Inilah Teknik Tolak Peluru Yang Perlu Dipahami

Inilah Teknik Tolak Peluru Yang Perlu Dipahami

Ada berbagai jenis olahraga yang dapat Anda coba untuk menjaga kesehatan, salah satunya termasuk tolak peluru. Mungkin Anda pernah mempelajari tolak peluru ketika Anda berada di SMA. Pada dasarnya, tolak peluru dilakukan dengan cara melempar bola yang dibuat dari bahan besi sejauh mungkin. Anda dapat mempelajari teknik tolak peluru untuk memperoleh hasil yang baik.

Pemahaman Tentang Tolak Peluru

Tolak peluru, atau yang disebut sebagai shot put, dapat digunakan baik oleh laki-laki maupun perempuan. Namun, laki-laki dan perempuan menggunakan bola yang berbeda. Laki-laki menggunakan bola seberat 7,26 kg, sedangkan perempuan menggunakan bola seberat 4 kg. Anda perlu memegang bola tersebut dengan benar supaya Anda tidak mengalami cedera.

Manfaat Tolak Peluru

Melakukan tolak peluru merupakan salah satu cara yang efektif untuk membakar kalori. Seseorang dapat membakar kalori sekitar 400 kalori per jam ketika melakukan aktivitas tersebut. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, Anda dapat mencoba tolak peluru.

Selain itu, melakukan tolak peluru juga dapat meningkatkan otot dan keseimbangan tubuh sehingga dapat membuat manusia lebih fokus dalam melakukan aktivitas tertentu.

Teknik Tolak Peluru

Anda dapat melemparkan bola besi tersebut sejauh puluhan meter jika Anda menerapkan teknik tolak peluru yang disebutkan di bawah:

  • Teknik memegang peluru

Teknik memegang peluru merupakan teknik awal yang perlu Anda perhatikan karena dapat mempengaruhi jarak bola yang dilempar. Anda perlu memperhatikan telapak tangan Anda ketika Anda memegang peluru. Anda dapat melakukannya dengan cara berikut:

  • Tepat pada telapak tangan

Posisi tersebut dilakukan dengan memastikan semua jari dalam posisi bebas.

  • Ujung telapak tangan

Posisi tersebut dilakukan dengan memastikan ibu jari sedikit menekan peluru, namun jari kelingking menahan dengan biasa.

  • Ruas-ruas jari

Posisi tersebut dilakukan dengan meletakkan titik berat peluru pada ruas-ruas jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis.

  • Teknik meletakkan peluru

Jarak tolak peluru juga dipengaruhi oleh teknik meletakkan peluru. Berikut adalah cara-cara untuk melakukan teknik tersebut:

  • Posisi peluru sedikit menurun, berada di depan bahu, dan melekat pada leher.
  • Peluru diletakkan di antara ibu jari dan jari telunjuk sedikit melekat pada tulang selangka.
  • Peluru ditempelkan pada bagian atas pangkal dagu atau rahang bawah.
  • Posisi lengan membentuk siku-siku dan jika dibuka, lengan tidak membentuk lebih dari 90 derajat.
  • Teknik menolak peluru

Teknik menolak peluru perlu diperhatikan melalui langkah-langkah berikut:

  • Berdiri di dalam lingkaran tolak.
  • Letakkan peluru pada pangkal leher dan kaki dijulurkan ke belakang.
  • Setelah menjaga keseimbangan, kaki diayunkan ke arah sektor tolakan.
  • Kaki kanan diletakkan pada garis diameter lingkaran.
  • Jari-jari kaki kiri berada di satu garis lurus, lutut kaki kanan ditekuk, dan posisi tangan kiri ke depan.
  • Tundukkan badan dan sedikit memutar ke kanan.
  • Tangan dan kaki kiri menjulur ke depan dengan posisi rileks.
  • Setelah mengatur posisi tersebut, tolak peluru dengan mengerahkan tenaga sekuat mungkin dengan tangan Anda. Posisi kaki Anda juga perlu diperhatikan agar tidak menyentuh garis batas lingkaran. Jika Anda menyentuhnya, maka hasil lemparan tersebut akan tidak sah.
  • Teknik setelah menolak peluru

Setelah menolak peluru, berikut adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan:

  • Kaki kanan mendarat di depan.
  • Kaki kiri diangkat ke belakang.
  • Badan condong ke depan. Posisi tangan kanan di depan dan tangan kiri di belakang. Anda juga perlu perhatikan arah bola yang dilempar.
  • Setelah melempar peluru, seluruh tubuh dijulurkan ke depan.
  • Pastikan anggota tubuh tidak keluar dari lingkaran tolak dengan menjaga keseimbangan tubuh.

Kesimpulan

Teknik tolak peluru dapat Anda coba melalui cara-cara yang disebutkan di atas. Aktivitas tersebut bermanfaat untuk menjaga berat badan.