Tahukah Anda, Apa Saja Penyebab Kaki Lemas?

Pernahkah Anda merasakan kaki lemas secara tiba-tiba? Sebaiknya Anda jangan menganggap remeh karena kondisi ini bisa saja mengindikasikan gangguan kesehatan tertentu. Tidak jarang, Anda pun menjadi sulit berdiri atau berjalan karena kaki terasa tidak bertenaga.

Kaki lemas dapat menandakan gejala stroke

Kaki lemas tidak selalu diakibatkan oleh seberapa keras atau seringnya Anda menggunakan kaki dalam beraktivitas. Walaupun terkadang berpengaruh, ada beberapa penyebab kaki lemas lainnya yang harus Anda waspadai.

Penyebab kaki lemas dapat bervariasi, mulai dari masalah ringan seperti nyeri otot hingga kondisi yang perlu diwaspadai seperti gejala stroke.

  1. Delayed Onset Muscle soreness (DOMS)

DOMS adalah nyeri otot yang umumnya terjadi sekitar 1-2 hari setelah memulai rutinitas olahraga baru, mengubah rutinitas olahraga yang biasa, atau meningkatkan durasi atau intensitas olahraga. Bukan hanya nyeri, kondisi ini juga bisa menyebabkan kaki lemas untuk sementara.

  1. Gejala stroke

Stroke terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus sehingga pembuluh darah di otak pecah. Otak pada akhirnya mulai kehilangan oksigen dan nutrisi sehingga menyebabkan hilangnya sel-sel dan fungsi otak.  Kondisi ini bisa menyebabkan wajah, lengan, atau kaki lemas tiba-tiba. Anda juga mungkin hilang keseimbangan dan sulit berdiri atau berjalan. 

  1. Multiple sclerosis (MS)

Penyebab kaki lemas selanjutnya adalah multiple sclerosis (MS). Ini merupakan penyakit autoimun pada sistem saraf pusat yang bisa menimbulkan berbagai gejala, yaitu kaki lemas atau mati rasa, sulit berjalan, tremor, nyeri akut dan kronis, serta gangguan penglihatan. Gejala MS bisa kambuh sewaktu-waktu atau bahkan semakin parah.

  1. Skiatika

Skiatika adalah nyeri di punggung bawah yang bisa menjalar ke pinggul, bokong, dan kaki. Kondisi ini biasanya memengaruhi satu sisi tubuh yang terjadi akibat saraf terjepit di punggung bawah. Rasa nyerinya berkisar dari tumpul hingga tajam. Selain itu, bisa juga memburuk saat Anda duduk terlalu lama atau bersin. Skiatika juga bisa menyebabkan kaki tiba-tiba lemas atau mati rasa.

  1. Neuropati perifer

Neuropati perifer adalah kerusakan saraf pada sistem saraf tepi. Kondisi ini dapat terjadi akibat cedera, infeksi, dan sejumlah kondisi lainnya, termasuk diabetes dan hipotiroidisme. Gejala neuropati perifer biasanya dimulai dari mati rasa atau kesemutan di kaki, kemudian menyebar ke bagian tubuh lain. Selain itu, Anda juga bisa mengalami kaki lemas, nyeri yang memburuk di malam hari, sensasi terbakar atau membeku, rasa nyeri seperti tersengat listrik, hingga sulit berjalan.

  1. Trauma kaki

Cedera traumatis pada kaki atau area panggul dapat merusak otot, saraf, atau persendian hingga menyebabkan kaki lemas dan tak bertenaga. Kondisi ini dapat disebabkan oleh benturan yang sangat keras. Jika mengalami cedera kaki atau panggul yang cukup parah, Anda umumnya akan merasakan nyeri. Namun, jika tulang belakang atau saraf tulang belakang rusak parah, Anda mungkin tidak dapat merasakan rasa sakit secara normal.

  1. Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS)

Salah satu kemungkinan penyebab kaki lemas yang lebih langka adalah amyotrophic lateral sclerosis (ALS). ALS adalah kondisi neuron motorik yang mengontrol gerakan otot sukarela rusak dan berhenti berfungsi hingga menimbulkan berbagai masalah. 

Gejalanya muncul secara bertahap dan dapat bervariasi, di antaranya otot kaki atau lengan lemas, kekakuan otot, otot berkedut, sulit berbicara atau menelan, dan sering tersandung atau menjatuhkan barang.

  1. Sindrom Guillain Barré

Sindrom Guillain Barré merupakan kondisi saraf langka yang terjadi ketika sistem imunitas menyerang bagian dari sistem saraf tubuh. Gejala utama sindrom ini, yaitu lemas pada kedua sisi tubuh, seperti kedua kaki atau lengan.

Anda juga mungkin mengalami nyeri atau kesemutan di kaki, tekanan darah atau detak jantung tidak normal, sulit berjalan, dan sulit berbicara atau mengunyah. Gejalanya bisa muncul selama beberapa jam, hari, atau minggu.

Itulah 8 penyebab kaki lemas. Jika Anda mengalami kaki lemas, coba cari tahu terlebih dahulu penyebabnya. Setelah mengetahui penyebab kaki lemas yang Anda rasakan, barulah Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *