Angka Kematian Bayi Indonesia Tinggi, Apa Tindakan Pemerintah?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), Indonesia termasuk sebagai salah satu dari 10 negara dengan angka kematian bayi tertinggi di dunia. Kondisi ini tentu memprihatinkan, karena semakin tingginya jumlah kematian bayi akan berdampak juga pada berkurangnya jumlah generasi baru yang dilahirkan.

Selain itu, tingginya angka ini juga menunjukkan kondisi kesehatan di Indonesia yang masih kurang maksimal. Lalu, apakah pemerintah Indonesia melakukan upaya khusus untuk mengatasi masalah ini?

Program untuk atasi angka kematian bayi yang tinggi

Pemerintah sudah melakukan berbagai macam kebijakan dan program untuk mengatasi angka kematian ibu dan bayi yang sampai saat ini masih cukup tinggi. Beberapa jenis program terbarunya meliputi:

  • Meningkatkan cakupan imunisasi

Imunisasi adalah salah satu upaya untuk mencegah bayi dari serangan penyakit. Program imunisasi memungkinkan tubuh bayi untuk membentuk antibodi terhadap jenis penyakit tertentu, sehingga menjadi lebih kebal terhadap penyakit tersebut.

Pemerintah memberikan program vaksinasi gratis bagi masyarakat. Jika sebelumnya total vaksinasi gratis yang diberikan adalah 11, kini pemerintah sudah meningkatkannya menjadi 14 vaksinasi, di antaranya termasuk vaksinasi PCV, HPV, dan Rotavirus untuk mencegah penyakit diare dan pneumonia.

Untuk memaksimalkan perlindungan terhadap bayi, Anda juga bisa memberikan imunisasi tambahan pada anak, meskipun imunisasi tambahan umumnya tidak tercakup dalam program vaksinasi gratis dari pemerintah. 

  • Meningkatkan Antenatal Care (ANC)

Antenatal Care adalah program pemeriksaan kehamilan yang tujuannya untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi hingga bayi tumbuh dan berkembang nantinya. Guna mengatasi angka kematian bayi yang tinggi, pemerintah telah meningkatkan layanan ANC ini.

Sebelumnya, layanan ANC yang disediakan hanya 4, namun kini sudah ditingkatkan menjadi 6. Dua di antara 6 layanan ANC itu adalah layanan wajib untuk berkonsultasi dengan dokter. 

Ini menjadi upaya yang dianggap bisa membantu untuk memonitor serta mengontrol kondisi kesehatan calon bayi sejak masih dalam kandungan sang ibu. Dengan begitu, bayi bisa dipastikan dapat lahir dengan sehat dan mengurangi angka kematian bayi.

  • Meningkatkan infrastruktur USG di puskesmas

Saat ini, puskesmas-puskesmas di Indonesia juga telah dimaksimalkan dengan infrastruktur USG yang lebih komprehensif. Pemerintah berupaya untuk memastikan bahwa semua puskesmas  telah dilengkapi dengan layanan USG.

Hal ini dilakukan guna membantu para ibu hamil agar bisa melakukan pemeriksaan kesehatan bayi dengan mudah di puskesmas. 

Upaya-upaya di atas dilakukan oleh pemerintah guna memastikan bayi dapat lahir dalam kondisi sehat. Selain upaya di atas, masih ada beberapa jenis kebijakan dan program kesehatan lainnya yang ditujukan guna menjaga kesehatan ibu dan bayi dalam proses melahirkan.

Pentingnya memerhatikan angka kematian bayi

Perlu diperhatikan, tingginya angka kematian yang dialami oleh ibu dan bayi bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah, tapi juga perlu diperhatikan oleh setiap keluarga. Sebagai orang tua, Anda harus memastikan bahwa kondisi bayi dalam kandungan sehat dan bisa dilahirkan dalam keadaan sehat juga. 

Ketika Anda mengabaikan pentingnya merawat diri selama masa kehamilan, kondisi kesehatan bayi Anda akan terancam. Ini memicu risiko kematian bayi setelah dilahirkan. 

Oleh sebab itu, pastikan Anda menjaga kesehatan diri dan juga bayi selama masa kehamilan. Caranya dengan rutin melakukan pemeriksaan ke dokter dan mengonsumsi makanan sehat serta pola hidup sehat. Dengan begitu, Anda bisa berkontribusi dalam mengurangi angka kematian bayi di Indonesia.