Tepung Terigu, Apa Bedanya dengan Jenis Tepung Lainnya?

Ada banyak makanan yang dibuat dari bahan dasar tepung terigu. Contohnya seperti roti, mie, dan lain sebagainya. Bahan ini sudah menjadi bahan masakan yang sangat umum digunakan. Anda pun mungkin sudah tidak merasa aneh lagi untuk mengonsumsinya.

Seringkali, penggunaan terigu menuai kontroversi. Terigu dianggap berbahaya bagi kesehatan apabila dikonsumsi terlalu banyak. Tapi, ada juga yang beranggapan bahwa terigu mengandung banyak nutrisi baik.

Sebenarnya, setiap jenis tepung memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kandungan yang ada di dalamnya akan berbeda-beda, tergantung cara Anda mengolahnya ke dalam makanan. 

Mengenal jenis-jenis tepung selain tepung terigu

Selain terigu, ada banyak jenis tepung lain yang bisa digunakan sebagai bahan masakan. Mungkin, terigu adalah tepung yang paling umum.

Makanan yang dihasilkan oleh terigu biasanya memiliki tekstur yang lebih padat dan berat. Ini membuat makanan menjadi lebih tinggi akan serat dan nutrisi. Tapi, di satu sisi ini juga bisa lebih mudah mempengaruhi peningkatan berat badan.

Jika Anda bingung memilih antara tepung terigu dengan jenis tepung lainnya, cobalah kenali dulu jenis-jenis tepung selain terigu:

  • Tepung almond

Beberapa jenis makanan bisa diolah dari tepung almond. Tepung ini juga bisa dijadikan sebagai tepung alternatif untuk menggantikan terigu. 

Namun, perlu diingat bahwa hasil makanan dari tepung almond tentunya akan berbeda dengan terigu. Tepung ini terbuat dari almond utuh yang direbus. Tepung almond dipercaya mengandung karbohidrat yang rendah serta bebas gluten. 

Ini menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang sedang diet. Karena, orang-orang yang menjalani program diet umumnya menghindari asupan karbohidrat dan gluten berlebih. 

  • Tepung kue

Tepung yang digunakan untuk mengolah kue berbeda dengan jenis tepung lainnya. Tepung jenis ini memiliki tekstur yang sangat halus dan bisa dipanggan untuk menjadi makanan ringan, seperti kue atau biskuit.

Tepung kue cenderung mengandung kadar pati yang lebih tinggi namun rendah protein. Anda mungkin perlu memperhatikan hal ini sebelum menggunakan atau mengonsumsi tepung kue.

  • Semolina

Semolina terbuat dari durum atau gandum yang keras. Jenis tepung yang satu ini memiliki kandungan protein serta gluten yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis-jenis tepung lainnya, termasuk tepung terigu. 

Tepung semolina biasanya banyak digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan pasta. Tepung ini sangat jarang digunakan untuk membuat roti, karena teksturnya dianggap kurang cocok untuk proses pembuatannya. 

Manfaat tepung terigu yang tidak ditemukan pada tepung lain

Setiap jenis tepung memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini pun berlaku juga untuk terigu. Menggunakan terigu sebagai bahan dasar makanan bisa memberikan beberapa manfaat positif bagi Anda, seperti: 

  • Mencegah kanker usus besar

Kandungan dalam terigu dipercaya mampu mencegah Anda dari kanker usus besar. Kanker ini merupakan jenis kanker pada sistem pencernaan yang paling umum. Manfaat ini datang dari fungsi antioksidan dan serat yang ada pada tepung.

  • Kesehatan usus

Penelitian menunjukkan bahwa komponen pada bahan dasar tepung bisa berfungsi sebagai prebiotik. Ini membantu menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat, termasuk usus Anda. 

Anda bisa merasakan berbagai manfaat dari mengonsumsi tepung terigu. Meskipun, manfaat ini mungkin tidak akan dirasakan bila Anda mengonsumsinya dalam jumlah berlebih. Karena itu, pastikan untuk selalu mengontrol jenis-jenis makanan yang Anda makan setiap harinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *