Trigger Finger, Salah Satu Kondisi Yang Menyebabkan Jari Tangan dan Kaki Sakit

Jari tangan kaku merupakan kondisi yang tidak hanya membuat jari tiba-tiba sulit digerakkan atau terkunci pada posisi tertentu, tapi juga terasa cukup menyakitkan. Hal ini dikarenakan tendon pada jempol atau jari tangan mengalami peradangan. Salah satu kondisi yang membuat jari tangan dan kaki sakit adalah trigger finger. 

Trigger finger terjadi saat selubung pelindung yang mengelilingi tendon jari mengalami peradangan. Peradangan inilah yang menyebabkan tendon tidak bisa bergerak secara leluasa sehingga jari tangan kaku dalam satu posisi. 

Tendon merupakan penghubung antara tulang dan otot yang berbentuk jaringan penyambung keras. Ketika jari tangan digerakkan, otot dan tendon pada bagian lengan serta tangan akan bersama-sama meluruskan atau menekuk jari tangan.

Biasanya seseorang yang mengalami trigger finger akan merasakan nyeri di pangkal jarinya, terutama saat menekuk atau meluruskan jari. Selain rasa nyeri, trigger finger juga akan menyebabkan munculnya gejala lain, seperti benjolan di pangkal jari, dan terdengar bunyi saat jari ditekuk atau diluruskan.

Pengobatan untuk trigger finger sangat bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan dan lamanya kondisi tersebut terjadi. Pengobatan yang bisa diberikan antara lain.

  1. Istirahat

Istirahatkan jari-jari Anda dari kegiatan-kegiatan yang sifatnya berulang, seperti menggenggam ponsel dan mengetik. Hal ini dimaksudkan untuk meredakan peradangan pada selubung tendon jari. Batasi kegiatan tersebut setidaknya selama 3-4 minggu.

  1. Kompres dingin

Untuk mengurangi rasa nyeri dan benjolan di pangkal jari akibat trigger finger, Anda bisa mengompres menggunakan air dingin setiap hari selama 10-15 menit. Selain itu, Anda pun dapat merendam jari yang terkena trigger finger ke dalam air hangat untuk mengurangi kekakuannya.

  1. Hand splint

Alat ini digunakan untuk menjaga jari-jari yang mengalami trigger finger supaya tidak menekuk saat Anda sedang tidur. Tak hanya itu, penggunaan hand splint bertujuan untuk mengistirahatkan selubung tendon yang meradang supaya cepat kembali normal. Penggunaan hand splint ini biasanya dilakukan selama 6 minggu.

  1. Obat pereda nyeri dan radang

Mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dan pereda nyeri, seperti ibuprofen atau paracetamol, bisa menjadi solusi jangka pendek untuk membantu meredakan rasa sakit dan peradangan pada jari Anda.

  1. Obat steroid suntik

Penyuntikan obat steroid ke selubung tendon juga bisa menjadi cara untuk mengatasi trigger finger. Biasanya dibutuhkan dua kali suntikan untuk mengurangi peradangan di selubung tendon jari.

  1. Operasi

Apabila cara-cara di atas tidak efektif untuk mengatasi trigger finger, kemungkinan dokter akan menyarankan tindakan pembedahan. Ada dua jenis pembedahan yang bisa dilakukan, yaitu bedah terbuka dan bedah perkutaneus. Bedah terbuka dilakukan dengan membuat sayatan kecil di bagian pangkal jari dan memotong secara terbuka bagian selubung tendon yang meradang. Sementara, bedah perkutaneus dilakukan dengan cara memasukkan jarum ke dalam jaringan di sekitar tendon yang meradang dan menggerakkannya untuk menghentikan penyempitan.

Supaya Anda tidak mudah terkena trigger finger, Anda disarankan untuk melakukan peregangan jari sebelum memulai kegiatan yang banyak menggunakan tangan dan jari, apalagi yang sifatnya berulang.

Jika anda mengalami jari tangan dan kaki sakit yang diakibatkan oleh trigger finger, Anda harus memerhatikan kondisi tersebut. Segera kunjungi dokter ortopedi apabila perawatan dan pengobatan secara mandiri di rumah tidak mengurangi keluhan trigger finger yang Anda alami. Dokter akan memberikan penanganan lebih lanjut sesuai kondisi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *