salep acifar

Temui Gejala-gejala Ini, Olesi dengan Salep Acifar

Salep Acifar merupakan salah satu metode pengobatan untuk menyembuhkan luka yang timbul akibat herpes simpleks. Herpes simpleks sendiri merupakan infeksi virus yang dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, mulai dari mulut sampai ke bagian alat kelamin. 

Tidak jarang, virus herpes simpleks kerap dikaitkan dengan masalah infeksi menular seksual. Ini karena salah satu penyebarannya bisa terjadi lewat hubungan seksual yang kurang aman, seperti seks oral maupun tanpa memakai kondom. Walaupun sebenarnya, penyakit ini juga bisa menular dari penggunaan peralatan makan yang sama antara penderita herpes simplex dengan nonpenderita. 

Lalu, bagaimana Anda bisa mengetahui bahwa salep Acifar bisa digunakan untuk penyakit yang dialami? Berikut ini adalah tanda-tanda penyakit herpes simpleks yang sangat kentara dan perlu Anda waspadai. 

  1. Demam 

Setiap ada virus yang masuk ke tubuh, tidak jarang tubuh akan menimbulkan reaksi berupa demam. Ini merupakan bentuk perlawanan tubuh terkait masuknya virus tersebut agar tidak sampai menimbulkan infeksi yang serius. Tidak terkecuali ketika Anda tertular virus herpes simplex, pada tahap awal, Anda mungkin akan mengalami demam. 

  1. Nyeri Otot 

Penderita herpes simpleks pada mulanya pun kerap mengeluhkan rasa nyeri di sekujur otot mereka. Namun pada saat mengalami gejala ini, sangat jarang yang bisa memastikan bahwa yang dialaminya adalah serangan virus herpes simpleks. 

  1. Masalah Buang Air Kecil 

Kondisi ini umum terjadi pada Anda yang mengalami infeksi virus herpes di bagian genital. Pada saat buang air kecil, Anda akan merasa nyeri seperti terbakar. Gejala sakit saat buang air kecil cenderung dialami oleh wanita yang terinfeksi virus herpes simpleks.

  1. Kesemutan 

Kesemutan menjadi tanda virus herpes simpleks sudah menginfeksi tubuh Anda dan siap memberikan gejala yang lebih parah. Umumnya, sehari sebelum lepuh yang menjadi ciri khas herpes terjadi, penderita akan mengalami rasa kesemutan parah yang diikuti oleh rasa gatal yang sulit dikendalikan. Pada saat ini, penggunaan salep Acifar sebenarnya sudah mulai bisa diberikan. 

  1. Lepuh 

Lepuh merupakan gejala herpes simpleks yang paling khas. Biasanya, lepuh yang mengarah ke kondisi herpes simpleks berisi dengan cairan. Seiring waktu, lepuh tersebut akan pecah dan membentuk kerak. Lepuh pada penderita herpes simpleks bisa terjadi selama 7—10 hari. Mengoleskan salep Acifar ke lokasi lepuh bisa mempercepat penyembuhan dan meminimalkan bekas luka dari lepuhan tersebut. 

  1. Benjolan 

Tidak jarang penderita herpes simpleks akan menemui benjolan di beberapa lokasi tubuhnya. Benjolan yang mengarah ke gejala herpes biasanya berwarna merah disertai sedikit lecet putih kecil. Benjolan biasanya muncul setelah infeksi virus herpes simpleks terjadi selama beberapa minggu. 

  1. Kopeng 

Awalnya, penderita herpes simpleks memang hanya mengalami lepuhan-lepuhan sekitar 1—2 minggu. Namun jika tidak ditangani secara baik, misalnya dengan pemberian salep Acifar, lepuhan-lepuhan tersebut akan mudah membuat kulit mengeras dan pada akhirnya menyisakan kopeng yang merusak penampilan. 

  1. Infeksi Mata 

Kadang-kadang virus herpes simpleks dapat menyebar ke satu atau kedua mata. Jika ini terjadi, Anda bisa merasakan sakit, kepekaan cahaya, keluarnya cairan, dan perasaan berpasir di mata. Tanpa perawatan yang tepat, jaringan parut pada mata dapat terjadi. Jaringan parut dapat menyebabkan penglihatan keruh dan bahkan kehilangan penglihatan. 

Jika mengalami tanda-tanda di atas, segeralah untuk berkonsultasi dan berobat ke dokter. Pemberian salep Acifar mungkin diresepkan untuk meringankan gejala lepuh dan mempercepat penyembuhan secara topikal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *