagai antivirus untuk mencegah masuknya virus yang merugikan ke dalam tubuh. 

Pastikan Cukup Cairan 

Hidrasi tidak selalu melindungi Anda dari kuman dan virus. Akan tetapi, mencegah dehidrasi penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Soalnya, dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala dan menghambat kinerja fisik, fokus, suasana hati, pencernaan, serta fungsi jantung dan ginjal. Komplikasi ini dapat meningkatkan kerentanan Anda terhadap penyakit. Untuk mencegah dehidrasi, Anda cukup memastikan konsumsi cairan Anda tiap hari. Setidaknya, minumlah air mineral 2,5—3 liter dalam sehari untuk memastikan kecukupan cairan dalam tubuh Anda. 

Berolahraga secara Teratur 

Aktivitas fisik tidak hanya untuk membangun otot. Manfaat yang tidak kalah hebatnya dari olahraga secara teratur adalah mendukung sistem kekebalan tubuh Anda. Ini karena ketika berolahraga, sirkulasi darah dalam tubuh menjadi lebih lancar sehingga -sel kekebalan dan molekul penangkal infeksi lainnya bergerak lebih mudah ke seluruh tubuh. Jangan berpikir harus melakukan olahraga berat untuk meningkatkan imunitas tubuh. Anda cukup melakukan olahraga ringan minimal 30 menit dalam sehari, seperti jogging ataupun jalan santai. Tidak berat, bukan? 

Kelola Stres dengan Bijak 

Tingkat stres yang tidak terkontrol sangat mudah mengganggu daya tahan tubuh. Orang dengan tingkat stres tinggi pun lebih rentan terkena berbagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi. Mulailah mengelola stres dengan lebih bijak untuk imunitas yang lebih kuat. Mengatur napas dalam, meditas, sampai melakukan hobi yang disukai dapat menjadi beberapa cara yang bisa Anda pertimbangkan untuk meringankan tingkat stres agar imunitas tubuh meningkat. 

Nufit atau suplemen lainnya hanya sebagian cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun jika tidak didukung upaya lainnya, semua akan sia-sia.

Inilah Manfaat Lokio yang Perlu Diketahui

Ada berbagai jenis bawang yang dapat Anda konsumsi, salah satunya termasuk bawang lokio. Bawang lokio merupakan jenis bawang yang umumnya digunakan sebagai bahan untuk membuat lumpia. Tidak hanya itu, manfaat lokio beragam dan dapat mendukung kesehatan tubuh manusia.

Kandungan Lokio

Manfaat lokio sangat berguna bagi tubuh manusia karena memiliki kandungan sebagai berikut:

  • 0,9 kalori.
  • 1,74 mg (2% AKG (angka kecukupan gizi) harian) vitamin C.
  • 6,38 mcg (5% AKG harian) vitamin K.
  • 2,76 mg (kurang dari 1% AKG harian) kalsium.
  • 8,88 mg (kurang dari 1% AKG harian) kalium.
  • 3,15 mcg (kurang dari 1% AKG harian) folat.

Manfaat Lokio

Jika Anda mengkonsumsi bawang lokio, berikut adalah manfaat yang Anda peroleh:

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Salah satu manfaat lokio adalah mampu meningkatkan daya tahan tubuh karena mengandung vitamin C yang tinggi sehingga dapat memproduksi sel darah putih dan kolagen dengan baik. Produksi sel darah putih dan kolagen yang baik dapat membentuk pembuluh darah baru, sel, jaringan tubuh, dan otot. 

  1. Menjaga kesehatan tulang

Manfaat lain lokio adalah mampu menjaga kesehatan tulang karena mengandung vitamin K. Semakin bertambah usia seseorang, semakin berkurang kandungan mineral di dalam tulang sehingga mereka berisiko terhadap osteoporosis. Vitamin K dapat meningkatkan kadar mineral di dalam tulang.

  1. Menjaga struktur membran sel

Lokio juga mampu menjaga struktur membran sel di dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan daya ingat, suasana hati, pergerakan otot, dan fungsi sistem saraf manusia.

  1. Menjaga kesehatan mata

Lokio mengandung berbagai jenis karoten seperti lutein sehingga mampu menjaga kesehatan manusia dengan baik. Karoten memiliki kegunaan dalam mencegah stres oksidatif pada sistem penglihatan, mencegah degenerasi makula, dan mencegah risiko katarak.

  1. Menjaga sistem pencernaan

Lokio juga bermanfaat dalam menjaga sistem pencernaan manusia, karena bawang tersebut mampu membunuh bakteri jahat dan jamur di bagian tersebut. Lokio bermanfaat untuk sistem pencernaan karena mengandung berbagai serat dan vitamin penting seperti fosfor dan zinc.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Lokio mengandung senyawa organik penting yang disebut sebagai allicin. Senyawa tersebut mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah sehingga dapat menjaga kondisi jantung.

  1. Mencegah peradangan

Lokio juga bermanfaat dalam mencegah peradangan. Peradangan dapat memicu risiko penyakit seperti kanker.

  1. Mencegah kanker

Lokio mengandung dialil trisulfida (senyawa yang memiliki sifat antikanker) dimana senyawa tersebut dapat menurunkan risiko kanker.

  1. Mencegah cacat lahir

Salah satu cara untuk mencegah cacat lahir adalah mengkonsumsi asam folat. Lokio bisa menjadi pilihan bagi ibu hamil untuk menjaga kesehatan janin. Lokio juga mampu mencegah cacat tabung saraf pada bayi yang baru lahir.

Perhatian Sebelum Mengkonsumsi Lokio

Jika Anda alergi terhadap bawang, Anda sebaiknya konsumsi makanan lain yang dapat memberikan manfaat yang sama bagi tubuh. Selain itu, jika Anda mengkonsumsi bawang lokio secara berlebihan, Anda bisa mengalami risiko sakit perut.

Jika Anda Mengalami Suatu Kondisi

Jika Anda mengalami suatu kondisi seperti kanker, Anda dapat bertemu dengan dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatannya dan Anda diminta untuk melakukan beberapa hal untuk mencegah kondisi tersebut terjadi lagi.

Kesimpulan

Ada banyak manfaat lokio yang bisa Anda peroleh jika Anda mengkonsumsinya. Namun, jika Anda alergi terhadap bawang tersebut, Anda sebaiknya konsumsi makanan lain. Bawang tersebut juga tidak dapat dikonsumsi secara berlebihan karena dapat menimbulkan efek samping berupa sakit perut.

Waspadai Efek Samping Jahe pada Kondisi Ini

Perlu kita ketahui bahwa jahe merupakan tanaman herbal yang sangat aman hingga titik di mana ia dikonsumsi secara tidak tepat dan berlebihan. Jika sudah demikian, efek samping jahe mungkin akan hadir.

Mengonsumsi lebih dari 4 gr jahe dalam satu hari dapat menyebabkan mulas, kembung, mual, gangguan perut, hingga diare. Selain itu, jahe juga bisa menyebabkan interaksi obat. Kemudian, perlu diketahui juga bahwa efek samping jahe akan dengan cepat terjadi jika dikonsumsi oleh orang dengan kondisi kesehatan tertentu. 

Efek samping jahe pada kelompok orang tersebut bisa saja berakibat fatal. Berikut adalah kelompok orang yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi jahe sebelum berkonsultasi dengan dokter:

  • Orang dengan gangguan darah

Orang-orang yang menderita berbagai gangguan darah seperti pengenceran dan pembekuan darah, termasuk hemofilia tidak disarankan mengonsumsi jahe. Jahe diketahui bisa merangsang sirkulasi darah. Namun, rangsangan ini bisa berbahaya karena dapat menyebabkan pendarahan yang parah dan kadang mematikan pada penderita gangguan darah. 

Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe terutama dalam bentuk suplemen. Apabila orang dalam kelompok ini mengonsumsi jahe dan timbul keluhan seperti mudah memar, mudah berdarah, atau perdarahan yang sulit berhenti, segera hentikan.

  • Wanita hamil

Pada trisemester awal kehamilan, jahe dianjurkan dikonsumsi untuk mengilangkan rasa mual dan muntah. Namun, jahe dapat memicu pendarahan dan berisiko menyebabkan keguguran jika dikonsumsi secara berlebihan.

Selain itu, minum jahe saat hamil dapat berdampak pada kondisi janin dalam kandungan. Beberapa penelitian melaporkan adanya kejadian bayi lahir dengan berat badan rendah, lahir cacat, bahkan meninggal dalam kandungan.

Jahe juga dapat menyebabkan kontraksi uterus. Jika sedang hamil, konsultasikan dengan ahli kesehatan sebelum menggunakan jahe. Selain itu, hindari minum teh jahe terutama di trimester terakhir karena bisa menimbulkan peningkatan risiko pendarahan.

  • Orang-orang yang mengonsumsi obat tertentu

Efek samping jahe lainnya adalah bisa menyebabkan interaksi obat dengan obat-obatan tertentu termasuk antikoagulan, barbiturat, beta-blocker, hingga obat insulin atau terapi anti-platelet. Jahe juga terbukti mengganggu efek dari beberapa obat lain termasuk antasida karena merangsang produksi asam di lambung. Orang yang memakai obat untuk jantung, antihistamin, perawatan kanker, dan obat penurun berat badan juga harus menghindari rempah ini.

  • Penderita diabetes

Jahe memiliki efek mengurangi kadar gula darah. Karena itu, penderita diabetes harus memantau gula darah setelah mengonsumsi jahe. Penderita diabetes yang terlalu banyak mengonsumsi jahe dapat merasa lemas atau pusing. Jika Anda mengalami kondisi seperti ini dan tidak kunjung membaik, segeralah cari bantuan medis.

Apabila penderita diabetes memang ingin mengonsumsi jahe secara rutin, mereka harus berkonsultasi dengan dokter tentang obat yang tepat untuk mengurangi kemungkinan penurunan kadar gula darah. 

  • Orang yang memiliki berat badan kurang

Pengobatan dengan ekstrak jahe menghasilkan penurunan berat badan dan lemak yang signifikan. Hal ini bermanfaat bagi orang yang gemuk atau obesitas. Namun, bila Indeks Masa Tubuh seseorang sudah kurang, mengonsumsi jahe justru bisa jadi berbahaya.

Pada orang kurus, jahe bisa menyebabkan kekurangan gizi, menekan nafsu makan. Selain itu, pengangkatan lemak dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang berbahaya seperti massa otot yang buruk, rambut rontok, ketidakteraturan menstruasi, dan kekurangan vitamin.

  • Orang yang akan melakukan operasi

Sebuah penelitian pada tahun 2007 menemukan bahwa mengonsumsi jahe sebelum operasi juga meningkatkan risiko pendarahan internal. Para ahli kesehatan menyarankan untuk menghindari konsumsi teh jahe dua minggu sebelum operasi.

***

Pada umumnya, jahe yang dikonsumsi sehari-hari dalam bentuk makanan atau minuman jarang sekali menimbulkan efek samping atau setidaknya hanya menimbulkan efek samping ringan. Efek samping jahe sering kali muncul ketika jahe yang dikonsumsi terlalu banyak. Secara umum, Anda tidak dianjurkan mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe per hari. 

Kendati demikian, hingga kini bukti ilmiah mengenai efek samping jahe bagi kesehatan seseorang masih diperdebatkan. Namun, tak ada salahnya kita melakukan konsumsi terhadap tanaman herbal ini secara wajar.