Apa Saja Manfaat Alang-Alang untuk Kesehatan?

Apa Saja Manfaat Alang-Alang untuk Kesehatan?

Rumput liar berupa alang-alang ternyata memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Alang-alang memiliki nama latin Imperata cylindrica L tergolong dalam keluarga tumbuhan Poaceae atau Gramineae. Tanaman alang-alang seringkali dianggap gulma dan dibasmi sebab mengganggu tumbuhnya tanaman lain. Alang-alang terutama bagian akarnya memiliki berbagai kandungan sehingga bermanfaat untuk kesehatan. Kandungan yang terdapat dalam alang-alang yaitu zat aktif antipiretik, diuretik, dan hemostatik. Berikut ini merupakan beberapa manfaat alang-alang untuk kesehatan yang sebaiknya Anda ketahui. 

  1. Meredakan panas dalam

Manfaat alang-alang berupa menurunkan panas dalam sudah cukup populer di masyarakat. Anda membutuhkan akar alang-alang bersih yang kering untuk membuat ramuan pereda panas dalam. Tumbuk akar tersebut hingga menjadi bubuk kemudian larutkan dengan air hangat dan minum secara teratur. Selain panas dalam, larutan alang-alang ini juga mampu meredakan demam. 

  1. Mengobati diare

Selain menggunakan larutan air garam gula (oralit), alang-alang juga bisa membantu mengobati diare. Caranya yaitu dengan merebus akar alang-alang yang sudah dicuci bersih dengan air sebanyak 15 menit. Minum rebusan tersebut sebanyak satu gelas setelah buang air besar. Dengan begitu diare pada anak-anak dan dewasa dapat diobati. 

  1. Mengatasi hipertensi

Hipertensi dapat terjadi karena terpicu oleh timbunan lemak dan kolesterol di tubuh sehingga aliran darah pun terhambat. Anda dapat mengatasi hal tersebut dengan mengonsumsi sari alang-alang. Minum sari alang-alang yang terbuat dari akarnya sebanyak 2 kali sehari dengan rutin sehingga manfaatnya bisa dirasakan. 

  1. Memperlancar buang air kecil 

Manfaat alang-alang untuk kesehatan lainnya adalah dapat membantu memperlancar buang air kecil. Umumnya, orang yang mengalami gangguan buang air kecil akan merasa sakit pada area kemaluan. Untuk mengatasi hal tersebut, cara tradisional bisa digunakan dengan minum seduhan alang-alang yang telah dicampurkan dengan gula batu. 

  1. Mengobati keputihan 

Masalah umum yang sering dialami wanita adalah keputihan pada vagina. Keputihan meski tidak berbahaya, dapat mengganggu kenyamanan sebab bisa menimbulkan bau kurang sedap serta rasa gatal di vagina. Ramuan dari alang-alang dapat membantu mengobati keputihan yang dialami. Tidak hanya mengobati saja, alang-alang diyakini dapat mencegah keputihan muncul kembali. 

  1. Mengatasi kencing batu

Salah satu penyakit pada kandung kemih adalah kencing batu. Penyebab kencing batu yaitu adanya endapan kalsium di dalam kandung kemih. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat membuat ramuan berupa campuran akar alang-alang, daun meniran, dan kumis kucing. Rebus ketiganya hingga mendidih kemudian minum secara teratur. Nantinya batu akan hancur dengan sendirinya dan ikut terbuang bersama air kencing. 

  1. Mengobati masalah paru-paru

Alang-alang juga berperan dalam mengobati penyakit yang berhubungan dengan paru-paru seperti asma dan radang paru-paru. Untuk mengobati penyakit paru-paru, Anda perlu merebus akar alang-alang dengan campuran kencur dan sirih lalu minum secara teratur. Dengan begitu, napas akan menjadi lebih lega dan lancar.  

Menggunakan alang-alang untuk kesehatan termasuk dalam obat tradisional. Meski di masyarakat obat tradisional dipercaya lebih aman sebab tidak banyak menimbulkan efek samping, namun sebaiknya Anda tetap berhati-hati dalam mengonsumsinya. Beberapa orang mungkin menunjukkan reaksi alergi setelah mengonsumsi akar alang-alang. Jika hal tersebut terjadi, maka hentikan segera dan kunjungi dokter. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Apabila ingin bertanya lebih lanjut tentang manfaat alang-alang, Anda dapat melakukannya melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh sekarang di App Store atau Google Play.

Konsumsi Saffron untuk Promil, Baik atau Tidak?

Konsumsi Saffron untuk Promil, Baik atau Tidak?

Pernahkah Anda mendengar tentang saffron? Banyak orang menggunakan saffron untuk promil atau program hamil. Tapi, sebenarnya apakah saffron bermanfaat untuk mendukung program kehamilan? 

Sebagai sejenis rempah-rempah, saffron memang dipercaya bisa membantu mendukung program kehamilan. Bahkan, saffron sudah menjadi salah satu jenis rempah termahal di dunia dan bisa meningkatkan peluang untuk hamil. 

Manfaat saffron untuk promil

Ada beberapa manfaat saffron untuk promil. Manfaat tersebut antara lain:

  • Mengatasi disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan untuk mencapai ereksi yang terjadi pada pria. Kondisi ini akan menghambat Anda dan pasangan untuk mendapatkan anak.

Beberapa penelitian telah menyatakan bahwa saffron memiliki pengaruh dalam mengatasi disfungsi ereksi. Akan tetapi, masih diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk memastikan hal ini.

Secara khusus, saffron memberikan kegunaan dalam memperbaiki fungsi seksual, hasrat seksual, fungsi orgasme, serta kepuasaan saat berhubungan seksual.

  • Sebagai Afrodisiak

Afrodisiak merupakan golongan makanan atau suplemen yang biasanya digunakan untuk membantu meningkatkan libido. Tentunya, dalam menjalankan pDrogram kehamilan, Anda dan pasangan memerlukan hal ini.

Anda tidak perlu membeli suplemen afrodisiak khusus, karena saffron bisa menggantikannya. Mengonsumsi 30 miligram saffron setiap harinya selama empat minggu bisa meningkatkan fungsi ereksi secara signifikan. 

  • Meningkatkan fungsi seksual wanita

Saffron juga berkontribusi dalam meningkatkan performa seksual wanita. Berdasarkan penelitian, konsumsi 15 miligram saffron setiap harinya selama delapan minggu bisa memberikan kontribusi positif bagi wanita usia 18-39 tahun.

Dalam empat minggu pertama konsumsi saffron, Anda akan mengalami peningkatan gairah seksual. Kemudian, dalam empat minggu berikutnya, Anda juga akan merasakan peningkatan frekuensi orgasme, kepuasaan seksual, hingga produksi cairan lubrikasi saat berhubungan seksual. 

Dari manfaat-manfaat ini, Anda bisa mempercayai saffron untuk promil Anda dan pasangan. Bila Anda meragukan efektivitas dan keamanannya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter Anda. 

Manfaat saffron untuk kesehatan

Dalam menjalankan program kehamilan, tentunya kesehatan Anda dan pasangan juga harus diperhatikan. Tubuh yang sehat bisa mendukung peluang yang lebih tinggi untuk cepat mendapat momongan yang sehat pula. 

Karena itu, dengan mengonsumsi saffron, Anda juga bisa mengalami peningkatan kondisi kesehatan. Berikut ini manfaat saffron secara tidak langsung untuk promil Anda:

  • Memperbaiki suasana hati

Saffron dipercaya bisa digunakan sebagai antidepresan. Kandungan di dalamnya mampu memperbaiki suasana hati.

Suasana hati yang baik bisa mendatangkan kesehatan fisik dan mental yang baik. Agar program kehamilan Anda berjalan lancar, tentunya Anda juga perlu menjaga kesehatan fisik dan mental Anda serta pasangan. 

  • Sebagai antioksidan

Saffron mengandung berbagai senyawa tanaman yang bertindak sebagai antioksidan. Antioksidan diperlukan oleh tubuh Anda untuk menangkal radikal bebas yang bisa menjadi racun berbahaya bagi tubuh.

Antioksidan pada saffron bisa mencegah Anda dari kondisi kerusakan sel otak progresif, peningkatan peradangan, serta masalah berat badan. Hal ini bisa berkontribusi dalam tubuh yang lebih sehat, sehingga Anda bisa menjalani promil dengan baik.

  • Mencegah gangguan sistem saraf

Antioksidan pada saffron juga bisa melindungi sistem saraf Anda dari penyakit seperti Alzheimer. Senyawa dalam saffron bisa mengurangi peradangan pada sel otak, sehingga otak tidak mudah mengalami kerusakan. 

Ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi saffron, termasuk saat menjalani program kehamilan. Anda tidak perlu ragu untuk menggunakan saffron untuk promil sebagai pengganti suplemen program kehamilan.

Efek Samping Daun Salam untuk Tubuhmu

Dikenal sebagai salah satu penyedap masakan, daun salam memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Meskipun tidak semua orang cocok mengonsumsi daun ini, selain itu di balik manfaat daun salam yang baik untuk kesehatan ternyata terdapat efek samping yang justru berpotensi mengganggu kesehatan.

Daun salam memiliki bau yang sedap dan sejak dahulu dipercaya memilik kandungan dengan khasiat untuk kesehatan. Beberapa manfaat yang dimiliki daun salam ini seperti menurunkan kolesterol, melancarkan pencernaan dan mencegah timbulnya kanker. Namun, penggunaannya harus hati-hati karena bisa menimbulkan efek samping tertentu.

Manfaat Daun Salam

  • Turunkan Gula Darah dan Kolesterol

Salah satu kandungan daun ini adlaah polifenol, fungsinya sebagai antioksidan yang kuat dan zat ini dipercaya mampu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol pada penderita diabetes.

  • Obati Batu Ginjal

Daun salam dipercaya mampu mengurangi jumlah enzim urease yang merupakan penyebab batu ginjal dan gangguan lambung. Namun, untuk yang satu ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

  • Cegah Kanker

Dalam sebuah penelitian menyebutkan jika ekstrak daun salam mampu mencegah pertumbuhan sel dan kanker, tak hanya itu ekstrak ini juga dianggap ampuh dalam mengatasi peradangan, nyeri sendi dan ketombe.

Efek Samping Daun Salam

Sangat tidak disarankan mengonsumsi daun salam secara utuh, daun ini tidak bisa dicerna oleh tubuh meski sudah dikunyah. Akibatnya bisa menimbulkan gangguan pada tenggorokan atau saluran pencernaan. Saat akan mengonsumsi daun ini, pastikan terlebih dahulu ika daun sudah dicuci atau dimasak hingga benar-benar matang.

Manfaat daun ini dalam bidang kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi, namun tanaman yang juga kerap dijadikan sebagai bahan pengobatan herbal ini memiliki risiko yakni menimbulkan efek samping, di antaranya seperti berikut.

  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Radang akut saluran pencernaan.
  • Reaksi alergi.
  • Infeksi kulit.
  • Asma.
  • Sesak napas.

Alasan daun salam perlu dicuci atau dimasak hingga matang terlebih dahulu adalah karena daun salam yang mentah atau kurang matang masih bisa terdapat bakteri yang bisa menyebabkan infeksi, berikut ini beberapa kondisi orang yang dilarang mengonsumsi daun salam karena efek samping yang ditimbulkan berpengaruh pada kondisi kesehatan.

  • Penderita Diabetes

Daun salam diklaim dapat menurunkan kadar gula darah, ini sangat membantu penyembuhan penyakit diabetes. Hal ini bukan tanpa risiko, daun salam bisa menyebabkan hipoglikema yang mengakibatkan penurunan kadar gula darah berlebih dan sulit untuk dikontrol, disarankan untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu.

  • Ibu Hamil dan Menyusui

Hati-hati bagi ibu hamil yang hendak mengonsumsi daun salam, hingga saat ini belum ada informasi yang akurat mengenai takaran aman dari penggunaan daun salam bagi ibu hamil dan menyusui. Ibu hamil dan menyusui sangat disarankan lebih dulu konsultasi dengan dokter kandungan sebelum nekat mengonsumsi.

  • Jelang Pembedahan

Pasien yang sudah dijadwalkan untuk menjalani proses bedah dalam waktu dekat ditegaskan dengan sangat untuk menghindari konsumsi daun salam. Hal ini minimal bisa dilakukan dua minggu sebelum menjalani operasi, daun salam memperlambat kerja sistem saraf dan otak. Sehingga kondisi ini bisa mengganggu efek obat-obatan anestesi ketika pembedahan dan setelahnya.

Pada umumnya daun salam terkenal sebagai makanan yang aman dikonsumsi, manfaat daun salam untuk kesehatan juga banyak. Seseorang bisa saja beberapa kali menambahkan daun ini sebagai pelengkap masakan. Namun, ketika dikonsumsi sebagai obat herbal sangat dianjurkan terlebih dahulu konsultasi ke dokter.