Terdapat Efek Samping Habbatussauda di Balik Manfaatnya

Terlepas dari berbagai manfaat jintan hitam atau habbatussauda, kita juga perlu mencari tahu apa efek samping habbatussauda. Dampak negatif bagi tubuh kita memang bisa saja terjadi apabila di antara pembaca mengkonsumsinya dalam jangka panjang dan terbilang berlebihan.

Memang, tumbuhan yang banyak ditemukan di Timur Tengah dan Eropa Timur ini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Hal itu seperti bisa mengatasi jerawat karena minyak jintan hitam mengandung antimikroba dan antiinflamasi.

Manfaat lainnya dari habbatussauda adalah bisa digunakan untuk membunuh bakteri jahat, mengurangi peradangan, membantu mengatur kadar gula darah, mencegah radang perut, dan berbagai khasiat lainnya. Hanya saja, sebagaimana disinggung di awal, terdapat pula efek samping habbatussauda yang perlu kita ketahui.

Oleh sebab itulah, agar kita bisa merasakan manfaat jintan hitam, tetapi bisa menghindari dampak negatifnya, artikel ini ditulis. Meski begitu, untuk orang-orang yang mengalami penyakit tertentu obat herbal dari tanaman biji-bijian tersebut malah disarankan untuk tak dikonsumsi.

  • Gangguan pendarahan

Jika di antara pembaca ada yang mengalami gangguan pendarahan, mengkonsumsi jintan hitam malah bisa meningkatkan risiko pendarahan. Hal itu dikarenakan efek samping habbatussauda bisa memperlambat proses pembekuan darah.

Mengingat hal tersebut, bagi pembaca sekalian yang memiliki gangguan pada pendarahan disarankan tidak mengkonsumsi jintan hitam karena malah meningkatkan risiko memperburuk keadaan.

  • Tekanan darah rendah

Dampak tidak baik lainnya dari penggunaan jintan hitam adalah bisa menurunkan tekanan darah. Bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, mengkonsumsi jintan hitam mungkin baik-baik saja. Namun apabila pembaca mengalami darah rendah, maka sangat dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi habbatussauda.

  • Baru operasi

Efek samping habbatussauda bisa dialami bagi seseorang yang baru saja melakukan operasi. Hal ini mengingat, apabila mengkonsumsi jintan hitam malah bisa meningkatkan risiko gangguan pada proses pembekuan darah dan meningkatkan risiko terjadinya pendarahan.

Di sisi lain, jika di antara pembaca saat ini sedang mengkonsumsi jintan hitam dan ingin melakukan operasi, dianjurkan berhenti mengkonsumsi habbatussauda paling tidak dua minggu sebelum menjalani operasi.

  • Diabetes

Pada sebagian orang, jintan hitam bisa saja menurunkan kadar gula darah. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah tanda-tanda gula darah rendah dan memonitor gula darah anda. Oleh sebab itu, jika anda memiliki diabetes, disarankan agar berhati-hati dalam mengkonsumsi jintan hitam.

Paling tidak, dari penjelasan di atas kita dapat mengetahui ada beberapa efek samping habbatussauda. Di sisi lain, mengkonsumsinya dalam jangka panjang dan berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan. Sebab, jintan hitam terbilang aman dikonsumsi ketika digunakan dalam jangka pendek.

Di sisi lain, yang dapat diperhatikan adalah penggunaan jintan hitam yang juga berpotensi memberikan dampak tidak bagus bagi ibu hamil atau sedang dalam masa menyusui. Walau belum ada penelitian yang pasti mengenai efek sampingnya, untuk berjaga-jaga lebih baik para ibu hamil dan menyusui berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsinya.

Lebih lanjut, efek samping habbatussauda bisa saja dialami oleh orang-orang yang memiliki alergi. Hal ini terutama dalam penggunaan minyak jintan hitam dengan dioleskan pada kulit. Sementara untuk anak-anak sendiri, jintan hitam mungkin saja aman untuk dikonsumsi. Kendati demikian, hal itu hanya berlaku untuk durasi jangka pendek dan dengan jumlah yang direkomendasikan, serta dalam pengawasan ketat.

Oleh sebab itu, agar kita tidak terkena efek samping habbatussauda, alangkah sangat baik dan bijak jika sebelum mengkonsumsinya berkonsultasi dulu dengan dokter terkait perihal durasi dan seberapa banyak yang perlu dikonsumsi. Selain itu, jangan sungkan untuk menanyakan lebih lanjut dampak apa yang bisa dialami jika mengkonsumsi dalam jangka panjang.