Obat Diare Entrostop Anak, Adakah Efek Sampingnya?

entrostop anak

Mengatasi diare dapat menggunakan berbagai macam obat, salah satunya adalah Entrostop Anak. Meskipun mengandung bahan herbal, ternyata obat ini punya efek samping, seperti apa?

Efek samping Entrostop Anak

Entrostop Anak mengandung bahan-bahan herbal pilihan seperti ekstrak daun teh, ekstrak daun jambu biji, jahe, dan kunyit. Daun jambu biji diketahui sebagai obat tradisional paling ampuh untuk mengatasi diare.

Buah jambu biji sendiri merupakan sumber vitamin C, serat, dan senyawa antioksidan lainnya yang cukup kaya. Antioksidan ini juga diketahui terdapat di bagian daunnya.

Selain diare, jambu biji juga kerap digunakan untuk mengatasi hipertensi. Walaupun begitu, sebenarnya belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk mendukung manfaat tersebut.

Di sisi lain, terdapat juga efek samping yang bisa timbul dari konsumsi daun jambu biji ataupun Entrostop anak, yaitu sembelit atau konstipasi. Efek samping ini dapat timbul jika dikonsumsi secara berlebihan.

Apabila mengalami reaksi alergi atau efek samping yang tidak biasa, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Kemudian sebaiknya Entrostop Anak tidak dikonsumsi oleh orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Alternatif obat diare untuk anak

Terdapat beberapa alternatif obat diare lainnya untuk anak apabila anak Anda tidak dapat mengonsumsi Entrostop Anak, antara lain:

1. Oralit

Oralit merupakan obat dengan larutan gula dan garam yang bertindak sebagai elektrolit pencegah dehidrasi. Dehidrasi muncul karena tubuh kurang cairan dan asupan nutrisi yang masuk ke dalam jaringan tubuh.

Garam membantu memperlambat kehilangan cairan, sementara gula membantu tubuh menyerap garam. Oralit dijual bebas di apotek, atau Anda bisa membuatnya sendiri.

2. Suplemen zinc

Suplemen atau obat zinc dapat diberikan kepada anak-anak yang mengalami diare. Obat zinc tersedia di apotek, puskesmas, maupun rumah sakit.

Anda dapat memberikan obat ini sebanyak sekali sehari selama 10 hari berturut-turut meskipun diare sudah berhenti. Obat zinc dapat membantu mengurangi keparahan gejala diare serta mencegah diare kembali selama 2-3 bulan ke depan. 

3. Probiotik

Satu cara lainnya untuk membantu pencernaan kembali seperti semula setelah diare adalah dengan mengonsumsi probiotik, yakni makanan atau suplemen yang mengandung bakteri baik hidup. Bakteri ini akan menggantikan atau menambah bakteri baik yang terdapat di saluran cerna.

Tidak semua probiotik bisa Anda konsumsi, dokter lebih menyarankan untuk mengonsumsi yogurt atau kefir. Pastikan keduanya tidak mengandung gula yang tinggi karena justru bisa memperburuk gejala diare.

Tips mencegah diare pada anak

  • Mencegah diare pada anak sangat mudah untuk dilakukan, berikut tipsnya:
  • Mencuci tangan secara menyeluruh untuk membunuh kuman dan bakteri
  • Vaksin rotavirus (untuk mencegah diare yang disebabkan oleh rotavirus)
  • Pastikan makanan dan minuman anak bersih saat bepergian ke luar negeri
  • Tidak mengkonsumsi daging atau ikan mentah

Komplikasi terberat dari diare adalah dehidrasi, dan umum terjadi pada anak-anak. Dehidrasi bisa menjadi ringan, sedang, atau bahkan berat atau serius.

Dehidrasi berat dapat menekan jantung dan paru-paru, dan berisiko menyebabkan syok yang dapat membahayakan nyawa. Oleh karena itu sangat penting untuk melakukan langkah-langkah untuk mengatasi sekaligus mencegah diare pada anak maupun orang dewasa.

Mengobati diare bisa menggunakan obat seperti Entrostop Anak atau obat alami lainnya. Namun jangan sembarangan memberikan obat atau perawatan yang berlebihan karena justru bisa berefek terbalik, dan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.