Obat Milmor untuk Atasi Kekurangan Produksi ASI

Obat Milmor untuk Atasi Kekurangan Produksi ASI

Kekurangan produksi air susu ibu atau ASI bisa dialami oleh siapa saja para ibu. Situasi itu tentu saja amat dihindari karena bisa mempengaruhi asupan ASI bagi si buah hati, yang mana memang sangat penting untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Dalam mengatasi kekurangan produksi ASI, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi obat. Terkait masalah ini, obat yang bisa digunakan adalah milmor tablet. 

Berkenaan dengan obat tersebut, barangkali masih ada di antara para pembaca yang asing mendengarkannya. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara khusus mengenai obat milmor tablet, termasuk menjelaskan aturan atau tata cara dalam mengonsumsinya. Akan tetapi, sebelum kita mencari tahu obat tersebut, sebaiknya kita cari tahu lebih dulu apa itu kondisi kekurangan produksi ASI. 

Kondisi kekurangan produksi ASI biasa disebut dengan hipogalaktia. Secara umum, hipogalaktia dibagi menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Hipogalaktia primer atau utama adalah gangguan laktasi yang dikaitkan dengan perubahan pada hormon di dalam tubuh perempuan, keistimewaan dalam struktur kelenjar susu, dan beberapa penyakit kongenital yang mana dapat menyebabkan produksi ASI tidak optimal. 

Berdasarkan keterangan dari berbagai sumber, kondisi hipogalaktia utama diyakini bisa terjadi hanya kepada 5% sampai 8% perempuan. Sementara hipogalaktia sekunder adalah proses penyusunan ASI, yang mana terjadi defisit produksinya dan rembesannya lambat laun berkurang, bahkan bisa sampai berhenti. Tentu saja, hal itu adalah kondisi yang sangat dihindari.

Baik hipogalaktia primer dan sekunder pada dasarnya bisa diatasi dengan menggunakan obat milmor tablet. Akan tetapi, sebagai informasi penting, obat tersebut terbilang masuk kategori golongan keras. Oleh karena itu, milmor tablet tidak bisa dikonsumsi secara sembarangan, dan dalam pembeliannya juga wajib memerlukan resep dari dokter terkait. 

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi milmor, memang amat disarankan agar para ibu berkonsultasi dulu dengan dokter. Hal ini tentunya untuk mencari tahu lebih dalam sejauh mana hipogalaktia yang dialami. Ketika dokter sudah menganjurkan meminum obat tersebut, barulah anda bisa mendapatkan milmor tablet di toko obat baik secara langsung atau pemesanan online

Sebagai informasi penting, milmor tablet merupakan obat yang mengandung ekstrak plasenta, vitamin B12, dan kalsium. Saat mengkonsumsinya, aturan pakai perlu diperhatikan. Dikutip dari laman kesehatan ternama, dosis minum obat tersebut adalah satu tablet sebanyak tiga kali per hari. Namun, obat ini hanya dianjurkan untuk diminum pada saat menyusui saja, dan sekali lagi memerlukan resep dokter.

Berbeda dengan jenis obat kebanyakan, milmor tablet bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Di sisi lain, perlu diperhatikan obat tersebut tidak bisa diletakan di sembarang tempat. Sebabnya, milmor tablet hanya bisa disimpan di lokasi dengan suhu tertentu saja. Dihimpun dari berbagai sumber, obat tersebut hanya bisa disimpan pada suhu 20° sampai 25° celcius. 

Dari penjelasan di atas, kita ketahui bersama milmor merupakan obat yang bisa dikonsumsi untuk para ibu yang mengalami kekurangan produksi ASI. Namun, sebagai pengingat, obat tersebut tidak bisa diminum secara sembarangan karena terbilang obat keras dan perlu resep dari dokter ahli terkait. 

Namun demikian, alangkah baiknya agar para calon ibu sesegera mungkin melakukan pencegahan kekurangan produksi ASI sebelum memutuskan ingin memiliki anak. Banyak konsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara dalam menjaga stabilitas produksi ASI sangat disarankan. Akan tetapi, jika sudah mengalami hipogalaktia, maka tidak ada salahnya untuk meminum milmor dengan resep dari dokter.