Lensa Kontak Baru dari Holicat? Awas Salah Penggunaan

Lensa Kontak Baru dari Holicat? Awas Salah Penggunaan

Lensa kontak banyak tersedia di pasaran saat ini. Anda bisa membeli lensa kontak berkualitas di Holicat. Pada dasarnya, lensa kontak didesain untuk meningkatkan penglihatan seseorang. Sayangnya, apabila tidak digunakan dengan benar, lensa kontak malah dapat melukai dan membahayakan mata. Laporan yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) baru-baru ini menyatakan bahwa 1 dari 5 infeksi mata berhubungan dengan penggunaan lensa kontak melibatkan kerusakan mata serius. Menurut Michael Beach, Ph.D, selaku direktur dari Program Air Sehat milik CDC, lensa kontak merupakan bentuk koreksi penglihatan yang aman dan efektif ketika dipakai dan dirawat sesuai dengan yang direkomendasikan. Akan tetapi, penggunaan dan perawatan lensa kontak yang salah malah dapat menyebabkan infeksi mata yang terkadang dapat berujung pada kerusakan jangka panjang dan serius. 

Meskipun serius, tapi dapat dicegah

Lensa kontak yang Anda beli di Holicat atau di tempat lain pada dasarnya aman dan efektif membantu meningkatkan kemampuan melihat apabila digunakan dengan cara yang tepat. Dalam laporan mereka, CDC melihat 1075 infeksi yang berhubungan dengan lensa kontak yang dilaporkan ke FDA dari tahun 2005 hingga 2015. Lebih dari 10 persen dari kasus tersebut melibatkan pasien yang membutuhkan perawatan klinis kegawatdaruratan. Dalam semuanya, sekitar 20 persen dari laporan tersebut melibatkan orang-orang yang menderita kerusakan mata serius. 

Dalam kasus yang paling ekstrim, pasien memiliki kornea yang rusak atau menderita hilangnya penglihatan. Bahkan beberapa membutuhkan transplantasi kornea. Petugas CDC menyatakan 1 dari 4 infeksi berakibat dari perilaku yang sesungguhnya mudah untuk dihindari. Menurut Dr. Jennifer Cope, M.P.H., di Amerika Serikat sekitar 41 juta orang memakai lensa kontak dan mendapatkan manfaat berkat kemampuan melihat yang semakin baik dan kenyamanan yang dimilikinya. Namun, meskipun orang-orang yang menderita infeksi serius mewakili persentase kecil dari mereka yang memakai lensa kontak, mereka menjadi pengingat bagi semua pengguna lensa kontak untuk melakukan langkah-langkah sederhana untuk mencegah infeksi. 

Perilaku salah yang biasa terjadi

Petugas CDC menyatakan kesalahan paling umum yang orang lakukan adalah tidur dengan memakai lensa kontak yang tidak didesain untuk digunakan semalaman. Selain itu, para pengguna kerap tidak mengganti lensa ketika lensa tersebut telah mencapai masa kadaluwarsa. Menurut Dr. John Bartlett, seorang dokter mata di Pusat Medis Ronald Reagan UCLA, gangguan paling umum yang sering dijumpai adalah orang-orang menggunakan lensa kontak terlalu lama. Ia juga menyatakan kebanyakan waktu lensa kontak masih terasa nyaman digunakan setelah dua minggu atau satu bulan penggunaan yang direkomendasikan, sehingga orang akan terus memakai lensa kontak tersebut. Dr. John Bartlett menyatakan bahwa lensa kontak harus dibuang setelah masa kadaluwarsa tiba tidak peduli apakah lensa kontak masih nyaman atau tidak. Selain itu, ia menambahkan apabila lensa kontak tidak terasa nyaman sebelum masa kadaluwarsa, lensa kontak perlu dibuang dan diganti dengan segera. Terus memakai lensa kontak tersebut akan menempatkan seseorang pada risiko yang lebih besar. 

Namun, yang menjadi kesalahan terbesar seseorang, menurut Dr. John Bartlett, bukanlah memakai lensa kontak yang dibeli di Holicat atau tempat lain terlalu lama, melainkan membiarkan larutan lama yang digunakan untuk membersihkan lensa kontak tertinggal di lensa. Ia menyatakan sedikit larutan lama yang tertinggal di lensa untuk kemudian menggunakan larutan baru dapat menyebabkan masalah besar, seperti larutan campuran (lama dan baru) dapat mengencerkan kemampuan larutan tersebut dalam membunuh kuman.

Begini Cara Mengatasi Mata Malas

Kondisi mata malas bukan hanya sekedar keluhan pada penampilan fisik mata seseorang yang tampak tidak bersemangat. Namun, secara medis kondisi yang disebut dengan amblyopia ini termasuk ke dalam gangguan mata yang cukup serius dan membutuhkan upaya keras untuk untuk bisa menyembuhkannya hingga dapat normal kembali.

Munculnya kondisi ini pada anak dapat menyebabkan kualitas fokus penglihatan yang dihasilkan oleh kedua mata berbeda. Dampaknya, otak hanya akan menerjemahkan penglihatan dari mata yang baik dan mengabaikan penglihatan mata yang mengalami gangguan ini. Jika tidak segera ditangani dengan baik, kondisi ini bisa menyebabkan seseorang mengalami kebutaan.

Cara Penanganan Mata Malas

Tingkat keparahan kondisi mata ini berdampak pada penglihatan anak yang juga akan menentukan langkah pengobatan apa yang sesuai untuk anak tersebut. Pada umumnya diagnosa sedini mungkin berdampak pada tingkat keberhasilan anak tersebut sembuh dari kondisi ini dengan cukup baik, berikut beberapa cara pengobatan yang akan dilakukan oleh tim medis.

  • Penggunaan Kacamata

Kebanyakan anak akan menolak menggunakan kacamata khusus, karena merasa penglihatan mereka lebih baik tanpa alat ini. Namun orang tua sangat dianjurkan untuk menjaga anak agar tetap menggunakan alat khusus agar pengobatan berjalan baik.

  • Penutup Mata

Alat ini akan dipasang pada mata yang normal agar merangsang mata yang bermasalah mengalami perkembangan dalam melihat. Sama seperti penggunaan kacamata, anak bisa menolak dan kerap kali melakukan itu, meski demikian cara ini paling efektif digunakan bagi penderita balita.

  • Obat Tetes Khusus

Obat ini bisa mengabutkan pandangan bagian mata yang normal, dampaknya bisa mendorong anak agar menggunakan mata yang terkena gangguan. Namun, obat ini bisa memicu iritasi mata dan kulit kemerahan hingga sakit kepala.

  • Operasi

Prosedur ini dilakukan untuk menangani katarak dan mata juling yang memicu anak mengalami kondisi ini, setelah operasi anak akan menjalani rawat inap sebagai bagian dari pemulihan meski tak menjamin sembuh.

Penyebab Mata Malas

Penglihatan yang baik diperoleh dari stimulasi yang cukup pada mata, stimulasi diberikan agar perkembangan organ mata dan saraf-sarafnya dapat berkembang dengan baik. Kondisi ini terjadi karena kurangnya stimulasi untuk sistem penglihatan ketika penderita masih anak-anak, namun paling sering dialami oleh satu mata, berikut beberapa penyebab umumnya.

  • Gangguan reaksi mata yang sangat berat, misalnya mata minus, plus atau silinder yang terlalu tinggi.
  • Memiliki penyakit mata juling atau stabismus dan penyakit mata bersifat menutupi penglihatan.
  • Faktor genetik seperti memiliki riwayat keluarga dengan amblyopia dan kelopak mata yang menurun.
  • Defisiensi vitamin A, ulkus atau jaringan parut pada kornea mata dan operasi mata.
  • Secara umum penyebab yang muncul terjadi pada masa perkembangan sistem penglihatan anak, di bawah usia 8-10 tahun.

Kebanyakan anak jarang mengetahui bahwa mereka menderita gangguan penglihatan atau tidak bisa menjelaskannya secara pasti. Sehingga kondisi ini termasuk keadaan yang sulit dideteksi, karena itu para orang tua seharusnya bisa mewaspadai gejala dan tanda klinis yang muncul. Berikut ini beberapa tanda dan gejala yang bisa diwaspadai.

  • Mata yang terlihat tidak bekerja secara bersamaan.
  • Salah satu mata sering bergerak ke arah dalam atau luar atau juga juling.
  • Anak sulit memperkirakan jarak.
  • Salah satu mata terlihat lebih sipit dibanding dengan yang lain.
  • Anak sering memiringkan kepala agar dapat melihat dengan jelas.
  • Kesulitan melihat benda 3 dimensi dan hasil tes penglihatan buruk.

Mengenal Trakhoma, Infeksi Mata Yang Tidak Biasa

Mengapa Mata Harus Dilindungi Dari Asap? | KABAR

Trakhoma adalah infeksi mata yang menyerang kedua mata Anda. Trakhoma merupakan penyebab utama kebutaan menular di dunia, yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Chlamydia trachomatis.

Trakhoma menular dan menyebar melalui kontak dengan mata, kelopak mata, dan sekresi hidung atau tenggorokan orang yang terinfeksi. Penyakit ini juga dapat ditularkan dengan menangani barang yang terinfeksi, seperti sapu tangan.

Pada awalnya, trakhoma dapat menyebabkan gatal ringan dan iritasi pada mata dan kelopak mata Anda. Kemudian Anda mungkin melihat kelopak mata bengkak dan nanah mengalir dari mata. Gejala awal mulai muncul dalam lima hingga 12 hari setelah terpapar bakteri. 

Ketika infeksi berlanjut, hal itu akan menyebabkan sakit mata dan penglihatan kabur. Jika infeksi tidak diobati, jaringan parut terjadi di dalam kelopak mata Anda dan mengarah ke bulu mata yang mengarah ke dalam ke arah mata. Kondisi ini disebut trichiasis, dimana bulu mata menyikat dan menggaruk kornea, jendela bening berbentuk kubah di bagian depan mata Anda. Iritasi yang terus menerus ini membuat kornea menjadi keruh, sehingga dapat menyebabkan perkembangan ulkus kornea dan kehilangan penglihatan.

Berikut faktor-faktor yang meningkatkan resiko Anda terkena trakhoma:

  • Kemiskinan: Trachoma terutama merupakan penyakit populasi yang sangat miskin di negara-negara berkembang.
  • Kondisi kehidupan yang ramai: Orang yang hidup dalam kontak dekat memiliki resiko lebih besar untuk menyebarkan infeksi.
  • Sanitasi yang buruk: Kondisi sanitasi yang buruk dan kurangnya kebersihan, seperti wajah atau tangan yang tidak bersih, membantu menyebarkan penyakit ini
  • Usia: Di daerah dimana penyakit ini aktif, kondisi ini paling umum terjadi pada anak-anak usia 4 hingga 6 tahun.
  • Seks: Di beberapa daerah, tingkat wanita tertular penyakit ini dua hingga enam kali lebih tinggi daripada pria.
  • Lalat: Orang yang tinggal di daerah dengan masalah mengendalikan populasi lalat mungkin lebih rentan terhadap infeksi trachoma.
  • Kekurangan jamban: Populasi yang tidak memiliki akses ke jamban kerja, sejenis toilet umum, memiliki insiden penyakit yang lebih tinggi.

Sayangnya, tidak ada vaksin trakhoma yang tersedia, tetapi pencegahan mungkin dilakukan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengembangkan strategi untuk mencegah trakhoma, dengan tujuan menghilangkannya pada tahun 2020. Strategi tersebut ada SAFE, melibatkan:

  • Surgery: Pembedahan untuk mengobati bentuk trakhoma lanjut
  • Antibiotik: Antibiotik untuk mengobati dan mencegah infeksi
  • Facial: Kebersihan wajah
  • Environmental: Perbaikan lingkungan, terutama dalam air, sanitasi dan pengendalian lalat

Anda disarankan untuk segera menghubungi dokter jika Anda atau anak Anda memiliki mata yang gatal atau iritasi atau keluar dari mata, terutama jika Anda tinggal di atau baru-baru ini bepergian ke daerah di mana trakhoma biasa terjadi. Trakhoma adalah kondisi menular, mengobati dan merawatnya sesegera mungkin membantu mencegah infeksi lebih lanjut.